RATU IBLIS

RATU IBLIS
Bandit


__ADS_3

Setelah itu mereka semua kembali berdiskusi tentang hadiah apa yang cocok diberikan untuk Xiao Ziya, karna gadis itu hampir mempunyai semua yang ia butuhkan.


"Apakah kita perlu membelikannya sebuah paviliun di puncak gunung dekat lembah surga?." ucap Xiao Xinzo sambil melihat ke arah saudara saudaranya.


Lembah surga adalah salah satu lembah yang ada di wilayah Kekaisaran Qiyu, Lembah Surga terkenal akan keindahannya. Lembah ini merupakan milik sebuah sekte aliran putih bernama Sekte harimau putih, disekitar lembah didirikan beberapa paviliun dan penginapan.


"Jika kita membelikan sebuah paviliun di sana, apakah Ziya mau menempatinya?." ucap Xiao Yan yang sedikit ragu dengan saran yang diberikan oleh Xiao Xinzo. Bagaimanapun adiknya itu sangat menyukai paviliun yang ia miliki di Klan Xiao.


"Bisa saja saudari Ziya nanti merasa bahwa kita ingin mengusirnya dari klan." ucap Xiao Yuna yang sedang memikirkan apa yang akan terjadi jika mereka membelikan paviliun yang letaknya jauh dari Klan Xiao.


"Lebih baik kalian urungkan niatan itu, jika tidak kemungkinan kepala kalian akan lepas dari badan." ucap Pangeran Kegelapan yang mulai bisa memahami sikap Xiao Ziya.


Mereka terus berfikir hingga matahari sudah tepat di atas kepala, tak ada usulan yang bagus sedari tadi. Tiba tiba saja seorang gadis datang dengan membawa dua nampan yang entah berisi apa.


"Hey apakah kalian semua berniat mati kelaparan sebelum hari ulang tahunku." ucap Xiao Ziya yang mengejutkan semua orang, karna langkah kaki dari gadis itu tak terdengar.


Xiao Ziya meletakkan nampan yang ia bawa berisi makanan dan minuman, mereka hanya memandangi apa yang sedang Xiao Ziya lakukan.


"Bagaimana kau tau kami semua belum makan, bukankah tadi pagi kau masih menjadi putri tidur?." ucap Xiao Feng yang sepertinya masih kesal pada Ziya sehingga ia meledek gadis itu.


"Waktu tidurku itu berharga dan sangat terbatas." ucap Xiao Ziya sambil menatap tajam ke arah Xiao Feng.


"Kalian makanlah, aku akan pergi berkeliling untuk mencari para tikus." ucap Xiao Ziya, setelah mengucapkan itu Xiao Ziya langsung melesat pergi.


"Bukankah dia terlalu aneh?." ucap Su Miji sambil melihat kepergian Xiao Ziya.


"Aneh bagaimana maksudmu?." tanya Muyen yang tak mengerti dimana letak keanehan dari Xiao Ziya yang sangat manis itu.


"Mengapa ia mencari tikus di siang hari? lagipula untuk apa ia mencari tikus?." ucap Su Miji dengap polosnya hingga membuat yang lain tertawa. Tikus yang Xiao Ziya maksut bukanlah hewan tikus melainkan orang orang yang senang menggangu ketentraman wilayah Kekaisaran Qiyu.


Saat ini Xiao Ziya tengah berjalan jalan di pemukiman penduduk, gadis itu tengah mengamati apa yang sedang dilakukan penduduk.


"Bukankah itu nona Ziya? karnanya sekarang pajak sudah kembali normal." ucap salah seorang penduduk yang melihat kedatangan Xiao Ziya.


"Hormat kami pada nona besar." ucap seluruh penduduk yang ada di desa itu. Mereka menatap Xiao Ziya dengan kagum dan tatapan tak percaya. Gadis kecil itu berhasil merubah hidup mereka.

__ADS_1


"Apa yang kalian lakukan, berdirilah." ucap Xiao Ziya yang merasa tak enak hati.


"Kalian bisa melanjutkan aktivitas kalian masing masing, aku hanya berkeliling memastikan tak ada tikus yg mengusik kalian." ucap Xiao Ziya yang langsung melanjutkan perjalanannya.


Sesampainya di pinggiran kota, Xiao Ziya melihat sekelompok bandit yang sedang menjarah warga. Mereka tampak menodongkan senjata pada sekelompok pedagang yang sedang melintas.


"Serahkan semua barang berharga yang kalian miliki." ucap salah satu dari para bandit itu. Para pedagang yang ketakutan mulai mengambil sejumlah uang dan menyerahkannya. Namun para bandit itu merasa jarahan mereka masih kurang.


"Serahkan semuanya atau kalian akan mati!!." bentak sang pemimpin kelompok bandit itu.


"Tuan kami mohon lepaskan kami, uang yang kami beri lebih dari setengah yang kami punya." ucap salah seorang pedagang yang meminta pengampunan dari sang bandit.


"Cepat serahkan semuanya apa kalian tuli?." ucap bandit bandit itu yang mulai kehilangan kesabaran mereka den hendak melukai pera pedagang itu.


