RATU IBLIS

RATU IBLIS
20


__ADS_3

1 tahun setelah kejadian itu...


Andre menjadi pemabuk dan suka bermain dengan wanita malam setelah 2 wanita yang dia cintai pergi meninggalkannya seorang diri, ayahnya pergi dari kota itu setelah ibu mereka meninggal dan Dara dijual.


Keadaan Dara sangat memprihatinkan, dia selalu disiksa dan dipaksa untuk bercinta oleh ketua mafia tersebut. Dara selalu mencoba kabur dari rumah tersebut tapi gagal terus.


Tapi beda dengan sekarang, saat ini dia sudah bisa keluar dari rumah tersebut. Dara berlari menjauh dari rumah tersebut walaupun berlarinya sempoyongan, dia mengambil kesempatan saat semua orang yang ada didalam rumah tertidur lelap dan ketua mafia itu lagi keluar kota.


Jam menunjukkan pukul 02.00 keadaan dijalanan sangat sepi tak ada satupun kendaraan yang lewat. Dara berusaha kuat untuk berlari dengan keadaan tubuh yang penuh luka.


Sesekali dia berhenti untuk mengatur napasnya dan melihat kebelakang takutnya ada anak buah ketua mafia mengikutinya.


Dara berjalan sempoyongan karena sudah tak kuat untuk berlari lagi, tubuhnya sangat lemah sudah beberapa kali dia terjatuh dan selalu bangkit lagi. Saat sedang berjalan tiba-tiba ada seseorang yang tak sengaja mengenggolnya membuat dia terjatuh. Orang itu langsung membantu Dara berdiri.


"Maaf" ucap orang itu, Dara menengadahkan kepalanya karena sedari tadi dia menunduk.


"Kak Dara" ucap orang itu melihat wajah Dara, Dara melihat orang tersebut penglihatannya sudah kabur dan tiba-tiba penglihatannya langsung menghitam.


Dara pingsan untungnya orang itu menahan tubuh Dara, orang itu menggendong Dara dan membawanya pergi dengan ekspresi cemas.


***


Dara membuka matanya perlahan lalu duduk dia melihat sekeliling. Pakaiannya sudah diganti karena pakaian yang digunakan kemarin kotor, luka-luka ditubuhnya sudah diobati.


"Kakak udah sadar?" suara itu mengagetkan Dara, Dara langsung melihat kesumber suara.


"Andre" ucap Dara pelan, ya dia adalah Andre.


"Masih ada yang sakit?" tanya Andre duduk ditepi ranjang menatap Dara.


"Nggak, makasih" ucap Dara.


"Gak perlu makasih kak" ucap Andre.


"Kakak kenapa bisa luka-luka kayak gini?" tanya Andre, Dara hanya tersenyum mendengar pertanyaan Andre, Andre tau senyum Dara itu palsu.


"Cerita aja kak jangan ditutupin" ucap Andre.


"Mama sama Papa mana?" Dara mengalihkan pembicaraan.


"Aku tau kakak mengalihkan pembicaraan, yaudah deh kalau kakak gak mau jawab aku ngerti kok" ucap Andre tersenyum kecut.


"Papa pergi dari kekota lain setelah kakak dibawa sama Papa malam itu sedangkan Mama, Mama... " Andre menatap mata Dara.


"Mama kenapa?" dari dulu Dara selalu didatangi Mamanya lewat mimpi itu membuat Dara bertanya-tanya selama ini. Dara selalu berfikir positif kepada Mamanya.


"Mama... Mama udah ga gak ada" ucap Andre.


"Kamu bercandakan ini gak lucu" ucap Dara.


"Nggak kak aku gak bercanda, Mama pergi ninggalin kita untuk selamanya setelah Papa kasih tau apa yang terjadi sama kakak setahun yang lalu. Papa bilang ke Mama kalau kakak... kakak dijual sama Papa untuk melunasi hutangnya" ucap Andre berkaca-kaca menahan air matanya supaya tak jatuh. Dara menangis mendengar pengakuan adiknya itu, Andre langsung memeluk tubuh Dara.


"Mama kena serangan jantung kak" ucap Andre memeluk tubuh Dara erat.


"Hiks hiks ke kenapa Mama hiks pergi dek hiks, kakak gak hiks mau, kakak mau hiks ikut Mama dek hiks" ucap Dara.


"Kak jangan gitu" ucap Andre. Tak terdengar lagi suara tangisan Dara, Andre melepaskan pelukannya dan melihat Dara pingsan. Andre membaringkan tubuh Dara kembali dan mengusap rambut Dara.


"Maaf kak aku gak bisa berbuat apa-apa untuk nolongin kakak waktu itu, aku juga gak bisa jaga Mama, aku emang anak dan adik yang gak berguna" ucap Andre.


..........


Matahari sudah terbenam sedari tadi tapi Dara sama sekali belum sadar dari pingsannya.


"Kakak kapan bangunnya sih?" ucap Andre mengusap tangan Dara.


