
Hermione dan Reno masuk kedalam mobil, yang menyetir adalah Hermione. Dia fokus melihat kearah jalan tapi pilirannya kemana-mana.
"Aku tak masalah tak masuk kedalam tubuh Sasa malam ini yang jadi masalahku adalah nyawa Reno dan Dimas berarti dalam bahaya karena orang itu sudah mulai ingin bermain denganku, dasar manusia siluman" batin Hermione.
"Kak"
"Kakak"
"Kak Dara" tak ada jawaban dari Hermione.
Reno langsung menginjak remnya membuat Hermione terkejut.
"Reno bahaya" ucap Hermione menatap Reno.
"Abisnya kakak aku panggil gak denger-denger" ucap Reno cemberut.
"Huh" Hermione membuang napas kasar lalu menepikan mobilnya dikarenakan masih ditengah jalan.
"Kenapa No?" tanya Hermione setelah mobilnya berada ditepi jalan.
"Kak aku benar-benar tak tahan" ucap Reno.
"Reno gak boleh kayak gitu" ucap Hermione.
"Tapi beberapa bulan lalu kita ngelakuinnya" ucap Reno mendekat ketubuh Hermione.
"Inget janji kakak kemarin" ucap Reno.
"Reno" Hermione menjauh dari Reno karena Reno semakin memdekat.
"Dulu aku hanya ingin menyelesaikan tugasku saja dari Tuan Azazel, tapi sekarang beda lagi" batin Hermione.
"Walaupun gue iblis tapi gue tetep gak segitunya juga kali, gue hanya melakukannya dengan manusia berdosa" batin Hermione.
"Tapi sekarang dia udah berdosa karena telah bercinta denganku" batin Hermione.
Karena kepala Hermione terus menjauh, Reno malah mencium **** ********** Hermione lalu menggesek-gesekkan kepalanya.
"Re~no" Hermione berusaha menahannya.
"Apa, bukannya kakak juga suka" Reno memasukkan tangannya kedalam rok mini Hermione, tangan Hermione ditahan Reno.
"Ahh kalau urusan kayak gini gue gak bisa ngelawan" batin Hermione.
Reno membuka cd Hermione lalu memasukkan 2 jari kedalam lubang Hermione.
"Ahh No" Hermione terus menahan nafsunya.
"Lakukan saja Hermione, puaskan dia, jika kau mau bermainlah sepuasnya dengan dia kapanpun kau mau. Itu akan memudahkan kau memasukkan dia kedalam neraka dan dijadikan iblis seperti kita" suara Azazel terdengar oleh Hermione. Saat tau mendapat persetujuan Hermione bernapas lega karena bisa melakukannya, tapi dia juga bingung dengan Dimas.
Ntah sejak kapan, saat Hermione tersadar dia ternyata sudah dipangkuan Reno menghadap Reno yang terus memaju mundurkan jarinya didalam lubangnya itu.
Hermione mencium bibir Reno, Reno membalasnya dengan senang hati jarinya masih tetap terus didalam sana.
"Tan~bah 1 ah lagi" ucap Hermione menengadahkan kepalanya. Reno menurutinya dan mempercepat temponya, Reno menjilat leher Hermione dan meninggalkan beberapa bekas merah.
"Wah hebat juga dia" batin Hermione.
Hermione m3remas dua benda kenyal miliknya. Reno yang melihat itu menjadi ingin.
"Kak naikkan bajumu aku ingin itu juga" ucap Reno.
__ADS_1
"Kauhh serakah sekali ahh" ucap Hermione menaikkan baju yang dia gunakan.
Reno mengeluarkan satu benda kenyal itu dari wadahnya lalu m3nyusu, dan yang satunya dia r3mas oleh tangan yang tak bermain diarea bawah Hermione. Tangan yang masih bermain diarea bawahnya semakin mempercepat membuat Hermione mendesah tak karuan.
"Hmm ada airnya enak" ucap Reno melepaskan sebentar lalu membali m3nyusu.
"Ya em uh en~ak ah" ucap Hermione.
.......
Dimas membawa Sasa kevillanya setelah Sasa mengeluarkan cairannya, dia menggendong Sasa sambil sesekali mencium bibir Sasa. Untungnya villa yang ditinggali Dimas untuk sementara dekat dengan lokasi tadi.
Dimas membuka pakaian Sasa lalu mendorong Sasa membuat Sasa jatuh keatas ranjang. Dimas membuka pakaiannya sambil melihat kearah Sasa, tangan Sasa m3remas satu benda kenyal miliknya dan tangan satunya lagi berada diarea kewanitaannya sendiri, dia memasukkan jarinya sambil menunggu Dimas membuka pakaiannya.
Dimas tersenyum miring melihat Sasa, dia sengaja membuka pakaiannya perlahan supaya membuat Sasa tak karuan seperti itu.
"Ahh cepatlah" ucap Sasa.
"Apa kau sudah tak sabar untuk bermain dengan adikku?" tanya Dimas belum membuka celananya baru bajunya.
"Ya ah cepat Di~mas" ucap Sasa.
"Tunggu dulu dimana Hera, kenapa dia belum masuk kedalam tubuh Sasa?" batin Dimas.
"Dim~as ah ayolahh" ucap Sasa.
