
Tempat pertama yang kami datangi adalah guild, beberapa wanita cantik menjadi wajah dari guild ini. Aku bahkan bisa salah mengira bahwa ini rumah bordil kalau tidak mereka memasang tulisan guild di depan bangunan ini.
Syukurlah pilihanku mengenakan topeng adalah sesuatu yang benar.
Guild ini memiliki bangunan luas serta beberapa loket yang didirikan secara melingkar, ada bar yang dikelola mereka dan juga beberapa papan panjang yang ditempeli berbagai quest yang bisa diambil secara bebas.
Ini benar-benar guild yang luar biasa.
Kami mengantri di depan receptionis yang tidak memiliki antrian terlalu panjang, dibanding loket lainnya gadis ini terlihat berpenampilan rapih berbeda sekali dengan yang lainnya yang sengaja menunjukkan dada besar mereka atau berkata vulgar untuk membuat lawan jenis mereka lebih tertarik lagi.
"Jarang melihat kalian di sini, apa kalian baru datang?" katanya.
"Iya sebelumnya aku terdaftar di guild lain apa kami bisa mendaftar juga di sini."
"Tentu saja, guild selalu menerima anggota dari guild lainnya.. biar aku melihat kartu petualang Anda dan yang baru akan kubuat langsung di sini."
"Aku mengerti."
Saat receptionis itu mengukur kekuatan kami dia memasang wajah terkejut.
__ADS_1
"Anda baru level satu dan rekan Anda berlevel 99."
Ugh, itu benar.
Seberapa banyak aku melalui pertarungan levelku hanya satu digit, sementara anggotaku berlevel maksimal sehingga aku dipandang lemah.
Semua anggotaku dikerumuni semua petualang yang penasaran sementara aku hanya menunggu di belakang bersama pria besar yang terlihat sangar, ada bekas goresan di sebelah matanya.
"Kau memiliki anggota luar biasa? Kenapa kau tidak seperti mereka?"
"Yah, aku ini terkena kutukan orc, wajahku jelek dan aku tidak bisa menaikan levelku."
Itu merupakan alasan bagus yang kubuat.
"Aku Lion."
Sepertinya dia tidak berbohong, sebelumnya aku pernah bergabung ke guild saat bertemu Valentine, di sana mereka mengejekku karena memiliki level rendah tapi di sini berbeda.
Orang-orang lebih terlihat lebih peduli satu sama lain.
__ADS_1
"Kami sangat berharap besar atas pencapaian semuanya."
"Kamu terlalu berlebihan."
Dalam waktu singkat mereka menjadi pusat perhatian, sementara aku juga begitu hanya saja semua orang lebih merasa kasihan padaku.
"Kutukan orc pasti sangat mengerikan, wajahmu pasti mirip mereka."
"Jangan mengatakannya terlalu jujur, dia bisa terluka."
"Biar aku traktir minuman agar membuatmu kembali bersemangat."
Entah kenapa aku merasa benar-benar menyedihkan.
Untuk sekarang kami hanya mendaftar tanpa mengambil pekerjaan dulu, kami harus mencari tempat tinggal di sini.
Tinggal di penginapan pasti akan terasa canggung karena ada aku dan Rion jadi kami memutuskan untuk mengambil sebuah lahan tanah. Aira paling setuju dengan ide ini dan pada akhirnya kami menemukan sebuah tanah kosong.
Bangunan sebelumnya telah dihancurkan karena terlalu tua dan harga tanah ini paling murah. Aku bisa menggunakan sihir kayu jadi tak perlu memakan waktu untuk membuat rumah sederhana di atasnya.
__ADS_1
Dalam sekejap rumah besar sederhana telah tercipta, kamar mandi, ruang tamu, dapur dan juga beberapa kamar kosong telah dibuat.
Yang kurang hanya perabotan karena itu aku meminta mereka mengurus semuanya sementara aku akan mencoba mencabuti rumput di luar pekarangan rumah.