RATU IBLIS

RATU IBLIS
16


__ADS_3

Bulan terus berlalu Andre dan Reno sudah mulai sekolah kembali disekolah barunya. Restoran Dimas sudah berkembang dibeberapa kota, Dimas juga membuat kos kosan untuk pelajar.


Saat ini Hermione sedang berada dineraka karena ada pertandingan antara iblis dan dia akan ikut.


Beberapa iblis sudah dia lawan dan sekarang dia akan melawan Drew, Drew sengaja mengikuti pertandingannya supaya bisa melawan Hermione disana.


1


2


3


Mulai...


Drew mulai menyerang Hermione, Hermione langsung menghindar dari serangan Drew. Hermione membuat bila api lalu melemparnya ke Drew, karena Drew belum sempat menghindar jadi dia terkena bola api tersebut.


Seluruh iblis yang ada dineraka bersorak saling menyemangati, teriakan para iblis bergema diseluruh penjuru neraka. Para penguasa neraka menonton pertandingannya.


Hermione dan Drew saling menyerang satu sama lain, tiba-tiba saat sedang fokus menyerang Drew ada yang memanggil nama Hermione membuat dia terkena bola api yang dibuat oleh Drew. Hermione mundur kebelakang dan terjatuh.


"Sial" Hermione memegang perutnya, dia berdiri lalu kembali menyerang Drew tapi pikirannya malah memikirkan Dimas dan Reno.


"Hera kamu dimana tolong" suara Dimas terdengar oleh Hermione.


"Hera"


"Tolong aku Hera ada perampok mereka menyekap aku sama Reno, aku gak peduli dengan harta yang diambil yang bikin aku khawatir adalah Reno"


"Hera" suara batin Dimas tergiang-ngiang dikepala Hermione.


"Harus cepat diselesaikan" batin Hermione. Hermione lalu menyerang Drew bertubi-tubi dia tak memberikan celah sedikit pun untuk Drew menyerangnya.


"Tinggal satu sentuhan lagi" ucap Hermione, dia lalu membuat bola api yang besar dan melemparnya ke Drew. Seketika itu juga Drew langsung jatuh dan tak sadarkan diri.


"Sudah dipastikan pemenangnya adalah Ratu Hermione" teriak iblis yang menjadi juri. Semua iblis bersorak senang.


"Silahkan untuk semua raja penguasa neraka berikan kekuatan kepada Ratu Hermione" ucapnya lagi, penguasa neraka memberikan kekuatan kepada Hermione membuat Hermione lebih kuat lagi.


Didunia manusia.


"Lepasin woi" ucap Dimas memberontak. Tangan dan kakinya diikat sama seperti Reno.


Perampok itu sibuk mengambil barang berharga yang ada didalam rumah tersebut.


"Hera kamu dimana" batin Dimas selalu memanggil nama Hermione.


"Tolong lepasin kita" ucap Reno.


"Diam!" bentak bosnya lalu memukul Reno.


"Woi jangan pukul adek gue" ucap Dimas.


"Oh berarti pukul lo aja ya" ucapnya lalu memukul Dimas.

__ADS_1


"Woi anj1ng" ucap seorang perempuan lalu menendang bosnya.


"Hera" ucap Dimas melihat Hermione datang.


"Lawan gue cepet" ucap Hermione.


"Wih cantik juga lo bisa buat malam ini bos" ucap salah satu perampok.


"Jangan banyak omong lo lawan gua cepet" ucap Hermione.


"Dapet apa gue kalau lawan lo?" ucap bosnya sombong.


"Kalau gue menang lo pergi dari sini tanpa membawa barang dan uang, kalau gue kalah lo boleh lakuin apa aja ke gue" ucap Hermione.


"Hmm menarik" ucap bosnya.


"Serang dia" ucap bosnya lagi. Anak buahnya langsung menyerang Hermione, Hermione hanya menghindar dan menangkis saja.


Tiba-tiba ada seorang perempuan lagi datang, dia membuka ikatan Dimas dan Reno.


"Kak Dara" ucap Reno saat ikatannya sudah terlepas.


"Hah kok" Dimas heran karena seingatnya Dara dan Hera itu adalah jiwa yang sama.


