
Setelah Dewa Hiloz dan putranya selesai makan hidangan yang disajikan Xiao Ziya, mereka berdua ingin pamit kembali ke alam para dewa karna hari sudah mulai pagi.
"Trimakasih atas hidangan hidangan luar biasa yang nona sajikan." ucap Dewa Hiloz yang kini mulai menurunkan gengsinya agar bisa mengucapkan trimakasih pada Xiao Ziya.
"Tak perlu sungkan pada saya, saya juga sangat bertrimakasih karna Dewa Hiloz bersedia datang kesini. Ah ya saya akan segera pergi ke dunia atas semoga kita bisa bertemu di sana." ucap Xiao Ziya pada Dewa Hiloz dan juga putranya. Mereka berdua akhirnya pergi Xiao Ziya kini sudah bisa bersantai gadis itu masuk kedalam paviliunnya, namun baru saja masuk kedalam gadis itu ingat bahwa ia memiliki janji pada Raja Artur untuk datang ke istana Neraka untuk membahas hal penting.
Xiao Ziyapun membersihkan dirinya kemudian ia mengenakan gaun yang sederhana. Setelah selesai ia memanggil Lunzi sang naga putih ilahi untuk mengantarnya ke wilayah neraka. Lunzi pun keluar dari cincin semesta dan bersiap untuk mengantar Xiao Ziya.
"Saya siap mengantar nona muda kemanapun anda pergi." ucap Luzi sebelum terbang dan mulai menembus lapisan lapisan awan hingga melintas di berbagai tingkatan dunia.
Seekor naga putih ilahi yang menjadi incaran banyak orang tiba tiba muncul dan melintas di atas awan tentu saja menarik perhatian beberapa orang yang melihatnya, bahkan berita itu sampai pada seorang pria yang pernah mengincar naga itu dan menyuruh anak buahnya untuk menangkap naga putih ilahi namun sangat disayangkan semua anak buah yang ia kirim ke dunia bawah tak pernah kembali dalam keadaan hidup.
"Sialan siapa yang sudah berhasil menaklukkan naga ilahi itu." ucap seorang pria yang memukul mejanya sangat keras hingga meja itu terbelah menjadi dua bagian.
"Tenang saja tuan kami pasti akan segera menyelidiki hal ini." ucap beberapa orang yang menggunakan jubah berwarna merah.
Sedangkan saat ini Xiao Ziya sudah sampai di depan gerbang masuk istana neraka, naga putih miliknya juga telah ia masukkan kembali kedalam cincin semesta. Kehadiran naga ilahi di wilayah neraka akan membuat para penduduk menjadi takut dan mengira para dewa sedang menyerang mereka sehingga Xiao Ziya hanya berhenti di perbatasan luar kemudian memasikkan Lunzi kedalam cincin semesta kemudian ia melanjutkan perjalanan ke istana neraka dengan cara melesat secepat mungkin.
"Selamat datang junjungan muda, Raja Artur telah menunggu anda di ruang kerjanya." ucap penjaga gerbang masuk wilayah neraka, sepertinya Raja Artur menitipkan pesan pada para prajurit penjaga gerbang sebelum Xiao Ziya datang kesana.
"Baiklah saya akan segera menemuinya." ucap Xiao Ziya yang langsung masuk ke wilayah Istana Neraka kemudian gadis itu berjalan menuju ruang kerja Raja Artur.
Xiao Ziya mengetuk pintu berkali kali, setelah agak lama menunggu akhirnya Raja Artur mempersilahkannya untuk masuk kedalam. Raja Artur mempersilahkan Xiao Ziya untuk duduk di sebuah kursi yang memang sudah di siapkan.
"Maaf karna membuat anda menunggu lama." ucap Xiao Ziya yang mengucapkan permohonan maaf dengan tulus.
