RATU IBLIS

RATU IBLIS
Kami Tak Mengenalimu


__ADS_3

Xiao Ziya melihat kepergian mereka, entah mengapa Permaisuri Xi Wunji memiliki sikap yang sama persis dengan putrinya yang saat ini sedang berada di penjara istana kekaisaran. Semoga kelak saat Kaisar muda Yan mencari permaisuri ataupun seorang ratu ia mendapatkan wanita baik bukan wanita yang hanya cantik parasnya saja namun memiliki hati yang busuk, jika itu sampai terjadi maka pangeran dan putri yang dilahirkan adalah manusia manusia yang tak berperasaan dan akan sangat menggangu silsilah keturunan pertama kekaisaram dari Klan Xiao.


Xiao Ziya masuk kembali ke kamarnya dan mulai bersila di atas tempat tidurnya, gadis itu sedang memasuki alam bawah sadarnya. Entah mengapa mawar mawar es dan mawar api yang tumbuh disekitar lautan spiritualnya semakin banyak. Entah ini pertanda baik ataupun buruk namun Xiao Ziya merasakan hal luar biasa akan terjadi nantinya. Lalu gadis itu mulai menyerap energi dari mawar mawar yang ada di sekitarnya itu seperti biasa bagian tubuh kirinya seperti terbakar dan bagian tubuh kanannya seperti membeku. Dulu saat pertama mencoba menyerap energi dari mawar mawar ini Xiao Ziya sempat pingsan karna rasa sakit yang sangat luar biasa namun sekarang gadis itu sudah mulai terbiasa dengan rasa sakitnya.


Satu jam telah berlalu Xiao Ziyapun menyudahi latihannya dan mulai kembali ke alam sadarnya, karna merasa sedikit lapar akhirnya gadis itu memilih untuk pergi ke kantin. Namun di sepanjang jalan menuju kantin banyak murid akademi yang memperhatikannya Xiao Ziya juga merasa heran apa yang salah dengan penampilannya?.


"Mengapa mereka memperhatikanku seperti itu." ucap Xiao Ziya yang kebingungan, ia melihat bajunya dari atas hingga bawah dan tak ada kesalahan sama sekali.


Lalu Felix dan juga Ling Zoho menghampiri Xiao Ziya dengan tatapan yang sama seperti murid murid akademi lainnya.


"Ada apa dengan kalian berdua?." tanya Xiao Ziya yang semakin penasaran sebenarnya apa yang salah dengan dirinya?.


"Apakah nona mengenal kami? kami baru saja melihat nona di akademi." jawab Felix yang membuat Xiao Ziya terkejut.


Bagaimana bisa mereka berdua tak mengenalinya, apakah kedua pemuda yang ada di hadapannya itu terkena amnesia karna terbentur suatu benda yang keras.


"Hey kalian berdua jangan bercanda, kau Felix dan kau Ling Zoho kan." ucap Xiao Ziya sambil menunjuk kedua pemuda itu secara bergantian. Namun Felix dan Ling Zoho hanya menunjukkan ekspresi terkejut mereka saja.


Tak lama kemudian Muyen, Xiao Feng, Xiao Xinzo, dan Xiao Bin datang.


"Maaf apakah nona murid baru di akademi ini?." tanya Xiao Bin. Saat ini Xiao Ziya benar benar kesal mengapa semua orang lupa padanya apakah mungkin seluruh murid Akademi Qiyu mengalami amnesia masal.

__ADS_1


"Aih mengapa kalian juga ikut ikut tidak mengenaliku." ucap Xiao Ziya yang sudah merasa geram dan memilih untuk pergi menuju kantin. Namun mereka juga mengikuti Xiao Ziya karna penasaran.


Saat tiba di kantin Xiao Ziya melihat Xiao Yuna dan Yienran yang sedang bercengkrama satu sama lain. Xiao Ziya memilih untuk duduk di samping Xiao Yuna.


"Maaf nona ini siapa ya?." tanya Xiao Yuna yang tak mengenali Xiao Ziya yang sedang duduk disampingnya.


"Kau juga tak mengenaliku Yuna jiejie." ucap Xiao Ziya yang mulai merasa keheranan. Apakah ada seorang master yang datang ke akademi dan menghapuskan ingatan semua murid tentang dirinya ini benar benar menyebalkan.


"Bagaimana nona tau nama saya?." tanya Xiao Yuna yang merasa keheranan.


"Dia juga kenal dengan ku dan Felix tadi." ucap Ling Zoho.


