RATU IBLIS

RATU IBLIS
Jangan Membuat Masalah


__ADS_3

"Kemana adik Ziya mengapa ia tak makan siang bersama kita?." tanya Xiao Xinzo yang tak melihat Xiao Ziya dimanapun.


"Mungkin dia sedang berjalan jalan, kau tau sendiri seperti apa adik kita itu." ucap Xiao Yuna yang tau bahwa Ziya suka berjalan jalan di tempat baru yang ia diami.


Tak lama kemudian yang dibicarakan akhirnya datang, Xiao Ziya yang sudah mandi dan berganti pakaian cukup menarik perhatian beberapa murid terutama murid pria yang ada di kantin.


"Bukankah dia gadis yang tadi?" ucap Mue Along yang mengenali wajah Xiao Ziya dengan baik.


"Jangan melihatnya seperti itu." ucap Ruo Yogi yang dulu juga pernah diingatkan oleh senior Xun.


Xiao Ziya melihat kesana kemari menjari meja tempat teman temannya makan, untung saja Yienran melambaikan tangannya dan Ziya menyadari hal itu dengan cepat.


"Ku kira kau akan melewatkan makan siang." ucap Yienran yang menggeser tempat duduknya untuk memberi tempat pada Xiao Ziya.


"Maaf aku tadi pulang ke paviliun untuk mandi, berlari samb mengangkat batu seberat dua puluh lima kilo membuat badanku berkeringat." ucap Xiao Ziya yang membuat teman temannya terkejut hingga ada yang menyemburkan minumannya.


"Apa kau sedang bercanda? itu adalah pelatihan untuk murid dalam." ucap Xiao Feng yang tak habis fikir dengan adik sepupunya itu. Mengapa ia tak bisa bertingkah seperti seorang gadis seperti biasanya saja.


"Aku hanya ingin mencoba dan guru pembimbing murid dalam memperbolehkannya." ucap Xiao Ziya dengan santai ia tak tau jika saat ini ia menjadi pusat perhatian mereka yang sedang makan.


Seorang pemuda menatap Xiao Ziya dengan tatapan benci, ia adalah Xu Yuan murid misterius yang Xiao Ziya tabrak kemarin malam. Mendengan celotehan Xiao Ziya membuat pemuda itu merasa muak dan hendak memukul wajah cantik milik Xiao Ziya.


"Cih gadis itu benar benar menyebalkan, hal kecil seperti itu ia berani menyombongkannya dihadapanku." ucap Xu Yuan yang sepertinya salah mengerti mengenai ucapan Xiao Ziya tadi.


"Sudahlah mengapa kau marah pada gadis secantik ia." ucap Yin Yifeng yang merupakan keluarga Yin dari luar wilayah Kekaisaran Qiyu.


"Tapi gadis itu memang perlu diberi pelajaran." ucap Min Angling yang setuju dengan pendapat kekasihnya siapa lagi jika bukan Xu Yuan.


Xu Yuan dan Min Angling memang terkenal sebagai pasangan yang sangat kejam, mereka tega menyiksa siapa saja walau orang itu tak melakukan kesalahan apapun. Banyak yang melaporkan tindakan mereka namun tak ada respon dari pihak akademi. Bagaimanapun mereka adalah murid dari seorang master tingkat tinggi dan mereka juga adalah murid tingkat misteri. Di Akademi ini hukum rimba juga berlaku siapapun yang paling kuat diantara yang lain bebas melakukan apapun tanpa mendapatkan hukuman.


Namun mereka berdua ingin berurusan dengan Xiao Ziya, sepertinya itu bukanlah pilihan yang baik. Di depan para dewa sekalipun gadis itu tak merasa takut ataupun gemetaran apalagi hanya dihadapkan dengan dua murid akademi yang ada di tingkat misteri.

__ADS_1


"Sudahlah kalian tak perlu mencari masalah dengan murid luar baru." ucap Yuan Keyzo yang berusaha mengingatkan teman temannya.


"Kau tak perlu ikut campur dasar lemah." ucap Xu Yuan dengan nada mengejek.


Yuan Keyzo hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar, ia hanya tak ingin hal buruk menimpa teman temannya namun mereka mengabaikan peringatannya.


Saat ini Xiao Ziya sedang menikmati berbagai makanan yang dihidangkan dimeja makan. Gadis itu menghabiskan dua keping koin emas untuk mentraktir teman temannya.


"Kudengar salah satu dari mereka adalah bangsawan." ucap Yin Mei yang merupakan murid dalam.


"Itu adik Xiao Ziya, dia adik sepupuku." ucap Xiao Aju yang juga merupakan seorang murid dalam.