"Baiklah" Dimas melepaskan celananya. Sasa yang melihat pedang Dimas yang sudah bangun dan besar semakin tak sabar.
"Cepat masukkan" ucap Sasa mengeluarkan jarinya dari lubang itu.
"Ah sepertinya tidak akan masuk dulu" ucap Dimas menindih Sasa.
"Karena aku masih belum puas pemanasannya" jawab Dimas, menempelkan pedangnya diarea kewanitaan Sasa dan menggeser-geserkannya tapi tak dimasukkan.
"Ja~ngan menyiksakuhhh Dim~as" ucap Sasa.
........
Andre keluar dari rumah karena semuanya sedang sibuk bercinta sedangkan dia tak ada teman untuk diajak bercinta.
Andre pergi kesupermarket untuk membeli minum terlebih dahulu lalu mencari mangsa.
Andre memainkan ponselnya, dia memesan wanita malam untuk dijadikannya bermain malam ini lewat online.
Andre lalu pergi kehotel yang sudah dia pesan untuk semalam ini, dia masuk kedalam kamar dan ternyata wanita yang dipesan sudah ada disana.
"Puaskan aku malam ini, aku mau lebih dari sekali bayaranmu akan aku tambahkan sebut saja yang kau mau" ucap Andre melepaskan pakaian wanita itu.
"Tentu saja tuan" jawab wanita itu.
"Tapi sayangnya uang itu tak akan kau dapat karena kau akan aku bunuh dan aku akan membawamu keneraka" batin Andre.
.........
"Kak ah per~cepat enakhh" ucap Reno, Hermione mempercepat temponya, posisi mereka masih sama seperti tadi Hermione berada dipangkuan Reno bedanya sekarang adalah mereka sudah bermain diintinya dan Hermione yang memimpin.
"Ah kak ak~u inginhh kel~uar" ucap Reno.
"Seben~tar Re~no ah aku belum" ucap Hermione semakin mempercepat karena belum mencapai puncaknya.
"Ahhh kak ak~u tak tah~an lagihhh" ucap Reno.
__ADS_1
"Ber~sama" ucap Hermione memperdalam dan mereka berdua pun mengeluarkan cairannya bersamaan. Hermione yang mendapatkan cairan cukup banyak mengerjakan matanya.
"Kakak sangat hebat" ucap Reno.
"Biasa aja" ucap Hermione ingin beranjak tapi ditahan oleh Reno.
"Lagi" ucap Reno.
"Nanti saja ini masih dimobil dan kita berada dijalan" ucap Hermione.
"Baiklah" ucap Reno melepaskan Hermione, Hermione langsung pindah kekursi kemudi, bajunya dia turunkan kebawah lagi. Reno meresleting celananya.
"Mana cdku?" ucap Hermione mencarinya.
"Biarkan sajalah kak, itunya juga sudah ditutup menggunakan rok" ucap Reno. Hermione melirik Reno sekilas lalu menghidupkan mesin mobilnya dan menginjak gas meninggalkan jalan itu.
"Ah kak kita menginap saja dihotel, rumah masih jauh aku mau main lagi" ucap Reno.
"Nanti setelah sampai kerumah" ucap Hermione.
"Gak mau kak ayolah kita kehotel saja" ucap Reno.
"Baiklah" ucap Hermione.
"Nah gitu dong" ucap Reno senang, tangannya malah bermain diarea kewanitaan Hermione.
"Ah Reno kau ini bisa tidak berhenti" ucap Hermione.
"Tak bisa aku masih ingin" Reno memasukkan jarinya kedalam sana.
"Ahhh Re~no aku mau fokus menyetir" ucap Hermione.
"Menyetirlah aku hanya ingin seperti ini" ucap Reno menggerakkan jarinya.
"Ah No aku tak bi~sa kon~sentrasi ah" ucap Hermione.
"Ini salah kakak kenapa mempunyai tubuh yang sangat menggoda" ucap Reno.
Setelah drama didalam mobil akhirnya mereka sampai dihotel dengan susah payah Hermione menyetir karena Reno.
"Kakak mencari apa?" tanya Reno melihat Hermione seperti mencari sesuatu.
"Celanaku mana?" tanya Hermione.
"Sudahku bilang biarkan saja, itu tak akan terlihat" ucap Reno.
"Aku tau tak akan terlihat tapi tetap saja Reno" ucap Hermione.
"Ahh udahlah ayo masuk aku sudsh tak tahan ingin bermain" rengek Reno.
"Hmm baiklah" Hermione membuka pintu mobil dan keluar.
Hermione memesan kamar, setelah itu mereka pergi masuk kedalam lift. Lift terbuka Reno langsung menarik tangan Hermione keluar dari lift dan berjalan mencari kamarnya.
Setelah ketemu Reno membuka pintunya dengan tergesa-gesa, mereka masuk kedalam. Reno langsung mendorong Hermione kedinding, pintunya langsung terkunci dengan sendirinya.
Reno menahan tangan Hermione keatas lalu mencium leher Hermione, jarinya masuk lagi kedalam **** ********** Hermione.
Malam itu adalah malam yang sangat seru bagi Reno karena dia bisa bercinta dengan orang yang dia cintai. Jika saja Reno tau siapa sebenarnya Hermione (Dara) apakah dia akan terima Hermione dan mencintai Hermione apa adanya?
Bersambung....
__ADS_1