RATU IBLIS

RATU IBLIS
50


__ADS_3

Besoknya pada saat malam hari Hermione pergi dari rumah dengan wujud Dara untuk mencari manusia berdosa supaya tenaganya pulih dengan menyerap energi manusia.


Hermione melajukan mobilnya kesalah satu restoran, setelah sampai dia turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam restoran.


Hermione memesan minuman, matanya melihat sekeliling. Para kaum adam melihat Hermione tanpa berkedip, Hermione hanya tersenyum melihat mereka membuat mereka semakin terpesona bahkan ada kaum hawa yang ikut terpesona.


"Dor" ucap seseorang mengagetkan Hermione sambil menepuk pundak Hermione.


"Anj1ng lo" ucap Hermione kaget karena sedari tadi fokus melihat kaum adam yang terpesona dengannya.


"Emang muka aku mirip anjing ya" ucap Ariel lalu duduk berhadapan dengan Hermione, yanh tadi mengagetkan Hermione adalah Ariel.


"Eh ngapain disini?" tanya Hermione.


"Inikan tempat umum kak restoran, masa aku mau karate" ucap Ariel.


"Kirain aja" ucap Hermione.


"Kakak ngapain disini?" tanya Ariel.


"Cari mangsa" batin Hermione.


"Tidur Riel" jawab Hermione.


"Kakak lucu jelas-jelas kakak lagi minum" ucap Ariel.


"Itu tau ngapain nanya lagi" ucap Hermione.


"Cari topik kak" ucap Ariel.


"Gak jelas deh" ucap Hermione, Ariel hanya cengengesan sambil mengaruk kepala yang tidak gatal matanya menatap bagian dada Hermione yang terlihat sedikit belahannya. Hermione yang menyadari itu hanya diam saja.


"Ariel aja deh gua serap energinya" batin Hermione.


"Kakak kesini sama siapa?" tanya Ariel mencoba tenang padahal celananya mulai sesak.


"Sendiri, emang kenapa?" sahut Hermione.


"Ohh gak kak" ucap Ariel tersenyum.


"Kamu kenapa mukanya merah terus keringatan lagi" ucap Hermione mengambil tisu lalu berdiri dan sedikit menunduk untuk mengusap keringat Ariel.


Ariel hanya bisa menelan salivanya kasar melihat belahan dada Hermione yang semakin terlihat jelas, Hermione lalu duduk kembali setelah mengusap keringat Ariel.


"Kamu kenapa?" tanya Hermione.


"Gak hehehe gak kenapa-kenapa" jawab Ariel.


"Eh aku pulang dulu ya" ucap Hermione berdiri.


"Biar aku antar" Ariel langsung berdiri.


"Eh gak perlu aku bawa mobil" ucap Hermione.


"Restoran sama rumah kakak jauh, terus ini udah malam biar aku antar aja masalah mobil nanti aku suruh orang buat anter kerumah kakak" ucap Ariel.


"Tapi Riel" ucap Hermione.


"Gak ada tapi-tapi" Ariel langsung menarik tangan Hermione.


"Tinggal 1 langkah lagi" batin Hermione.


Hermione masuk kedalam mobil Ariel, Ariel mengendarai mobilnya. Didalam mobil tak ada percakapan sama sekali.


"Kak" panggil Ariel.


"Iya kenapa?" tanya Hermione.


"Hmm nggak kok" jawab Ariel.


"Aneh banget sih" ucap Hermione, tiba-tiba ada yang menelpon Hermione Ariel melirik sekilas melihat nama sipenelpon.


Ariel langsung merebut ponsel Hermione, Hermione mencoba mengambil ponselnya.


"Siniin Riel" ucap Hermione mencoba mengambil ponselnya.

__ADS_1


"Ini Bram kenapa sih nelpon terus gak ada kerjaan banget" ucap Ariel memegang ponsel Hermione ditangan kanannya dan tangan kirinya memegang stir.


