RATU IBLIS

RATU IBLIS
Naga Hijau


__ADS_3

Xiao Ziya tak menyangka bahwa naga hijau yang seperti naga lumutan itu terpaksa menjadi hewan pengikut setia dari Yung Sangrang, sebenarnya ada cerita apa dibalik kekonyolan yang terjadi itu. Karna penasran akhirnya Xiao Ziya bertanya pada sang naga hijau mengapa ia mau menjadi hewan pengikut setia gadis yang tak berguna.


Akhirnya sang naga hijau bercerita pada Xiao Ziya bahwa dulunya ia adalah salah satu dari ratusan hewan ilahi yang tinggal di alam khusus, namun karna keseimbangan dunia yang mulai tak setabil para hewan ilahi mendapatkan tugas untuk turun ke dunia atas dan dunia bawah mereka harus mencari tuan masing masing. Sang naga hijau turun di bagian tenggara dunia bawah di sana ada sebuah wilayah yang sangat subur namun tak terikat dengan kerajaan atau kekaisaran manapun. Di wilayah itu hanya ada dua sekte yang berkuasa yaitu sekte Harimau Putih dan sekte Elang hitam beberapa pulub tahun yang lalu kedua sekte saling berperang untuk memperebutkan wilayah tersebut dan Sekte Harimau Putihlah yang menjadi pemenang. Naga hijau yang tadinya menjadi hewan pengikut setia dari pemimpin Sekte Elang Hitam terpaks berganti tuan menjadi hewan pengikut setia milik pemimpin Sekte Harimau Putih serta keturunanya. Yung Sangrang merupakan generasi ke lima dari pemimpin Sekte Harimau Putih sehingga saat ini naga hijau menjadi hewan pengikut setia dari gadis itu. Yung Sangrang sedari kecil mendapatkan pelatihan khusus dari sang ayah sehingga saat ia tumbuh remaja gadis itu merasa bahwa dirinyalah yang paling kuat diantara yang lain. Setelah mendengar cerita dari Naga Hijau akhirnya Xiao Ziya mengerti mengapa gadis itu dengan berani berencana untuk menguasai wilayah Kekaisaran Qiyu ternyata gadis bernama Yung Sangrang adalah seorang kultivator yang berfikiran dangkal tak pernah melihat seberapa kejam dunia luar.


"Ah saya sangat kasihan pada tuan naga hijau, semoga setelah ini anda memiliki tuan atau nona yang kuat. Namun jika anda ingin menjadi hewan pengikut setia saya, saya harus menolaknya karna saya sudah memiliki beberapa." ucap Xiao Ziya yang dengan pdnya mengira bahwa sang naga hijau lumutan itu akan merekrutnya menjadi nona mudanya.


"Mengapa kalian malah mengobrol, serang gadis payah itu." triak Yung Sangrang yang sudah kehilangan kesabarannya, naga hijau yang seharusnya dapat melindungi dirinya malah mengobrol dengan gadis yang menjadi musuhnya.


"Kau terlalu banyak melontarkan omong kosong." ucap Xiao Ziya yang menatap tajam ke arah Yung Sangrang. Saat ini situasinya semua anggota Sekte Harimau Putih yang dibawa oleh Yung Sangrang telah mati dalam kondisi yang sangat mengenaskan mungkin gadis itu belum menyadarinya.


"Saya yang akan menjadi pemilik wilayaj Kekaisaran Qiyu dan menikah dengan Kaisar Yan." ucap Yung Sangrang dengan wajah meremehkannya.


"Nye nyenye nye, lihatlah kondisi sekitarmu bodoh." ucap Xiao Ziya yang sangat ingin memukul kepala gadis yang ada di hadapannya. Apa kepalanya itu berisi angin saja sehingga tak bisa melihat bagaimana situasi saat ini.


