RATU IBLIS

RATU IBLIS
67


__ADS_3

Hermione sekarang bersama dengan Sakti dirumah Sakti, yang lain berada divilla.


"Aku sangat merindukanmu sayang" ucap Sakti mengusap pipi Hermione lembut, Hermione hanya tersenyum.


"Pantas saja aku belum membunuhnya dulu itu karena dia suami manusiaku belum waktunya dia mati" batin Hermione.


"Kenapa kamu gak ngabarin aku kalau udah sampai kesini?" tanya Sakti.


"Aku lupa" jawab Hermione berbohong.


"Nggak apa-apa deh asal sekarang kamu udah sama aku" ucap Sakti tersenyum, Hermione ikut tersenyum.


Sakti hanya mengetahui wujud Dara, dia tak mengetahui kalau Hermione bisa berubah wujud menjadi manusia lain.


"Teman barumu itu manusia atau sejenis kamu?" tanya Sakti.


"Mereka manusia" jawab Hermione.


"Mereka tau kalau kamu dan sahabat kamu bukan manusia?" tanya Sakti.


"Tidak tau" jawab Hermione.


"Eh Dimas tau karena dia suami manusia aku" batin Hermione membenarkan.


"Kamu makin cantik setelah beberapa bulan tak bertemu eh 1 tahun lebih tak bertemu" ucap Sakti.


"Selama itukah kita tak bertemu, wah aku tak menyadarinya" ucap Hermione.


"Ya lama sekali" ucap Sakti.


"Selama itu juga aku tak pernah menyentuhmu" ucap Sakti mulai meraba tubuh Hermione.


***


Reno berguling-guling diatas ranjang, memikirkan Hermione.


"Itu adalah cowok yang menelpon kak Dara, Sakti" ucap Reno.


"Aku inget banget nama kontaknya, Sakti dan pakai emot bintang" ucap Reno lagi.


"Dia siapanya kak Dara ya" ucap Reno.


"Aduh kenapa sih kak Dara cantik banget jadi banyak cowok yang suka sama dia" ucap Reno.


"Astaga kak Dara kenapa sih kakak selalu bikin cemburu terus" ucap Reno.


Reno yang sibuk berguling-guling beda halnya dengan Dimas dan Ariel, Dimas berendam dibathtub dengan air hangat dengan pakaian yang masih terpasang dibadannya sedangkan Ariel sedang bermain bersama Sarah untuk melampiaskan semuanya.


***


Hermione menghilang setelah selesai bercinta bersama Sakti.


"Kebiasaan Dara itu selalu menghilang setelah selesai bermain" ucap Sakti pelan.


"Untung sayang" ucap Sakti lagi.


Hermione muncul dikamar miliknya yang ada divilla, dia lalu masuk kedalam kamar mandi setelah selesai membersihkan dirinya dia keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono.


Saat keluar Hermione melihat sudah ada Andre yang berbaring diranjang. Hermione menghembuskan nafas kasar.


"Udah puas main sama Sakti?" tanya Andre datar.


"Ntahlah" jawab Hermione berjalan kearah lemarinya. Andre langsung lompat turun dari ranjang dia berjalan menghampiri Hermione lalu memeluk Hermione dari belakang.


"Apa Dre?" tanya Hermione.


Andre menghirup aroma tubuh Hermione yang baru selesai mandi, dia mencium tulang selangka Hermione, Hermione menggigit bibir bawahnya.


"Aaa kak aku sangat menyukai aroma tubuhmu ini" ucap Andre membalikkan tubuh Hermione.


"Bukan hanya aroma saja semuanya yang ada dikakak aku suka" ucap Andre lagi sambil tersenyum. Andre mencium seluruh wajah Hermione dan yang terakhir bibir Hermione.


Ntah sejak kapan Hermione dan Andre sudah pindah keatas ranjang, suara mereka berdua bergema didalam kamar tersebut.


***


Pagi harinya mereka semua tersenyum manis kecuali Dimas, Reno dan Ariel. Mereka sedang sarapan bersama karena hari ini mereka ingin bermain dipantai.


"Kita jadi main gak?" tanya Santi bersemangat.


"Jadi" jawab Dimas.


Setelah selesai sarapan, mereka lalu bersiap-siap. Setelah selesai mereka lalu keluar dari villa dan berjalan kearah pantai. Disana banyak wisatawan yang sedang bermain disana.


"Mau main single parasailing atau parasailing adventures?" tanya Dimas.


"Kalau single parasailing mainnya sendiri kalau parasailing adventures bisa 2 sampai 3 orang" jelas Hermione karena melihat wajah teman manusianya itu bingung.


"Kita bertiga" ucap Sarah.


"Iya" ucap Wawa dan Santi.


"Sama Fadil" ucap Reno.


"Bertiga" ucap Ariel.


