
Hermione sudah berada dibar, dia melihat sekeliling dan melihat ada Susi disana, Hermione memakai wujud manusia untuk mencari mangsa.
"Semuanya pendosa disini lebih baik gue bikin mereka semua mati" batin Hermione.
Hermione berjalan ketoilet, dia mencuci muka sambil menunggu orang yang masih ada didalam toilet keluar. Setelah dirasa tidaj ada orang dia membuat bola api yang berukuran sedang.
Hermione lalu melempar bola api itu kesetiap sudut toilet setelah itu dia menghilang dari sana, Hermione muncul kembali disalah satu kamar bar dia membuat bola api kembali dan melembarnya keranjang.
Hermione menghilang dan muncul kembali didepan bangunan bar dengan wujud iblis, dia membuat bola api yang sangat besar lalu melemparnya kebangunan tersebut membuat bangunan tersebut terbakar dan terdengar suara ledakan.
Duarrr
Orang yang sedang berlalu-lalang disana langsung berhenti dan melihat bar tersebut meledak, mereka tak melihat Hermione karena Hermione berwujud iblis.
"Waduh kakakku ini emang hebat ya pantes aja gak butuh bantuan" ucap Andre yang tiba-tiba berada disamping Hermione dengan wujud iblis.
"Iya dong" ucap Hermione.
"Tenaga kakak udah pulih?" tanya Andre.
"Udah sangat sangat pulih" ucap Hermione.
"Terus setelah ini mau kemana?" tanya Andre.
"Kehotel disana ada mangsa aku selanjutnya" jawab Hermione.
"Banyak banget mangsanya, boleh gak ikut?" tanya Andre.
"Hmm boleh tuh sekalian mau dibunuh males gue dengan mereka, istrinya udah mati jadi dihotel sisa suaminya" ucap Hermione.
"Wih cakep tuh ayo lah" ucap Andre semangat.
Hermione dan Andre pergi dari sana, mobil pemadam kebakaran sibuk mencoba memadamkan api, warga banyak yang memvideokan kejadian kebakaran itu.
.....
Hermione dan Andre sudah berada didalam hotel, mereka melihat ada Joko dan wanita malam yang sedang bercinta disana. Hermione dan Andre saling pandang merasa jijik melihat kejadian itu.
"Aku udah biasa ngelakuin itu tapi pas liat orang rasanya jijik ya" ucap Andre.
"Iya sama" ucap Hermione.
"Mending kita langsung masuk kedalam tubuh mereka aja dari pada liatin terus" ucap Andre. Hermione langsung masuk kedalam tubuh siwanita sedangkan Andre langsung masuk kedalam tubuh Joko.
"Ngapa lo liatin gue gitu?" ucap Hermione yang ada ditubuh diwanita.
"Gak kok kakak aja yang geer" ucap Andre yang ada ditubuh Joko.
"Mau didalam tubuh orang tetep aja tubuh kakak tetep keliatan" ucap Andre.
"Yaiyalah kamukan sama kayak kakak iblis dasar aneh" ucap Hermione.
"Oh iyayah hehehe" ucap Andre.
"Udahlah jangan ngomong terus kita langsung aja keintinya" ucap Andre lagi.
***
Dimas berada didalam kamar, dia memikirkan tentang Hermione yang tadi datang kerestoran dengan keadaan luka-luka terus pergi lagi.
"Hera kenapa ya kok tubuhnya luka-luka?"
"Kenapa dia gak langsung kesini, gue udah nunggu dari tadi tapi dia gak datang-datang"
"Gua panggil gak datang juga, gak tau apa gue kangen" hanya itu yang ada dipikiran Dimas saat ini.
"Gue panggil aja siapa tau sia datang" ucap Dimas.
"Hera"
"Dara"
"Istriku Hera"
"Hera kamu dimana?"
"Hera aku kangen"
__ADS_1
"Hera kesini dong"
Dimas memanggil Hermione
Diwaktu yang bersamaan.
Hermione berhenti melakukan aktivitasnya.
"Kakak kenapa berhenti?" Andre kesal dengan Hermione.
"Dimas manggil" jawab Hermione.
"Biarin, cepet lanjutin kak astaga tanggung nih" ucap Andre.
"Tapi dia manggil terus" ucap Hermione.
"Kakak dianya juga aman gak kenapa-kenapa jadi gak perlu disamperin, atau kakak bicara aja sama dia tapi kakaknya tetap disini" ucap Andre.
"Oh iya juga ya" ucap Hermione menyetujui.
"Sekarang lanjutin atau aku aja yang mimpin permainannya" ucap Andre.
"Ok sayang" ucap Hermione melanjutkan lagi.
.....
Dimas merebahkan tubuhnya karena tak ada jawaban dari Hermione sama sekali.
"Kenapa kau memanggilku?" suara Hermione menggelegar tanpa memperlihatkan wujudnya.
"Hera kamu dimana kenapa cuman suara doang?" tanya Dimas.
"Aku sedang ada urusan, kenapa kau memanggilku?" tanya Hermione.
"Aku kangen Hera" jawab Dimas.
"Beberapa jam lagi mungkin aku akan datang kesana, saat ini aku tak bisa karena harus mengerjakan urusan penting" ucap Hermione.
"Baiklah Hera, cepat selesaikan pekerjaanmu" ucap Dimas.
"Iya" jawab Hermione.
Tok...
...Tok......
^^^Tok...^^^
Dimas berjalan kearah pintu, membukanya perlahan ternyata yang mengetuk adalah Reno.
"Kenapa No?" tanya Dimas setelah pintu terbuka.
"Abang ngomong sama siapa kok tadi aku denger abang kayak ngomong?" tanya Reno.
