Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat

Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat
Chapter 494 : Karina Lanau


__ADS_3

Kurasa aku tidak perlu berpura-pura lagi sekarang..


Sang raja mengutarakan pertanyaannya.


"Mungkinkah kau tergoda dengan bentuk tubuh Karina?"


"Huh? Jangan bercanda istriku lebih bagus darinya, kau tahu."


Atas pernyataanku Karina yang dimaksud mengembungkan pipinya.


"Istriku dadanya jauh lebih besar."


"Lion, sepertinya kau baru melukai gadis pendeta di sana?"


"Lion ini kupikir kau jadi baik tapi sekarang jadi seperti biasanya."


"Lalu kenapa kau menginginkannya?"


Aku terdiam sejenak lalu balik bertanya.


"Saat Harty menyelematkan kerajaan ini, apa yang dia lakukan?"


"Naga Azure datang untuk mengincar kerajaan ini dan nona Harty yang agung melawannya hingga kerajaan selamat."


Aku melirik ke arah Harty dan ia memalingkan wajahnya, harusnya dia memberitahukanku lebih awal tentang hal penting ini.


Aku melanjutkan kembali.


"Dan sekarang masalah apa yang dihadapi kerajaan Hibel?"


"Para bajak laut Corgan."


"Menurut informasi yang kudapatkan, mereka telah dinyatakan musnah sejak lama saat iblis lautan membantainya, lalu bagaimana mereka bisa kembali?"


"Kau pikir bahwa ada orang yang mengambil nama mereka untuk menyerang kerajaan."


"Benar sekali."

__ADS_1


Aku mengalihkan pandanganku ke arah si pendeta hingga dia segera menutupi dadanya.


"Kemampuanmu bukan merasakan mana melainkan penglihatan masa depan bukan begitu?"


"Bagaimana kau bisa tahu?"


"Sudah jelas bukan."


Aku mengunakan aura membunuh dari skill dosa mematikanku, semua orang kecuali Harty terduduk ke lantai.


"Apa-apaan ini?"


"Harusnya jika kau merasakan mana seseorang kau sudah merasakan aura ini."


"Mustahil."


Aku menghilangkan aura tersebut sementara raja mengelap keringat dari wajahnya.


"Lalu apa yang kau ingin sampaikan?"


"Wanita inilah yang membawa keburukan pada kerajaan ini."


"Entah naga Azure atau orang-orang yang mengambil nama Corgan semuanya ingin mendapatkan kemampuannya yaitu melihat masa depan."


Harty dan Hualing juga menunjukkan ekspresi bermasalah.


"Jika Karina ikut denganku, kerajaan ini tidak akan mendapatkan bencana lagi dan dia bisa tinggal di negaraku dengan aman tanpa perlu takut."


Karina menatapku dengan mata basah.


"Apa kau seorang raja?"


"Benar."


"Meski kau raja, aku tidak akan ikut denganmu.. yang mulia raja tolong tolak permintaannya."


Raja malah mengabaikannya lalu melanjutkan.

__ADS_1


"Perdana menteri di kerajaan ini tiba-tiba saja berhenti, mungkinkah dialah yang menyerang mereka dan juga mengambil nama Corgan untuknya untuk berkhianat."


"Kemungkinan besar begitu, dia pasti menyadari kemampuan Karina."


"Tolong raja, jangan berikan aku pada pria ini . dia terlihat ingin meniduriku, aku tidak mau mantap-mantap dengannya."


Harty menyelinap dari belakangku dan ia menjepit leherku dengan kakinya.


"Oi, apa yang kau lakukan?" kataku padanya.


"Kenapa kau repot-repot melakukan cara berbelit-belit lepaskan saja topengmu Lion."


"Hentikan oi."


Harty melepaskan topengku dan seketika semua orang terdiam. Bahkan wanita pendeta itu tak bisa berkata-kata lagi dengan mulut menganga.


"Aku ingin ikut denganmu, tolong hamili aku."


"Oi, menjauhlah dariku."


"Kau sangat tampan, aku suka pria tampan... yaw, hentikan jangan dorong wajahku."


Hualing mendesah pelan.


"Dia langsung berubah total."


Raja berdeham sekali lalu melanjutkan.


"Aku ingin mementingkan keamanan rakyatku di atas semuanya jika nona Karina tidak keberatan, kau bisa membawanya tapi soal kerajaan."


"Jangan khawatir kami masih akan membantu."


Karina yang memelukku seketika berhenti lalu berkata.


"Mereka akan datang sebentar lagi dengan banyak pasukan."


"Kalau begitu perintahkan semuanya bersiaga, kita akan menghadapi mereka."

__ADS_1


"Baik yang mulia."


__ADS_2