"Maksutmu gadis yang berlari dengan kita tadi?." tanya Sin Bia dengan penasaran, kemudian pemuda itu menengok kebelakang untuk melihat sosok Xiao Ziya yang tengah mereka bicarakan.


Namun pemuda itu malah melihat ke arah Xiao Yuna, sepertinya pesona Xiao Yuna membuat pemuda itu tertarik padanya. Namun sangat disayangkan Xiao Yuna sudah menjadi kekasih Muyen.


Xiao Ziya yang melihat ada seorang pemuda yang tengah menatap jiejienya dengan tak pantas mulai merasa kesal.


"Perkatikan kearah mana kau melihat." ucap Xiao Ziya sembari menatap tajam kearah pemuda itu.


"Jauhkan pandangan menjijikkanmu itu dari jiejieku. Jika tidak akan kupatahkan kedua kakimu." ucap Xiao Ziya dengan kesal.


Muyen tentu saja tak tinggal diam saat tau ada pria lain yang memandangi kekasihnya dengan penuh niat buruk. Saat Muyen menyerang Sin Bia ia kalah telak bagaimanapun Sin Bia adalah seniornya. Melihat kekasihnya terluka Xiao Yuna langsung membantu Muyen untuk berdiri.


"Lebih baik kau menjadi kekasihku daripada bersama dengan pria lemah itu." ucap Sin Bia yang menghina Muyen. Xiao Yuna ingin membalas namun Ziya menghentikannya.


"Sampah ini biar aku yang bereskan." ucap Xiao Ziya yang langsung berjalan kearah Sin Bia.


Satu tendangan Xiao Ziya tepat mengenai lutut kanan pemuda itu dan terdengar suara retakan tulang.


"Arghhh apa yang kau lakukan pada kakiku." ucap Sin Bia yang meraung kesakitan akibat kaki kanannya patah.

__ADS_1


"Cukup adik, dia temanku." ucap Ruo Yogi yang berusaha menyelamatkan temannya.


"Minggir atau kau ingin bernasip sama dengan dia." ucap Xiao Ziya yang sudah benar benar marah.


Xiao Xun yang kebetulan ada di sana langsung menarik Ruo Yogi untuk menjauh, ia menjelaskan pada pemuda itu jika adiknya sudah benar benar marah tak ada yang bisa menahannya.


"Kau ingin menjadi kekasih jiejieku? menjadi penjaga di klan kami saja kau tak pantas." ucap Xiao Ziya dengan sangat kasar.


"Kau bukan siapa siapa jadi jangan pernah menghinaku. Atau aku akan malapor pada ketua Klan Sin." ucap Sin Bia yang berusaha menakut nakuti Xiao Ziya.


Namun gadis yang ada di hadapannya itu malah tertawa dan tak takut sama sekali dengan ancaman yang ia berikan.


"Kau tau bagaimana Klan Yin tiba tiba menghilang? apakah kau ingin klanmu juga menghilang." ucap Xiao Ziya dengan serius. Gadis itu tak pernah bercanda dengan apa yang ia katakan.


"A...aku akan membalasmu nanti." ucap Sin Bia dengan terbata bata kemudian ia pingsan.


Semua yang ada di sana merasa tertegun dengan apa yang mereka lihat kecuali anggota Klan Xiao dan juga teman teman dekat Ziya.


"Kau yakin ingin berurusan dengan gadis itu?." ucap Yin Yifeng yang pernah mendengar cerita tentang menghilangnya Klan Yin yang ada di Kekaisaran Qiyu.


"Gadis itu hanya menggeretak saja." ucap Xu Yuan yang masih tak percaya dengan apa yang ia dengar tadi.


Semuanya kembali keposisi masing masing dan melanjutkan acara makan mereka yang sempat tertunda. Sedangkan para murid dalam memilih untuk membawa Sin Bia ke uks.


"Jangan pernah menyinggung adikku, tolong sampaikan ini pada temanmu yang lain." ucap Xiao Xun yang memperinhatkan Ruo Yogi, ia hanya tak ingin temannya itu membuat masalah dengan adiknya dan ia tak akan bisa melakukan apapun.


Sedangkan saat ini Pangeran Kegelapan sedang berada di ruang kepala akademi. Pangeran Kegelapan membawa sutat perintah yang diberikan oleh kaisar muda kemarin.


"Salam kepala akademi, saya datang kesini untuk mengantar surat titah dari kaisar baru." ucap Pangeran Kegelapan dengan sopan.


"Baiklah saya akan membaca dan mempertimbangkannya terlebih dahulu." ucap Ling An yang merupakan kepala akademi.

__ADS_1


**Hai hai semua semoga aku bisa update tiap hari kaya sebelumnya ya. makasih udah mau nunggu aku update lop you guys.


Jangan lupa vote, like, komen, rate, share**.


__ADS_2