PENDEKAR API DAN ES

PENDEKAR API DAN ES
NAGA AIR LAUT DAN PHOENIX CAHAYA LEMBAYUNG


__ADS_3

Satu persatu bayangan Fei Yang berhasil di hancurkan oleh Er Lang Sen, karena setiap pasangan bayangan di keroyok oleh 4 orang Er Lang Sen, dengan kekuatan sama.


Setelah berhasil menghancurkan Tujuh dari delapan pasangan.


Kini 32 Er Lang Sen berusaha mengerubuti Fei Yang dan Xue Lian asli.


Fei Yang dan Xue Lian bertempur dengan punggung adu punggung, meski di keroyok 32 Er Lang Sen, mereka masih tetap bisa melayani dengan santai.


Kekuatan alam tanpa batas, selalu berhasil membantu mereka menghalau semua serangan Yang Jian.


Seringkali pukulan Tapak es dan api Fei Yang berhasil mengenai tubuh Er Lang Sen.


Tapi Er Lang Sen seluruh tubuhnya di lindungi oleh aura dewa bersinar keemasan.


Sehingga serangan Fei Yang tidak membawa pengaruh, aura pelindung Er Lang Sen ini mirip dengan aura Cing Kang Pu Huai Ce Sen milik Lu Fan atau gurunya Sun Wu Kong.


Ini sejenis ilmu kebal, beberapa tingkat di atas ilmu genta emas milik Shaolin dan para biksu Tibet.


Begitu pula Xue Lian serangannya yang memiliki kekuatan 5 unsur alam dan energi tanpa wujud, beberapa kali juga berhasil mengenai Er Lang Sen.


Tapi Er Lang Sen hanya terdorong mundur, tapi tidak terluka sama sekali.


Er Lang Sen melihat kekuatan jurus tombaknya belum berhasil mengalahkan pasangan itu.


Dia mulai menggunakan tembakan sinar merah dari mata ketiganya, untuk membantu serangan.


Apapun yang di lewati oleh Sinar merah itu akan terbelah, dan meledak.


Beberapa kali Fei Yang dan Xue Lian yang terdesak, terpaksa harus menangkis serangan sinar merah yang datangnya sangat mendadak.


Baik Fei Yang maupun Xue Lian, mereka terpaksa harus mengalihkan serangan tersebut ketempat lain.


Karena energi yang terpancar dari sinar itu terlalu tajam dan sangat kuat.


Mendapatkan tambahan serangan ini, Fei Yang dan Xue Lian semakin terdesak.


Fei Yang dan istrinya kembali saling pandang dan saling menganggukkan kepala mereka.


Lalu mereka berdua dengan kompak, mengeluarkan suara Auman dahsyat secara serentak, terarah ke 32 Er Lang Sen yang sedang mengepung mereka


Gelombang suara itu membuat laut berguncang bumi bergetar hebat.


Langit diatas sana sampai muncul retakan, begitu pula dengan dasar lautan tanahnya juga mengalami retakan.


Ke 32 Bayangan Er Lang Sen terpental mundur beberapa langkah kebelakang.

__ADS_1


Getaran suara yang sangat dahsyat, itu membuat mereka kehilangan keseimbangan


Di saat itulah Fei Yang dan Xue Lian terbang keangkasa sambil bergandengan tangan.


Mereka menyerap tenaga inti sari luar angkasa dan inti bumi.


Membentuk suatu kekuatan tanpa batas.


Air laut yang ikut tertarik bersama mereka keatas, di rubah menjadi jutaan pedang tajam mengambang di udara.


Dengan satu dorongan kuat seluruh pedang yang tercipta dari air laut langsung menerjang ke arah 32 bayangan Er Lang Sen dengan kekuatan penuh.


Ke 32 bayangan Er Lang Sen mengangkat Tombak mereka untuk menahan serangan.


Ribuan bayangan tombak terbentuk oleh setiap bayangan dewa Er Lang.


Bayangan tombak ini, meluncur dari bawah keatas untuk menyambut datangnya jutaan pedang air laut.


"Duaarrr,..! Duaarrr,..! Duaarrr,..! Duaarrr,..! "Duaarrr,..! Duaarrr,..! Duaarrr,..! Duaarrr,..!"


Terjadi ledakan dahsyat di udara, baik tombak maupun pedang air laut sama sama sirna.


