Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat

Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat
Chapter 57 : Lion Dan Seorang Putri


__ADS_3

"Nah gorengan."


"Makanan rakyat jelata tidak bisa memuaskan mulutku."


"Makanlah, ini sangat enak."


"Jika kau berbohong aku akan memenggal kepalamu."


Aku tidak benci sifat gadis seperti ini, bagiku mungkin itu terlihat lucu.


Bukan berarti aku masokis atau apa? Aku hanya merasa dia sedikit unik.


"Apa ini? Rasanya enak."


"Itu kroket, di dalamnya diisi oleh sayuran."


"Heh, begitukah... tapi ini berminyak."


"Gorengan memang seperti itu."


Aku memberikan satu porsi pada pelayannya juga.


"Saya tidak usah."


"Ambillah ini gratis."


"Putri?"


"Kau harus menerima kebaikan orang lain."


"Kalau begitu saya terima dengan senang hati."


"Kau ternyata baik juga, itu Au?"


"Rosvalia Annetta Aurin Apolista von Bariella."


"Kau tidak memiliki nama panggilan?"

__ADS_1


"Aku menentang siapapun untuk mempersingkat namaku."


Aku merasa kasihan pada mereka yang harus memanggilnya secara lengkap.


Mari ikuti pengawal ini.


"Putri?"


"Terserah kau saja, panggil apapun yang kau inginkan."


Itu melegakan.


"Jadi putri apa yang membuatmu datang kemari?"


"Aku hanya ingin tahu siapa yang berani menentang kakakku dan barang kali aku bisa bernegosiasi dengannya."


"Kau ingin aku membunuhnya?"


"Apa kau sadar mengatakan itu, kau bisa dihukum mati loh... tapi bukan itu yang kuinginkan, aku serius."


Karena putri ini kesulitan menjelaskannya pengawal tampan yang mengambil alih walaupun sebenarnya dia wanita.


"Tuan putri adalah anak ketiga, beliau tidak memiliki hak waris tahta karena itu ia tidak memiliki kedudukan di kerajaan, kakaknya yang kejam ingin menikahkannya dengan raja di negeri api demi keuntungannya sendiri karena itulah putri ingin ada seseorang yang membawanya pergi dari sini dan orang yang menantang kakaknya adalah orang yang tepat untuk melakukannya."


"Mungkinkah menikah di sini adalah dengan menjadi selir."


"Benar sekali tuan Lion, jika demikian sampai kapanpun tuan putri tidak akan menjadi ratu selamanya atau memiliki hak wilayah."


"Ah, dia menjual adiknya sendiri, lalu bagaimana orang tuamu? Maksudku raja, ratu atau kakak keduamu."


"Karena ini menguntungkan jadi mereka tidak ada yang menolaknya."


Makin ke sini kerajaan ini semakin gelap saja.


"Karena itulah aku ingin keluar dari wilayah ini, apapun akan aku lakukan."


Kesombongan yang ditunjukan sebelumnya seolah telah menghilang seutuhnya digantikan sebuah keputusasaan.

__ADS_1


Pada akhirnya aku mengundangnya ke penginapan bersama yang lainnya paling tidak, tidak ada yang akan mencurigai kami.


Aku dikelilingi banyak wanita sekarang.


Aku melepaskan topengku lalu duduk di kursi.


"Kau memiliki wajah tampan."


"Mari abaikan hal tentangku, bagaimana menurutmu Rion?"


"Aku sudah menduganya... kau akan menarik banyak wanita ke sisimu, sekarang hal yang ingin kucegah terjadi juga."


"Jangan menyalahkanku begitu saja, padahal aku sudah mengenakan topeng kau tahu? Tetap saja seperti ini."


"Aku bisa bilang inilah kutukan dari orang yang datang dari dunia lain mereka langsung memiliki Harem."


"Tolong kesampingkan dulu hal itu."


Valentine menenangkan Rion dengan memijat bahunya lalu berkata.


"Jika sebanyak ini akan sulit bergerak, akan lebih bagus jika kita memiliki sebuah wilayah untuk menempatkan tuan putri dan juga tiga wanita lainnya."


Maksudnya budak yang akan aku beli.


"Apa boleh buat, kurasa kita bisa tinggal di wilayah di benua iblis," ucap Rion.


"Bukannya wilayah itu sudah hancur?" semua orang memiliki pertanyaan sama sepertiku.


Di sana hanyalah tanah gersang tanpa apapun kecuali pohon-pohon mati dan tulang berulang hewan saja.


Aku sedikit memikirkannya dan hal yang terlintas dariku adalah.


"Skillku."


"Benar sekali, Magic Tree dapat memulihkan kondisi tanah dan pepohonan agar bisa dihuni kembali... mungkin Lion belum menyadarinya, tapi Lion sekarang adalah orang yang sangat berharga dari semua orang di dunia ini. Di sisi lain kau bisa membuat kehidupan dan di sisi lain kau juga bisa membuat kehancuran... bahkan ketika semua orang memburu kita nantinya, mereka pasti akan berusaha mendapatkanmu dan mencoba memanfaatkanmu juga."


Aku tidak menyangka bahwa aku bisa seperti ini.

__ADS_1


"Lion kau tersenyum?"


"Kukira hidupku sekarang tidak akan membosankan lagi."


__ADS_2