RATU IBLIS

RATU IBLIS
81


__ADS_3

Pak Komar datang bersama dukun beranak. Yang lain menunggu diruang tengah dengan perasaan campur aduk itu bagi manusia disana bagi para iblis hatinya sangat senang tapi mereka berakting dengan ekspresi sesedih mungkin.


"Assalamualaikum" ucap pak Komar.


"Waalaikumsalam" jawab mereka semua yang ada didalam villa.


Pak Komar dan dukun beranak masuk kedalam villanya, yang ada didalam villa langsung berdiri dari duduknya.


"Me mereka u udah melahirkan" ucap Sani terbata. Pak Komar dah dukun beranak itu tidak terkejut karena sudah terbiasa terjadi.


"Siapa yang menjaga mereka?" tanya pak Komar, yang lain saling pandang.


"Tidak ada yang berjaga didalam" jawab Reno, pak Komar dan dukun beranak saling tatap.


"Ayo kita periksa" ucap pak Komar. Mereka semua lalu berjalan kearah kamar yang digunakan Sarah dkk jarak ruang tengah dan kamar tidak terlalu jauh hanya butuh beberapa langkah untuk sampai, saat pintu terbuka betapa terkejutnya para manusia yang masih muda yak melihat 3 bayi yang tadi aja disana.


"Ba bayinya" ucap Ariel terbata.


"Arwah itu sudah membawa bayi mereka" ucap pak Komar.


"Terus bagaimana ini?" tanya Dimas.


"Kalian semuakan yang merelakan bayinya dibawa kealam gaib" ucap pak Komar.


"Kalian tolong keluar saya ingin mengurus mereka semua" ucap dukun beranak.


"Iya" jawab mereka lalu keluar, pak Komar ikut keluar. Dukun beranak itu membersihkan darah dan hal semacamnya disana.


Hening itulah kondisi diruang tengah, mulut mereka semua kaku untuk digerakkan karena baru pertama kalinya mendapat kejadian seperti ini. Pak Komar membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an disetiap gelas yang berisi air mineral. Andre dan sahabat iblisnya gelisah karena mereka tau pasti pak Komar akan menyuruh mereka meminumnya. Tapi Hermione merasa tenang saja, dia juga sudah memberikan pertahanan untuk adik dan para sahabat iblisnya itu. Sedangkan para manusia termenung karena masih memikirkan kejadian yang baru menimpa teman mereka.


"Kalian minum dulu supaya tenang" ucap pak Komar, mereka semua menuruti tatapan mereka kosong, Andre dan sahabat iblisnya ragu untuk mengambil airnya.


"Tenang saja kalian tidak akan kenapa-kenapa aku sudah memberi pertahanan ditubuh kalian" batin Hermione sambil meminum segelas air itu sampai habis. Mereka yang mendengar itu lega, lalu mereka meminum airnya sampai habis tak tersisa. Para manusia sedikit tenang setelah minum.


"Lebih baik kalian istirahat biar saya yang mengurus mereka, kalian pasti lelah" ucap pak Komar.


"Bapak yang pastinya lelah baru sampai kesini sudah disuruh membantu kami" ucap Dimas.


"Ini memang sudah tugas saya, kalian istirahat saja" ucap pak Komar.

__ADS_1


"Terima kasih tapi kami akan berjaga disini" ucap Dimas.


"Kami tidak tau merepotkan bapak" ucap Hermione.


"Saya tidak merasa direpotkan, sebaiknya kalian istirahat ini perintah tidak ada penolakan" ucap Pak Komar, mereka semua lalu saling pandang.


"Hah baiklah jika bapak memaksa" ucapan Evan.


"Sudah sana kalian kekamar masing-masing jangan terlalu memikirkan hal ini" ucap Pak Komar. Mereka semua berjalan kearah kamar maisng-masing dengan lesunya.


Pak Komar lalu masuk kedalam kamar yang digunakan Sarah dkk, ternyata disana sudah bersih. Pak Komar duduk disofa dia lalu memejamkan matanya dan mulai membaca ayat-ayat Al-Qur'an untuk membersihkan semua aura jahat dari tubuh Sarah dkk, dukun beranak keluar kamar dia ingin menguburkan ari-ari bayinya.


Mereka berdua mengurus Sarah dkk, setelah selesai mereka pergi dari villa itu tsk lupa pak Komar menutup pintu villanya.


Para manusia sudah tertidur pulas, sedangkan para iblis pergi ke bar dengan wujud manusia lain mereka pergi kesana untuk merayakan kemenangan mereka.


