RATU IBLIS

RATU IBLIS
Dunia Semesta Tingkat Rendah ...


__ADS_3

Peperangan kecil itu terjadi cukup lama, untunglah Xiao Ziya dan lima ratus lima pasukan iblis miliknya dapat mengatasi para perusuh yang sangat mengganggu. Ada beberapa orang dari dunia manusia abadi yang sengaja di biarkan hidup agar melapor pada pemimpin mereka karna Xiao Ziya ingin tau siapa yang menjadi dalang di balik kejadian ini. Setelah situasi cukup tenang beberapa orang mulai keluar dari gedung tempat persembunyian mereka, mereka sangat bersyukur karna masih selamat dalam insiden yang menakutkan ini. Beberapa orang berjalan mendekat ke arah Xiao Ziya untuk mengucapkan terimakasih.


"Terimakasih nona karna telah menyelamatkan kami semua, tanpa bantuan anda dunia semesta tingkat rendah pasti sudah binasa." ucap salah seorang penduduk dengan air mata yang mengalir.


"Kami akan membalas kebaikan anda." ucap beberapa orang lainnya.


"Dengan adanya insiden ini bukankah kalian menyadari sesuatu? dimana orang orang yang menyebut mereka sebagai pelindung? apa mereka ada di sini untuk menyelamatkan kalian?." ucap Xiao Ziya dengan tatapan dingin, selama perang berlangsung tak ada bantuan dari pihak pemerintahan. Mereka sangat enggan mengeluarkan senjata senjata hebat untuk menyelematkan penduduknya sendiri.


"Lalu apa yang bisa kami lakukan?." tanya sekelompok orang secara bersamaan.


"Saya akan mengambil alih kekuasaan di dunia semesta tingkat rendah, entah kalian setuju ataupun tidak saya tak peduli." ucap Xiao Ziya dengan tegas, semua orang terdiam untuk beberapa saat. Mungkin mereka sedang berfikir apakah ini keputusan yang baik.


Tanpa menunggu jawaban dari penduduk dunia semesta tingkat rendah Xiao Ziya langsung pergi menuju gedung pemerintahan, di sana sudah ada beberapa jenderal dan pasukan iblis milik Xiao Ziya selain itu ada ketiga mafia bersaudara.


"Selamat datang nona Ziya." ucap Hanz, Kenzo, dan Zero secara bersamaan. Mereka membungkukkan badan untuk menghormati Xiao Ziya.


"Mereka semua sudah berkumpul?." tanya Xiao Ziya dengan santai, ia mengambil sebuah Jaz berwarna hitam dan langsung menggunakannya.


Xiao Ziya naik lift bersama dengan ketiga mafia bersaudara, pasukan iblis miliknya bertugas untuk menjaga keamanan di luar maupun di dalam gedung pemerintahan. Setelah beberapa saat Xiao Ziya sampai di depan sebuah ruangan, ia membuka pintu ruangan itu nampaklah wajah wajah para pemimpin dunia semesta tingkat rendah.


Xiao Ziya berjalan dan berdiri di samping Fenzu Zee, ia menatap tajam ke arah pria itu seperti meminta Fenzu Zee untuk berdiri dari kursi yang ia tempati. Merasa aura yang sangat mencekam dari gadis di sebelahnya Fenzu Zee tak punya pilihan lain, ia pun beranjak dari kursi utama dan pindah ke kursi lain. Xiao Ziya duduk di kursi utama, ia melihat kesekeliling untuk memastikan tak ada yang membawa senjata tajam pada rapat kali ini.


"Baiklah kalian semua sudah berkumpul di sini, tanpa basa basi lagi kita mulai rapat hari ini." ucap Xiao Ziya penuh dengan wibawa.


"Tuan Anzu Zee dipersilahkan untuk memberitahukan pada semua orang apa yang ingin disampaikan oleh nona kami." ucap Hanz dengan senyuman ramah yang membuat tubuh Anzu Zee gemetaran.


Anzu Zee mengambil sebuah lembaran kertas yang ia simpan di dalam saku jaz miliknya.


"Saya Anzu Zee akan menjadi perwakilan dari nona Xiao Ziya. Melihat kejadian yang terjadi baru baru ini penduduk dunia semesta tingkat rendah menjadi sangat resah dan tak percaya lagi dengan kepemimpinan Fenzu Zee, para penduduk menyuarakan agar Xiao Ziya dijadikan pemimpin baru karna mampu menangani masalah besar yang terjadi. Jika Tuan Fenzu Zee tak menyetujui keinginan penduduk setempat maka akan ada pergerakan langsung dari nona Xiao Ziya untuk membunuh semua kerabat maupun anggota keluarga anda. Nona Ziya silahkan jika anda ingin menambahkan sesuatu." ucap Anzu Zee yang selesai membacakan beberapa kalimat.


