
Jam menunjukkan pukul 7 para manusia sedang menonton televisi setelah sarapan, Dimas tidak sengaja memindahkan saluran acara televisi keberita.
"Eh ini bukannya tempat" ucap Reno melihat beritanya.
"Selamat pagi pemirsa dirumah, berita terkini terjadi kebakaran besar dijalan xxx lebih tepatnya dihutan xxx yang ada dijalan xxx, belum diketahui kenapa bisa terjadi kebakaran yang pasti kebakarannya terjadi saat malam hari. Sampai sekarang api masih belum bisa dipadamkan karena hutan tersebut snagat luas terlebih lagi malam tadi ada angin cukup besar disana, ini cuplikan video kebakaran saat malam hari dan sekarang" suara pembawa acara yang ada diberita televisi tersebut. Setelah itu dilayar televisi terlihat sangat jelas api yang besar membara memakan habis pohon-pohom disana.
"Tempat dimana Dara/kak Dara diturinin dari mobil" ucap mereka kompak.
"Bang telpon kak Dara aku mau telpon Andre" ucap Reno panik. Dimas langsung menelpon Hermione tapi tidak aktif, Reno menelpon Andre tidak dijawab.
"Gak aktif" ucap Dimas setelah menelpon Hermione berkali-kali.
"Gak dijawab" ucap Reno.
"Kita kerumah mereka" ucap Ariel.
"Ayo cepat" ucap Dimas langsung menyambar kunci mobil.
Mereka langsung pergi dari rumah Dimas menggunakan 3 mobil. Saat sampai didepan rumah Hermione terlihat ada beberapa penjaga disana.
"Pak mau nanya Andre sama yang lain ada gak mereka ditelpon gak diangkat apalagi Dara nggak aktif?" tanya Dimas saat sudah keluar mobil dan berada dihadapan penjaga.
"Kan mereka lagi liburan" ucap penjaga itu yang tak lain anak buah iblis Hermione berbohong.
"Udah pulang jam 3 tadi pak, cuman Dara turun dijalan xxx katanya ada masalah" ucap Dimas.
"Mereka belum pulang sama sekali, saya dari malam sampai sekarang berjaga disini tapi tidak ada mereka datang" ucap penjaga.
"Oh gitu ya makasih pak" ucap Dimas. Dia lalu masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya yang didalamnya ada Reno dan Fadil.
"Gimana bang?" tanya Reno, Dimas terdiam dia lalu menjalankan mobilnya menjauh, mobik yang digunakan Ariel dkk dan Sarah dkk ikut menjalankn mobilnya.
"Bang" panggil Reno, Dimas menggeleng pelan.
"Maksudnya apa bang?" tanya Fadil.
__ADS_1
"Mereka belum pulang sama sekali kerumah" jawab Dimas pelan Reno dan Fadil terkejut jelas-jelas mereka ingin pulang kerumah.
Tiba-tiba terdengar suara nada dering orang menelpon, Reno langsung mengangkatnya.
"Gimana?" tanya Ariel dari sambungan telpon.
"Mereka nggak pulang" jawab Reno.
"Terus sekarang gimana?" tanya Ariel.
"Gak tau" jawab Reno.
Dimas sangat khawatir dengan keadaan Hermione, dia takut terjadi apa-apa dengan Hermione.
"Dara kamu dimana sekarang? Kenapa yang lain gak ada dirumah kalian dimana jangan bikin aku khawatir" batin Dimas.
"Dara datang kesini Dara, kamu dimana? Dara aku mohon datang Dara" batin Dimas.
......................
Hermione sebenarnya masih bertarung melawan Phoenix dan Mawar, mereka pindah bertarung dineraka. Andre dan yang lain sibuk mencari energi manusia berdosa untuk nanti diberikan kepada Hermione saat sudah selesai bertarung. Tentang 5 pria perjaka sudah dicoret oleh Lucifer dia tau Hermione sedang bertarung jadi dia tidak menyuruh Hermione mencari lagi.
Tenaga Hermione, Phoenix dan Mawar sudah lemah tapi mereka masih saja menyerang satu sama lain.
"Terima ini" ucap Hermione lemah melempar bola api cukup besar, Phoenix dan Mawar tidak bisa menghindar jadi mereka terkena serangan Hermione.
