RATU IBLIS

RATU IBLIS
Menangkap Yue Zunlong Dan Keluarganya.


__ADS_3

Xiao Ziya yang tadinya sedang bersembunyi kini memunjukkan dirinya di hadapan semua orang, tentu saja mereka semua terkejut dengan kemunculan gadis itu secara tiba tiba. Bagaimana jika ia mendengar semua rencana yang mereka katakan, namun saat di lihat lebih jelas lagi sepertinya gadis itu bukan gadis yang mereka cari. Dari rambut dan matanya saja sudah sangat jauh berbeda hanya wajahnya saja yang sedikit mirip.


"Siapa kau mengapa kau mengejutkan kami?." ucap Ye Zunlong yang bertanya pada Xiao Ziya yang sedang menyamar itu.


"Ah maaf saya mengejutkan kalian, perkenalkan saya Zoya teman satu kelas Tuan Muda Yue Agze." ucap Xiao Ziya yang memperkenalkan dirinya sebagai Zoya.


Yue Agze yang masih duduk di sebuah kursi dengan kondisi terikat menatap keheranan ke arah gadis berambut bitu itu, seingatnya di dalam kelas murid inti tak ada murid yang memiliki warna rambut biru cerah seperti itu. Xiao Ziya mengedipkan matanya memberkan isyarat pada Yue Agze agar pemuda itu diam dan mengiyakan semua yang ia katakan. Walau Yue Agze tak mengenali gadis itu ia menuruti semua permintaanya.


"Apakah benar gadis ini adalah teman satu kelasmu?." tanya Yue Zunlong pada keponakannya dengan nada ramah, pria itu memang sangat pandai bersandiwara.


"Benar paman dia adalah teman satu kelas saya yang baru saja kembali setelah menjalankan misgi dari akademi." ucap Yue Agze yang memainkan perannya dengan cukup baik.


"Maaf paman pengapa tuan muda Yue Agze diikat seperti itu?." ucap Xiao Ziya yang berpura pura kebingungan melihat Yue Agze diikat menggunakan sulur api hingga pergelangan tangan dan kakinya terdapat bekas luka bakar yang lumayan parah.


Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh gadis yang ada di hadapannya membuat Yue Zinlong sedikit gelagapan, dengan cepat ia melepaskan sulur api yang masih mengikat pergelangan tangan dan kaki Yue Agze. Setelah itu Yue Zinlong mengatakan bahwa ia hanya sedang menghukum keponakannya itu karna melakukan sebuah kesalahan, tentu saja Xiao Ziya tak percaya dengan apa yang dikatakan Yue Zunlong.


"Ah jadi begitu, saya meminta izin untuk membawa tuan muda Yue Agze untuk pergi ke rumah guru murid inti karna ada misi yang harus kami berdua jalankan." ucap Xiao Ziya dengan sebuah senyuman manis yang dapat menipu siapa saja.


Yue Zunlong mengizinkan gadis itu untuk membawa keponakannya, dari penampilan dan perkataan gadis yang ada di hadapannya ia sangat meyakinkan. Akhirnya Yue Agze dan Xiao Ziya pergi dari kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi. Akhirnya mereka sampai di sebuah jalan yang cukup sepi, Xiao Ziya langsung merubah penampilannya seperti semula.


"Ternyata anda adalah nona Xiao Ziya, pantas saja saya merasa sedikit familiar dengan wajah anda tadi." ucap Yue Agze yang merasa lega karna gadis yang telah menolongnya adalah Xiao Ziya.


"Apa yang sebenarnya terjadi, mengapa anggota Aliansi Hitam Wunzo ada di tempat tinggalmu?." tanya Xiao Ziya yang meminta penjelasan tentang kehadiran anggota Aliansi Hitam Wunzo.


