RATU IBLIS

RATU IBLIS
Kondisi Xiao Cunyu


__ADS_3

Saat ini Xiao Ziya sudah sampai di paviliunnya disana terlihat Zoe yang sedang bermain dengan Xu Yuan. Syukurlah adik kecilnya itu tidak menangis karna ia tinggal.


"Trimakasih telah menjaga adikku, sekarang kau bisa kembali." ucap Xiao Ziya yang tau bahwa Xu Yuan juga butuh istirahat sebelum dan setelah selesai kelas pemuda itu mengikuti kemanapun Xiao Ziya pergi.


Tak lama setelah Xu Yuan pergi Aron datang dan menghadap pada Xiao Ziya.


"Salam nona Ziya, siapa pemuda yang bersamamu tadi." ucap Aron karna merasa penasaran.


"Dia adalah pelayan baruku. Apakah ada sesuatu yang penting gege." tanya Xiao Ziya pada Aron karna tiba tiba pemuda itu mendatangi Xiao Ziya pasti ada sebuah masalah atau sesuatu yang ingin Aron sampaikan.


"Saya mendengar kabar bahwa saat ini ayah nona terluka parah, sebaiknya nona kembali ke klan dan memeriksa keadaan tuan." ucap Aron, hal itu tentu membuat Xiao Ziya sangat khawatir. Bukankah seharusnya sang ayah masih dalam misi klan mengapa ayahnya bisa terluka seperti itu.


"Baiklah, trimakasih untuk informasinya. Aku akan segera kembali ke klan." ucap Xiao Ziya dengan wajah mendungnya. Ia tak akan mengampuni siapa saja yang telah membuat ayahnya terluka.


Xiao Ziya berjalan dengan tergesa gesa menuju asrama pria. Ia sedang mencari keberadaan kakak laki lakinya. Walau Xiao Ziya berjalan dengan sangat cepat namun Zoe masih tertidur dengan tenang dipelukan Xiao Ziya, bayi itu benar benar bisa diandalkan karna tak rewel sama sekali.


Kebetulan saat itu ada sekumpulan murid pria yang sedang berbincang di depan pintu kamar mereka. Karna Xiao Ziya tak tau dimana letak kamar Xiao Xun akhirnya Xiao Ziya bertanya pada para murid yang sedang berkumpul itu.


"Permisi apakah kalian tau dimana letak kamar Xun gege." ucap Xiao Ziya yang langsung bertanya tanpa basa basi.


Salah satu murid pria itu menoleh dan melihat ke arah Xiao Ziya yang tampak sangat gelisah.


"Junior bisa langsung lurus kedepan, kamar senior Xun ada di barisan paling akhir." jawab salah seorang murid pria yang sepertinya ada di kelas yang lebih tinggi dari Xiao Ziya.


"Trimakasih senior, saya permisi." ucap Xiao Ziya yang langsung pergi menuju tempat yang ditunjukkan oleh murid senior tadi.

__ADS_1


"Apakah kau kenal gadis itu?." ucap salah seorang murid yang sedang melihat kepergian Xiao Ziya.


"Dia adalah adik dari kaisar." jawab murid yang lain.


"Aku tidak bertemu dengannya di kelas bangsawan." ucap murid yang lain.


"Dia mengambil kelas biasa."


Xiao Ziyapun akhirnya sampai di depan pintu kamar Xiao Xun, gadis itu mengetuk pintu beberapa kali dan berharap kakak laki lakinya akan segera keluar. Namun yang keluar adalah Ling Fuen teman sekamar dari Xiao Xun.


"Apakah junior mencari saudara Xun?." ucap Ling Fuen yang sudah kenal dengan Xiao Ziya.


"Iya, apakah gege ada di dalam?." tanya Xiao Ziya dengan sangat terburu buru.


"Tunggu sebentar akan aku panggilkan." setelah mengagakan itu Ling Fuen kembali masuk kedalam kamar untuk memanggil Xiao Xun.


"Gege kita harus segera kembali ke klan." ucap Xiao Ziya yang langsung menarik tangan Xiao Xun hingga pemuda itu terkejut.


"Mengapa kau sangat tergesa gesa adikku?." tanya Xiao Xun yang hanya bisa pasrah saat tangannya masih ditarik tarik oleh adik kesayangannya.


"Aku mendapat kabar bahwa ayah terluka parah, kita harus segera kembali." jelas Xiao Ziya secara singkat yang membuat Xiao Xun panik bukan main.


