RATU IBLIS

RATU IBLIS
Mengapa Membeli?


__ADS_3

"Mengapa nona itu membeli lahan kosong yang ada di akademi kita?." tanya Rui Bing salah satu guru agung dari Akademi Merpati.


"Dia ingin tinggal di sini selama satu minggu, tadinya saya mengantar nona Ziya ke rumah yang biasa digunakan oleh para tamu namun ia terlihat kurang puas dan bertanya mengenai apakah di akademi ini ada sebuah lahan kosong. Akhirnya nona Ziya membeli lahan kosong itu dengan harga dua ribu koin emas, setelah itu nona Ziya membangun sebuah paviliun di sana." ucap Xi Sunbi yang menceritakan secara rinci apa yang sebenarnya sedang terjadi.


"Jadi bangunan itu milik nona Ziya bukan milik akademi?." tanya Ling Minya yang merasa sedikit kecewa dengan kenyataan yang harus ia terima, seandainya bangunan itu milik Akademi Merpati maka ia akan pindah tinggal di sana.


Setelah perdebatan yang cukup panas antara dua kubu yaitu kubu yang setuju dengan dijualnya lahan kosong itu dan kubu yang merasa tak terima karna kepala akademi tak meminta izin saat menjual lahan kosong yang merupakan milik Akademi Merpati. Karna Xi Sunbi merasa bersalah akan hal yang terjadi akhirnya ia meminta maaf dan ia akan mengajak mereka semua untuk bertemu dengan nona yang telah membeli lahan kosong itu.


Sedangkan di tempat lain, tepatnya di Klan Xiao ada beberapa orang dari Klan Ling yang datang kesana untuk mengajukan lamaran untuk Xiao Xun. Salah satu putri dari pemimpin klan tertarik dengan putra kedua Xiao Cunyu itu sehingga mereka langsung pergi ke Klan Xiao untuk mengajukan lamaran.


Saat ini beberapa ketua klan dan orang orang dari Klan Ling sedang berada di aula utama untuk membahas pengajuan lamaran pertunangan yang diajukan oleh Ling Anhi panatua dari Klan Ling yang ada di Kekaisaran Qiyu.


"Mengapa anda mengajukan lamran pertunangan dengan sangat tiba tiba?." tanya Xiao Ciyun sebagai ketua pertama sekaligus pemimpin Klan Xiao, ia harus tau alasan di balik pengajuan lamaran yang sangat mendadak itu.


Lagipula jika difikir fikir lagi ini sedikit aneh karna Xiao Xun sedang menempuh pendidikan di Akademi Kekaisaran Qiyu sedangkan Ling Sirinji putri dari pemimpin Klan Ling merupakan lulusan dari akademi yang ada di luar Kekaisaran Qiyu. Dimanakah Ling Sirinji bertemu dengan Xiao Xun dan jatuh hati pada pemuda itu?.


"Putri saya benar benar tertarik dengan putra anda saya harap anda bisa mempertimbangkan pengajuan lamaran ini." ucap Ling Anhi yang sedang meyakinkan Xiao Cunyu bahwa putrinya benar benar menyukai putra kedua dari Xiao Cunyu itu.


"Saya akan menanyakannya pada putra saya, saya harap kalian bisa menunggu keputusan putra saya." ucap Xiao Cunyu yang tak bisa memutuskannya sendiri karna masalah ini menyangkut masa depan Xiao Xun sehingga pemuda itulah yang berhak menentukan dengan siapa ia ingin bertunangan.


"Baiklah jika begitu saya dan yang lain pamit terlebih dahulu." ucap Ling Anhi yang berpamitan untuk kembali ke Klan Ling.


Para ketua Klan Xiao yang masih berada di aula utama saling bertatapan satu sama lain. Mereka sepertinya juga merasa ada yang aneh dengan tujuan Klan Ling mengajukan pertunangan pada Xiao Xun.


"Sebaiknya kita selidiki hal ini terlebih dahulu." ucap Xiao Yuza yang ingin turun tangan membantu Xiao Cunyu untuk mencari tau apa alasan dari mereka mengajukan lamaran pertunangan.


"Baiklah jika ada yang mengetahui info penting tentang hal ini segera katakan pada saya." ucap Xiao Cunyu yang sangat menyayangi semua putra dan putrinya.


