
Meregangkan tangannya, Harfilia melirik ke setiap bangunan di sekitarnya yang dipadati orang-orang.
Dia sudah tidak heran dengan tempat ini yang kebanyakan orang di sebut sebuah pasar, setiap bangunan mirip pada masa Dinasti Ming yang membedakan hanyalah setiap bangunan ditambahkan semacam sedikit gaya eropa pada abad pertengahan
Di negara ini penggunaan sihir dijadikan sebagai penunjang kebutuhan setiap harinya, serta kau bisa melihat para kereta yang ditarik oleh semacam monster atau naga di manapun kau berada, jadi hal fantasi tidak bisa dihilangkan seutuhnya.
Dia menarik nafas lega saat seseorang menabraknya jatuh.
"Hey, apa yang kau lakukan?" berteriak akan sosok yang menabraknya, pria yang dilihatnya telah lebih dulu menghilang dalam kerumunan orang-orang.
Apa-apaan orang itu? umpatnya dalam hati sebelum dua tangan terjulur ke arahnya.
Itu berasal dari dua tangan pria tampan yang sangat jarang ditemui dan masing-masing terlihat berumur 15-17 tahunan.
"Apa kamu baik-baik saja?"
"Butuh bantuan?"
Harfilia memandang aneh pada keduanya, ini mungkin hal yang dilakukan kebanyakan pria saat melihat gadis cantik yang terjatuh di jalan, tapi haruskah keduanya mengulurkan tangan padanya?
Pada akhirnya Harfilia memilih untuk tidak mendapatkan bantuan dari siapapun.
"Benar juga, namaku Lu Shang, aku tidak pernah melihatmu di sini karena itu aku yakin kau pendatang baru di kota Yujin ini."
__ADS_1
Lu Shang memiliki rambut pirang dengan pandangan percaya diri dan agak sedikit bersemangat sementara satu lagi memiliki kepribadian berbeda dan memiliki rambut hitam acak-acakan.
"Namaku Solomon, yang barusan menabrakmu adalah perampok yang sedang kami kejar."
"Begitukah, namaku Harfilia.. kalian bisa memanggilku Lia."
"Senang bertemu denganmu, semoga harimu menyenangkan di kota kami, mari kejar dia Lu Shang."
"Bukannya kita sudah kehilangan jejaknya, lebih baik kita temani nona ini."
"Berhentilah bercanda... jika kita tidak bisa menangkapnya guild tidak akan membayar kita."
"Ah benar, sampai jumpa gadis cantik."
Solomon menarik kerah baju Lu Shang kemudian berlari menuju kerumunan orang-orang.
Harfilia memiringkan kepalanya selagi bergumam.
"Guild kah? Kurasa tempat itu pasti menyenangkan."
Setelah bertanya ke sejumlah orang, Harfilia atau Lia telah sampai di sebuah bangunan tinggi mirip menara dengan ukiran nama Guild.
Banyak orang-orang yang berkerumun di luar bangunan dan banyak juga orang yang berlalu-lalang masuk maupun ke luar di saat bersamaan, dengan sedikit perasaan gugup Harfilia masuk ke dalamnya dan bertemu seorang wanita bergaun merah sexy bergaya model Cheongsam. Rambutnya berwarna coklat dipotong bagian kanan pendek sementara bagian lain panjang.
__ADS_1
"Ara, kita kedatangan gadis cantik... apa yang bisa aku bantu untukmu nona?"
"Harfilia tapi panggil saja Lia."
"Nona Lia?"
"Aku butuh pekerjaan, apa aku bisa mendaftar jadi petualang?"
"Petualang? Dengan wajah secantikmu kau bisa menjadi apapun yang kau inginkan bahkan menjadi model majalah dewasa juga."
"Tolong jangan bercanda," balasnya dengan wajah datar.
"Haha maaf, maaf, tapi aku serius yang bagian awal... petualang adalah pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa, tidak sedikit orang yang gugur karena sebuah misi."
"Meski begitu, aku akan tetap bergabung."
"Kau gadis yang bersemangat... baiklah, akan kubuat formulirnya. Ngomong-ngomong namaku Mei Ling jika kau bergabung di guild kami memiliki beberapa peraturan yang harus ditaati terutama dilarang terlibat kriminal ataupun mengambil pekerjaan di luar tanggung jawab guild.. kau bisa membaca peraturan sambil mengisi formulir pendaftaran di sana."
"Aku mengerti."
"Setelah selesai bawa padaku."
"Baiklah."
__ADS_1
Terlepas dari penampilannya, Mei Ling adalah orang yang berdedikasi tinggi pada pekerjaannya.