RATU IBLIS

RATU IBLIS
Kedatangan Sekutu (1)


__ADS_3

Xiao Ziya sudah mempersiapkan rencananya dengan matang, tinggal esok hari mereka akan berangkat menuju istana kekaisaran. Para pasukan milik Xiao Ziyapun sedang berlatih di halaman belakang miliki Xiao Ziya, sedangkan saat ini gadis itu sedang berjalan jalan di sekeliling Klan Xiao untuk melihat lihat keadaan.


"Jika akan ada peperangan bagaimana caraku untuk membuat para penduduk tak terkena imbas dari peperangan itu." ucap Xiao Ziya sambil melihat penduduk yang sedang melakukan aktivitasnya.


Hingga ada seseorang yang menghampiri Xiao Ziya, orang itu ingin membicarakan sesuatu pada Ziya.


"Hormat saya pada Nona Ziya." ucap orang tersebut, Xiao Ziya tak mengenal orang yang tengah menyapanya itu.


"Hormat saya pada paman, ada perlu apa hingga paman datang mencari saya?" tanya Xiao Ziya dengan sopan karna pria yang ada dihadapannya itu tampak seumuran dengan ayahnya.


"Perkenalkan saya Azue, saya adalah utusan dari Pangeran Enso." ucap pria itu yang sedang memperkenalkan dirinya.


"Ada apa hingga Enso gege menyuruh paman datang kesini? apakah Kerajaan Barat sedang dalam masalah?." tanya Xiao Ziya yang bingung dengan apa yang terjadi, menurut mata matanya Kerajaan Barat baik baik saja lalu mengapa Pangeran Enso mengutus seaeorang untuk menemuinya.


"Pangeran Enso ingin memastikan apakah benar Klan Xiao akan melakukan perperangan dengan Kekaisaran, jika iya kami pihak dari Kerajaan Barat akan mengerahkan pasukan untuk membantu anda." ucap pria itu yang menyampaikan pesan dari Pangeran Enso.


Xiao Ziya memandang pria itu, dia berusaha mencerna semua kata kata yang dikeluarkan oleh Pria itu. Ini memang bagus jika Kerajaan Barat ingin membantunya namun Xiao Ziya belum memiliki rencana akan ditaruh di barisan bagian mana pasukan dari Kerajaan Barat nanti.


"Baiklah berita tentang peperangan itu benar adanya dan itu akan terjadi esok hari, saya sangat bertrimakasih pada Kerajaan Barat dan juga Pangeran Enso yang bersedia untuk membantu kami." ucap Xiao Ziya sambil membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.


"Baiklah saya akan kembali ke Kerajaan Barat, trimakasih atas informasi yang Nona Ziya berikan." ucap pria itu kemudian pergi dengan secepat kilat.


Xiao Ziya memilih untuk kembalik ke Klannya dan dia akan memikirkan rencana tambahan. Ziya percaya bahwa pasukan yang dibawa oleh Kerajaan Barat tidaklah sedikit minimal dua ribu pasukan. Jika ia tak memikirkan rencana esktra mungkin saja akan terjadi bentrokan di dalam pasukan sekutunya.


"Baiklah aku sudah memikirkan semuanya, lebih baik untuk saat ini aku harus meningkatkan kekuatan." ucap Xiao Ziya penuh dengan semangat.


Ditempat lain tepatnya istana kekaisaran, mereka sedang melakukan rapat, isu yang beredar tentang penyerangan yang akan dilakukan oleh Klan Xiao benar benar meresahkan merek.


"Bagaimana kaisar, apakah pihak kita siap untuk menghadapi serangan dari Klan Xiao." ucap salah satu perdana mentri dengan wajah paniknya.

__ADS_1


"Jika hanya klan kecil itu saja yang menyerang kita tentu sanggup untuk melakukan perlawanan, namun bagaimana jika Klan Xiao memiliki banyak sekutu?." ucap mentrinya yang lain, hal inilah yang membuat mereka sangat was was. Pihak kekaisaran tak mendapatkan informasi mengenai seberapa besar pasukan yang akan menyerang mereka nanti.


"Kalian tenang saja, sekutu yang kita miliki juga tak kalah kuat dengan Klan Xiao." ucap Kaisar dengan wajah angkuhnya. Memang siapa sekutu yang kaisar maksut mengapa ia bisa sesantai itu.


Raja Zeus dan dua putranya sudah hampir sampai di wilayah Kekaisaran Qiyu, mungkin nanti kedatangan mereka akan membuat Xiao Ziya terkejut.


"Ayah aku sudah tak sabar ingin memeluk adikku yang lucu itu." ucap Pangeran Anz dengan senyuman yang merekah dibibirnya.


"Sebentar lagi kita akan sampai." ucap Raja Zeus yang tetap terlihat tenang.


Mungkin mereka masih belum sadar bahwa keadatangan mereka akan menggemparkan seisi Kekaisaran Qiyu, bagaimana tidak 7000 pasukan jelas sangat mencolok. Dan benar aja saat sampai di gerbang masuk wilayah kekaisaran mereka menyita perhatian dari penjaga gerbang.


