
"Bang Dimas sama kak Dara mana sih dari tadi belum muncul juga? Penampilan dari jurusan musik dan yang lain hampir sudah semua tapi mereka belum juga muncul" ucap Fadil.
"Gak tau" jawab Reno.
"Lagi sibuk kali, kan tadi jurusan kedokteran disuruh kumpul" jawab Ariel.
"Hmm iya" balas Fadil.
"Eh itu drum kenapa dipindahin tadi aja dibelakang?" tanya Dela.
"Ada apa sih sebenarnya" ucap Dani.
"Sekarang adalah penampilan dari jurusan kedokteran, silahkan naik keatas panggung" ucap pembawa acara, naik 3 mahasiswa keatas panggung dan dibelakangnya ada Dimas membuat para iblis dan manusia temannya saling pandang.
"Dimas bawa gitar dan dipipinya ada mikrofon kecil yang menempel berarti dia ikut" ucap Julio.
"Bang Dimas mau nyanyi sama main gitar" ucap Sani
"Terus Dara mana?" tanya Mona.
"Iyayah kak Dara ikut atau gak, tapi kayaknya nggak deh" ucap Fadil. Hermione naik keatas panggung sambil memutar-mutarkan drumstick dengan jarinya, dipipinya juga sudah ada mikrofon kecil.
"Wih mau main drum" ucap Andre.
"Kakak lo mau main drum, emang bisa?" ucap Evan.
"Dara bisa main drum" ucap Aroon pelan.
"Aaa cantiknya, eh apaan sih" batin Reno.
"Makin cantik aja" batin Ariel.
"Dia pakai dress mainnya drum untung dress warna hitam jadi masih bisalah" ucap Mona.
Layar yang berbentuk seperti tv menyala memperlihatkan ada wajah Hermione dan yang lainnya tapi dengan layar yang berbeda. Itu supaya penonton yang paling belakang bisa melihatnya juga dengan jelas.
"Tadi Dara main drumnya keren walaupun masih santai" ucap mahasiswa 3.
"Iya, pasti ini tambah keren" ucap mahasiswa 2.
"Pastilah" ucap mahasiswa 1.
"Gila banyak banget gue jadi tremor" ucap mahasiswa 3.
"Santai aja jangan dibawa tegang anggap aja gak ada orang kayak tadi" ucap Hermione menutup mikrofonnya supaya tidak kedengaran penonton.
"Makasih sarannya" ucap mahasiswa 3, Hermione tersenyum lalu mengangguk.
Lampu mulai meredup, mereka sudah siap diposisi masing-masing. Baru melihat Hermione duduk didepan drum sudah banyak orang yang menjelek Hermione mereka belum tau kemampuam terpendam Hermione.
Suara gitar sudah terdengar, Hermione belum memukul drumnya dia melihat-lihat drumnya dengan ekspresi bingung membuat yang mengejek Hermione semakin menjadi. Hermione mulai memukul drumnya matanya mengikuti drumsticknya yang kesana kemari.
...Awal 'ku melihat...
...Kuyakin ini bukanlah yang biasa...
...Mengagumkan...
...Melemahkan aku melihat tatap matanya...
...*Nyanyi Dimas sambil melihat Hermione dan Hermione sesekali melirik Dimas....
...Garis tawanya...
...Waktu berhenti apabila 'ku memandangnya...
...Mengagumkan...
__ADS_1
...Melemahkan aku melihat tatap matanya...
...*Nyanyi Hermione sambil menatap Dimas yang terus melihatnya, tangannya dengan lincah memukul drum itu tanpa melihatnya, dia seperti sudah menguasainya....
...Khayalan ini setinggi-tingginya...
...*Nyanyi Dimas....
...Seindah-indahnya...
...*Nyanyi Hermione....
...Tempatku memikirkannya...
...*Nyanyi Dimas....
...Bila kudapat kusimpan wajahnya...
...*Nyanyi Hermione....
...Memegang indahnya...
...*Nyanyi Dimas....
...Berpura memilikinyaaaa...
...*Nyanyi Hermione....
...Yang kunanti...
...*Nyanyi Hermione memukul drumnya sampai rambut panjangnya yang terurai bergerak kesana kemari dan beberapa helai rambut menempel diwajah cantiknya karena berkeringat, membuat dia semakin cantik....
...Saat memegang tangannya...
...*Nyanyi Dimas terus menatap Hermione sambil memainkan gitarnya....
...Sampai nanti...