Yung Sangrang melihat kesekelilingnya, yang gadis itu lihat hanyalah prajurit kekaisaran dan pasukan milik Xiao Ziya saja yang masih berdiri dengan tegak sambil membawa senjata mereka masing masing. Sedangkan orang orang dari Sekte Harimau Putih yang ikut dalam peperangan kali ini mati dengan kondisi kepala yang lepas dari badan mereka. Yung Sangrang merasa sangat lemas ia sampai tersungkur ketanah bagaimana bisa rencana yang telah ia susun dengan matang tanpa ada celah sedikitpun bisa gagal seperti ini. Yung Sangrang mengalihkan perhatiannya pada Xiao Ziya yang masih berdiri di tempatnya sambil tersenyum mengejek. Yung Sangrang sangat geram bagaimana bisa ia kalah strategi dengan gadis muda yang belum bisa memimpin suatu wilayah.


"Arghh saya tak bisa menerima kekalahan ini, kembalikan semua orang orang dari Sekte Harimau Putih yang telah kalian lenyapkan." ucap Yung Sangrang seperti gadis yang telah kehilangan kewarasannya.


"Hei bukankah kau yang mengibarkan bendera perang terlebih dahulu? jika tak mampu jangan berlagak seperti itu." ucap Xiao Ziya dengan kata kata yang membuat hati Yung Sangrang merasa sakit, ini adalah kekalahan pertama bagi Sekte Harimau Putih.


"Mengapa gadis renahan sepertimu bisa memiliki segalanya." triak Yung Sangrang yang mulai membanding bandingkan kehidupannya dengan Xiao Ziya.


"Karna saya bukanlah gadis manja yang tak punya akal dan logika." jawab Xiao Ziya dengan cepat dan singkat.


Jelas pengalaman hidup antara Xiao Ziya dengn Yung Sangrang sangatlah berbeda. Xiao Ziya sudah beberapa kali menjalani kehidupan mandiri diluar pantauan keluarganya banyak rintangan dan masalah yang telah gadis itu selesaikan dengan pemikirannya sendiri sedangkan Yung Sangrang seorang gadis yang selalu dimanja oleh kedua orang tuanya, gadis yang hanya mendapatkan lawan dari pihak sektenya sendiri tak akan tau bagaimana mengatasi masalah dengan pemikirannya sendiri.


"Jadi harus kita apakan gadis ini?." tanya Kaisar Yan yang bertanya pada Xiao Ziya apa yang harus mereka lakukan pada Yung Sangrang.


"Jangan siskan musuh yang bisa bertumbuh menjadi lebih kuat lagi kedepannya." ucap Xiao Ziya yang menganggukkan kepalanya pada Jenderal Zue. Sang jenderal yang mengerti isyarat dari Xiao Ziya langsung menebaskan pedangnya ke arah kepala Yung Sangrng.


Gadis itupun tewas kekalahan Sekte Harimau Putih menjadi kemenangan telak bagi pihak Kekaisaran Qiyu, Xiao Ziya meminta pada para prajuritnya untuk mengumpulkan semua mayat musuh dan di bawa ke lapangan utama Kekaisaran Qiyu. Xiao Ziya melesat menuju lapangan utama Kekaisaran Qiyu, gadis itu berencana membakar semua mayat anggota Sekte Harimau putih agar tak membusuk dan menimbulkan penyakit.


Setelah cukup lama menunggu akhirnya semua mayat musuh sudah terkumpul di lapangan utama, kini Xiao Ziya menyalakan api hitam miliknya dari kedua telapak tangan kemudian telapak tangan Xiao Ziya menyemburkan api ke arah tumpukan mayat itu.


"Dikemudian hari jangan sampai ada pihak yang berniat untuk menguasai Kekaisaran Qiyu, karna nona Ziya bukanlah lawan yang mudah untuk dihadapi." ucap salah seorang warga Kekaisaran Qiyu yang menyaksikan tumpukan mayat musuh dibakar oleh Xiao Ziya.

__ADS_1


"Hanya orang bodoh saja yang akan membuat masalah dengan Kekaisaran Qiyu." jawab warga yang lain, mereka merasa heran apakah orang orang dari luar wilayah Kekaisaran Qiyu tak pernah mendengar keganasan dari Xiao Ziya yang sudah tersebar di beberapa wilayah dunia bawah.


