Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat

Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat
Chapter 216 : Sumur Kehidupan


__ADS_3

"Tolong jangan jual keperawanan anda, nona Clarisa."


"Cuma bercanda, kau sangat tampan."


Aku mengeluarkan topengku lalu meletakkannya di wajahku.


"Kau malah menyembunyikannya, tidak menarik," suaranya dipenuhi kekecewaan tapi kurasa dia gadis ceria karena hanya hitungan detik dia berubah kembali.


"Seperti yang dikatakan Selena, namaku Clarisa Marie... Salam kenal."


"Aku Lion, senang bertemu denganmu."


"Kau cukup ramah, jadi Selena bisa kau jelaskan kenapa desanya hancur?"


"Sebenarnya.."


Mendengar keseluruhan penjelasan Selena membuat dia geram, ia menghentakkan kakinya selagi menyilangkan tangannya.


"Mereka berani sekali, dasar... akan kuhabisi mereka."


Untukku marahnya malah lebih terlihat ke arah imut.


"Kau bisa menghidupkan mereka lagi, apa itu benar?"


"Benar, kita harus pergi ke sumur kehidupan dan mengambil air di sana."


"Sumur kehidupan? Aku sama sekali tidak pernah mendengarnya."

__ADS_1


"Bahkan untuk nona Clarisa yang telah hidup sangat lama."


"Um.."


Itu tempat yang disembunyikan dewi wajar jika tidak ada yang tahu.


"Ngomong-ngomong nona Clarisa kenapa Anda datang kemari?"


"Soal itu, aku hanya sedikit khawatir dan ternyata kekhawatiranku tepat, di kota sebelumnya aku singgahi ada makhluk-makhluk aneh yang bermunculan dari gerbang mereka menghancurkan semuanya."


"Maksudmu raksasa yang mirip iblis."


"Benar, yang itu."


Jika gerbang itu muncul dengan kata lain sudah jelas satu hal, kerajaan Borman adalah kerajaan yang dipimpin olehnya kemungkinan besar dia telah merebutnya dari raja sebelumnya.


Saat perang terjadi rasanya aneh bahwa aku tidak bertarung dengan Solomon ataupun Nightmare jadi dia melakukan ini semua.


"Soal itu Lion, sebenarnya nona Clarisa adalah orang yang menyelamatkan kami semua dan membiarkan kami tinggal di sini, saat orang-orang mengatakan bahwa kami kaki tangan iblis beliau yang selalu membantu kami."


"Ma, ma, itu bukan apa-apa lagipula negara ini dipimpin oleh muridku aku hanya sedikit membantu."


"Murid?"


"Aku pernah mengajar di akademi bangsawan."


Jika dipikirkan lagi ratu kerajaan Frames dan Clarisa memiliki kesamaan yang sama dari bentuk tubuh dan juga kepribadian.

__ADS_1


Yah, lebih tepat jika mengatakan bahwa mereka mirip keluarga dari berbeda ras.


Semua anggota partyku akhirnya berkumpul dan mulai memperkenalkan diri kepada Clarisa, awalnya Clarisa tampak terkejut dan mulai berkata semangka pada Rion namun setelahnya dia mulai terbiasa.


Aku tidak tahu maksudnya apa?


Menggunakan Teleportasi Gate aku pergi ke tempat yang disebut sumur kehidupan, karena berpindah tempat secara acak kami perlu beberapa waktu untuk berjalan kaki meski begitu kami masih bisa menemukannya, seperti namanya itu hanya sebuah sumur tua yang berada di sebuah pulau kecil jauh dari daratan.


Sumur ini dibuat sebagai tempat suci bagi Dewi untuk membersihkan diri, berbeda dari sumur-sumur yang harus ditimba sumur ini memiliki air yang meluber keluar dan kemudian membentuk kolam kecil di sekitarnya.


Jika dikatakan ini jelas mustahil bahwa air ini bisa seperti itu padahal berada di tengah laut.


Valentine bertanya.


"Kenapa para dewi suka mandi di sini?"


"Yah, sesekali dewi ingin merasakan rasanya air dingin di alam ini, ngomong-ngomong di alam dewi air di sana selalu hangat," balas Aira.


Aku malah menjadi penasaran tentang itu.


Rion menambahkan.


"Kami pernah mandi di bawah air terjun namun saat kami hendak kembali selendang salah satu dari kami dicuri dan pada akhirnya kami memilih tempat kosong ini."


Sejak kapan dewi memakai selendang dan juga kisahnya mirip sesuatu yang pernah kudengar di duniaku.


Untuk sekarang kami akan mengambil airnya lalu menyiramkannya ke tubuh para Dark Elf tersebut.

__ADS_1


Air ini dipenuhi oleh energi kehidupan yang berasal dari dewi dengan menyiramkannya ke wajah maka roh mereka akan kembali ke tubuhnya.


Aku berfikir apa menghidupkan orang itu bisa semudah ini dan jawabannya memang benar.


__ADS_2