Akhirnya mereka berdua pergi meninggalkan akademi dengan secepat kilat, Xiao Ziya berusaha untuk lari secepat yang ia bisa dan menjaga keseimbangan agar Zoe yang sedang ia gendong tidak jatuh. Bayi itu hanya diam sambil menatap kearah wajah Xiao Ziya. Sepertinya ia faham bahwa jiejienya saat ini senang sangat panik dan juga khawatir.


20 menit Xiao Ziya dan Xiao Xun berlari menggunakan ilmu meringankan tubuh mereka, akhirnya mereka bertiga sampai di depan gerbang masuk Klan Xiao dengan selamat. Melihat kedatangan Xiao Ziya, Xiao Xun, dan juga Xiao Zoe membuat semua penjaga gerbang membungkuk hormat dan segera membuka gerbang utama. Dengan segera Xiao Ziya berlari menuju kamar Ayahnya. Namun sebelum itu Xiao Ziya menitipkan adiknya pada salah satu pelayan wanita kepercayaan ayahnya yang biasa mengasuh Zoe.

__ADS_1


Saat masuk kedalam kamar ayahnya, disana sudah terdapat banyak orang yang juga merasa khawatir pada keselamatan Xiao Cunyu.


"Paman Ciyun bagaimana dengan kondisi ayah." ucap Xiao Ziya yang langsung duduk di sebuah kursi yang disediakan di samping tempat tidur ayahnya.


"Ayahmu sekarang sedang kritis, kami akan melakukan yang terbaik untuk menyembuhkan ayah nona." ucap Xiao Ciyun yang berusaha untuk menyemangati Xiao Ziya.


Namun gadis itu terlihat sangat sedih ketika melihat sang ayah terbaring di atas tempat tidur dengan wajah yang pucat dan tubuh yang penuh dengan luka. Siapapun yang melakukan hal ini pasti akan Xiao Ziya balas berkali kali lipat.


"Apa yang tabib kekaisaran katakan tentang obat yang bisa menyembuhkan ayah." tanya Xiao Ziya yang ingin sekali menyembuhkan ayahnya.


"Tabib kekaisaran meminta beberapa tanaman herbal yang sangat sulit ditemukan di pasaran, saya sudah meminta beberapa ketua untuk mencarinya juga." ucap Xiao Ciyun dengan menundukkan kepala. Ia tau saat gadis itu marah maka matanya akan sangat tajam dan juga menakutkan.


"Misi klan apa yang sedang ayahku kerjakan sehingga ia seperti ini." ucap Xiao Ziya yang ingin tau misi apa yang telah di ambil oleh sang ayah.


"Ayahmu pergi untuk menangkap beberapa orang dari aliansi hitam bersama dengan dua ketua lainnya, namun nasib ayahmu saat itu sedang sial sehingga hanya dia yang terluka sangat parah." jelas Xiao Ciyun, setelah hal ini terdengar ke telinga Xiao Ziya maka sebuah pembalasan dendam yang akan gadis itu lakukan.


Namun sebelum membalas apa yang aliansi hitam itu lakukan pada ayahnya, Xiao Ziya ingin fokus menyembuhkan ayahnya terlebih dahulu. Xiao Ziyapun bertanya pada Xiao Ciyun tanaman herbal apa saja yang tabib itu minta. Dan yang diperlukan adalah gingseng 1000 tahun, bunga lotus perak, daun peri, dan juga mawar hitam. Xiao Ziya sedikit menaikkan alisnya semua bahan jelas ada di dalam cincin semestanya namun dimana ia bisa menemukan daun peri? tanaman itu betuknya seperti apa?.


"Saya memiliki semuanya paman kecuali daun peri." ucap Xiao Ziya yang langsung mengeluarkan semua tanaman herbal yang disebutkan.


"Akan sulit untuk mencari daun peri, saya juga belum pernah mendengarnya." ucap Xiao Ciyun dengan jujur nama daun peri memanglah sangat asing bagi mereka yang tinggal di dunia bawah.


"Baiklah saya titip ayah saya pada anda, saya tau harus bertanya pada siapa. Xun gege tolong jaga kemanan ayah ya." ucap Xiao Ziya kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.


Xiao Ziyapun meminta Zier untuk mengantarnya menuju wilayah neraka, jika tak ada satupun orang orang dari dunia bawah yang tau apa itu daun peri maka Raja Artur pasti tau dimana daun peri itu berada. Apapun resikonya ia harus mendapatkan daun peri itu.

__ADS_1


**Hai hai semuanya akhirnya aku bisa update lagi nih, gimana kabar kalian semua semoga sehat selalu ya. Jangan lupa makan dan istirahat yang teratur ya makasih udah setia nungguin updatanku.


Jangan lupa follow aku, like, vote sebanyak banyaknya, komen, rate, share juga ya**


__ADS_2