Xiao Ziya yang tadinya hanya melihat dari kejauhan karna ingin mengamati apakah bandit bandit itu serakah atau tidak. Namun melihat para bandit ingin menyerang para pedagang membuat Xiao Ziya marah dan menghampirinya.


"Berani sekali kalian merampok di daerah kekuasaanku." ucap Xiao Ziya sambil menatap pemimpin dari kelompok bandit itu.


"Siapa kau! berani sekali ikut campur dengan urusan kami, gadis kecil sepertimu lebih baik bermain main dengan anak lain bukannya mencampuri urusan orang tua." ucap sang pemimpin bandit yang ingin menggeretak Xiao Ziya.


"Apa yang kau lakukan pada anak buahku." ucap sang pemimpin bandit yang merasa tak terima saat anak buahnya dibunuh begitu saja.


"Bukankah itu yang akan kalian lakukan pada para pedagang ini, lalu mengapa aku tak boleh melakukannya." ucap Xiao Ziya sambil menyeringai kemudian gadis itu membunuh semua bandit bandit yang ada.


Para pedagang menatap Xiao Ziya dengan keheranan, siapa gadis yang ada di hadapan mereka itu, bagaimana bisa gadis itu sangat kuat.


"Trimakasih atas bantuan nona, kami semua adalah pedagang yang datang dari wilayah padang pasir." ucap salah satu dari pedagang itu.


"Aku Xiao Ziya." ucap Ziya kemudian pergi begitu saja.


Para pedagang saling berpandangan satu sama lain, mereka kira Xiao Ziya akan meminta imbalan dari mereka. Namun perkiraan mereka salah, gadis itu malah pergi begitu saja.


"Gadis muda yang baik dan begitu kuat, mari kita lanjutkan perjalanan. Sebentar lagi kita akan sampai di ibukota Kekaisaran Qiyu."


Sepertinya para pedagang dari wilayah padang pasir ingin mencoba peruntungan mereka di wilayah Kekaisaran Qiyu, barang barang yang mereka bawa sangatlah banyak.

__ADS_1


Sebenarnya Xiao Ziya tak benar benar pergi gadis itu mengawasi dari jauh, ia tengah berada di atas pohon yang cukup tinggi.


"Apa yang sebenarnya terjadi? mengapa ada bandit di wilayah perbatasan ini akan sangat meresahkan." ucap Xiao Ziya sambil memetik buah apel yang ada di pohon itu lalu memakannya.


Setelah para pedagang sudah berjalan lumayan jauh dari tempat tadi, Xiao Ziya langsung turun kebawah dan mulai meneriksa mayat mayat para bandit.


Ia menemukan beberapa kantong penyimpanan yang berisi hasil jarahan mereka, selain itu Xiao Ziya juga menemukan sebuah plakat bergambar tombak.


"Ternyata mereka adalah kelompok bandit tombak hitam dari wilayah kekaisaran lain, bagaimana bisa mereka menerobos keamanan." ucap Xiao Ziya yang mencoba untuk memahami kondisi sekarang ini. Karna takut ada kelompok bandit yang lain, Xiao Ziya menyusuri semua wilayah perbatasan kekaisaran.


Dan benar saja saat Xiao Ziya menyusuri areal perbatasan ia menemukan ada sekitar 5 kelompok bandit kapak hitam. Hal itu jelas membuatnya cemas, dimanakah tempat persembunyian mereka. Xiao benar benar harus menemukannya.


Namun untuk saat ini Xiao Ziya harus mencari Aron dan menugaskannya untuk hal ini. Bukan karna Xiao Ziya tak dapat melakukannya sendiri tapi masih banyak tikus tikus lain yang harus ia atasi.


Sesegera mungkin Xiao Ziya melesat menuju rumah Aron, tapi saat sampai rumah itu terlihat sepi tak ada siapapun di dalam rumah.


"Kemana Aron gege pergi." ucap Xiao Ziya yang berusaha mencari cari di sekitar rumah Aron.


Hingga seorang wanita datang menghampirinya, sepertinya wanita itu adalah tetangga Aron yang tinggal disebelahnya.


"Nona Ziya sedang mencari Aron?." tanya wanita paruh baya itu.


"Iya, apakah bibi tau kemana Aron gege pergi?." tanya Xiao Ziya yang penasaran kemana kakak laki lakinya itu pergi, dan mengapa Aron tak mengabarinya.


"Aron dan keluarganya pindah rumah, sepertinya sekarang ia memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah yang lebih layak." ucap sang wanita paruh baya itu.


Setelah mendapatkan informasi, akhirnya Xiao Ziya memutuskan untuk kembali ke paviliunnya saja daripada kembali ke istana.


...**Hai hai semuanya, aku update lagi hehehe makasih udah setia nunggu updetanku yang kadang kadang ngeselin. sehat terus buat kalian semua ya....


Jangan lupa


Vote yg banyak siapa tau bisa masuk tiga besar di peringkat vote


like, komen, rate, tips juga**

__ADS_1


__ADS_2