"Ariel sini hp aku" ucap Hermione.


"Gak mau" ucap Ariel. Tiba-tiba Ariel ngeram mendadak karena ada kucing lewat membuat Hermione jatuh dan tak sengaja mencium pedang Ariel yang tertutup celana.


Ariel diam mematung melihat kearah bawah yang terdapat Hermione, celananya semakin sesak karena itu. Hermione langsung memperbaiki posisi duduknya dan menatap kearah depan.


"Kak" panggil Ariel.


"Hmm" balas Hermione.


"Kak"


"Hmm"


"Kakak" panggil Ariel lagi.


"Iya" jawab Hermione menoleh kearah Ariel. Ariel menatap mata Hermione lekat. Hermione menatap balik mata Ariel.


"Kak boleh ya?" ucap Ariel.


"Boleh apa?" tanya Hermione.


"Tidurin adik aku" jawab Ariel.


"Emang kamu punya adik?" tanya Hermione.


"Punya tapi adik ini" Ariel mengambil tangan Hermione lalu memasukkannya kedalam celana miliknya. Hermione membelalakkan matanya dan ingin menarik tangannya tapi tangannya ditahan oleh Ariel supaya tetap didalam.


"Ariel lepasin ih" ucap Hermione.


"Please kak" ucap Ariel.


"Kalau kakak hamil aku janji bakal tanggung jawab" ucap Ariel lagi mendekati wajah Hermione, Hermione menjauhkan kepalanya, dia menarik tangannya yang ada didalam celana Ariel.


"Aku gak bakal hamil" batin Hermione.


"Ayo terus mendekat, aku hanya ingin menghisap energimu bukan mengambil nyawamu" batin Hermione.


Hermione memukul dada Ariel, Ariel melepaskan ciumannya dia menatap Hermione sambil mengambil nafas sebanyak-banyaknya.


"Ditengah jalan ini, aneh-aneh aja kamu" ucap Hermione ingin beranjak dari pangkuan Ariel, tapi Ariel menahan tubuh Hermione.


"Jalannya juga sepi" ucap Ariel.


"Ya tetep aja ditengah jalan" ucap Hermione, Ariel menghidupkan mesin mobilnya lalu memindahkan mobilnya ketepi jalan.


"Udah ditepi jadi sekarang bolehkan" ucap Ariel membuka tali baju yang ada dipundak Hermione lalu menurunkan baju Hermione kebawah.


"Gaklah ini dijalan terus didalam mobil" ucap Hermione menutup bagian dadanya.


"Sekali-sekali main dimobil jangan diranjang terus" ucap Ariel.


"Dan ini bola semangat gak perlu ditutup karena aku udah pernah liat bahkan memainkannya aja udah" ucap Ariel menyingkirkan tangan Hermione.


"Heh mulut" ucap Hermione, Ariel hanya terkekeh.


"Gimana lanjut gak? Tapi mau kakak bilang gak aku akan tetep lanjut" ucap Ariel langsung melahap salah satu bola semangat yang dia maksud.


Hermione menekan kepala Ariel sambil, sedikit menjambak rambut Ariel.


"Kak ada airnya, kok waktu pertama itu gak ada ya" ucap Ariel saat sudah melepaskannya.


"Dari dulu udah ada" jawab Hermione.


"Terus airnya digimanain sama kakak?" tanya Ariel.


"Diminum Andre" batin Hermione.


"Sumbangin" jawab Hermione ngasal.


"Ohhh" sahut Ariel.


"Ini siapa yang kau mimpin permainan aku atau kakak?" goda Ariel.

__ADS_1


"Apaan sih Riel" ucap Hermione.


"Hehehe kakak aja ya kan kakak ada diatas pangkuan aku" ucap Ariel menaik turunkan alisnya, tangannya menahan tubuh Hermione.


"Gak udah ih lepas katanya mau nganter pulang" ucap Hermione.