"Tidak masalah, bagaimana apakah urusanmu telah selesai?." tanya Raja Artur yang ingin memastikan bahwa masalah Xiao Ziya dengan para ular itu telah selesai karna ia ingin membahas sesuatu yang serius dengan gadis itu.
"Masalah kemarin telah usai hingga akar akarnya." ucap Xiao Ziya yang tersenyum menandakan semua terselesaikan dengan baik.
Raja Artur merasa lega kini saat yang tepat untuk mengatakan beberapa hal pada Xiao Ziya.
"Sebenarnya kau ini siapa?." tanya Raja Artur yang membuat Xiao Ziya menjadi bingung. Bukankah kakek tua itu yang membuat jiwanya berreingkarnasi pada tubuh yang saat ini ia tempati sudah seharusnya Raja Artur tau siapa Xiao Ziya.
"Apa maksut dari pertanyaan anda? bukankah anda sendiri yang membuat jiwa saya berreingkarnasi setelah jiwa saya ditolak para dewa?." tanya Xiao Ziya yang sedang berfikir apakah kakek tua yang ada di hadapannya itu salah makan sesuatu atau kepalanya sudah terbentur oleh benda yang cukup keras sehingga melontarkan pertanyaan yang sangat aneh dan membingungkan.
__ADS_1
Raja Artur memberikan beberapa lembar kertas yang berisi identitas Xiao Ziya, setiap Raja Artur merreingkarnasikan jiwa seseorang kedalam tubuh yang baru maka akan ada sebuah data tentang identitas orang itu dan beberapa takdir yang akan terjadi padanya.
Namun khasus Xiao Ziya kali ini sangat berbeda dengan yang lain, Raja Artur baru ingat bahwa ia belum melihat data identitas tentang penerusnya itu. Beberapa hari yang lalu Raja Artur pergi ke alam neraka dan menemui beberapa pekerjanya yang ada di sana. Ia menanyakan data identitas tentang jiwa baru yang menempati tubuh Xiao Ziya, beberapa pekerja akhirnya mencari data itu seharian dan akhirnya menemukannya.
Saat Raja Artur membaca identitas Xiao Ziya ia merasa sangat heran karna di sana hanya tercantum kata kata ( Zoya jiwa baru yang menempati tubuh gadis dari Klan Xiao yang bernama Xiao Ziya, mereka adalah satu jiwa yang sama yang terpisah karna kesalahan yang dilakukan oleh ?????) hanya kata kata itu saja yang tercantum di sana, tentu saja Raja Artur sangat penasatan dan bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. Siapa gadis yang ia angkat menjadi penerusnya itu.
Xiao Ziya yang membaca identitas tentang dirinya juga kebingungan apa maksut dari Zoya dan Xiao Ziya adalah satu jiwa yang sama dan terpisah karna kesalahan sosok yang sangat misterius bahkan namanya tak tercantum di sana.
"Apa maksut dari semua ini?." tanya Xiao Ziya yang juga menginginkan kejelasan. Siapa ia sebebarnya dan siapa yang harus bertanggung jawab atas kesalahan itu. Misteri yang lain saja belum terpecahkan mengapa ada misteri baru yang muncul dan mengganggu fikiran gadis itu.
"Sebaiknya kau memecahkan misteri ini dengan perlahan, saat ini kau sudah membuat masalah yang cukup serius dengan Aliansi Hitam Wunzo mereka tak akan pernah melepaskanmu." ucap Raja Artur yang khawatir tentang keselamatan Xiao Ziya saat gadis itu pergi dan menetap di dunia bawah untuk beberapa saat.
"Kakek tua kau tenang saja, saya akan menjaga diri dengan baik saat ada di dunia atas." ucap Xiao Ziya yang tak ingin membuat Raja Artur khawatir.
Raja Artur merasa sedikit tenang, Xiao Ziya berpamitan untuk pergi dari istana Neraka ia ingin pergi melihat lihat para penduduk neraka yang ada di sekitar sana. Penduduk neraka bukanlah tampak seperti manusia yang tinggal di dunia bawah maupun dunia atas. Mereka memiliki tanduk kecil di atas kepala dan sorot mata merah tajam yang menakutkan, kulit putih bersih serta ketampanan dan kecantikan yang lebih tinggi daripada manusia biasa.