"Ohh tadi telponan sana temen" jawab Dimas berbohong.
"Oh kirain sama siapa, yaudah aku kekamar dulu ya" ucap Reno.
"Iya" jawab Dimas, Reno berjalan kearah kamarnya sendiri, Dimas menutup kembali pintunya dan menguncinya, setelah itu berjalan kearah ranjang.
1 jam berlalu...
Hermione dan Andre selesai bercinta tak lupa mereka menyerap energi manusia pendosa itu. Mereka berdua keluar dari kamar hotel dengan tubuh berwujud Joko dan wanita malam tersebut.
"Bukannya ni cowok ada anak ya" ucap Andre yang masih didalam tubuh Joko.
"Iya memang ada" jawab Hermione.
"Terus anaknya gimana?" tanya Andre.
"Dibawa ke Tuan Mormo" jawab Hermione.
"Ohhh, terus uang yang selama ini mereka kumpul dari hasil ini gimana?" tanya Andre lagi.
"Diambil buat kita aja nanti" jawab Hermione.
"Ohh ter" ucapan Andre terhenti karena Hermione memotongnya.
__ADS_1
"Udah deh nanya mulu lo kayak gak pernah aja" kesal Hermione.
"Hehehe nyari topik aja biar gak bosen" ucap Andre.
Mereka berdua sekarang berada diroftoop hotel, mereka melihat kearah bawah hotel.
"Ihh serem juga padahal biasanya mantau manusia dari langit gak seseram ini" ucap Andre.
"Banyak omong lo dari tadi" ucap Hermione mendorong tubuh Andre lebih tepatnya mendorong tubuh Joko. Andre langsung memegang tangan Hermione supaya ikut jatuh bersamanya juga.
Saat sudah terjun bebas, Hermione dan Andre langsung keluar dari tubuh Joko dan wanita tersebut.
"Akhhhhh"
Brak
Darah mengalir dari tubuh mereka berdua yang sudah terpisah-pisah, orang yang berada disana terkejut karena ada yang bunuh diri dihotel bintang lima seperti ini. Hermione dan Andre bertos ria melihat mayat mereka berdua.
"Dek urus uang dan roh mereka kakak mau ke Dimas dulu" ucap Hermione.
"Udah ada suami manusia adeknya ditinggal" cibir Andre.
"Olololo kasian" Hermione memeluk Andre, Andre membalas pelukannya.
"Gak ditinggal kok kan cuman sebentar, udahlah ya bay" ucap Hermione melepaskan pelukan lalu menghilang dari sana.
"Huh nasib seorang adek" Andre membawa roh mereka keneraka setelah itu dia datang kerumah Joko dan Susi lalu mengambil uang dan emas yang diberikan oleh Hermione.
.....
Hermione sudah berada dikamar Dimas, ternyata Dimas belum tidur dia masih menunggu Hermione sambil mengerjakan tugasnya lewat laptop.
Hermione menampakkan wujudnya dengan wujud manusia yang waktu itu dia tunjukkan kepada Dimas. Hermione berjalan perlahan kearah Dimas yang fokus dengan laptopnya.
Hermione langsung memeluk Dimas dari belakang membuat Dimas kaget. Dimas langsung melihat kearah samping dan ternyata dia melihat istri gaibnya yang sedang memeluknya.
"Hera" Dimas melepaskan pelukannya berdiri dan membalikkan badannya, Dimas memegang pundak Hermione dan menatap matanya.
"Kamu kemana aja selama ini?" tanya Dimas.
"Aku ada urusan dengan musuh sejenisku" jawab Hermione dengan suara khas manusia.
"Sampai ngilang 1 minggu" ucap Dimas.
"Hmm iya" jawab Hermione.
"Terus kenapa pas direstoran tubuh saat kamu jadi Dara penuh luka?" tanya Dimas.
"Abis berantem sama musuh aku" jawab Hermione.
"Berantem sampai 1 minggu" ucap Dimas.
"Didunia manusia 1 minggu tapi didunia gaib sekitar 7 jam" ucap Hermione.
"Tetep aja Hera, terus kenapa sekarang kamu gak ada luka masa luka kamu udah sembuh?" ucap Dimas
"Udah makanya tadi pas baru muncul direstoran aku pergi lagi, itu tuh aku mau nyembuhin luka aku sekalian mulihin tenaga aku" ucap Hermione.
"Huh syukur deh kalau kamu udah gak apa-apa" ucap Dimas. "Musuh kamu gimana?" tanya Dimas.
"Masih hidup tapi dia luka parah" jawab Hermione.
"Ohh, kamu ini bikin aku khawatir tau, aku kangen banget sama kamu" ucap Dimas cemberut.
"Kayaknya Dimas mulai suka sama gue, bagus deh" batin Hermione.
"Ah masa" ucap Hermione.
"Ihh pakai ngedesah lagi mau goda aku ya?" ucap Dimas tergoda.
"Memang itu tujuan aku membuat kamu tergoda dan membangunkan adikmu" ucap Hermione memasukkan satu tangannya kecelana Dimas.
"Uhhh... Hera kamu nakal" Dimas membuka kancing baju Hermione perlahan sambil sesekali mendesah karena tangan Hermione masih bermain didalam celananya.
Sekarang mereka sama sekali tak menggunakan pakaian sehelai pun, Dimas mendorong tubuh Hermione kedinding, tangan Hermione melingkar dileher Dimas.
Tanpa banyak basa basi Dimas langsung memasukkan adiknya kesurga dunia Hermione, desahan demi desahan keluar dari mulut mereka berdua.
__ADS_1
Bersambung...