Dialam bawah sadar Dara...


"Aku dimana nih?" Dara melihat sekeliling yang ternyata itu hutan.


"Kok aku ada disini?" tanya Dara kepada dirinya sendiri.


"Andre Mama kalian dimana?" teriak Dara.


"Hei kau manusia lemah" suara seseorang bergema disana membuat Dara takut.


"Si siapa kau? Dimana kau berada?" ucap Dara melihat sekeliling tak ada siapa-siapa.


Tiba-tiba ada sosok laki-laki bertubuh besar, bertanduk, kakinya seperti kaki kuda, bersayap berada dihadapan Dara. Dara mundur kebelakang karena takut.

__ADS_1


"Ka ka kau si siapa?" tanya Dara.


"Aku Lucifer rajanya para raja iblis, iblis yang pangkatannya paling tinggi" jawab Lucifer.


"Ma mau apa kau?" tanya Dara.


"Aku ingin mengajakmu bergabung bersamaku menjadi iblis lebih tepatnya aku akan menjadikanmu istriku, setelah kau menjadi iblis maka kau bisa membalaskan dendammu kepada orang yang pernah menyakitimu" ucap Lucifer.


"Maaf Tuan Lucifer dia akan menjadi istriku" ucap Abaddon yang tiba-tiba datang.


"Dia milikku Tuan Abaddon" ucap Asmodeus.


"Dia akan menjadi istriku" ucap Leviathan.


"Maaf tapi dia akan jadi istriku" ucap Belphegor.


"Tidak semudah itu Tuan Belphegor dia milikku" ucap Behemoth.


"Dia adalah wanitaku" ucap Mammon.


"Kau salah Tuan Mammon dia adalah wanitaku calon istriku" ucap Azazel.


"Darahera Phoenix akan menjadi istriku" ucap Beelzebub.


"Dia milikku Tuan Beel" ucap Astaroth.


"Dia akan jadi istriku" ucap Mormo.


Dara semakin takut melihat mereka semua yang tiba-tiba datang dengan wujud yang menyeramkan.


"Kita tanya saja pada Dara" ucap Mammon.


"Dara kau pilih siapa?" tanya Belphegor.


"A apa kalian bi bisa mambantuku membalaskan dendamku?" tanya Dara.


"Kami bisa apa aja Dara" jawab Leviathan.


"Jika bisa semua kenapa harus satu" ucap Dara.


"Tamak aku suka itu" ucap Beelzebub.


"Gimana apa kalian mau berbagi?" tanya Astaroth.


"Tuan Lucifer apa anda setuju jika Dara akan menjadi istri kita semua?" tanya Asmodeus.


"Boleh aja, bawa adiknya Andre masuk kedalam neraka lapisanmu Asmodeus" ucap Lucifer.


"Baik Tuan" jawab Asmodeus.


"Sebaiknya kita bawa dia keneraka untuk diberi kekuatan dan dijadikan iblis" ucap Abaddon.


"Aku akan mengajak adiknya terlebih dahulu baru keneraka" ucap Asmodeus lalu menghilang ntah kemana.


"Ayo Dara kita keneraka" ucap Behemonth.


"Kita akan melakukan ritual untuk menjadikanmu istri" ucap Azazel.


"Ba baik" jawab Dara masih sedikit takut.


......


Andre masih setia menunggu Dara sadar, tiba-tiba kuku Dara memanjang membuat Andre heran, Andre melepaskan tangan Dara.


"Lah kok" ucap Andre heran. Dara membuka matanya dan langsung duduk sambil menunduk.


"Kakak" panggil Andre.


"Aku Asmodeus penguasa neraka dilapisan nafsu bihari" ucap Asmodeus yang memasukki tubuh Dara, dia melihat wajah Andre dengan mata tajam.


"Ke kenapa kau masuk kedalam tubuh kakakku?" tanya Andre sedikit takut.


"Kakakmu akan menjadi istriku dineraka, apa kau ingin bergabung dengan ku dineraka lapisanku?" tanya Asmodeus.


"A apa yang akan aku dapatkan jika aku bergabung denganmu?" tanya Andre.


"Kau bisa bersenang-senang dengan banyak wanita dan kau juga bisa membalaskan dendammu" ucap Asmodeus.


"Dendam" ucap Andre pelan.

__ADS_1


"Gimana apa kau mau, kakakmu juga akan jadi iblis dan membalaskan dendamnya" ucap Asmodeus.


"Ya aku mau" jawab Andre yakin, Asmodeus tersenyum miring.


......


Dineraka...


"Berkumpullah wahai iblis penghuni neraka" ucap Lucifer, semua iblis penghuni neraka dari berbagai lapisan berkumpul.


"Dia Hermione istriku dan istri para penguasa lapisan neraka lainnya" ucap Lucifer menunjuk Dara. Dara yang dibilang Hermione heran tapi bodoamat karena menurutnya namanya bagus.


