Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat

Terpanggil Ke Dunia Lain Oleh Dewi Jahat
Chapter 424 : Pergerakan Nightmare


__ADS_3

Nightmare menginjakan kakinya di sebuah benteng kota bernama Kota Eldar. Di sini adalah sebuah kota netral tanpa kerajaan untuk memerintah, dari tempatnya berdiri dia bisa melihat sebuah menara tinggi yang di sebut Labirin Besar.


Itu adalah tujuan banyak orang tapi Nightmare tidak datang untuk itu, melainkan untuk pergi ke sebuah penjara yang digunakan sebagai ruang tahanan bagi para petualang yang tersangkut masalah hukum.


Semua yang di sana dijadwalkan untuk mati jadi jika dia menyelematkan mereka, mereka akan secara otomatis menuruti persyaratan yang akan dia berikan nantinya.


Beberapa penjaga menemukan Nightmare, hari sudah gelap namun berkat cahaya bulan sosoknya dapat dilihat dengan jelas. Dia telah kehilangan beberapa nyawa saat pertempuran melawan Venus, menggantikan nyawanya dengan mereka adalah hal yang ingin dia lakukan sekarang.


Tanpa perlu tidur dengan mereka Nightmare telah muncul di depan salah satunya, dia menjilat bibirnya kemudian menembuskan tangannya ke jantung pria tersebut.


Jantung yang masih berdenyut itu terlihat jelas di genggamnya. Saat tubuh pria itu tumbang dia memakannya, itu adalah sebuah pemandangan yang siapapun yang melihatnya akan merasa mual hingga mengeluarkan seluruh isi perut mereka.


Beberapa penjaga mulai menyerbu maju namun mereka hanya mengirim banyak nyawa untuk dibunuh. Sementara beberapa lagi berlarian selagi membunyikan lonceng darurat. Nightmare mendesah pelan selagi menyeka darah yang menetes dari mulutnya.


Tadinya dia ingin secara diam-diam melakukan semua ini, sayangnya semuanya sudah terlambat, yang bisa dia lakukan sekarang adalah membantai seluruh penduduk kota ini. Dia melompat turun ke kota kemudian memunculkan ratusan tengkorak miliknya, sementara dia duduk menikmati darah dari ujung tangannya para tengkorak mulai membunuh semua orang yang mereka temui.


Beberapa petualang peringkat atas dikerahkan untuk melawannya sayangnya itu hanya berakhir sia-sia.


Teriakan menggema di udara yang mengerikan tersebut, beberapa berhasil selamat termasuk Siel dan Farida yang mengungsikan banyak orang ke tempat aman.

__ADS_1


"Siel."


"Jangan khawatir, kita akan menghubungi Lion, kurasa dia bisa melakukan sesuatu."


"Um."


Tidak ada siapapun yang dibuat hidup saat bertemu mimpi buruknya, Nightmare berjalan dengan ringan menginjak mayat-mayat yang bergelimang darah.


Di depannya seorang gadis kecil telah mati dengan lubang besar di dadanya. Seorang nenek yang memeluk cucunya, pria yang kehilangan tangannya, serta banyak orang lagi yang terbunuh.


Pemandangan ini adalah sebuah neraka yang mengerikan di mana hanya dalam semalam satu kota telah hancur selamanya.


"Jadi kalian ada di sini?" perkataannya sederhana namun siapapun yang mendengarnya bisa tau bahwa aura yang dikeluarkannya penuh dengan ketakutan.


Ada lima orang di dalam sel yang dengan mudah dia keluarkan, masing-masing dari mereka terikat rantai, tubuh mereka tampak penuh luka cambuk.


Salah satu pria berambut panjang berkata setelah menelan ludahnya dalam keheningan.


"Siapa kau? Apa yang kau inginkan dari kami?"

__ADS_1


"Namaku tidak perlu kalian tahu tapi aku ingin menggunakan kalian untuk menyerang sebuah negara bernama Elfdian, anggap saja bahwa itu harga yang harus dibayar untuk kebebasan kalian."


"Jika kami menolak."


Nightmare mengangkat sebuah kepala yang sudah terpenggal di tangannya, darah segar masih menetes dari sana yang mana membuat mereka memekik ketakutan.


"Ka-kami mengerti jangan bunuh kami."


"Senang jika kalian mengerti dengan cepat, ambillah ini sebagai hadiah."


Nightmare melemparkan lima botol ramuan pada mereka.


"Itu adalah ramuan agar kalian bisa menggunakan kekuatan titan, itu adalah peninggalan Solomon yang terakhir jadi kalian beruntung."


"A-apa kami akan berubah jadi raksasa?"


"Tentu saja tidak, kalian bisa merekrut banyak orang untuk peperangan ini, aku selalu mengawasi kalian jadi jika kalian mencoba kabur aku akan membunuh kalian."


Nightmare melemparkan kepala di tangannya dan itu menghantam tembok sebelum hancur berserakan.

__ADS_1


"Sekarang apa yang akan kau lakukan Lion."


__ADS_2