"Jika Tuan Fenzu Zee merasa tidak adil dengan apa yang terjadi pada anda, maka salahkan diri anda sendiri yang dengan berani mengundang saya untuk datang ke dunia semesta tingkat rendah." ucap Xiao Ziya dengan senyuman licik khas miliknya.


Fenzu Zee tampak sangat marah saat mengetahui rapat mendesak yang diadakan hari ini untuk menurunkan jabatannya, ia melihat kesekeliling untuk mencari bantuan dari pemimpin generasi terdahulu akan tetapi tak ada yang berpihak padanya.


"Mengapa saya harus menyetujui hal ini?." tanya Fenzu Zee dengan kesal.


"Ini bukan saatnya untuk anda memilih." ucap Kenzo dengan ekspresi marah, ia mengeluarkan sebuah pistol dari saku celana dan menodongkannya pada Fenzu Zee.


"Tenanglah." ucap Xiao Ziya yang meminta pada Kenzo untuk menurunkan senjatanya.


"Maaf atas kecerobohan saya nona." ucap Kenzo yang merasa tak enak hati pada Xiao Ziya.


Xiao Ziya menatap ke arah Fenzu Zee, ia mengambil sebuah pena yang ada di depannya kemudian melempar pena itu ke arah Fenzu Zee. Pena yang dilempar oleh Xiao Ziya menancap pada bahu sebelah kanan pria itu, Fenzu Zee merasa kesakitan ia tak bisa melawan gadis yang sangat kuat seperti Xiao Ziya.

__ADS_1


"Anda sudah mengerti sekarang Tuan Fenzu Zee?." ucap Xiao Ziya penuh penekanan saat menyebutkan nama Fenzu Zee.


"Baiklah saya akan menyetujui keinginan anda dengan syarat anda tak boleh melukai atau membunuh keluarga saya." ucap Fenzu Zee, ia memilih untuk mengalah kali ini. Selama keluarganya baik baik saja ia dapat menyusun rencana di kemudian hari.


"Anda tak berhak mengajukan syarat apapun pada saya, di sini tak ada yang berpihak pada anda." ucap Xiao Ziya yang tak ingin menyanggupi syarat dari Fenzu Zee.


Rapat hari ini akan berjalan cukup lama, karna ada beberapa dokumen yang memerlukan tanda tangan dari Fenzu Zee. Dengan cara apapun juga Xiao Ziya akan mendapatkan hak kepemimpinan atas dunia semesta tingkat rendah.


Di tempat lain yaitu dunia bawah, kekacauan terjadi di mana mana para kultivator berusaha untuk melawan ribuan orang yang datang. Orang orang itu ingin menguasai dunia bawah atas nama dunia manusia abadi, walaupun jumlah kultivator yang ada di dunia bawah sangat banyak akan tetapi tingkatan kultivasi mereka masih dibilang rendah. Raja Artur saat ini sedang ada di Klan Xiao, ia akan melindungi keluarga dari Xiao Ziya seperti keinginan gadis itu.


"Darimana orang orang aneh ini datang." ucap Xiao Yuza yang sedang berjuang melawan salah satu orang dari dunia manusia abadi.


"Kultivasi mereka sangat tinggi, kita tak bisa melakukan apapun." ucap Xiao Xinzo, pemuda itu sudah kewalahan. Serangan secara langsung tak menimbulkan luka sedikitpun pada orang orang aneh itu.


"Akan lebih baik jika adik Ziya ada di sini." ucap Xiao Yuna yang ikut membantu Klan Xiao mengatasi orang orang dari dunia manusia abadi.


Sudah cukup banyak korban yang berjatuhan apalagi pada wilayah yang tak memiliki persiapan untuk menghadapi serangan mendadak seperti ini. Puluhan ribu pasukan khusus milik Xiao Ziya berpencar ke beberapa wilayah yang ada di bawah perlindungan Xiao Ziya, sebisa mungkin mereka mengurangi jumlah korban yang berjatuhan. Selama Xiao Ziya pergi semua anggota pasukan khusus miliknya sibuk melatih kultivasi mereka agar tak mengecewakan Xiao Ziya.


"Mereka tak terluka sedikitpun walau kita serang puluhan kali." ucap Yang Linho salah satu pemimpin kelompok pasukan khusus milik Xiao Ziya.


"Bagaimana kita bisa mengatasi permasalahan ini." ucap anggota pasukan khusus milik Xiao Ziya.


"Mereka pasti memiliki kelemahan, jangan menyerah dan terus menyerang. Usahakan untuk melawan satu orang di pihak mereka kita harus mengerahkan lima orang dari pihak kita." ucap Yangzi yang berusaha untuk menenangkan anggota yang lain. Ia ingat pesan Xiao Ziya bahwa setiap musuh yang kuat pasti memiliki kelemahan, Serang mereka dari berbagai sisi untuk mencari kelemahan yang mereka miliki.