"Sama pasangan masing-masing" ucap Julio.


"Kita bareng aja" ucap Dimas kepada Hermione dan Andre yang dijawab anggukan.

__ADS_1


Mereka bersiap-siap menggunakan rompi dan lain-lain. Rompi itu sudah terikat dengan parasut, dan parasutnya sudah diikat dibelakang speedboat.


Speedboat lalu menarik tubuh mereka bersama parasut membuat mereka terbang.


"Akhhh gila" teriak Sarah.


"Iii tinggi banget" teriak Wawa.


"Aaa gue mau turun takut" teriak Santi.


"Makkk tolong" teriak Sani.


"Kalau jatuh, tenggelam terus mati gimana" ucap Dani.


"Jangan nakutin woi" ucap Ariel.


"Aduh gue mau turun" ucap Dani.


"Astaga dragon kalau putus ni tali mati dah" ucap Fadil.


"Jangan bikin gue takut" ucap Reno.


"Allahumma lakasumtu wabika aamantu" teriak Dimas.


"Salah baca doa woi" ucap Hermione.


"Untung gue tahan dengan doa sedikit sih gak kayak kak Dara yang bener-bener tahan" ucap Andre.


"Sorry lupa gue" ucap Dimas, rasa takutnya sedikit menghilang karena mereka berdua.


"Huuuu seru" teriak Iliana.


"Banget woi" teriak Evan.


"I love you" teriak Mona.


"I love you too" balas Julio berteriak.


"Aaaa gila seru banget" teriak Dela.


"Seru karena bareng kamu" teriak Drew.


Mereka semua menikmati pemandangan dari atas walaupun merasakan takut. Hermione, Andre dan Dimas tertawa bersama tampa ada rasa takut sama sekali ntah apa yang mereka tawakan. Reno dan Ariel yang melihat mereka bertiga tertawa bersama cemburu.


"Andai tadi gue yang disana" batin Ariel.


"Kayaknya seru banget" batin Reno.


Setelah selesai bermain itu, mereka istirahat sebentar karena Sarah dkk masih gemetar ketakutan.


"Abis ini main apa?" tanya Sani.


"Yang cewek kalau gak bisa main berdua aja sama cowok, biar cowok yang ngendarainnya" ucap Dimas lagi.


"Sendiri" ucap Hermione datar.


"Aku sama Ariel" ucap Sarah bergelayut manja dilengan Ariel.


"Sama Dani" ucap Wawa.


"Sama Sani" ucap Santi.


"Aku sendiri ya bang" ucap Reno.


"Sama" ucap Fadil.


"Terpaksa berdua" ucap Dela.


"Tunggu sebentar ya jet skinya sedang disiapkan" ucap petugasnya.


"Ohh iya" ucap Dimas.


Setelah menunggu beberapa menit jet ski yang akan digunakan mereka semua siap. Mereka menaiki jet ski masing-masing.


Sarah dkk dengan manja memeluk tubuh Ariel dkk. Ariel mengendarai jet ski sambil sesekali melihat Hermione sama halnya dengan Reno. Hermione sejajar dengan Andre mereka seperti bersiap ingin balapan, Iliana memulai menghitung mundur.


"1, 2, dan mulai" teriak Iliana sambil berdiri memegang bahu Evan. Hermione dan Andre langsung melajukan kecepatan mengendarai jet skinya, Evan mengikuti mereka dari belakang Iliana merentangkan tangannya menikmati angin kencang yang berhembus. Sebelum bermain mereka sudah menggunakan jaket pelampung terlebih dahulu.


"Aku bakal kalahin kakak" teriak Andre.


"Gak bakalan bisa" teriak Hermione melajukan mengendarai jet skinya, Andre ikut menyusul juga.


Sedangkan yang lain mereka sibuk sendiri, Sarah dkk memeluk Ariel dkk erat karena katanya mereka takut padahal cuman modus.


Hermione lalu berbelok 180 derajat dengan mendadak, air laut mengenai tubuh Andre.


"Kakakkkkk" teriak Andre lalu ikut berbalik menyusul Hermione. Hermione tersenyum dia mengejek Andre yang sekarang sudah disebelahnya.


"Rasain" ucap Hermione.


"Gak ada akhlak" ucap Andre.


"Kak ikut boleh?" tanya Andre. Hermione memelankan lajunya diikuti Andre.


"Naik" ucap Hermione.


"Yes" ucap Andre, dia lalu berdiri dan lompat naik kejet ski yang digunakan Hermione.


"Balapan kuy" batin Julio yang didengar oleh sahabat iblisnya.

__ADS_1


"Kita mulai dari tempatnya Dara dan Andre" batin Drew.


"Kearah tengah lautkah?" batin Hermione.


"Iya, gimana mau gak? " batin Evan.


"Ya maulah" batin Hermione.