Tapi pedang air laut, terus menerjang, bagaikan ombak laut tidak pernah berhenti.


Tapi terjangan pedang ombak air laut itu, akhirnya berhasil menembus pertahanan bayangan tombak Er Lang Sen, hancur luluh lantak.


Pelindung aura dewa mereka habis terkikis jebol oleh terjangan pedang air laut


Satu persatu bayangan Dewa Er Lang Sen sirna, tidak kuat menahan gempuran dahsyat dari pedang air laut yang datang tanpa putus.


Fei Yang dan Xue Lian melakukan dorongan terakhir yang membentuk seekor Naga turun dari atas langit.


Naga yang terbentuk dari air laut itu, membentangkan mulutnya lebar lebar, seperti siap mencaplok apapun yang ada di hadapannya.


Dewa Er Lang Sen melemparkan tombaknya untuk menyambut serangan tersebut, sekaligus dia menembakkan sinar merah dari mata Ketiga nya keatas.


"Blarrr,..! Duaarrr...!"


Terjadi ledakan dahsyat di udara,, saat kedua energi dahsyat berbenturan di udara.


Adu kekuatan dorong mendorong terjadi di sana, Naga yang terbentuk oleh air laut itu tidak bisa di hancurkan.


Dia terus bisa meregenerasi diri, karena dia hanya terbentuk oleh kumpulan air laut.


Fei Yang dan Xue Lian perlahan-lahan bergeser kearah barat, cahaya lembayung muncul masuk kedalam tubuh mereka berdua, kilatan petir dari langit ke 9 juga ikut merasuk kedalam tubuh mereka.

__ADS_1


Saat mereka berdua mendorongkan sepasang tangan mereka yang bergandengan tangan kedepan.


Dari cahaya lembayung dan kilatan petir membentuk seekor Phoenix cahaya lembayung disertai Sambaran petir.


Menerjang dari sisi lain kearah Er Lang Sen.


Er lang Sen, yang mendapatkan serangan dua arah, terpaksa menggunakan telapak tangannya yang mengeluarkan cahaya emas.


untuk menyambut serangan yang datang.


Siau Thian Quan, anjing hitam Er Lang Sen yang melihat tuannya dalam bahaya.


Tubuhnya tiba-tiba membesar, anjing itu sambil mengeram keras.


Dia menerjang ke arah Xue Lian yang menurut instingnya jauh lebih lemah.


Dia membentangkan mulutnya lebar lebar siap mengigit Xue Lian, dengan sepasang taringnya yang besar besar.


Tapi saat mendekat, Xue Lian dan Fei Yang bertukar posisi, kaki Fei Yang lah yang muncul menendang moncong anjing' itu dengan kekuatan es nya.


Sehingga anjing itu terpental dengan seluruh tubuh membeku dan terjatuh kedasar laut.


Er Lang Sen yang melihat hewan kesayangannya terluka, konsentrasinya buyar.


Sebuah sambaran listrik berkekuatan dahsyat yang di tembakkan oleh mulut Phoenix cahaya lembayung.


Memaksa Er Lang Sen ikut terpental jatuh kedalam lautan menyusul anjingnya.


Melihat Er Lang Sen kalah, Dewa pagoda memimpin Nazha dan keempat raja langit maju menggabungkan kekuatan mereka.


Menyerang Fei Yang dan Xue Lian dengan seluruh senjata pusaka mereka.


Mo Li Zhou bahkan melepaskan binatang kesayangannya yang mirip seekor tikus.


Tapi tikus itu bisa berubah menjadi seekor raksasa, tikus itu langsung menerjang kearah Xue Lian dan Fei Yang siap menelan mereka berdua.


Fei Yang dan Xue Lian menyambut serangan mereka, dengan mengalihkan Naga air laut dan naga cahaya lembayung, menerjang menyambut serangan ke 6 orang itu.


Sedangkan tikus raksasa itu, mereka bentak dengan suara Auman dahsyat mereka yang menggetarkan langit dan bumi hingga 1000 Li.


Tikus itu terpental mengkeret, berlari balik ketakutan bersembunyi kembali ke kantong spesial Li Mo Zhou.


Semua senjata ke 6 dewa itu semuanya terpental balik tidak kuat menyambut serangan Fei Yang dan Xue Lian, Terkecuali Pagoda emas


.

__ADS_1


__ADS_2