
Cindy datang kealamat rumah yang diberikan Andre, dia sangat kaget melihat rumah semewah itu. Cindy keluar dari mobilnya dan berjalan masuk kedalam area mansion milik Hermione.
Pintu masuk terbuka lebar, mansion tersebut seperti tak ada orang sangat sepi sekali, Cindy masuk kedalam mansionnya dan berjalan melihat sekeliling dia lalu melihat ada Andre dan 5 orang lainnya bersama dia. Mereka ber 6 sedang duduk dilantai sambil tertawa.
"Sekarang airnya kalian simpan dimulut dulu lalu nanti kita para cowok minum airnya" ucap Julio.
"Hmm ok" ucap Mona. Hermione malah meminum airnya bukan disimpan didalam mulut.
"Astaga disimpan didalam mulut woi bukan ditelan" ucap Evan.
"Aus Van" ucap Hermione.
"Astaga" ucap Andre, posisi mereka Hermione berhadapan dengan Andre, Iliana berhadapan dengan Evan dan terakhir Mona berhadapan dengan Julio.
"Ok mulai siapa yang paling lama ciumannya dia yang menang dan yang paling cepat berhenti berarti dia kalah dan harus kasih hadiah ke yang menang" ucap Iliana.
"Ok" ucap Mona. Hermione, Iliana dan Mona memasukkan air kedalam mulut dan menahannya supaya tak diminum.
"Hahah gemesin banget sih" ucap Andre.
"Gika lucunya" ucap Evan.
"Lucu sih tapi kasian tuh mereka, jadi kita mulai" ucap Julio langsung mencium bibir Mona diikuti yang lain.
Air yang ada didalam mulut para cewek diminum oleh para cowok, Cindy yang melihat kejadian itu panas karena disana ada Andre.
Andre langsung menimpa tubuh Hermione tanpa melepaskan ciumannya. Beberapa menit berlalu mereka sama sekali belum melepaskan ciumannya, Julio dan Mona melepaskan ciumannya karena sudah kehabisan napas disusul oleh Evan dan Iliana.
"Wah juara sih ni berdua" ucap Julio.
"Sampai nindih Dara segala dia" ucap Evan.
"Udah woi kalian menang kita kalah" ucap Mona.
"Jangan kacangin kita dong" ucap Iliana. Andre mengibaskan tangannya tanpa melepasakan ciumannya.
__ADS_1
"Anjir kita kayak diusir ya" ucap Evan.
"Mengsakit dah" ucap Iliana.
"Andre" panggil Cindy. Mereka semua langsung melihat kearah suara termasuk Hermione dan Andre.
"Kau sudah datang ayo duduk disofa" ucap Evan.
"Wah aku akan membuatkan minum untuk tamu kita ini" ucap Mona.
"Aku ikut" ucap Iliana.
"Ayo duduk jangan malu-malu" ucap Julio yang sudah pindah duduk disofa sama seperti Evan. Cindy duduk disofa sambil melihat kearah Andre dan Hermione yang belum berpindah posisi.
Andre malah melanjutkan mencium bibir Hermione tanpa memperdulikan orang yang memperhatikannya terus. Hermione membalikkan posisinya Andre tersenyum melihat Hermione lalu mencium leher Hermione.
"Jangan dilihatin terus makin dilihatin kau akan makin sakit" ucap Evan.
"Kalian siapa?" tanya Cindy.
"Kenapa kalian tadi ciuman?" tanya Cindy.
"Hal seperti itu udah biasa kali dilakukan kami bahkan udah pernah melakukan yang lebih dari itu" ucap Evan.
"Jaman sekarang ciuman itu udah biasa dilakukan oleh siapapun mau tua sampai anak sd aja ada kok yang ciuman, apa lagi kasus hamil diluar nikah udah banyak" ucap Julio.
"Tapi jangan berlebihan dong ciumannya" ucap Cindy sok menasehati orang.
"Lebih baik kita nakal diluar baik didalam dari pada baik diluar aslinya kayak anj1ng" ucap Iliana yang datang membawa nampan berisi minuman sedangkan Mona membawa cemilan.
"Pindah woi kekamar jangan disini" ucap Mona, Andre hanya memberikan acungan jempol.
Iliana dan Mona menyimpan minuman dan cemilan diatas meja.
Andre membalikkan posisinya dan membuka beberapa kancing baju Hermione, dia melihat benda kenyal milik Hermione yang tertutup bra lalu melihat kearah Cindy dan fokus kearah dada Cindy.
__ADS_1
"Masih enakan punya kakak gue" ucap Andre langsung melihat kearah Hermione dan mengeluarkan satu dari wadahnya lalu melahapnya.
"Wah anjir tu orang mulutnya pedes banget kayak abis makan cabe 100 kg" ucap Julio.
"Kekamar ngelanjutinnya supaya bisa pakai bermacam-macam gaya" ucap Evan.
"Hmm ide bagus" ucap Andre menutup bagian dada Hermione.
"Kak berhentiin waktunya" ucap Andre.
"Ok" jawab Hermione.
"Eh jan" ucapan Iliana terpotong karena tubuh dan mututnya tak bisa digerakkan lagi.
"Kak mereka ber 4 dimasukkin kekamar aja biar gak liatin kita" ucap Andre. Tiba-tiba Evan, Julio, Iliana dan Mona menghilang.
"Nah kalau ni orang yang bernama Cindy bikin dia bisa liat kejadian kita kak aku mau ngelakuinnya disini" ucap Andre, sekarang Cindy bisa melihat apa yang terjadi tapi tubuh dan mulutnya tetap kaku.
Pintu yang tadinya terbuka tertutup sendiri, Andre membawa tubuh Hermione kesofa dan duduk dengan Hermione berada dipengkuannya.
"Kau akan melihat aku bercinta dengan kakakku pasti seru" ucap Andre.
"Jangan heran jika aku bercinta dengan kakakku karena itu hal yang biasa bagi kami berdua bahkan bagi mereka ber 4 yang tadi pun biasa saja saat tau aku suka bercinta dengan kakak kandungku sendiri, ingat kakak kandung bukan angkat ataupun tiri" ucap Andre. Cindy yang mendengar itu terkejut.
"Bahkan sudah hampir semua wanita ku tiduri tetap saja kakakku paling terbaik dan dialah orang pertama yang aku tiduri sama halnya dengan dia, dia juga yang hanya bisa memuaskanku itu makanya aku menyukainya" ucap Andre.
"Sangat menyukainya, bahkan aku cinta dengan kakakku ini karena kejadian aku menidurinya dulu sampai sekarang" ucap Andre.
"Aku memang cinta pada kakakku tapi aku tak masalah jika kakakku mempunyai kekasih asalkan aku tetap dikasih jatah oleh dia" ucap Andre mengusap pipi Hermione. Hermione tersenyum dan langsung mengalungkan tangannya keleher Andre.
"Aku juga mencintaimu adikku tersayang" ucap Hermione, Andre tersenyum mendengar itu.
"Yang perlu lo tau kami berdua gak pacaran tapi dia tetap milik aku sampai kapanpun itu" ucap Andre lalu langsung mencium bibir Hermione.
Cindy heran kenapa tubuhnya tak bisa digerakkan dan 4 orang tak dia kenal langsung hilang begiti saja. Yang lebih dia heran adalah bisa-bisanya saudara kandung melakukan hubungan suami istri dan bahkan saling mencintai. Cindy yang pertama melihat Andre masuk sekolah langsung jatuh cinta pandangan pertama, ntah pandangan pertama apanya, isi dompet atau tampang gantengnya Andre.
__ADS_1
Bersambung...