"Lihatlah darimana orang orang itu datang, dan mengapa jumlah mereka sebanyak itu." ucap salah satu penjaga gerbang Kekaisaran Qiyu.


"Apakah mereka adalah sekutu dari kekaisaran?" ucap yang lain.


"Bagaimana jika mereka adalah sekutu dari Klan Xiao, bukankah ini akan sangat membahayakan."


"Berhenti, kalian berasal dari kerajaan mana dan apa yang akan kalian lakukan dengan membawa orang sebanyak ini." ucap salah satu penjaga gerbang.


"Apakah kalian layak untuk menanyakan hal itu padaku, cepat buka gerbangnya atau akan kuhancurkan gerbang ini." ucap Raja Zeus dengan nada yang ketus, bagaimana bisa prajurit biasa seperti mereka menanyakan identitasnya


"Siapapun yang ingin masuk kewilayah Kekaisaran Qiyu jelas harus mendapatkan izin dari kami ataupun Sang Kaisar." ucap penjaga gerbang itu dengan nada tingginya.


Raja Zeus benar benar tak sabar dengan sikap para penjaga gerbang yang menghalanginya itu. Dia langsung mengeluarkan sebuah token berwarna Perak. Token yang Raja Zeus tunjukkan adalah milik raja raja yang tinggal di dunia atas.


Para penjaga gerbang hanya bisa meneguk liur dengan kasar, sepertinya orang orang yang ada di hadapan mereka bukanlah orang orang yang bisa di singgung seenaknya. Dengan amat sangat terpaksa para penjaga membuka gerbang masuk ke wilayah kekaisaran.


"Baiklah mari kita lanjutkan perjalanan yang sempat tertunda ini." ucap Pangeran Zeeling yang sedang memerintah pasukan yang ada dibelakangnya.

__ADS_1


Benar saja saat mereka masuk kewilayah Kekaisaran Qiyu semua penduduk yang tadinya sibuk dengan kegiatan mereka masing masing langsung menghentikan aktivitas mereka dan melihat ke arah rombongan Kerajaan hitam.


"Lihatlah siapa mereka, aku belum pernah melihat lambang kerajaan itu. Apakah mereka bukan berasal dari dunia bawah??" tanya salah satu penduduk yang sedang ada di sebuah kedai.


"Kudengar Klan Xiao akan menyerang kekaisaran, karna tindakan kekaisaran sudah diluar batas mungkin mereka adalah sekutu dari salah satu pihak." jawab penduduk yang juga sedang ada di kedai tersebut.


"Semoga mereka adalah sekutu dari Klan Xiao."


Rombongan Kerajaan Hitam terus berjalan menyusuri jalan jalan stapak yang ada di sana, hingga akhirnya mereka berhenti di sebuah pasar untuk beristirahat sambil mengisi perut mereka yang sudah kelaparan.


Sedangkan saat ini Istana Kekaisaran sedang ribut akibat berita yang disampaikan oleh prajurit yang berjaga di gerbang utama.


"Bagaimana bisa mereka masuk ke wilayah Kekaisaran Qiyu, apakah kalian tak mencoba untuk menghentikan mereka." triak Sang Kaisar penuh dengan amarah.


"Mereka memiliki token perak Yang Mulia, kami tak berani menghalangi." jawab sang prajurit dengan jujur.


"Sialan dari mana bocah tengik itu mendapatkan sekutu sehebat itu, sepertinya aku telah meragukannya.


Sedangkan saat ini wilayah kekaisaran benar benar gempar, begitu juga dengan pihak Klan Xiao. Mereka sangat khawatir bila rombongan itu adalah sekutu dari Kekaisaran.


" Bagaimana ini? apakah kekuatan yang kita miliki cukup untuk melawan mereka." ucap Xiao Ciyun dengan nada cemas, ini sudah sangat terlambat bila ingin membatalkan rencana penyerangan.


"Putriku apa yang harus kita lakukan? dan mengapa kau terlihat tenang tenang saja." ucap Xiao Cunyu sambil melihat ke arah Xiao Ziya yang sedang duduk dengan tenang.


"Saudariku mengapa kau tak cemas sama sekali, saya tau kau kuat tapi 7000 pasukan adalah jumlah yang besar." ucap Xiao Bin yang terlihat sangat cemas, sepertinya mental mereka sedikit menurun.


"Mengapa aku harus cemas bila yang datang adalah ayah angkatku?." ucap Xiao Ziya dengan wajah senang, Ziya sangat mengenal aura yang tengah menyebar si wilayah sekitar kekakisaran.


"Apa ayah angkatmu?? apa kau bercanda!." ucap Xiao Yuza dengan nada yang sedikit tinggi, pria itu tak berniat meneriaki Ziya namun dia susah percaya dengan apa yang dikatakan oleh gadis itu.

__ADS_1


**Hai hai semua maaf udah seminggu penuh aku ga update pasti kalian kecewa banget tapi kemarin2 author lagi sakit dan sekarang juga belum sembuh sepenuhnya tapi aku usaha buat update.


Jangan lupa dukung author dengan cara like, komen, rate, share**


__ADS_2