"Gara-gara melawan 2 siluman sekaligus membuat aku lemah seperti ini" batin Hermione yang tak didengar siapa-siapa.
Hermione membuat bola berwarna hijau yang sangat besar, setelah itu dia lempar kearah Phoenix dan Mawar. Phoenix dan Mawar sudah seperti orang sekarat karena mendapat serangan itu. Mereka berdua lalu menghilang sebelum Hermione menyerang kembali.
Hermione duduk terjatuh karena mengeluarkan bola berwarna hijau membuat tenaganya semakin habis. Dia lalu menghilang dan muncul dialam manusia dengan wujud Dara.
Hermione berjalan sempoyongan seperti orang mabuk keluar dari sebuah bangunan yang tidak terpakai, tubuhnya luka-luka karena tenaganya habis membuat dia tidak bisa menyembuhkan lukanya. Tiba-tiba matanya terbelalak saat melihat ada mobil yang melaju sangat kencang ingin menabrak Reno yang sedang menyebrang. Dimas yang sedang menunggu Reno didalam mobil juga kaget melihat ada mobil yang melaju, dia lalu keluar dan saat keluar dia melihat Hermione yang luka-luka tak jauh dari mobil dirinya.
Hermione langsung lari sempoyongan kearah Reno karena mobilnya sudah hampir dekat, dia mendorong tubuh Reno menjauh, karena tidak sempat menghindar jadi Hermione lah yang tertabrak mobil tersebut.
__ADS_1
Tubuh Hermione terpental jauh dari sana, Dimas yang melihat kejadian itu dari awal tanpa disadari meneteskan air mata.
"DARA" teriak Dimas langsung berlari kearah Hermione yang terkapar dengan darah yang mengalir deras ditubuhnya. Orang yang ada disekitar sana langsung mengerumuni mobil yang menabrak Hermione supaya tidak kabur ada juga yang menolong Reno.
"Dara Dara bangun" Dimas menyimpan kepala Hermione dipahanya sambil menepuk pipi Hermione.
Reno yang mendengar teriakan Dimas menyebut nama Dara langsung menghampirinya walaupun berjalan dengan pincang karena keseleo.
"Dara aku mohon Dara bangun" ucap Dimas menangis dia mengusap darah yang keluar dari kepala Hermione supaya tak menutupi wajah cantik Hermione.
Hermione membuka matanya perlahan merasakan sakit disekujur tubuhnya, dia tersenyum melihat Dimas tangannya perlahan terangkat lalu mendarat dipipi Dimas, Hermione mengusap air mata Dimas perlahan.
Para warga hanya melihat saja ada juga yang memvideokannya untuk dijadikan berita. Reno yang melihat ternyata benar yang menolongnya adalah Hermione langsung terduduk lemas disambung tubuh Hermione tatapannya kosong.
"A aku ngg gak apa-apa, ja ngan hah nangis hah hah a aku nggak su ka orang yang hah cengeng" Hermione berbicara terbata, nafasnya tak beraturan.
"Ini yang dirasakan manusia jika tertabrak ternyata, sakit juga ya hehehe" batin Hermione.
"Jika tenaga aku penuh pasti tidak akan sakit, tapi ini tenaga aku habis karena melawan Phoenix dan Mawar dalam waktu 1 minggu jika dialam manusia" batin Hermione lagi.
Warga membuka paksa pintu mobil yang menabrak Hermione, saat dibuka ternyata kosong tidak ada siapa-siapa mereka semua bingung. Yang menabrak Hermione adalah anak buah Phoenix dan Mawar makanya dia tidak ada karena dia bisa menghilang.
"Heh bodoh masukkan kedalam mobil kita bawa kerumah sakit" ucap Andre yang tiba-tiba sudah ada disana.
"Oh iya" ucap Dimas baru sadar dia langsung menggendong Hermione dan membawanya kemobil.
"Ayo" Andre menarik tangan Reno yang masih diam.
"Hah kemana?" tanya Reno.
"Rumah sakit, untuk membawa kakakku kerumah sakit" jawab Andre.
"Phoenix dan Mawar kalian akan menyesal" batin Andre.
Bersambung.
__ADS_1