
Lu Shang adalah manusia yang berubah jadi Titan oleh penelitian Solomon, saat Solomon berniat menghancurkan benuanya dia mencoba mengadu dombakan kedua ras manusia dan Titan.
Saat itu Lu Shang tidak bisa berbuat apapun hingga dia pergi ke benua yang diisi Titan dan memilih untuk melindungi mereka dan berperang melawan manusia yang datang menyerang.
Awalnya Lu Shang hanya Titan setinggi 60 meter nun berevolusi menjadi 80 meter, saat itu para raksasa berhasil memukul mundur namun itu hanya memancing para dewa-dewi turun untuk membantu manusia memusnahkan ras Titan.
Selain masalah yang dulu terjadi di alam dewi tentang pemberontakan mereka, dan juga salah satu dewi dinikahi oleh salah satu Titan mampu mendakwah mereka harus dimusnahkan dari dunia ini.
Saat itu ada dua dewi yang menentangnya, pertama Aira dan juga Venus.
Aira ketahuan membelot dan akhirnya dia kurung di menara Aira di salah satu kota di benua manusia, melihat hal itu Venus tidak bisa mengambil jalan yang sama hingga mengambil jalan berbeda, dibanding menentang ia memilih untuk diam-diam menciptakan sebuah dimensi dan memasukan beberapa Titan ke dalamnya.
Tentu mereka hanya penduduk biasa yang tidak bisa bertarung, dan di sinilah mereka berada.
Dimensi ini berukuran 12 hektar dengan pemandangan seolah berada di pulau langit, ada sebuah kota yang berdiri di sini yang ditempati puluhan hingga ratusan orang dalam wujud manusia mereka.
Kebanyakan dari mereka bermata pencarian sebagai petani. Aku bisa melihat itu di depan mataku.
"Kenapa kau melakukan sejauh ini?" tanyaku.
"Ada Titan yang masih ingin membalas dendam pada manusia, jika mereka telah menghilang seutuhnya aku bisa mengeluarkan mereka ke dunia sebenarnya dan aku bisa kembali ke alam dewi setelahnya... karena sulit aku memutuskan menciptakan alat dari manusia."
__ADS_1
Kizuna dan Paula merupakan alat yang dibuatnya juga yang berlogokan sebagai pahlawan dari dunia lain.
Aira juga tampak heran.
"Aku sama sekali tidak mengetahuinya."
"Aku juga."
Lagipula Rion muncul setelah Titan dikalahkan jadi dia sama sekali tidak mengetahuinya, di sisi lain orang yang telah berjasa dari semuanya adalah dewi Venus.
Kami memasuki kota dan semua orang bersujud untuk memberikan doa pada Venus, lalu mengumpulkan semua orang dalam satu kelompok.
"Ini adalah hari terakhir kalian berada di sini, mulai sekarang kalian akan keluar dan tinggal di benua iblis dengan Nibela sebagai pemimpin kalian dari ras Titan."
Dunia sesungguhnya mereka adalah di luar dimensi ini. Tidak ada angin atau hujan di sini mereka hanya tinggal di sebuah lahan buatan.
"Bukannya benua iblis tempat yang buruk?"
"Tapi bagaimana jika kami diserang oleh manusia?"
Pertanyaan itu mewakili hati semua orang.
__ADS_1
"Jangan khawatir, semuanya berkat Lion, ia telah memperbaiki benuanya dan juga mencoba menyelesaikan permasalahan di dunia itu. aku akan menyerahkan semua padanya dan kembali ke alam dewi."
Aku maju selangkah dan berkata.
"Namaku Lion, aku berjanji akan melindungi kalian semua dengan taruhan nyawaku."
Walau sedikit ragu mereka memutuskan untuk mempercayaiku, Venus telah berjuang selama ini sudah sepantasnya dia beristirahat.
Di daerah yang masih kosong aku bersama Aira, Rion, Harfilia termasuk Nibela berdiri selagi melihat Venus yang telah mengulurkan tangannya.
Ini adalah wilayah kerajaan untuk Nibela.
Tanpa menunggu lama sebuah kota langsung berdiri di sana bersama orang-orang yang berada di dalamnya.
"Mereka semua?" tanya Harfilia dan Venus menjawabnya.
"Mereka ras Titan yang berhasil aku selamatkan."
"Terima kasih banyak."
Air mata menetes dari wajah Harfilia.
__ADS_1
Jika saja Harfilia tidak dikurung di alam dewi dia bisa meyakinkan suaminya untuk menyerah sayangnya hal itu tidak bisa diulangi kembali.