RATU IBLIS

RATU IBLIS
7


__ADS_3

"Kamu robek rok aku terus aku gimana?" tanya Sisil yang berada dibawah tubuh Dimas setelah selesai bertarung dimobil bukan diranjang.


"Tenang aku udah siapin baju kok" jawab Dimas menatap Sisil.


"Udah sore aku mau pulang lepasin cepet" ucap Sisil.


"Aku masih mau lagi" ucap Dimas.


"Tapi bukan disini dihotel" bisik Dimas melanjutkan perkataannya. Sisil jadi malu saat mendengar perkataan Dimas, Dimas hanya terkekeh melihat pipi Sisil yang menjadi merah karena malu.


Dimas beranjak dari tubuh Sisil dan memakai pakaiannya lalu memberikan pakaian yang sudah disiapkan untuk Sisil. Sisil lalu memakai pakaiannya, Dimas pindah kekursi mengemudi untuk pergi dari sana, setelah berpakaian Sisil pindah kekursi sebelah Dimas. Tak ada percakapan diantara mereka berdua hanya terdengar suara mesin saja.


"Yang bener ini Dimas, aaaa gua gak nyangka wah berarti dia memang udah jatuh cinta sama gue" batin Sisil.


"Kita kerestoran dulu ya" ucap Dimas.


"Eh iya" jawab Sisil.


Disisi lain Susi kaget dengan perutnya yang sudah besar saja seperti orang hamil.


"Mas Joko ini perut aku kenapa" ucap Susi. Joko langsung masuk kedalam kamar melihat perut istrinya seperti orang hamil.


"Wah cepat sekali" ucap Joko.


"Ayo kita kerumah sakit untuk mengecek kandungan kamu" ucap Joko.


Joko dan Susi datang kerumah sakit terdekat untuk mengecek kandungannya.


"Istri anda sudah bisa melahirkan sekarang usianya sudah cukup matang" ucap dokter membuat pasangan suami istri itu terkejut.


"Hah melahirkan tapi saya belum siap dok" ucap Susi.


"Siap gak siap harus siap Bu ayo mari ikut saya keruang persalinan" ucap dokter.


"Udah sana ikut aja" ucap Joko.

__ADS_1


Susi mengikuti dokter keruang persalinan sedangkan Joko menunggu diluar.


"Kau urus anakmu itu dengan baik, besok malam kau dan istrimu baru bisa mencari wanita dan pria untuk kau dan istrimu tiduri" suara Hermione menggelegar tanpa memperlihatkan wujudnya.


"Ba baik Nona Andromeda te terima kasih" ucap Joko takut.


Hermione ikut menunggu sampai persalinannya selesai tanpa sepengetahuan Joko, saat melihat bayi yang baru lahir dari rahim Susi Hermione tersenyum miring melihatnya, bayi tersebut adalah hasil tumbal dari pengikutnya yang lain dan dia memberikannya kepada pasangan suami istri ini.


Setelah melihat bayi Joko dan Susi Hermione pergi dari sana untuk menemui Dimas yang ada dihotel bersama Sisil karena hari sudah malam.


....


"Kamu cantik banget" ucap Dimas mengusap pipi Sisil membuat Sisil malu.


"Apa aku boleh melakukannya lagi?" tanya Dimas yang hanya mendapat anggukan dari Sisil. Dimas tersenyum melihat Sisil mengangguk dia perlahan melepaskan kancing baju Sisil.


"Malas sekali aku bermain denganmu yang bekas om-om tapi sekarang karena istri gaibku yang akan mengambil alih tubuhmu aku tak masalah" batin Dimas.


Hermione langsung masuk kedalam tubuh Sisil saat sudah datang kesana. Dia membuka kancing baju Dimas sama seperti yang dilakukan Dimas.


"Iya" jawab Hermione yang mengambil alih tubuh Sisil.


Dimas langsung mencium bibir Hermione yang ada ditubuh Sisil, tangannya menarik tubuh Sisil supaya mendekat.


***


Sisil berjalan keluar dari hotel tersebut tubuhnya masih diambil alih oleh Hermione. Ada truk yang melaju dengan kecepatan penuh, Sisil malah berjalan ketengah jalan membuat sisupir kaget dan mengklakson terus menerus mencoba mengerem tapi tak bisa, Sisil masih diam ditempat.


Hermione langsung keluar dari tubuh Sisil, Sisil lalu tersadar dan melihat ada cahaya mobil yang mendekat.


"Akhhhh" teriak Sisil menutup wajahnya dengan kedua tangan.


Seketika itu juga truk tersebut menabrak Sisil membuat tubuh Sisil terpelanting dan ancur. Hermione menarik roh Sisil paksa dan membawanya keneraka.


"Lepasin gue gak mau keneraka lepasin" roh Sisil memberontak.

__ADS_1


"Diam!!!" bentak Hermione lalu melempar roh Sisil kedalam neraka, terdengar jeritan kesakitan roh Sisil disana. Hermione lalu pergi kembali kebumi.


***


Dimas pulang kerumah dia mengecek lemarinya ternyata uang dan emasnya bertambah kembali.


"Wow bertambah dong bakal kaya nih gue" ucap Dimas.


"Gue harus bikin bisnis supaya nanti orang gak curiga dari mana uang sebanyak ini gue dapet" ucap Dimas.


"Besok pulang kuliah gue cari bangunan yang bagus deh buat restoran sekarang mending gue tidur" ucap Dimas lali membaringkan tubuhnya diranjang.


Dirumah megahnya Hermione lebih tepatnya mansion...



Hermione sedang bersama adiknya yang tak lain adalah Andre, disana juga ada temannya yaitu Iliana dan 2 iblis laki-laki bernama Evander dan Julio mereka sudah berteman baik jadi mereka berbicara biasa saja tak seperti dineraka saat ada penguasa neraka mereka akan bicara sopan.


"Keterlaluan lo kak anak kecil kayak gitu lo ambil juga" ucap Andre.


"Ngaca dong" ucap Hermione.


"Disekolah yang ditempati Andre banyak banget pendosa tapi pada munafik semua" ucap Evan.


"Dikampus juga sama" ucap Iliana.


"Sok baik dan polos eh taunya calon penghuni neraka" ucap Julio.


"Belum para iblis atau setan goda mereka udah ngelakuin hal yang membuat kita senang dan membuat Tuhan mereka sedih, bisa-bisanya setelah melakukan itu mereka bilang 'khilaf ini pasti godaan setan, setannya kuat banget bisa ngegoda gue' padahal kita para setan belum melakukannya tapi mereka udah fitnah kita" ucap Hermione.


"Ihhh bener banget aku baru aja mau ngegoda eh mereka udah ngelakuinnya setelah itu malah nyalahin kita yang setan rasanya mau langsung dimasukin keneraka aja orang kayak gitu" ucap Andre setuju.


"Dasar manusia" ucap Iliana, Evan dan Julio.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2