"Kita beruntung karna ada di bawah perlindungan nona muda Xiao Ziya." ucap salah seorang pemuda yang menjadi penduduk Kekaisaran Qiyu.


Setelah semua mayat itu terbakar hingga habis Xiao Ziya memutuskan untuk kembali ke titik dimana para pasukan khusus miliknya sedang berkumpul. Setelah sampai di perbatasan Wilayah Kekaisaran Qiyu gadis itu bertemu dengan lima belas ribu pasukan khusus miliknya.


"Saya ucapkan trimakasih untuk kalian semua yang telah berpartisipasi dalam kemenangan kali ini, jika ada di antara kalian yang terluka maka segera bawa ke tabib yang ada di dalam kota kecil. Jika saya ada waktu saya akan datang ke kota kecil untuk merayakan kemenangan kita. Kalian bisa kembali sekarang, trimakasih atas perjuangannya." ucap Xiao Ziya yang sangat bertrimakasih atas perjuangan dan kerja keras dari pasukan khusus miliknya. Tanpa kesigapan mereka mungkin Kekaisaran Qiyu akan sedikit kesulitan untuk memenangkan peperangan kali ini.


"Nyawa kami milik nona Xiao Ziya seutuhnya, tanpa nona kehidupan kami tak akan sebaik ini. Trimaksih telah memperlakukan kami selayaknya manusia." ucap salah satu dari pasukan khusus milik Xiao Ziya yang mewakili teman temannya yang lain.


"Tanpa kebaikan hati nona kami hanyalah seorang budak dengan nasib yang buruk." ucap anggota pasukan khusus milik Xiao Ziya yang lain.


Setelah mengucapkan beberapa kata dan rasa trimakasih mereka karna telah diperlakukan layaknya manusia, mendapat tempat tinggal yang layak, memiliki pendapatan bulanan, bahkan kesehatan mereka diperhatikan dengan baik oleh Xiao Ziya. Saat nona muda mereka berada di dunia atas gadis itu tetap melakukan yang terbaik agar anggota pasukan khusus miliknya terurus dengan baik. Kini Xiao Ziya melihat ke arah punggung para pasukan khususnya yang hendak kembali ke kota kecil, gadis itu tersenyum dengan hangat.


"Saya merasa sangat senang." ucap Xiao Ziya kemudian ia masuk kembali kedalam wilayah Kekaisaran Qiyu. Tempat yang akan Xiao Ziya datangi adalah penginapan yang dijadikan sebagai titik peperangan, gadis itu akan membayar ganti rugi atas kerusakan yang telah terjadi.


Xiao Ziya mendatangi satu persatu penginapan yang mengalami kerusakan akibat peperangan antara Kekaisaran Qiyu dengan pihak Sekte Harimau Putih. Gadis itu membayar ganti rugi sesuai dengan seberapa parah kerusakan yang terjadi, ada beberapa pemilik penginapan yang menolak ganti rugi dari Xiao Ziya namun gadis itu tetap memaksa.


"Seharusnya kami yang bertrimakasih karna nona telah sigap menanggapi masalah ini. Jika Kekaisaran Qiyu jatuh ketangan mereka mungkin nasib kami akan sangat buruk." ucap salah seorang pemilik penginapan yang dipaksa untuk menerima biyaya ganti rugi yang diberikan oleh Xiao Ziya.


Hari sudah malam karna peperangan hari ini Xiao Ziya cukup merasa lelah, gadis itu berjalan menuju Istana Kekaisaran Qiyu karna gadis itu ingin mandi dan langsung beristirahat untuk mengisi tenaganya yang telah terkuras. Saat akan memasuki Istana Kekaisaran Qiyu Xiao Ziya dicegat oleh naga hijau yang tadinya menjadi hewan pengikut setia dari Yung Sangrang. Sepertinya sang naga hijau kebingungan kemana ia harus pergi setelah kematian nona mudanya.


"Mengapa kau menghalangi jalan saya?." tanya Xiao Ziya dengan nada malasnya karna ia ingin segera masuk kedalam istana kekaisaran.