Sedangkan saat ini di Akademi Merpati hari sudah malam dan Xiao Ziya baru saja terbangun dari tidur lelapnya, gadis itu segera membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan seragam master yang lain. Setelah selesai ia keluar dari paviliun untuk mencari kedai yang menjual makanan karna saat ini Xiao Ziya memang sedang kelaparan.


Saat gadia itu tengah mencari kedai makanan kesana dan kesini namun yang ia temukan hanya asrama putra dan asrama putri saja serta bangunan bangunan pendukung pendidikan yang ada di Akademi Merpati. Yang membuat Xiao Ziya merasa bingung adalah dimanakan para penduduk wilayah selatan tinggal?.

__ADS_1


Saat Xiao Ziya sedang kebingungan mencari sebuah kedai makan yang menjual makanan tiba tiba saja ada seseorang yang menabrak Xiao Ziya dari belakang, namun orang yang menabrak Xiao Ziya itu terus berlajan tanpa rasa bersalah. Xiao Ziya yang merasa sedikit kesal padanya saat melihat dari belakang ternyata yang menabraknya adalah seorang murid perempuan.


Dengan segera Xiao Ziya berjalan mendahului gadis itu dan menabraknya dengan sengaja sehingga sang gadis tersungkur di tanah. Xiao Ziya sempat membalikkan badannya sejenak kemudian ia kembali berjalan seperti yang dilakukan gadis itu padanya tadi.


"Hey kau gadis sialan cepat kembali ke sini dan minta maaf padaku." ucap gadis itu yang ternyata bernama Wi Ning salah satu murid dalam dari Akademi Merpati. Namun Xiao Ziya tak ingin mendengar triakan dari gadis itu dan terua berjalan dengan acuh.


"Agrh awas saja kau ya akan ku cari murid rendahan sepertimu." triak Wu Ning yang sepertinya tak terima karna telah diperlakukan buruk oleh Xiao Ziya. Gadis itu berencana mencari orang yang menabraknya besok pagi dan memberinya pelajaran.


Sedangkan Xiao Ziya yang sudag berkeliling kesana kemari akhirnya menemukan kantin Akademi Merpati. Dengan segera Xiao Ziya pergi ke kantin itu dan memesan beberapa makanan dengan porsi yang sangat banyak. Xiao Ziya memilih sebuah meja yang masih kosong dan menunggu pesanannya diantar.


Saat Xiao Ziya sedang asyik menunggu makananya datang tiba tiba ada beberapa murid yang menghampiri gadis itu.


"Bagaimana Nona Ziya ada di sini?." tanya Ruo Bai salah satu murid dalam Akademi Merpati yang ikut dalam turnamen tahunan, pemuda itu masih sangat ingat dengan wajah gadis yang telah membantu mereka selama di Kekaisaran Binzo.


"Bukankah ini nona muda yang memenangkan turnamen antar akademi di seluruh dunia bawah?." ucap Yin Er yang masih mengingat Xiao Ziya.


Xiao Ziya hanya tersenyum dengan ramah pada kedua pemuda itu, ternyata mereka berdua masih mengingat Xiao Ziya dengan sangat baik.


"Semoga nona betah selama ada di sini." ucap Ruo Bai yang sangat senang bisa bertemu dengan gadis hebat seperti Xiao Ziya.


Tak lama kemudian pesanan Xiao Ziya datang, semua makanan sudah tertata rapi di meja. Ruo Bai dan Yin Er sedikit terkejut ketika melihat makanan yang dipesan oleh gadis kecil yang ada di hadapannya. Xiao Ziya mengajak kedua pemuda itu untuk makan bersamanya namun mereka baru saja selesai makan sehingga terpaksa menolak ajakan dari Xiao Ziya.


"Baiklah jika begitu saya makan dulu." ucap Xiao Ziya yang mulai fokus pada makanan yang ada di hadapannya. Gadis itu makan dengan sangat lahap hingga membuat Ruo Bai dan Yin Er tertawa karna gadis itu terlihat sangat lucu ketika sedang makan, ia sangat mirip dengan seekor kelinci yang memakan wortelnya dengan lahap.