Semua orang menatap kearah Xiao Ziya dengan tatapan tak percaya. Namun jika di lihat lihat wajahnya memang mirip dengan Xiao Ziya hanya saja rambut biru dan mata merahnya itu sangat berbeda dengan Xiao Ziya. Tunggu dulu Rambut biru? mata merah? Iya itu adalah penampilan Xiao Ziya saat ini dan gadis itu tak menyadari hal tersebut. Wajar saja jika semua orang tak mengenalinya saudara saudaranya hanya tau saat gadis itu marah maka mata dan juga rambutnya akan berwarna merah bukan rambut biru dan mata merah.


Perubahan itu terjadi karna Xiao Ziya menyerap energi dari mawar es dan mawar api dalam jumlah yang besar sehingga mengubah penampilannya untuk sementara waktu.


"Apa yang terjadi padamu adik Ziya, mengapa rambutmu berwarna biru cerah seperti itu." tanya Xiao Bin yang merasa penampilan Xiao Ziya saat ini benar benar aneh.


"Mungkin ini efek meditasiku dan perubahannya hanya untuk beberapa hari saja." jawab Xiao Ziya yang tak ingin mengatakan tentang mawar api dan mawar es tang tumbuh di pinggir lautan spiritualnya. Karna jika banyak orang yang tau tentang hal itu nyawa Xiao Ziya akan dalam ancaman. Bahkan para dewa mungkin akan turun ke dunia bawah untuk memburunya.


"Namun penampilanmu saat ini benar benar luar biasa." ucap Xiao Yuna yang langsung memeluk Ziya dengan antusias.

__ADS_1


"Terserah jiejie saja." ucap Xiao Ziya yang sudah pasrah jika dipeluk Xiao Yuna.


Ditempat lain tepatnya di istana neraka, saat ini Raja Artur sedang bersama dengan Xiliu. Mereka sedang membicarakan Xiao Ziya yang tiba tiba membawa kembali Raja Richal secara tiba tiba. Dan mereka masih keheranan bagaimana bisa gadis itu menemukan Raja Richal dengan mudah padahal sudah berpuluh puluh tahun prajurit peri mencari raja mereka keseluruh lapisan dunia namun tak berhasil menemukannya.


"Gadis itu benar benar penerusmu?." tanya Xiliu yang sedikit meragukan tentang fakta bahwa Xiao Ziya adalah penerus dari Raja Artur. Bagaimanapun juga gadis itu terlihat lebih luar biasa dari sahabatnya.


"Tentu saja dia adalah orang yang terpilih menjadi penerusku. Namun ku rasa gadis itu memiliki banyak rahasia di dalam hidupnya." ucap Raja Artur yang juga merasa ada hal yang janggal dalam tubuh Xiao Ziya, banyak rahasia yang tersimpan di sana. Saat ia ingin menerobos alam bawah sadar Xiao Ziya ia gagal melakukannya karna ada perlindungan yang sangat kuat yang menjaga alam bawah sadar gadis itu.


"Kau merasakannya juga, dimana kau menemukan gadis itu." tanya Xiliu yang penasaran dengan asal usul Xiao Ziya.


"Dia adalah jiwa yang ditelantarkan oleh para dewa, namun anehnya semesta seperti berpihak pada anak itu." ucap Raja Artur yang juga belum menemukan titik terang dari seorang Xiao Ziya.


"Aku akan pergi menemuinya untuk bertrimakasih." ucap Xiliu yang berencana untuk pergi menemui Xiao Ziya, Raja Artur juga ikut karna ia juga sedikit merindukan gadis nakal itu.


Dilain tempat saat ini permaisuri sedang merasa gusar karna tawarannya ditolak oleh Xiao Ziya, siapa sangka gadis semuda itu memiliki kekayaan yang sangat melimpah dan tak bisa ia bayangkan sama sekali. Xiao Ziya memang sangat sempurna dan tak ada celah sama sekali. Namun permaisuri Xi Wunji masih menginginkan Xiao Ziya untuk menjadi menantunya.


"Bagaimana caraku mendapatkan gadis itu." ucap Permaisuri Xi Wunji yang sedang mondar mandir di kamarnya, sedangkan Pangeran Xi Sihu hanya duduk diam sambil melihat ibunya dengan tatapan tak senang. Walau Pangeran Xi Sihu masih belum bisa berbicara dan menulis dengan lancar namun ia tau bahwa ibunya memiliki niat buruk pada nona Xiao Ziya.


**Hai semua maaf baru bisa update sekarang, gimana kabar kalian semoga baik baik aja ya.


Jangan lupa, follow aku, vote, komen, like, share, rate and tips koin ya**.

__ADS_1


__ADS_2