Asmodeus muncul bersama dengan Andre, Andre kaget melihat iblis sebanyak itu.


"Dan itu adalah adiknya Hermione Andre dia akan berada dilapisannya Asmodeus sedangkan Hermione akan berada dilapisanku" ucap Lucifer menunjuk Andre.


"Hermione siapa?" batin Andre.


"Kalian mengerti?" tanya Lucifer.


"Mengerti Raja Lucifer" jawab para ibis serempak.


"Kalian boleh kembali keneraka lapisan kalian masing-masing dan lanjutkan tugas yang sudah diberikan" ucap Abaddon, semua iblis langsung kembali ketempat masing-masing.


"Hermione adalah nama baru Darahera Phoenix" ucap Morno.


"Hermione Darahera Andromeda Phoenix nama barunya kakak kau" ucap Beelzebun.


"Dan nama kau sekarang adalah Andre Gerome Rhodes Phoenix" ucap Belphegor.


"Kita mulai saja ritualnya" ucap Leviathan.


.......


Hermione dan Andre sudah berwujud iblis, dan sudah diberikan kekuatan.


"Kalian berdua bercintalah" ucap Astaroth.


"Maksudnya?" tanya Andre tak mengerti.


"Waktu menjadi manusia orang yang pertama kau tiduri adalah Hermione sama seperti Hermione, dan sekarang kalian juga harus melakukannya kembali supaya kekuatan yang kami berikan menempel ditubuh kalian tak akan pudar" jelas Astaroth.


"Jika saat baru menjadi iblis dan kalian bercinta kembali bersama orang yang pertama melakukannya saat masih menjadi manusia maka kekuatan kalian tak akan berkurang, dan balas dendam kalian akan berjalan lancar tanpa ada pengganggu" ucap Asmodeus.


"Ta tapi kakakku adalah istri kalian" ucap Andre.


"Kau masih sangat polos ternyata, kau iblis bisa melakukan apa aja yang kau mau bahkan sampai meniduri 10 wanita sekaligus pun tak masalah, malah itu sangat menguntungkan bagi kita penghuni neraka" ucap Azazel.


"Kita iblis bisa menyiksa manusia berdosa dineraka sepuasnya, tanpa para iblis goda mereka manusia sudah melakukannya jadi kita para iblis akan lebih mudah memasukkan mereka kedalam neraka" ucap Behemoth.


"Lakukan saja apa yang kami suruh pasti setelah itu kau akan ketagihan" ucap Asmodeus tersenyum miring.


"Ba baik" ucap Andre, Hermione hanya diam saja menyimak.


"Tunjukkan tempat untuk mereka bercinta" ucap Lucifer.


"Biar saya saja yang menunjukkannya Tuan Lucifer" ucap Abaddon.


"Ayo kalian ikut denganku" ucap Adabbon kepada Hermione dan Andre.


......


Didalam ruangan yang sudsh disiapkan Hermione dan Andre hanya diam saja, rasa canggung menyelimuti hati Andre, Andre juga berusaha menahan nafsunya sekuat tenaga. Hermione yang diberikan kekuatan dari semua para penguasa masih susah untuk mengendalikannya, beda dengan Andre yang diberikan kekuatan dari Asmodeus saja.


Tiba-tiba wujud mereka kembali menjadi seorang manusia dan yang dijadikan permasalahnya oleh mereka adalah tubuh mereka sama sekali tak menempel selehai benang pun. Hermione dan Andre terbelalak melihat tubuh mereka yang tak menggunakan pakaian.


"Andre tak perlu menahan nafsumu lakukan saja, dan untuk Hermione kau pasti bisa mengendalikan kekuatanmu. Andre tatap mata Hermione dan Hermione juga sama tatap mata Andre" suara Asmodeus bergema. Hermione dan Andre mengikuti apa yang diperintah mereka saling pandang satu sama lain.


Seperti terhipnotis dan ntah siapa duluan yang mulai saat ini mereka sedang berciuman. Hermione mengalungkan tangannya dileher Andre dengan tubuh yang berada dipangkuan Andre sedangkan Andre memegang pinggang Hermione.


Penguasa neraka yang melihat itu senang karena bukan hanya kekuatan Hermione dan Andre yang tak akan pudar tapi kekuatan mereka juga akan bertambah kuat, dari dulu mereka memang mengincar Hermione dan Andre untuk masuk kedalam neraka karena aura mereka itu berbeda dari manusia lain makanya mereka tertarik.


***


Hermione dan Andre membalaskan dendam mereka kepada orang yang pernah menyakiti mereka khususnya ayah mereka dan ketua mafia yang membeli Hermione.


Hidup Hermione dan Andre berubah setelah menjadi iblis tapi mereka sangat menyukainya, kekuatan mereka semakin tahun semakin bertambah kuat membuat para iblis takut kepada mereka berdua sama takutnya saat berhadapan dengan semua penguasa neraka.


Begitulah awal mula Hermione dan Andre menjadi iblis... Selesai...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2