Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat

Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat
Chapter 467 : Pasukan Kerajaan


__ADS_3

Kemeriahan penduduk menyambut kedatangan kami di ibukota, banyak orang yang melambaikan tangan mereka untuk Varlia dan ia pun membalas dengan semestinya.


Aku kini bisa merasakan bagaimana disambut banyak orang.


Estelle dan Mamia tampak mengagumi arsitektur yang disuguhkan di ibukota jadi mereka tak berhenti untuk melihat keluar.


Sesampainya di istana yang telah mendapatkan perbaikan kami menunggu di ruang tamu sebelum Varlia muncul bersama beberapa pelayan wanita, dia mengenakan gaun dan terlihat seperti seorang bangsawan sesungguhnya.


"Ini merepotkan... aku tidak suka gaun seperti ini."


Meski cocok untuknya sepertinya pemakaiannya tidak terlalu menyukainya. Ia duduk lalu menjelaskan.


"Keadaan sangat kacau balau meski begitu aku harap kalian bisa menikmatinya."


"Apa kami akan diperlakukan sebagai tamu kehormatan atau sebagainya?" tanya Mamia dan Varlia mengangguk sebagai jawaban.


"Tentu saja, kalian akan diperlakukan lebih dari itu.. kalian bisa mendapatkan fasilitas apapun, ada spa, pemandian air panas dan juga barang-barang mewah yang akan diberikan semuanya pada kalian."


Mata para gadis bersinar terang.


Mereka semua tidak mungkin bisa menahan diri.


Kami menerima makanan mewah juga, kamar yang luas dan serta akan diberikan pelayan yang dengan senang membantu semua aktivitas kami. Untukku sendiri aku lebih suka berjalan sendirian seperti yang kulakukan sekarang yaitu berkunjung ke sebuah area latihan para kesatria.


Ada beberapa orang yang sedang berlatih di sana dengan sebuah pedang kayu yang mereka gunakan, Varlia muncul dengan gaun mewahnya.


"Ternyata kau di sini Lion."

__ADS_1


"Varlia, ada apa?"


"Aku belum memberitahukan soal ini pada Veronica, maukah kau mengantarku pergi ke sana."


Benar juga, sebelumnya mereka berkata akan menunggu Varlia di sebuah tempat rahasia untuk mengambil alih ibukota, karena pahlawan sudah dikalahkan jadi mereka tidak perlu lagi menjalankan rencananya.


Aku naik ke atas seekor kuda putih lalu membantu Varlia untuk naik di depanku.


"Tak disangka Lion bisa juga menaiki kuda."


"Aku pernah berlatih, jika begini bukan hal sulit untukku."


Aku memecut tali pengekang dan kami berlari di dalam hutan sebelum akhirnya turun di sebuah gubuk yang tidak terpakai. Varlia mengetuk beberapa kali hingga pintu terbuka menampilkan semua orang yang memegang senjata mereka dengan waspada.


"Tuan putri."


Veronica tampak menangis.


"Aku dengar pahlawan sudah dikalahkan dan tuan putri akan kembali ke kerajaan, syukurlah.. uweewwwh."


Menyadari tatapanku. Veronica segera mengusap sudut matanya lalu melanjutkan.


"Apa dengan ini kita sudah selesai?"


'Masih belum, ancaman sesungguhnya baru dimulai... dengan kekalahan pahlawan maka naga Pride akan menyerang ke ibukota, aku membutuhkan bantuan kalian semua untuk mempertahankan kota."


"Kami bersedia."

__ADS_1


Naga itu jelas akan mengincar ibukota sebagai pembalasan dendam, kami hanya menunggu dan bertarung di sana.


Aku menaiki kuda kembali, saat aku mengulurkan tanganku Veronica menepisnya.


"Putri akan pergi bersamaku, kau sendiri saja."


"Jika kau bilang begitu apa boleh buat."


"Nah tuan putri."


"Baik."


Varlia memilih wajah kecewa tapi lebih baik kalau pengawalnya yang selalu ada untuknya. Keesokan harinya sebuah pengumuman disebar ke semua penduduk kota.


Masih ada beberapa hari untuk bersiap-siap menahan naga tersebut jadi itu bisa menunggu, sementara untuk hari ini adalah acara penobatan putri Varlia menjadi seorang ratu dilaksanakan.


Para bangsawan diundang ke dalam pesta ini termasuk kami, aku mengenakan tuksedo sementara Hualing berada di sampingku dengan gaun putih.


"Apa Estelle dan Mamia baik-baik saja di sana?"


"Kupikir mereka kerepotan."


Bagaimanapun mereka mulai dilirik para anak-anak bangsawan yang tampan dan mereka berlomba-lomba untuk mendekatinya.


"Lion, kenapa kau tidak melepaskan topengmu dan buat seluruh wanita bangsawan terpikat olehmu."


"Aku jelas tidak ingin melakukannya."

__ADS_1


__ADS_2