"Pelan pelan saja nona Ziya, tak ada yang akan merebut makananmu." ucap Yin Er yang masih tertawa sembari mengingatkan Xiao Ziya agar makan dengan santai jika tidak gadis itu bisa saja tersedak makanan.


Xiao Ziya tak mengatakan apapun karna ia memang hanya ingin fokus makan entah bagaimana orang lain melihatnya namun dia tak peduli karna cacing cacing yang ada di dalam perutnya itu tentu saja memerlukan asupan makanan. Setelah selesai memakan semua pesananya Xiao Ziya beristrirahat sebentar di kantin itu.


"Nona sudah merasa kenyang?." tanya Ruo Bai yang melihat Xiao Ziya yang sepertinya kekenyangan itu.


"Umm saya sudah sangat kenyang." ucap Xiao Ziya yang tersenyum bahagia. Hal kecil yang membuat Xiao Ziya sangat senang adalah bisa menikmati makanan yang sangat lezat tanpa ada gangguan.

__ADS_1


Ruo Bai dan Yin Er pamit pada Xiao Ziya untuk kembali ke asrama mereka karna sudah waktunya para murid untuk beristirahat, dan jika para murid melanggar maka mereka akan dikenakan sanksi.


"Baiklah selamat beristirahat." ucap Xiao Ziya yang belum ingin beranjak dari kantin Akademi Merpati.


Saat Xiao Ziya tengah bersantai di kantin akademi ada seorang pria yang menghampirinya dengan ekapresi marah yang terlihat jelas di wajahnya. Xiao Ziya yang tak memiliki urusan dengan pria itu tetap duduk dalam posisinya semula. Tiba tiba saja pria itu duduk di sebelah Xiao Ziya dan menatapnya dengan tajam.


"Mengapa kau belum kembali ke asrama, apakah kau tak lihat bahwa ini sudah larut apalagi kau ini perempuan." ucap pria itu yang tengah memarahi Xiao Ziya, sedangkan gadis yang sedang dimarahi hanya menatap pria itu dengan kebingungan.


Apakah pria itu salah mengenali Xiao Ziya? mungkin saja pria itu mengira bahwa Xiao Ziya adalah salah satu Murid dari Akademi Merpati.


"Maaf paman mungkin paman salah orang?." tanya Xiao Ziya dengan polosnya karna ia memang tak mengenali pria itu.


"Saya ini salah satu guru murid luar bagaimana kau bisa tak mengenali saya." ucap pria itu yang ternyata adalah salah satu guru yang mengajari murid luar.


Mendengar perkataan dari pria itu, Xiao Ziya hanya tersenyum ternyata pria itu salah mengenali identitas Xiao Ziya.


"Maaf paman namun saya memang bukan murid Akademi Merpati." ucap Xiao Ziya yang masih tersenyum ramah pada pria itu.


"Jadi siapa kau nak mengapa kau ada di sini?" ucap pria itu yang merasa malu karna telah salah mengenali gadis yang ada di sampingnya.


"Perkenalkan saya Xiao Ziya dari Akademi Kekaisaran Qiyu sengaja berkunjung ke Akademi Merpati karna saya ada urusan di sini." ucap Xiao Ziya yang memperkenalkan dirinya secara singkat namun langsung membuat pria itu terkejut bukan main.


Ternyata nona yang membeli tanah kosong yang berada di dekat asrama laki laki adalah seorang gadia muda yang sangat cantik dan lucu. Dan yang paling mengejutkan ia juga master dari Akademi Kekaisaran Qiyu, salah satu akademi unggulan dari dunia bawah.


"Maaf saya tak tau bahwa anda adalah nona Ziya." ucap pria itu yang meminta maaf pada Xiao Ziya.


"Tak apa paman, saya hanya sedikit terkejut saja." ucap Xiao Ziya yang menjawab dengan jujur.


Setelah kesalah fahaman itu sang pria langsung pergi karna ia masih merasa malu, sedangkan Xiao Ziya memilih untuk kembali ke paviliunnya ia ingin beristirahat karna bisa jadi besok pagi akan ada hal besat yang terjadi.


Hai hai semuanya aku update lagi nih maaf kalau agak siang an karna aku kan emang ga punya jadwal update yang tetap. Jangan lupa follow yang belum follow, vote yang masih punya tiket vote, gift hadiah apapun, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, tips, share.

__ADS_1


__ADS_2