Yue Agze menjelaskan bahwa kemarin saat ia ingin pergi ke akademi ia mendengar sang paman sedang berbicara dengan dua orang asing, mereka membicarakan bagaimana cara membunuh Xiao Ziya agar tak mengganggu rencana mereka lagi. Setelah mendengar pembicaraan mereka Yue Agze langsung pergi ke akademi agar tak ketahuan telah menguping. Saat sampai di di akademi Yue Agze merasa sangat gelisah bagaimana jika mereka benar benar merencanakan hal buruk pada Xiao Ziya, saat bertemu dengan Xiao Ziya di kelas murid inti ia ingin menceritakan semuanya namun sangat disayangkan nona muda itu pergi dengan terburu buru dan Yue Agze merasa takut saat ingin mengatakan hal itu. Saat baru pulang dari akademi Yue Agze kembali menguping dan melihat kedua orang yang bersekongkol dengan pamannya untuk membunuh Xiao Ziya. Namun sangat disayangkan ia ketahuan dan langsung diseret kedalam ruang utama dan di ikat dengan sulur api hitam hingga merasa sangat kesakitan.


"Baiklah saya tak akan membiarkan mereka berhasil menjalankan rencananya." ucap Xiao Ziya yang tersenyum dan merubah kembali penampilannya sebagai gadis berambut biru cerah dan lensa mata berwarna merah.


Xiao Ziya mengajak Yue Agze untuk kembali ke Kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi, setelah sampai di sana kedua orang yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo masih berada di sana sepertinya mereka memang bersembunyi di Kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi.


"Jika saya boleh tau dari mana kedua paman ini berasal karna selama tinggal di wilayah ini saya belum pernah melihat wajah kalian?." ucap Xiao Ziya yang berpura pura bertanya tentang identitas kedua pria yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo.


"Kami adalah kerabat jauh Tuan Yue Zunlong, kami datang kesini untuk mengunjunginya." ucap Wingzo yang berusaha mencari alasan agar gadis itu tak curiga padanya.


Akan sangat berbahaya jika gadis yang ada di hadapannya itu curiga dan melaporkan hal ini pada gurunya, karna kemungkinan besar gurunya akan melapor ke Istana Kerajaan Hitam. Walaupun Aliansi Hitam Wunzo sangat kuat namun wilayah Kerajaan Hitam bukanlah wilayah yang dapat mereka masuki walau melakukan serangan secara terang terangan.


"Ah teryata sepupu jauh, tadi saat akan masuk ke sini saya sempat mendengar paman dan yang lainnya membahas tentang seorang gadis, dan kalian ingin membunuhnya. Apa yang dilakukan oleh gadis itu?." tanya Xiao Ziya lagi yang sedang menanyakan tentang dirinya sendiri.


Wingzo dan Xu Linhi tampak terkejut karna gadis itu memang mendengar semua pembicaraan mereka tadi, alasan apa yang harus mereka berikan dan sangat tak mungkin mereka membunuh gadis itu karna ia adalah murid inti dari Akademi Wunyeng, akan timbul masalah besar jika membunuh gadis itu.


"Ah gadis itu sangat jahat karna telah membunuh kerabat kami sehingga kali ingin membalas dendam." ucap Xu Linhi yang memberikan sebuah alasan yang membuat Xiao Ziya ingin tertawa namun gadis itu menahannya dengan sekuat tenaga.

__ADS_1


"Ah dia memang sangat kejam, tadi saat dalam perjalanan pulang saya juga melihat seorang gadis yang aneh." ucap Xiao Ziya yang masih dalam penyamarannya menjadi Zoya. Kedua pria yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo mulai tertarik dengan cerita yang dikatakan oleh gadis yang ada di hadapan mereka.


"Bagaimana ciri ciri gadis itu?." tanya Winzo yang penasaran apakah gadis itu sama dengan gadis yang mereka cari ataukah tidak.