Pada umumnya mereka yang tinggal di wilayah neraka memiliki kemampuan yang mumpuni walau hanya penduduk biasa. Saat Xiao Ziya melihat lihat ke sana dan kemari ia tertarik dengan sebuah kedai yang menjual berbagai daging asap yang kelihatannya sangat enak. Ia pun masuk kedalam kedai itu dan memesan beberapa menu dengan harga yang lumayan tinggi.
"Lihatlah gadis yang duduk di meja belakang sepertinya ia adalah manusia biasa." ucap salah seorang penduduk wilayah neraka yang merasa heran dengan kehadiran manusia di wilayah neraka.
"Apakah saya tak boleh ada di sini?." ucap Xiao Ziya yang malah balik bertanya pada pria itu, karna kehadirannya di wilayah neraka bukanlah untuk yang pertama kali.
"Namun manusia biasa dilarang masuk kesini." ucap pria itu yang semakin menajamkan tatapannya pada Xiao Ziya, namun gadis itu tak peduli ia sedang sibuk melihat ke sana kemari.
"Hey nak apakah kau mengabaikanku?." tanya pria itu yang mulai kesal dengan tingkah Xiao Ziya.
"Coba anda tanyakan pada prajurit penjaga perbatasan mengapa mereka mengizinkanku untuk masuk ke wilayah neraka." ucap Xiao Ziya yang tak ambil pusing karna ia sudah terbiasa dengan hal hal seperti ini.
Pria itupun menggebrak mejanya kemudian menghampiri Xiao Ziya, ia terlihat marah karna tanduk kecil yang ada di kepala pria itu berubah warna menjadi merah. Pengunjung lain yang ada di kedai itu hanya bisa melihat saja karna mereka tak bisa membantu.
"Semoga gadis manusia itu baik baik saja." ucap salah seorang pengunjung yang takut Xiao Ziya akan terluka. Bagaimanapun kekuatan manusia biasa jauh berbeda dari para penduduk neraka.
Xiao Ziya berbalik menatap tajam kearah pria yang telah membuatnya kesal itu, matanya kini juga berubah menjadi merah bahkan aura membunuhnya menyeruak hingga keluar kedai. Pria yang tadinya ingin menghantam Xiao Ziya karna gadis itu berani mengabaikannya menjadi terdiam dan seluruh tubuhnya gemetaran. Gadis manusia yang ingin ia lawan memiliki kemampuan yang sangat luar biasa.
Beberapa jenderal neraka yang sedang diberi tugas untuk berpatroli memantau keamanan sekitar merasa terkejut ketika merasakan aura membunuh yang sangat kuat dari sebuah kedai yang tak jauh dari mereka.
__ADS_1
Para jenderal neraka itupun berlari untuk memastikan apa yang sedang terjadi sebenarnya. Saat mereka masuk kedalam kedai seorang gadia dengan sorot mata tajam membuat para jenderal neraka terkejut bukan main.
"Salam hormat kami pada junjungan muda, maaf apa yang sedang terjadi di sini." ucap para jenderal neraka yang memberikan salam hormat pada Xiao Ziya.
Pria dan seluruh isi kedai sangat syok ternyata gadis manusia itu adalah Xiao Ziya junjungan muda mereka semua, sekarang bagaimana nasib pria yang telah membuat gadis itu marah.
"Ajarkan pada pria itu agar tak ikut campur dalam privasi saya karna saya tak suka diganggu." ucap Xiao Ziya dengan jelas, tegas, dan juga singkat. Para jenderal neraka itu menatap kearah seorang pria yang ditunjuk oleh nona muda mereka, dengan cepat para jenderal neraka menangkan pria itu. Pria itu akan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang telah ia lakukan pada penerus Raja Artur.
