
Pagi hari saat matahari benar-benar belum keluar sepenuhnya dari balik gunung, aku, Harty dan juga Hualing telah berada di dermaga.
Aku memperkenalkan perahu yang akan kami gunakan untuk menjelajah luasnya laut samudera, yah tidak sepenuhnya bukan samudera hanya tiga hari perjalanan dan tiga hari untuk kembali. Hanya itu.
Kami menaikan barang bawaan ke dalam perahu sebelum akhirnya membentangkan layar untuk bersiap pergi.
Harty dipenuhi dengan alat pancing di sekujur tubuhnya karena dia tidak mengganggu jadi aku membiarkannya saja duduk diam.
"Harty?"
"Jangan bicara Hualing, nanti kau menakuti ikannya."
"Gangguan seperti itu tidak akan berpengaruh pada mereka."
Ikan di bawah air jadi mereka jelas tidak menghiraukan suara di permukaan. Perahu telah meninggalkan dermaga dan kini pulau yang kami tinggalkan telah semakin menjauh dan menghilang.
Menurut rute setiap lima jam sekali kami bisa singgah di sebuah pulau untuk berisitirahat, jadi kami akan singgah ke semua pulau tersebut untuk mencoba setiap makanan di sana.
Itu juga yang Harty inginkan.
Dia melempar umpan ke air dan aku juga melakukan hal sama sampai Hualing berkata ke arahku dengan lemas.
"Lion, aku bosan, bolehkah aku berenang di sekitar sini."
Ras Siren bisa hidup di air tawar maupun ait asin jadi kurasa tidak masalah untuk memperbolehkannya.
__ADS_1
"Tentu saja, tapi agak sedikit jauh agar Harty tidak kesal dan menjadikan alasan karena tidak dapat ikan."
"Aku mendengar itu Lion."
Aku tersenyum masam sebagai balasan sementara Hualing sudah melompat, dengan kakinya yang telah berubah jadi sirip dia dengan mudah melompat di permukaan air mirip seekor lumba-lumba.
"Nah Lion apa Siren itu rasanya enak."
"Oi, hentikan... jangan pernah memakan mereka."
"Aku tahu, aku hanya ingin mengatakannya saja."
Naga ini memang sangat rakus, sebelumnya dia juga telah banyak memakan iblis ke perutnya dan tidak sakit karenanya. Dia memiliki perut yang kuat.
Mengabaikan perkataan Harty satu ikan kecil telah terjerat kailku. Harty yang melihatnya terlihat puas.
"Bukan apa-apa, aku akan mendapatkan ikan yang jauh lebih besar darimu."
Naga ini.
Harty menarik kailnya dan itu dimakan oleh ikan sebesar 30 cm, ukurannya tidak terlalu besar tapi cukup membuatku kesal.
Aku kembali melepaskan pancinganku dan terus mendapatkan ikan begitu juga Harty, hingga dua jam berlalu aku berlutut penuh kekalahan.
"Fufu aku yang menang, aku memang terlahir menjadi seorang pemancing handal."
__ADS_1
Padahal terlahir menjadi naga malah itu yang jauh lebih bagus untuk dibanggakan. Hualing keluar dari air.
"Yang tadi itu sangat menyenangkan."
"Biar aku bantu?"
"Jangan dulu Lion aku ingin memberitahukanmu sesuatu yang bagus."
"Sesuatu yang bagus?"
"Sejak tadi aku menyelidiki sekitar, aku menemukan kapal besar di dasar laut, ukurannya sangat besar."
"Heh, benarkah? Apa di dalamnya ada semacam peti harta karun."
"Aku melihatnya tapi sulit untuk mengangkatnya jadi aku membawa sedikit dari dalamnya."
Aku melirik koin emas yang dibawa oleh Hualing, itu seperti koin pada umumnya hanya saja di atasnya terdapat ukiran naga.
Aku bertanya pada Harty.
"Apa kau pernah melihat uang ini?"
Harty memiliki ekpresi sulit seolah mengingat sesuatu dalam pikirannya.
"Uang itu uang yang dimiliki kerajaan Hibel, kalau tidak salah aku pernah menyelamatkan mereka dan mereka bilang akan membuat uang khusus untuk berterima kasih."
__ADS_1
Jadi uang ini ada sangkut pautnya dengan Harty.