...*Nyanyi Hermione....
...*Nyanyi Dimas dan Hermione bersamaan dan saling pandang....
Hermione lalu fokus memukul drumnya, dia menggigit bibir bawahnya sambil tersenyum melihat kamera kecil yang ada disela-sela drumnya, senyumnya itu tanda mengejek untuk orang yang mengejeknya tadi, keringatnya terus mengalir.
...Khayalan ini setinggi-tingginya...
...*Nyanyi Dimas melihat Hermione....
...Seindah-indahnya...
...*Nyanyi Hermione melihat Dimas....
...Tempatku memikirkannya...
...*Nyanyi Dimas....
...Bila kudapat kusimpan wajahnya...
...*Nyanyi Hermione....
...Memegang indahnya...
...Berpura memilikinyaaa...
...haaa... haaa... haaa......
...*Nyanyi Hermione dan Dimas....
__ADS_1
"Yeeeee"
"Kereeennn"
"Dara kereeeenn"
"Love you Dara"
"Seharusnya masuk jurusan musik bukan kedokteran kalian itu"
"Ini paling keren"
Begitulah teriakan para mahasiswa/i.
Hermione berdiri lalu melihat yang lain yaitu Dimas dan 3 mahasiswa yang mewakilkan jurusan kedokteran bersamanya, mereka mengacungkan jempol.
"Sumpah demi apapun keren banget, jauh banget sama latihan tadi bummm" ucap mahasiswa 1.
"Kita yang cowok kalah sama cewek" ucap mahasiswa 2.
"Gila sih keren banget, gue gak bisa berkata apa-apa lagi" ucap mahasiswa 3.
"Satu kata gak akan cukup untuk memuji kamu harus dengan beribu-ribu kata itu aja masih belum cukup" ucap Dimas yang didengar oleh penonton karena mikrofon masih nyala.
"Idih ck ck ck menggombal, ayo kita turun biarin aja dia" ucap Hermione yang sama didengar penonton dia mendorong 3 mahasiswa itu pelan dan meninggalkan Dimas.
Dimas melambaikan tangannya sambil cengir lalu menyusul yang lain turun dari panggung.
"Waw penampilan yang bagus dari jurusan kedokteran, bahkan sangat bagus apalagi ini beda dari yang lain karena yang memainkan drumnya perempuan, bisa-bisa gagal move on sama pertunjukan mereka nih" ucap pembawa acara.
"Sekarang kita lanjutkan saja acaranya" ucap pembawa acara.
Hermione dan Dimas kembali ketempat duduknya setelah bertos dengan 3 mahasiswa yang menjadi perwakilan dari jurusannya itu. Dimas mengelap keringat Hermione lembut menggunakan tisu dan membenarkan rambut Hermione.
"Makasih" ucap Hermione tersenyum.
"Sama-sama" jawab Dimas membalas senyuman Hermione.
"Sejak kapan kau pintar main drum?" tanya Iliana.
"Sejak dulu" jawab Hermione.
"Kok kita gak tau ya" ucap Mona.
"Ntahlah" jawab Dela.
"Gila kak keren banget tadi" ucap Andre.
"Siapa dulu dong kakak hehehe" ucap Hermione cengengesan.
"Ih sombong banget ya" ucap Dimas mencubit pipi Hermione pelan.
"Kenapa gak ambil jurusan musik kak? Kakak keren banget main drumnya" ucap Ariel.
"Hmm gak deh kalau itu, hanya hobi saat lagi bosan aja jadi gak dulu deh masuk jurusan musik, oh iya makasih lho bilang keren masih banyak yang lain dan mereka lebih keren" sahut Hermione.
"Udah lulus aku dijurusan musik, jurusan kedokteran sebenarnya juga udah lulus tapi masuk lagi karena mau jagain Dimas" batin Hermione yang tak didengar siapa-siapa.
"Cewek main drum lebih keren dari pada cowok yang main drum" ucap Ariel. Hermione hanya membalas dengan senyuman.
"Keren, tapi paling karena dia iblis kalau bukan iblis mungkin gak akan bisa" batin Reno.
"Matahin kaki orang sekarang boleh gak hmm?" batin Andre.
"Mulutnya mau gue jadiin steak, tapi dia ngebatin gak ngomong pakai mulutnya makanya gak jadi deh" batin Evan.
"Sop iga manusia kayaknya enak" batin Iliana.
__ADS_1
"Diam" batin Hermione sebelum yang lain ikut menyambung.
Bersambung...