"Main dulu sebelum pulang" ucap Ariel melepaskan baju Hermione yang tadi dia turunkan keperut Hermione lalu mengusap setiap inci lekuk tubuh Hermione.


"Wow masih kencang" ucap Ariel.


"Ariel geli" ucap Hermione.


"Pemanasan dulu kakak baru keintinya" ucap Ariel.


***


Dimas berada didalam kamarnya, dia memikirkan Hermione.


"Huh Hera sekarang lagi apa ya?" tanya Dimas pada dirinya sendiri.


"Bram masih suka nelpon dia atau gak ya" ucap Dimas.


"Restoran belum dicek lagi, sebenarnya siapa yang ngancurin restoran gue emangnya gue salah apa ke tu orang" ucap Dimas.


"Nanti gue kekota itu lagi deh sekalian bareng Hera supaya Bram panas liat gue dengan Hera" ucap Dimas tersenyum.


"Reno sendiri lagi berarti dirumah, om Veno udah pergi dari sini haduh" ucap Dimas.


"Pusing banget mana sebentar lagi skripsi" ucap Dimas.


"Bodo amatlah nanti minta bantuan Hera aja" ucap Dimas.


"Mending tidur udah malam, besok pergi kuliah abis itu ngecek restoran yang ada disini sekalian mau nyari rumah dan villa biar kalau ada apa-apa udah siap semuanya" ucap Dimas.


***


Mobil milik Ariel bergoyang-goyang, orang yang berlalu lalang tak melihat mobil Ariel karena sudah diberi pagar gaib yang membuat mobil itu tak terlihat oleh mereka, siapa lagi yang membuatnya kalau bukan Hermione.


Desahan demi desahan keluar dari mulut Hermione dan Ariel. Ariel sampai kewalahan dengan permainan Hermione tapi dia menikmatinya dan puas dengan permainan Hermione.


"Ahhh enak banget kak" ucap Ariel setelah selesai permainannya, dia memeluk tubuh Hermione yang berada dipangkuannya.


"Makasih" ucapnya lagi ditelinga Ariel, Hermione membalas pelukan Ariel dan menyimpan kepalanya dipundak Ariel.


"Kenapa aku capek banget ya" ucap Ariel.


"Baru juga ronde 1 udah capek" ucap Hermione.


"Ohh berarti kita main lebih dari 1 ronde ayok kalau gitu" ucap Ariel.


"Ih gak mau" ucap Hermione.


"Ayolah kak adik aku belum puas katanya" ucap Ariel memegang pinggang Hermione lalu mulai menggerakkan tubuh Hermione.


"Ah Ariel" ucap Hermione melihat kearah bawah, Ariel refleks mengikuti apa yang dilakukan Hermione.


"Ada apa kak?" tanya Ariel masih melihat kearah bawah.


"Itu enak banget" jawab Hermione memulai aksinya. Ariel yang mendengar itu menjadi semakin semangat dan mulai mengikuti permainan yang dipimpin oleh Hermione.p


Skip....


Setelah selesai ronde 2 mereka memakai pakaian mereka kembali, Ariel mulai melajukan mobilnya Hermione menghilangkan pagar gaibnya.


"Makasih kak, kakak hebat banget mainnya" ucap Ariel.


"Apaan sih ih lebay" ucap Hermione, Ariel terkekeh mendengar itu.


Setelah itu tak ada percakapan lagi diantara mereka, saat sudah sampai Hermione keluar dari mobil Ariel dan Ariel langsung melajukan mobilnya menjauhi rumah Hermione setelah Hermione masuk kedalam rumah.


"Gak nyangka kak Dara hebat banget, sampai kewalahan nih" ucap Ariel senyum-senyum sendiri.


"Mana capek banget lagi, berasa gak ada tulang tubuh gue" ucap Ariel.


"Masalah itu bodo amat yang penting gue puas banget hari ini" ucap Ariel.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2