Hermione yang menyamar menjadi Dara langsung membantu Hermione yang menyamar menjadi Hera. Itu adalah kekuatan yang diberikan oleh para penguasa neraka, sebenarnya kekuatan itu sudah Hermione punya dari beberapa tahun lalu tapi tak bisa lama-lama menggunakan kekuatannya karena masih lemah dan sekarang kekuatannya sudah sempurna dan bisa digunakan selama yang Hermione mau.


"Astaga tu cewek cakep banget udah sexy, montok mana besar lagi" ucap Hermione yang menyamar jadi Dara.


"Hah mana?" ucap bosnya melihat kebelakang.


"Akhh" bosnya langsung memegang perut bagian bawahnya. Dimas dan Reno malah ikut memegang perut bagian bawahnya ngeri.


"Aduh pedang lo gak patahkan? Maaf sengaja" ucap Hermione (Hera).


"Uhhh keren lo" ucap Hermione (Dara) lalu bertos ria dengan Hermione (Hera).


"Berani banget lo bikin bos kita kayak gitu" ucap salah satu perampoknya.


Hermione langsung memukul para perampoknya kembali, Dimas dan Reno membantu memukul perampok walaupun kewalahan.


Polisi datang dan membawa para perampok itu kekantor polisi, Dimas bengong melihat Hermione ada 2 yang satu jadi Hera dan yang satunya lagi jadi Dara.


"Makasih Hera Dara" ucap Dimas.


"Santai aja" ucap Hermione (Dara).


"Gak masalah" ucap Hermione (Hera).


"Lukanya diobatin dulu nanti infeksi" ucap Hermione (Dara). "Hera lo obatin Dimas ya gue obatin Reno" sambungnya.


"Hmm ok, ayo Mas" ucap Hermione (Hera).


"Eh i iya" jawab Dimas.

__ADS_1


"Kakak kok bisa ada disini?" tanya Reno saat diobati Hermione (Dara).


"Ya bisalah inikan Dara" ucap Hermione (Dara).


"Hebat banget lagi mukulin orangnya kayak udah sering" ucap Reno.


"Memang sering" ucapnya.


"Hah kok bisa?" tanya Reno.


"Ya bisalah kan aku suka bela diri jadi kalau ada orang jahat langsung pukul aja makanya sering" ucap Hermione (Dara).


"Ohhh" ucap Reno.


"Hermione aku mau kamu bercinta dengan Reno tapi jangan dari mimpinya" suara Azazel terdengar oleh Hermione.


"Baik Tuan Azazel tapi gak sekarang karena dia sedang luka" jawab Hermione dalam hati.


"Baiklah aku mau secepatnya supaya dia juga akan cepat menjadi iblis seperti kita" ucap Azazel.


"Iya Tuan Azazel" batin Hermione.


"Kakak kok bengong" Reno menepuk pipi Hermione (Dara).


"Eh gak bengong kok" ucap Hermione (Dara) tersenyum, Reno langsung memalingkan wajahnya karena gugup.


.....


"Kenapa bisa ada 2 kayak gitu?" tanya Dimas.


"Sengaja, aku mau ngetes kekuatan aku" jawab Hermione (Hera).


"Ohhh" jawab Dimas.


"Kayaknya Reno suka kamu yang jadi Dara" ucap Dimas.


"Gak apa-apa perasaankan gak bisa diatur" ucap Hermione (Hera).


"Tapi kenapa harus kamu gak yang lain gitu" ucap Dimas.


"Tanya aja sama Reno" ucap Hermione (Hera).


"Kamu suka sama Reno gak?" tanya Dimas.


"Ntahlah aku gak tau" jawab Hermione (Hera).


"Kok gitu?" heran Dimas.


"Aku gak pernah ngerasa jatuh cinta dari aku masih jadi manusia sampai aku udah jadi iblis jadi aku gak tau gimana itu jatuh cinta" jawab Hermione (Hera).


"Ohhh" Dimas sedikit kecewa mendengar penjelasan Hermione.


"Kamu kenapa jadi gitu mukanya?" tanya Hermione (Hera).

__ADS_1


"Hmm nggak kok" Dimas tersenyum melihat Hermione (Hera).


Bersambung...


__ADS_2