"Setelah nona muda yang saya ikuti mati kemana saya harus pulang?." tanya sang naga hijau pada Xiao Ziya. Setelah mendengar pertanyaan dari naga hijau itu Xiao Ziya langsung menaikkan satu alisnya. Apa hubungannya ia dengan naga hijau itu? bukankah sejak awal Xiao Ziya sudah mengatakan bahwa dirinya tak bisa mengangkat hewan pengikut setia lagi karna Xiao Ziya sudah memiliki banyak pengikut.


"Pulanglah ke tempatmu berasal." jawab Xiao Ziya dengan asal asalan dan naga itu belum memperbolehkan Xiao Ziya untuk masuk kedalam.


"Saya tak bisa kembali ke dunia di mana para hewan ilahi berkumpul karna kekuatan saya saat ini belum cukup." ucap sang naga hijau dengan nada sedihnya, ini bukan nada bicara sedih yang dibuat buat namun sang naga memang tak memiliki tempat untuk pulang.


"Maaf namun saya tak bisa menjadi nona muda anda." ucap Xiao Ziya yang menolak naga hijau itu, akan sangat merepotkan jika ia harus menambah jumlah hewan pengikut setia sekarang ini.


Naga hijau itu terdiam untuk beberapa saat sepertinya ia sedang memikirkan sebuah cara agar gadis yang ada di hadapannya itu mau menerima dirinya sebagai hewan pengikut setia. Jika dilihat lihat dengan teliti gadis yang ada di hadapannya itu jauh lebih kuat daripada gadis yang menjadi pemimpin dari Sekte Harimau Putih artinya naga hijau bisa berkembang dengan pesat jika berhasil menjadi pengikut setia dari Xiao Ziya.


"Mengapa anda tak ingin menerima saya?" tanya sang naga hijau yang membuat Xiao Ziya menjadi sedikit kesal. Apakah naga itu tak punya telinga hingga tak mendengar apa yang Xiao Ziya katakan padanya.

__ADS_1


"Apa kau juga ingin mati seperti nona mudamu sebelumnya?." tanya Xiao Ziya yang sangat ingin mandi karna tubuhnya terasa lengket namun naga hijau keras kepala itu menghalangi jalannya untuk masuk kedalam Istana Kekaisaran Qiyu.


"Anda harus menjadi nona baru saya. Karna saya yakin hewan pengikut setia anda tak ada yang sekuat saya." ucap sang nag hijau yang mulai membangga banggakan dirinya dan membuat Xiao Ziya semakin muak.


Keenam hewan pengikut setia Xiao Ziya yang berada di dalam cincin semesta suda merasa panas saat mendengar apa yang naga lumutan itu katakan. Kekuatan mereka jauh diatas sang naga lumutan.


"Ahahaha kau meremehkan hewan pengikut setia saya?." ucap Xiao Ziya yang akan memberikan pelajaran pada naga lumutan yang sombonh itu. Xiao Ziya meminta keenam hewan pengikut setia miliknya untuk keluar dari cincin semesta.


Naga hitam, piton salju, serigala api, serigala es, banteng hitam, naga putih keluar dari dalam cincin semesta milik Xiao Ziya sedangkan Zier yang masih berada di dalam cincin semest hanya diam dengan wajah kesalnya. Saat ini Zier bisa dikategorikan sebagai spirit best milik Xiao Ziya karna ia yang paling kuat diantara yang lain.


"Ah iya satu spirit best kesayangan saya keluarlah." ucap Xiao Ziya yang ingin menahan tawanya saat ia melihat wajah Zier yang sedang mengambek. Setelah dipanggil oleh nona mudanya Zierpun keluar dari cincin semesta milik Xiao Ziya. Jika dijumlah maka Xiao Ziya memiliki enam hewan pengikut setia serta satu spirit best tingkat misteri.


Melihat para pengikut setia milik Xiao Ziya membuat sang naga hijau merasa depresi, bagaimana bisa gadis semuda itu diikuti oleh banyak hewan dengan tingkatan yang melebihi dirinya. Pantas saja jika gadis bernama Xiao Ziya itu tak ingin menerimanya menjadi hewan pengikut setia.