"Sebaiknya kita tak mengganggu gadis itu." ucap beberapa orang yang masih berada di dalam kedai.
Tak lama kemudian pesanan Xiao Ziya datang sebelum memakannya Xiao Ziya terlebih dahulu membayar tagihan atas makanan yang ia pesan. Cukup mahal jika dibandingkan dengan makanan yang di jual di dunia bawah.
"Baiklah saatnya makan." ucap Xiao Ziya yang langsung menyanyap sederet daging asap yang telah tersedia di mejanya. Makan adalah hal yang dapat membuat mood gadis itu kembali membaik dengan cepat.
"Wah rasanya sangat luar biasa." ucap Xiao Ziya yang makan dengan tenang dan juga damai.
Setelah urusannya di sana selesai Xiao Ziya kembali ke dunia bawah dengan menunggangi Mokuzo sang naga hitam. Setelah sampai Xiao Ziya langsung pergi ke kota kecil miliknya yang ada di dalam hutan, gadis itu ingin menyiapkan segela keperluan sebelum berangkat ke dunia atas.
Hari bergangi hari, minggu berganti minggu Xiao Ziya masih ada di dalam kota kecil miliknya ia sudah ada disana selama dua minggu. Saat ada di dalam kota kecil miliknya gadis itu tak pergi kemanapun sehingga banyak orang yang khawatir tentang kondisinya saat ini.
"Kalian semua sudah berusaha keras selama dua minggu ini, kultivasi kalian juga naik dengan drastis sebentar lagi saya akan memulai perjalanan saya untuk pergi ke dunia atas. Apakah kalian tau tugas kalian sema saya pergi!!!!." ucap Xiao Ziya pada seratus ribu pasukan khususnya itu.
"Selama nona muda pergi untuk memulai perjalanan di dunia atas kami semua memiliki tugas untuk menjaga wilayah Kekaisaran Qiyu agar selalu aman, menjaga Klan Xiao, menjaga beberapa kerajaan yang ada di bawah kekuasaan nona muda dan menjaga keselamatan orang orang yang nona muda sayangi." ucap seratus ribu pasukan khusus milik Xiao Ziya secara serentak.
"Apa pesan saya pada kalian semua!!." triak Xiao Ziya lagi.
"Kami harus pulang dalam keadaan selamat setelah menjalankan tugas, kami akan hidup dengan bahagia ketika setia pada nona muda namun kami akan menderita saat berhianat." ucap setarus ribu pasukan milik Xiao Ziya yang akan selalu setia pada nona muda mereka yang telah membuat kehidupan mereka jauh lebih baik daripada sebelumnya.
Tak jarang diantara budak yang Xiao Ziya beli ada beberapa sosok penting pada masanya seperti seorang pangeran ataupun putri, seorang kultivatior tingkat tinggi dan beberapa kedudukan tinggi yang lainnya.
"Baiklah untuk lima ratus lima pasukan iblis saya apakah kalian siap ikut berpetualang dengan junjungan kalian ini!!." triak Xiao Ziya pada para pasukan khususnya.
"Kami siap hidup dan mati hanya untuk junjungan muda. Kami akan mengantar anda hingga menjadi yang tertinggi." ucap para pasukan iblisnya itu. Xiao Ziya merasa sangat beruntung karna memiliki pasukan yang sangat setia padanya.
Xiao Ziya memasukkan limaratus lima pasukan iblisnya kedalam cincin semesta dan berpamitan pada seratus ribu pasukan khususnya. Xiao Ziya ingin menghabiskan waktunya selama tiga hari bersama dengan sang ayah.
__ADS_1
Hai hai semua aku update lagi maaf kemaren aku sibuk dan ga sempet update hehe. Jangan lupa follow buat yang belum follow, vote yang masih punya tiket vote, gift hadiah apapun, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share juga ya. Love you guys.