Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat

Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat
Chapter 387 : Pertarungan Raja Iblis Bagian Dua


__ADS_3

Glory melompat jauh ke atas saat sebuah bayangan yang dibentuk menyerupai tangan raksasa mengejarnya kemanapun dia bergerak, ada sekitar lima dari mereka dan salah satunya berhasil menangkap kakinya lalu membantingnya jatuh ke tanah dengan dentuman memekakkan telinga.


Seorang yang dilawannya adalah seorang pria dengan topeng iblis Satan.


"Makhluk hidup telah mengemban takdir masing-masing, dan takdir mutlak untukmu adalah mati lewat tanganku."


Glory membuang tanah yang masuk ke dalam mulutnya sebelum bersiaga dengan pedang di tangannya, sebelumnya dia adalah seorang penyihir namun berkat seseorang penggunaan pedangnya tidak kalah dengan siapapun.


Dia merapalkan mantra penyembuhan yang disusul peningkatan kekuatan serta ketahanan fisik.


"Menarik, ahli pedang yang bisa menggunakan sihir atau mungkin sebaliknya, kau menyimpang dari takdirmu karena itulah kematianmu telah diputuskan saat melawan diriku."


Bayangan di bawah kaki Glory tiba-tiba saja hidup lalu mencekiknya dari belakang.


Saat dia memberontak Satan tampak menikmatinya, bagi dirinya membuat takdir adalah hal yang dia inginkan.

__ADS_1


Orang mati atau hidup tergantung dirinya, dan dia akan diperlakukan sebagai dewa yang akan disembah banyak orang, topeng ini memberikan semua kekuatan yang diinginkannya.


Glory menusukan pedangnya pada tubuhnya sendiri dan itu menembus perutnya serta bayangan dirinya sendiri, bayangan itu tampak kesakitan sebelum akhirnya kembali sedia kala.


"Kau melukai dirimu sendiri, itu sesuatu yang bodoh.. bagaimanapun kau berjuang melawan takdirmu hanya akan berakhir sia-sia."


Glory menggigit ujung bibirnya selagi mencoba bangkit.


"Dari tadi kau mengatakan takdir ini dan itu, semuanya hanya omong kosong yang ada di mulutmu... aku akan mengubah takdirku sendiri dengan segala kemampuanku dan salah satunya membunuh orang sepertimu."


"Kekuatan anak-anak seperti ini tidak akan mengalahkanku, kalian tiba-tiba datang kemari lalu berbuat ulah.. dibandingkan kalian hidup yang kujalani sampai sekarang lebih mengerikan, raja iblis bukanlah apa-apa bagiku."


"Akan kubungkam mulutmu itu."


Kini Satan membuat bayangan dari pepohonan di dekatnya agar bisa bergerak hidup, ada sekitar puluhan dari mereka dan secara serempak menerjang ke arah Glory.

__ADS_1


Dia sebelumnya sudah terluka akibat dirinya sendiri, sekarang dia harus dipaksa bertarung melawan banyak musuh, seperti yang dia katakan Glory telah banyak mengalami penderita dia sebelumnya hidup sebagai penyihir yang direndahkan, saat dia menemukan teman-temannya mereka mati saat pertarungan melawan titan dan saat itulah ia memutuskan sesuatu.


Dia menebas bayangan yang mendekat dan sesekali terkena serangan juga sampai akhirnya dia dilahap sepenuhnya.


Bayangan ini menelannya dengan keputusasaan namun hanya sesaat sebelum bayangan itu mengeras dan hancur oleh sebuah cahaya yang dikeluarkan tubuhnya.


Sosok Glory kini dipenuhi cahaya hingga hampir seluruh tubuhnya berwarna emas, ada pedang di punggungnya yang masing-masing membentuk dirinya menjadi sayap dan lingkaran kecil di atas kepalanya menandakan seberapa besar kekuatannya.


Sebelum Venus kembali ke alam dewi, dia telah memberikan berkah dewinya pada Glory untuk melindungi kerajaan ini.


"Heh, menarik... apa yang terjadi denganmu? Kekuatanmu sangat berbeda dari sebelumnya."


Glory mengarahkan tangannya, sayap pedang di punggungnya mulai berterbangan lalu mengincar Satan sebagai targetnya.


Satan tak tinggal diam, ia menggunakan bayangannya sebagai pertahanan, beberapa pedang tertahan di tempat sementara pedang lain menembus tubuhnya secara langsung meski begitu serangan tersebut tidak menumbangkannya dengan cepat.

__ADS_1


__ADS_2