RATU IBLIS

RATU IBLIS
40


__ADS_3

Andre sudah keluar dari tubuh Ariel setelah selesai bermain dengan Hermione. Hermione menutup tubuhnya menggunakan selimut dan mulai meneteskan air mata buayanya, Ariel merasa bersalah kepada Hermione.


"Maaf kak" ucap Ariel.


"Aku bakal tanggung jawab" ucap Ariel. Hermione tak menjawab sama sekali. Ariel memeluk tubuh Hermione.


"Maaf jangan nangis kak, beneran aku akan tanggung jawab kalau kakak mau" ucap Ariel.


"Aku bakal nikahin kakak" ucap Ariel, Hermione melepaskan pelukan Ariel.


"Gue mau balik" ucap Hermione datar menatap Ariel.


"Kakak disini aja, aku gak bakal suruh kakak pulang" ucap Ariel memegang tangan Hermione.


"Emang lo siapa gue hah?" ucap Hermione dingin menghempaskan tangan Ariel. Dia lalu ingin beranjak dari ranjang tapi Ariel langsung memeluk Hermione dari belakang.


"Aku udah minta maaf kak" ucap Ariel.


"Lo pikir kata maaf bisa ngebalikin semuanya" ucap Hermione.


"Aku akui ini salah aku, tapi please jangan dingin gitu" ucap Ariel.


"Lo ada baju gak buat gue? Gue masih banyak urusan yang lebih penting diluar negeri dari pada ini" ucap Hermione.


"Kakak mau pergi keluar negeri, mau apa kak?" tanya Ariel.


"Bukan urusan lo, cepet ada gak baju" ucap Hermione.


"Ada kak tunggu sebentar" Ariel melepaskan pelukannya, dia mengambil handuk lalu memakainya. Setelah memakainya dia berjalan kearah lemari.


Ariel mencari pakaian yang cocok untuk Hermione, saat Ariel membalikkan badan dia terkejut karena Hermione sudah ada dihadapkannya. Hermione langsung merebut pakaiannya dan berjalan masuk kekamar mandi.


Setelah selesai Hermione langsung keluar kamar mandi dan berjalan keluar. Ariel sudah menggunakan pakaian dia mengikuti Hermione.


Hermione tersenyum saat bertemu Iliana dan Mona lalu melanjutkan langkahnya. Iliana dan Mona membalas senyuman Hermione.


"Kak tunggu biar aku antar" ucap Ariel.


"Gak perlu" Hermione mengambil tasnya dan memasukkan ponsel kedalam tas tersebut lalu berjalan pergi meninggalkan ruang tengah.


"Kak biar aku antar, kakak mau kemana?" tanya Ariel menghalang Hermione.


"Gue bilang gak perlu!" bentak Hermione mendorong Ariel lalu melanjutkan langkahnya, Ariel hanya terdiam menatap punggung Hermione.


Iliana dan Mona saling pandang kagum akan akting Hermione.


"Cocok nih dia main sinetron jadi pemeran antagonisnya" batin Iliana.

__ADS_1


"Cocok banget itu mah" batin Mona.


***


Hermione berubah wujud menjadi Hera, dia sekarang sudah ada dikota a. Hermione berjalan masuk kedalam restoran milik Dimas, disana sudah banyak orang suruhan Hermione yang membereskan kekacauan tersebut.


Hermione melihat mereka semua yang sedang berkerja, Hermione duduk termenung memikirkan rencana selanjutnya.


Tak terasa hari sudah sore, Hermione pulang kerumahnya yang berada dikota a. Setelah sampai dia masuk kedalam rumahnya lalu berjalan kekamar. Didalam kamarnya sudah ada Andre yang menunggu Hermione.


"Ngapain woi?" tanya Hermione pada saat sudah masuk kedalam kamar.


"Nungguin Hera pulang" jawab Andre. Andre berjalan kearah Hermione.


"Sekarangkan masih sore, dari pada sendirian mending aku temenin sekalian nungguin Bram datang" ucap Andre.


........


Bram yang mendapatkan kabar dari anak buahnya bahwa Hermione sudah kembali senang.


"Aku akan membuat malam ini kau tak bisa tidur karena melayaniku terus" ucap Bram.


***


Malam harinya Hermione sedang menunggu kedatangan Bram diruang tamu, dia menggunakan lingerie supaya semakin seru. Hermione menunggu sambil memainkan ponselnya.


Tok...


^^^Tok...^^^


"Udah datang aja padahal masih jam 7" ucap Hermione berjalan kearah pintu.


Dia membuka pintunya, terlihat jelas Bram berdiri dihadapannya memandang Hermione dari atas kebawah.


"Kau ingin menggodaku menggunakan pakaian seperti ini" ucap Bram masuk kedalam rumah. Hermione mengunci pintunya.


"Tidak aku memang sudah biasa menggunakan pakaian seperti ini jika ingin tidur" ucap Hermione.


"Jika orang lain datang kesini gimana dan melihat tubuhmu ini?" Bram menggendong tubuh Hermione dan membawanya kesofa.


"Biasa saja" jawab Hermione.


"Saat kamu menggunakan pakaian seperti ini kamu biasa saja dilihat orang lain" ucap Bram memangku Hermione.


"Iya seperti sekarang aku biasa saja" ucap Hermione.


"Kan aku sudah pernah melihat semuanya bahkan mencobanya" ucap Bram.

__ADS_1


"Dan sekarang aku ingin mencoba kembali" ucap Bram membuka perlahan lingerie yang digunakan Hermione.


"Ah daddy nakal sekali" ucap Hermione menggoda.


"Tentu saja aku nakal, apalagi melihat tubuh sexy seperti ini mana mungkin aku menyia-nyiakannya" ucap Bram memulai pemanasannya.


"Ah daddyhh enak terus" ucap Hermione sambil menekan kepala Bram.


***


Ariel menelpon nomor Hermione tapi tak diangkat angkat, dia mendapatkan nomornya dari Aroon.


"Kemana dia kenapa tak diangkat?" batin Ariel terus menelpon Hermione.


"Dan sekarang malah tak aktif teleponnya" ucap Ariel.


"Apa dia benar-benar pergi" ucap Ariel membanting tubuhnya keranjang.


"Besok aku tanya saja pada Andre" ucap Ariel.


***


Reno sedang berbaring diranjang tiba-tiba dia dikagetkan dengan suara ketukan pintu. Reno beranjak dari ranjang dan berjalan keluar kamar.


Reno membuka pintu, terlihat Veno didepan rumah.


"Papa" ucap Reno.


"Ayo masuk pa" ucapnya lagi, Veno masuk kedalam rumahnya lalu duduk.


"Kenapa gak bilang kalau kesini?" tanya Reno.


"Lupa No, Dimas mana kok gak keliatan?" tanya Veno.


"Oh bang Dimas pergi kepemakaman temannya yang ada didesa" jawab Reno.


"Jadi kamu tinggal sendiri nih?" tanya Veno.


"Sekarang sih sendiri, nanti beberapa hari lagi juga bang Dimas pulang" ucap Reno.


"Wah ternyata anak papa gak manja lagi, udah berani tinggal sendiri" ucap Veno.


"Dari dulu pa" ucap Reno.


"Mending papa istirahat dulu pasti capek" ucap Reno.


"Hmm iya nih capek, kamarnya dimana?" tanya Veno.

__ADS_1


"Ayo Reno antar" ucap Reno beranjak dari sofa dan berjalan kearah kamar tamu diikuti papanya Veno dibelakangnya.


Bersambung...


__ADS_2