"Bukannya saya tak ingin melihat tuan naga hijau memiiki tuan atau nona baru namun saya sudah memiliki mereka dan mengurus mereka sudah sangat merepotkan. Beberapa dari hewan pengikut yang saya miliki sudah akan menembus alam ilahi tingkat akhir jadi saya juga harus mempersiapkan mental dan energi Qi dalam jumlah yang besar." ucap Xiao Ziya yang menjelaskan secara rinci mengapa ia menolak sang naga hijau.


Naga hijau saat ini sedang gemetaran karna semua hewan milik Xiao Ziya sedang menatap tajam kearahnya, mungkin mereka sedang merasa tersinggung dengan apa yang naga hijau itu katakan sebelumnya.


"Saya mohon maaf atas perkataan saya barusan, tak seharusnya saya merendahkan pengikut setia anda. Dan saya sudah mengerti mengapa anda tak bisa menerima saya." ucap sang naga hijau yang hanya bisa pasrah karna ia tak mungkin memaksakan kehendaknya pada seorang gadis luar biasa seperti Xiao Ziya. Mungkin naga hijau itu akan kembali ke wilayah dimana sekte Harimau Putih berada dan menunggu saat seseorng menemukannya di sana.


"Jika tuan naga berkenan saya akan memperkenalkan anda dengan beberapa teman saya, jika diantara mereka ada yang sesuai dengan kategori tuan tau nona yang anda inginkan maka anda bisa melakukan kontrak." ucap Xiao Ziya yang tak tega jika naga hijau lumutan itu harus pulang dan merasa kesepian di sana.


"Kau dengar itu nona muda kami memang sangat baik hati." ucal Mokuzo sang naga hitam yang masih menatap naga hijau dengan tajam, jika di lain hari ia mendengar naga lumutan itu membangga banggakan dirinya di hadapan nona muda Xiao Ziya lagi maka Mokuzo akan memukul sang naga hijau hingga pingsan.


"Ya kalian sangat beruntung memiliki nona muda yang baik." ucap naga hitam yang menghela nafasnya dengan cukup panjang.


Xiao Ziya meminta pada semua binatang pengijkut setianya serta Zier untuk masuk kembali kedalam cincin semesta, setelah mereka semua masuk kedalam cincin semesta gadis itu meminta pada sang naga hijau untuk menginap di salah satu kamar tamu yang ada di Istana Kekaisaran Qiyu. Karna hari sudah sangat larut dan tak mungkin Xiao Ziya pergi ke Akademi Kekaisaran Qiyu sekarang.


Sang naga hijau masuk kedalam salah satu kamat tamu yang ditunjukkan oleh Xiao Ziya. Sedangkan Xiao Ziya saat ini sedang berendam dengan air hangat untuk menghilangkan keringat yang menempel di tubuhnya, setelah itu Xiao Ziya berganti gaun kemudian berbaring di atas ranjangnya lalu ia memejamkan mata.


Sedangkan saat ini Aron baru saja kembali ke Wilayah Kekaisaran Qiyu setelah pemuda itu menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Xiao Ziya. Jujur saja Aron sedikit terkejut saat mendengar percakapan antara beberapa warga yang membahas tentang kemenangan Kekaisaran Qiyu melawan Sekte Harimau Putih. Berarti selama pemuda itu berada di luar wilayah Kekaisaran Qiyu banyak hal yang telah terjadi.


"Sebaiknya saya menemui nona esok pagi, pasti saat ini nona Ziya sedang beristirahat." ucap Aron yang memilih untuk pulang kerumahnya terlebih dahulu. Hasil penyelidikan yang ia lakukan selama beberapa hari mungkin akan sangat membebani Xiao Ziya.


Hai hai semuanya akhirnya author up lagi nih, gimana kabar kalian semoga sehat selalu ya guys. Jangan lupa vote ya karna itu wajib, gift hadiah apapun juga ya guys, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share, tips juga ya umah.

__ADS_1


__ADS_2