"Hahaha gue senang banget" ucap Evan.


"Haha gue juga bro" ucap Andre. Mereka disana meminum minuman beralkohol sambil berbicara tentang kejadian tadi. Hermione memikirkan pengganti Dimas yaitu 5 pria yang masih perjaka.


"Dimana aku harus mencari 5 pria perjaka, apakah disini masih ada" batin Hermione yang tak didengar siapa-siapa.


"Ada pria perjaka disini" ucap Iliana.


"Dia milikku" ucap Hermione.


"Kenapa kau bilang dia milikmu?" tanya Dela, yang lain juga heran dengan Hermione.


"Aku disuruh suamiku Lucifer untuk meniduri 5 pria perjaka" jawab Hermione.


"Apa kau bikin kesalahan sampai disuruh seperti itu?" tanya Drew.


"Hmm ntahlah" jawab Hermione tak mau memberitahu alasan kenapa dia disuruh mencari 5 pria perjaka.


"Aku akan kesana apa kalian mau ikut?" ajak Hermione.


"Dengan senang hati" ucap Iliana, Mona dan Dela.


"Kalian cari saja mangsa kalian kami ingim bersenang-senang dulu dengan mangsa kami" ucap Iliana.

__ADS_1


"Hmm baiklah" ucap Evan.


Para iblis wanita itu meninggalkan para iblis pria disana. Mereka sudah merencanakan bukan hanya akan tidur saja tapi mereka juga akan membawa mangsa mereka keneraka karena sudah beberapa minggu mereka tidak mendapatkan mangsanya.


Hermione dan sahabat iblis wanita itu pura-pura polos dan seperti mabuk berat berjalan sempoyongan tak tentu arah. Pria yang menjadi target mereka melihat mereka berempat. Pria yang menjadi target Hermione langsung berdiri dan menarik tangan Hermione dia sudah sangat mabuk berat.


"Apa yang kau lakukan?" Hermione pura-pura memberontak.


"Hahaha lihatlah sahabatmu ditarik oleh pria tak dikenal" ucap Iliana menyenggol lengan Mona dan Dela.


"Heh dia juga sahabatmu bego" Mona dan Dela memukul kepala Iliana pelan. Pria-pria yang jadi target mereka bertiga saling pandang lalu mereka berdiri dan menarik tangan mereka.


Mereka semua duduk disofa yang tadi diduduki para pria yang jadi target mereka berempat dengan posisi mereka ada diatas pangkuan para pria.


"Hei lepaskan aku" ucap Hermione memberontak.


"Sekali lagi kau bergerak akan aku makan sekarang disini" ucap pria yang jadi target Hermione sambil memeluk pinggang Hermione.


"Pria ini sepertinya masih polos, bagus deh" batin Hermione yang tak didengar siapa-siapa.


Pria target Hermione langsung memegang tengkuk Hermione, dia lalu mencium bibir Hermione, Hermione pura-pura memberontak pria itu tak tinggal diam, tangannya bergerak menelusuri lekuk tubuh Hermione yang masih tertutup pakaian.


Iliana, Mona dan Dela pura-pura kehilangan kendali mereka mencium dan memeluk pria target mereka. Pria yang jadi target mereka saling pandang sebentar lalu mengangguk pelan. Para pria itu lalu mengangkat tubuh Iliana, Mona dan Dela dan membawanya kekamar yang ada dibar.


"Lepaskan aku pria aneh" ucap Hermione setelah ciumannya dilepas olehnya pria incarannya itu.


"Hei sayang kau bilang aku pria aneh ya" pria itu tersenyum, dia sudah mabuk berat sampai seperti itu.


"Lepas" Hermione memberontak sengaja membangunkan adik pria itu.


"Ah diamlah" ucap pria itu.


"Tidak mau sebelum kau melepaskanku, kau boleh saja mabuk berat tapi jangan menjadikan aku sasaran nafsumu" ucap Hermione.


"Aku tidak peduli haha" ucap pria itu lalu mencium bibir Hermione kembali. Tangannya meremas paha Hermione lalu perlahan maju masuk kedalam rok mini Hermione.


"Hmmm" Hermione melepaskan ciumannya lalu beranjak dari pangkuan pria sasarannya, setelah itu dia berbalik dan ingin berjalan pergi tapi pria itu langsung memeluk Hermione dari belakang dan mengangkat tubuh Hermione menuju kamar.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2