Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat

Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat
Chapter 421 : Seorang Yang Memberikan Mimpi Buruk


__ADS_3

Seorang wanita Elf berjalan di tengah kota dengan santainya, ia mengenakan gaun pemakaman membuat semua mata tertarik padanya.


Ada sedikit aura misterius yang terpancar darinya namun sejujurnya para pria lebih tertarik dengan kantong dada yang terlihat besar tersebut, gaun pemakaman itu dibuat sedemikian rupa tanpa menghilangkan ornamen gotik di bagian pentingnya, di bagian ujung lengan serta bawah rok terdapat renda yang membuat pakaian itu terlihat memiliki kelas tinggi.


Dibarengi wajah cantik dari pemakaiannya serta kulit putih bersih, semuanya tampak sempurna.


Dia telah menemukan kesempurnaan yang menyamai sosok dewi itu sendiri, semua hal yang dia lakukan di masa lalu sudah tidak perlu dia lakukan lagi meski begitu saat jantungnya dihancurkan dia harus mengambil jantung orang lain dan membuat dirinya terus bernyawa 999.


Sebuah skema mengerikan yang membuatnya terus hidup abadi, beberapa pria menemukan dirinya di jalan sepi lalu mengerumuninya dalam sekejap.


Bagaimanapun aura yang di miliki wanita itu adalah sesuatu daya seksual yang memberikan rasa penasaran bagi seorang pria.


"Berjalan sendirian di tempat sepi sangat tidak dianjurkan di kota ini, bagaimana jika seseorang melakukan hal seperti ini padamu."


Pria itu menyentuhkan jarinya di belahan dada wanita itu lalu meremasnya dengan sedikit kekuatan, itu terlalu elastis untuk dikatakan, di saat yang sama wanita tersebut berkata selagi memiringkan kepalanya.


"Aku sudah tidak tertarik dengan pria."


"Tidak tertarik, apa kau seorang lesbi, meskipun tubuhmu sangat indah."

__ADS_1


Ada sekitar sepuluh orang dari mereka dan tanpa satu pun orang tahu mereka sedang berhadapan dengan siapa, dia adalah seorang wanita yang membawa mimpi buruk dan kehancuran pada siapapun.


Dialah dalang utama dari semua kekejian, pembunuh, hal tak bermoral serta neraka yang orang rasakan.


Benar.


Dia adalah Nightmare sebutan yang pantas untuknya yang telah mendapat mimpi buruk dari dunia menyedihkan ini dan sekarang membawa mimpi buruk pada orang lain, dia telah membuang namanya meski begitu masih ada hal yang tidak bisa dia buang bahkan hingga sampai sekarang.


Itu adalah kehangatan dari kedua orang tuanya.


Pria yang memegang *********** mulai menjerit dengan mengerikan, rekannya tampak ketakutan saat tangan itu melebur seolah diterpa sebuah awan panas, kulit dan dagingnya tertiup angin menampilkan seluruh tulang berulang yang dimiliknya.


"Lenganku, lenganku, tidak... tidak."


Itu merambat keseluruhan tubuhnya hingga pada akhirnya hanya tersisa tulang yang kehilangan jiwanya, mereka yang melihat mulai ketakutan dan hendak melarikan diri sayangnya beberapa langkah adalah kematian yang sama.


Teriakan itu menggema ke udara namun tidak ada siapapun yang dapat menolongnya, hanya kematian dan kehancuran di ujung langkahnya yang dipenuhi kebencian dan kehampaan.


Nightmare memiliki jadwal untuk bertemu dengan seseorang di bar.

__ADS_1


Saat dia masuk ke dalam, lonceng di pintu terdengar, meski begitu kecuali pemiliknya tidak ada yang memperhatikan.


"Kau datang?"


"Bagaimana dengan informasi yang kubutuhkan."


"Baiklah, tunggu sebentar akan kuambil."


Nightmare duduk di kursi tunggi selagi meminum alkohol di tangannya sampai pemilik menyerahkan daftar nama yang diinginkan Nightmare.


Seluruh hal yang menyangkut Nightmare telah dilenyapkan, yang dia inginkan hanyalah nama yang bisa membantunya membunuh sosok bernama Lion yang dibuat sebagai musuh alaminya.


"Mereka semua adalah orang-orang yang menerima hukuman mati, apa yang kau inginkan dengan mereka."


"Hanya sesuatu seperti membuat mereka menjadi iblis."


"Apapun itu cepatlah tinggalkan tempat ini, dan juga tengkorak-tengkorak yang ada di belakangmu sebaiknya tidak mencoba membunuh pelangganku."


"Jangan khawatir, aku hanya memberikan sedikit intimidasi."

__ADS_1


Nightmare berjalan dengan elegan yang menegaskan bahwa dialah ketakutan sesungguhnya.


__ADS_2