
Keesokan paginya aku bersama Wisteria dan juga Hime mengunjungi perpustakaan yang sudah jarang dikunjungi oleh siapapun, ruangannya terpisah dari kediaman kaisar yaitu berada dibangunan luar paling belakang.
Jika diperhatikan gembok yang mengunci tempat itu sendiri telah berkarat sehingga tidak bisa dibuka lewat kunci, Wisteria mengayunkan pedangnya sehingga kami akhirnya bisa memasukinya setelah memotongnya menjadi dua bagian.
Semua jelas dipenuhi debu, Hime bilang sudah puluhan tahun semenjak tempat ini dimasuki orang lagi, sungguh apa tempat ini keramat atau semacamnya? Bagiku semuanya terlihat normal. Ada beberapa buku yang dipajang secara rapih dan tiap baris rak sama sekali tidak terisi penuh.
Semua ini mungkin hanya buku-buku yang tidak memiliki arti atau sesungguhnya dicoba untuk dibuang.
Wisteria dan aku mencoba mencari buku apapun untuk mengetahui sejarah dunia ini dan ketika kami berdua bersusah payah Hime yang lebih dulu menemukannya.
Dia memanggil kami berdua untuk melihat apa yang tengah di bacanya dan itu benar-benar mengejutkan, sebelumnya Hime atau Rin bilang bahwa dulu langit berwarna biru dan cahaya matahari berwarna kuning namun sebenarnya itu bukan berasal dari tempat ini melainkan dunia sama yang pernah aku tinggali sebelumnya.
Mereka yang tinggal di sini disebut sebagai Oni, seperti yang kita tahu oni berasal dari Jepang, karena itulah budaya dan gaya pakaian mereka seperti berada di sana.
Jika merujuk di duniaku yang kutinggali sekarang oni adalah ras persilangan antara naga dengan ras lainnya.
Jika di sana mengacu pada iblis.
Suatu hari mereka telah mengalami konflik dengan manusia, saat itu saat kemunculan Momotaro yang disebut sebagai pembunuh iblis, mereka yang memutuskan untuk tidak berselisih meninggalkan dunia tersebut ke sebuah dunia tanpa berpenghuni yang kini disebut sebagai dunia bawah.
__ADS_1
Hime menggigit ujung bibirnya.
"Pemandangan yang kulihat dulu adalah dari sana."
"Tidak salah lagi, sekarang semuanya masuk akal... tentang pakaian kalian bahkan bangunan kalian ternyata memang dari sana, saat zaman Edo kalian pindah ke dunia ini..
jika mengamsumsikan semua ini kemungkinan besar tujuan Henos adalah membawa kalian ke dunia ini menggunakan tubuhmu Hime," kataku demikian.
"Aku? Bukannya dia hanya ingin mengambil tahtaku."
"Tidak, jelas bukan itu... kau sebenarnya telah hidup lama sejak zaman itu."
"Kenapa gambarku ada di sana?"
"Cobalah untuk mengingatnya?" kataku menenangkannya.
Sementara itu Rin tidak bisa berkata-kata lagi, ini adalah rahasia yang disembunyikan dari semua orang.
Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Hime bisa mengingatnya.
__ADS_1
"Benar, selama ini aku bersembunyi di istana sebagai penunggu perpustakaan ini... aku memutar waktu dan mengembalikan diriku menjadi gadis kecil kemudian kaisar sebelumnya mengadopsiku menjadi putrinya dan sebagai adik dari Henos, karena orang tua angkatku meninggal hanya Henos yang tahu tentangku dan sekarang dia ingin membuat kami semua kembali ke dunia sebelumnya."
"Tepat sekali."
"Lalu soal raksasa yang muncul di tengah kota?" potong Rin.
"Kurasa Henos telah bekerja sama dengan orang yang menciptakan Titan bernama Solomon... apa kalian tahu sesuatu yang aneh, misalkan di wilayah tertentu?"
Rin yang menjawabku.
Sebelumnya dia menyamar menjadi seorang pasukan elit agar bisa hidup bebas sebagai rakyat biasa, dia pasti memiliki banyak koneksi serta informasi saat itu.
"Aku hanya pernah mendengar satu kali dari pedagang bahwa dikatakan wilayah barat terjadi wabah dimana para iblis kehilangan kendali akan dirinya sendiri, sejak itu daerah itu telah ditutup selamanya."
"Seperti dugaanku, di sana mungkin banyak iblis Titan seperti yang kita hadapi kemarin."
Iblis titan keluar dari gerbang yang disebut gerbang Solomon karena gerbang itu telah dihancurkan maka semua iblis titan berada di sana.
Hanya menunggu waktu sampai mereka datang untuk merusak wilayah dunia ini, atau sebenarnya Henos tahu itu dan mencoba memilih jalan ini... lalu kenapa dia menghancurkan beberapa kota di sini? Semuanya masih memiliki misteri sendiri, terlebih aku juga masih belum menemukan keberadaan Echidna.
__ADS_1