Evan, Julio dan Drew mendekat kearah Hermione dan Andre. Iliana, Mona dan Dela duduk santai dibelakang sambil memeluk tubuh pasangannya masing-masing.


Jet ski Hermione dan yang lainnya berbaris, mereka saling pandang dan mengangguk. Dimas, Reno, Fadil dan Ariel dkk sibuk bermain sendiri tak menghiraukan mereka.


"Siap?" ucap Andre.


"Siap" jawab Hermione, Evan, Julio dan Drew kompak.


"3" hitung mundur Andre, Iliana, Mona dan Dela yang berdiri sambil memegang pundak pasangan masing-masing.


"2"


"Sa" belum selesai mereka menghitung mundur Hermione dan yang lainnya sudah menarik gasnya.


"Woii untung kagak jantungan" teriak Dela.


"Kalau gak pegangan jatuh kita" ucap Mona.


"Belum juga selesai ngitung" ucap Iliana.


"Terbaik" ucap Andre dia merentangkan tangannya.


"Huh gila lo Ra" teriak Evan karena Hermione yang paling depan.


"Pagangan sayang" ucap Evan, Iliana lalu duduk dan memeluk Evan diikuti yang lain kecuali Andre, Andre memeluk leher Hermione dagu dia simpan dipuncak kepala Hermione. Evan, Julio dan Drew langsung melajukan jet skinya dengan kecepatan penuh menyusul Hermione.


"Mereka nyusul" ucap Andre melihat kebelakang.


"Biarkan dulu" ucap Hermione memelankan sedikit kecepatannya. Andre duduk lalu memeluk Hermione dan menyimpan dagunya dipundak Hermione.


"Perasaan Andre sendiri tadi kok sekarang udah bareng kak Dara" batin Reno yang melihat mereka tak jauh dari sana.


"Ngapa lo pelanin kecepatannya?" tanya Evan setelah disebelah Hermione dan Andre.


"Karena mau ngecoh kalian" jawab Hermione langsung menarik gasnya.


"Yah dibohongin" teriak Julio.


"Susulin" teriak Dela mengangkat sebelah lengannya keatas. Evan, Julio dan Drew langsung melajukan kecepatannya.


"Huuu kasian" teriak Andre yang sudah berdiri dia melihat kebelakang sambil mengajungkan jempol tapi acungannya kebawah bukan keatas.


"Kita harus kerja sama" teriak Julio.


"Kuylah" ucap Evan dan Drew setuju.


Tiba-tiba didepan jet ski yang digunakan Hermione dan Andre ada Evan yang menghalanginya, Hermione refleks berbelok karena tak memungkinkan untuk mengerem. Hermione dan Andre langsung loncat dari karena jet skinya tidak seimbang.


"Hahaha rasain" teriak Evan, Julil dan Drew.


"Kasian bego" ucap Iliana memukul kepala Evan.


"Paling juga nyari kesempatan si Andre" ucap Mona.


"Bener banget" ucap Dela.


"Woi itu gimana si Dara sama Andre?" tanya Dimas yang sudah disana diikuti yang lain karena mereka terkejut melihat Hermione dan Andre jatuh.


"Bentar lagi muncul" jawab Julio santai.


Didalam air Andre mencium bibir Hermione rakus dan Hermione membalas ciumannya. Setelag itu mereka muncul dari dalam air.


"Hah hah" Andre memegang badan jet skinya, sedangkan Hermione memegang pundak Andre.


"Enak?" tanya Evan.


"Banget" jawab Andre lalu naik keatas jet ski diikuti Hermione.


"Woi salah posisi" ucap Hermione karena dia ada dibelakang.


"Gantian" ucap Andre. Hermione hanya diam saja membenarkan rambutnya.


"Kalian gak apa-apa?" tanya Ariel.


"Aman" jawab Hermione tersenyum, pipi Ariel menjadi memerah melihat Hermione tersenyum kepadanya. Reno memasang wajah jutek melihat itu.


"Lanjut" ucap Dimas lalu pergi bermain sendiri.


Andre mengendarai kearah tempat jet skinya tadi, setelah sampai Hermione pindah kejet ski yang digunakan Andre setelah itu mereka berpisah bermain sendiri.


Reno mengendarai jet skinya sambil termenung, Hermione terus melihat kearah Reno dari jauh, tiba-tiba tak tau kenapa Reno jatuh dari jet ski seperti ditarik seseorang.


Hermione menunggu sebentar tapi Reno tak muncul-muncul dari dalam air, Hermione lalu melajukan jet skinya kearah Reno.


"Kan pakai jaket pelampung kok dia gak muncul" batin Hermione yang tak didengar oleh siapapun.


"Kenapa?" tanya Dimas saat sejajar dengan Hermione.


"Reno jatuh" jawab Hermione meninggalkan Dimas.


"Hah jatuh" Dimas kaget mendengarnya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2