Suasana di dunia bawah semakin memanas, tak ada bantuan yang datang baik dari dunia atas maupun lapisan dunia yang lain karna mereka juga sibuk melawan orang orang dari dunia manusia abadi. Mungkin perpecahan akan terjadi jika hal ini terus berlanjut, semoga saja masalah ini bisa segera diatasi.


"Sepertinya saya harus kembali sekarang." ucap Xiao Ziya yang sudah merasa tak tenang. Ia memikirkan banyak hal tentang apa yang terjadi di dunia bawah.


Untuk melawan orang orang di dunia semesta tingkat rendah saja wilayah dunia manusia abadi mengirim banyak sekali pasukan mereka apalagi untuk mengatasi dunia bawah yang memiliki beberapa kultivator dengan tingkatan yang cukup tinggi. Xiao Ziya memasukkan semua baju yang ia beli kedalam cincin semesta, ia juga sempat membeli beberapa makanan dan barang untuk di gunakan nantinya. Xiao Ziya bersila di atas tempat tidur kemudian membaca mantra teleportasi tingkat tinggi, gadis itu melakukan perjalanan lintas dimensi ruang dan waktu dengan kecepatan maksimum.


Dalam hitungan menit Xiao Ziya sudah sampai di depan gerbang masuk wilayah Kekaisaran Qiyu, hal pertama yang ia lihat adalah para prajurit perbatasan yang berusaha sekuat tenaga untuk menghalau orang orang dari dunia manusia abadi untuk masuk kedalam wilayah Kekaisaran Qiyu.


Gadis itu benar benar marah menyaksikan pihak asing mengacaukan dunia bawah, mata gadis itu berubah menjadi biru cerah di sebelah kanan dan berwarna merah darah di sebelah kiri. Rambutnya juga berubah warna menjadi merah dengan dilapisi api yang sangat panas, wujud iblis milik Xiao Ziya kali ini memiliki perpaduan antara cantik dan juga seram.


"Beraninya kalian membuat kerusuhan di sini." ucap Xiao Ziya dengan suara pelan, aura membunuh gadis itu meledak dari tubuhnya dan menyebar hingga ke wilayah kerajaan tetangga.


Orang orang dari dunia manusia abadi yang tadinya sibuk melawan para prajurit kini mengalihkan perhatian mereka pada Xiao Ziya karna gadis itu memiliki niat membunuh yang sangat kuat. Xiao Ziya menggenggam pedang hitamnya kemudian mulai melesat untuk menusuk jantung orang orang dari dunia manusia abadi.


Satu persatu mulai tumbang, mereka juga terkejut karna gadis itu mengetahui titik lemah dari mereka. Beberapa kelompok mulai mundur dan mencari tempat aman, mereka akan mengirim pesan pada pemimpin agar mengutus beberapa jenderal tingkat tinggi untuk membereskan dunia bawah. Belum sempat mereka mengirim pesan tangan mereka sudah lepas dari badan.


"Tidak semudah itu jika ingin menghancurkan tempat tinggal saya." ucap Xiao Ziya dengan aura yang sangat menakutkan.


"Mengapa ada kultivator sekuat ini di dunia bawah." ucap salah satu pasukan yang dikirim oleh dunia manusia abadi.

__ADS_1


Ada dua kelompok orang yang dikirim oleh dunia manusia abadi ke dunia bawah, kelompok pertama adalah orang orang biasa yang masih dalam status manusia setengah abadi, dan kelompok yang kedua adalah pasukan biasa yang dikumpulkan dari beberapa wilayah yang ada di dunia manusia abadi. Meskipun begitu mereka dalam tingkatan yang sama yaitu manusia setengah abadi artinya mereka masih bisa dibunuh oleh Xiao Ziya.


"Tuan kalian telah salah menilai kekuatan yang dimiliki oleh dunia bawah." ucap Xiao Ziya dengan tatapan sinis.


"Hanya kau saja yang mengetahui kelemahan kami, selama kami bisa membunuhmu maka kemenangan ada di tangan kami." ucap salah satu orang dari dunia manusia abadi dengan nada yang sangat sombong. Andai saja dia tau bahwa gadis yang ada di depannya sudah berhasil mengalahkan orang orang dari dunia abadi yang menyerang dunia semesta tingkat bawah maka ia akan bersikap dengan lebih baik.


"Mari kita buktikan saja." ucap Xiao Ziya yang tak sabar untuk menghabisi mereka semua.


Xiao Ziya mengeluarkan lima ratus lima pasukan iblis miliknya, kali ini mereka mendapatkan tugas untuk memberitahukan pada pasukan khusus milik Xiao Ziya maupun para kultivator yang sedang berjuang tentang kelemahan orang orang dari dunia manusia abadi. Semua pasukan iblis milik Xiao Ziya berpencar, mereka juga membunuh siapapun yang menghalangi jalan.


"Bagaimana bisa??." ucap salah seorang prajurit dunia manusia abadi dengan tubuh gemetaran.


"Aura pasukan yang dimiliki oleh gadis itu jauh lebih kuat dari kita." ucap prajurit dunia manusia abadi yang lain.


"Jika kita kembali pemimpin akan sangat marah." ucap seorang pria dengan raut wajah kebingungan.


"Kalau begitu hadapilah ajal kalian." ucap Xiao Ziya yang tak segan segan membunuh mereka semua sampai tak tersisa, kini perbatasan wilayah Kekaisaran Qiyu sudah aman. Para prajurit penjaga perbatasan membungkukkan badan di hadapan Xiao Ziya mereka berterimakasih karna Xiao Ziya sudah kembali di waktu yang tepat. Tanpa basa basi gerbang masuk wilayah Kekaisaran Qiyu dibuka, Xiao Ziya melesat kedalam dan pergi menuju Klan Xiao.


Dengan sekejap mata Xiao Ziya sampai di wilayah Klan Xiao, ia melihat beberapa warga yang sedang bersembunyi di rumah maupun toko mereka. Xiao Ziya membaca mantra pelindung dan memasangkannya pada beberapa tempat.


"Kalian pindahlah ketempat tempat dengan cahaya biru itu." ucap Xiao Ziya pada beberapa warga yang sedang bersembunyi.


Tanpa bertanya apapun lagi mereka langsung percaya dengan perkataan Xiao Ziya, mereka pindah secepat mungkin agar tak diincar oleh orang orang dari dunia manusia abadi. Setelah para warga aman Xiao Ziya langsung masuk kedalam Klan Xiao karna gerbang depan sudah terbuka dengan lebar.


Pertarungan yang terjadi di dalam Klan Xiao terhenti beberapa saat karna aura membunuh yang sangat besar masuk kedalam Klan Xiao. Beberapa anggota Klan Xiao khawatir jika ada pasukan musuh yang datang, namun wajah mereka berubah menjadi cerah saat mengetahui yang datang adalah Xiao Ziya.


"Akhirnya adikku datang." ucap Xiao Feng dengan cengiran khas miliknya.


"Jika ingin mengalahkan mereka, pusatkan serangan kalian pada area jantung." ucap Xiao Ziya dengan ekspresi datar, gadis itu mulai membunuh dengan berutal.


Keadaan berubah secara drastis setelah Xiao Ziya datang, ratusan orang orang dari dunia manusia abadi bisa dikalahkan dengan mudah. Beberapa anggota Klan Xiao yang terluka dibawa ke aula pengobatan, Xiao Ziya melihat ke arah Raja Artur kemudian tersenyum.


"Trimakasih sudah menjaga keluarga saya selama saya tak ada di sini." ucap Xiao Ziya dengan membungkukkan badannya, ini pertama kali Raja Artur mendapat penghormatan dari penerusnya.


"Tak perlu sungkan padaku gadis nakal, karna kau sudah ada di sini aku akan kembali ke alam neraka untuk memastikan keadaan di sana." ucap Raja Artur yang merasa sangat senang, dalam sekejap mata kakek tua itu sudah menghilang dari hadapan Xiao Ziya.


"Kalian tetaplah berada di dalam wilayah Klan Xiao, saya sudah membuat beberapa sihir pelindung." ucap Xiao Ziya yang bersiap untuk pergi karna masih banyak tempat yang membutuhkan bantuannya.


"Kau tak ingin istirahat terlebih dahulu putriku?." tanya Xiao Cunyu yang khawatir jika Xiao Ziya kelelahan karna menggunakan energi qi dalam jumlah yang sangat besar.


"Masih banyak orang yang harus saya tusuk jantungnya. Jaga dirimu baik baik ayah, saat aku kembali hidangkan makanan yang banyak." ucap Xiao Ziya dengan ekspresi bahagia karna bisa melihat ayahnya dalam kondisi yang baik.


"Bisakah kami ikut denganmu?." tanya Xiao Bin yang ingin ikut dengan Xiao Ziya.

__ADS_1


"Pastikan nyawa kalian aman saudaraku." ucap Xiao Ziya yang menyetujui permintaan Xiao Bin. Akhirnya mereka berlima pergi menuju Akademi Kekaisaran Qiyu untuk membantu murid murid akademi mengatasi orang dari dunia manusia abadi.


Hai hai semua gimana kabar kalian semoga baik baik aja ya, jangan lupa follow buat yang belum, vote karna wajib, gift hadiah apapun makasih banget, like like like, rate bintang lima, share juga. Makasih buat salah satu pembacaku yg main zepeto dan udah gift aku thanks ya.


__ADS_2