"Dia memiliki tinggi yang sama seperti saya, dengan rambut hitam dan mata coklatnya yang indah. Selain itu ia memiliki senyuman yang manis." ucap Xiao Ziya yang sedang memuji dirinya sendiri, gadis itu benar benar sedang menahan gelak tawanya yang hampir saja meledak.


"Apa yang sedang gadis itu lakukan saat kau berpapasan dengannya?." tanya Xu Linhi yang ingin tau apa yang sedang dilakukan oleh Xiao Ziya.


"Saya melihat gadis itu sedang menunggangi seekor harimau yang sangat besar, sepertinya dia sangat kuat." ucap Xiao Ziya yang menceritakan dirinya dan Zier pada kedua pria yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo.


Kedua pria itu menganggukkan kepalanya secara bersamaan kemudian mereka mendengarkan semua cerita yang dikatakan oleh Xiao Ziya, Yue Agze yang sedari tadi hanya menyimak hanya tersenyum geli. Ternyata nona Ziya memiliki bakat akting yang sangat luar biasa.


"Ah ini sudah sangat larut saya pamit terlebih dahulu Tuan muda Yue Agze dan paman paman sekalian." ucap Xiao Ziya yang langsung pergi dari Kediaman Keluarga Bangsawan Yue Agze. Kini ia akan menjalankan perannya dengan sangat baik, akan sangat membosankan jika ia langsung membunuh kedua orang yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo.


Xiao Ziya merubah penampilannya lagi kemudian melesat menuju istana Kerajaan Hitam untuk merehatkan tubuhnya yang sudah sedikit lelah. Setelah sampai di kamarnya Xiao Ziya langsung membersihkan diri kemudian langsung berbaring di atas ranjangnya yang sangat nyaman. Xiao Ziya mulai memejamkan matanya dan mulai masuk kedalam dunia mimpi yang indah.


Saat Xiao Ziya baru saja memejamkan matanya Raja Zeus baru saja terbangun dari tidurnya karna ia harus pergi bekerja pagi pagi buta, banyak hal yang harus ia urus terutama berkas berkas yang tak pernah ada habisnya.


"Apakah putriku tak merasa lelah ketika harus menggantikan tugas Raja Artur yang sangat banyak." ucap Raja Zeus yang sedang membayangkan betapa lelahnya Xiao Ziya mengerjakan tugas tugas di istana neraka apalagi jika banyak data kematian baru.


Raja Zeus kembali fokus pada tugas tugasnya hingga seorang prajurit datang dan mengetuk pintu ruang kerja Raja Zeus. Sang raja dengan cepat mempersilahkan prajurit itu untuk masuk kedalam siapa tau ada hal penting yang ingin prajurit itu katakan padanya.


"Saya mendapatkan kabar dari prajurit perbatasan bahwa kemarin ada dua orang yang cukup mencurigakan masuk kedalam wilayah kita, saat para prajurit penjaga perbatasan ingin menghintikan kedua pria itu ada salah seorang anggota Keluarga Bangsawan Yue Funzi yang menjamin kedua pria itu." ucap sang prajurit yang melaporkan kemunculan dua orang pria yang cukup mencurigakan.


"Baiklah kau boleh pergi sekarang, trimakasih atas informasinya." ucap Raja Zeus yang meminta pada sang prajurit untk kembali ke tempatnya bertugas. Raja Zeus berencana untuk menanyakan hal ini pada Xiao Ziya terlebih dahulu.


Haripun berjalan dengan cepat matahari sudah menunjukkan dirinya, Xiao Ziya mulai mengerjap kerjapkan matanya perlahan dan bangkit dari tempat tidurnya. Setelah itu ia pergi membersihkan diri kemudian menggunakan sebuah gaun berwarna merah tua setelah itu ia pergi ke ruang kerja sang ayah untuk melaporkan kejadian kemarin.


Tok tok tok


"Permisi ayah." ucap Xiao Ziya sambil mengetuk ruang kerja sang ayah. Mendengar sang putri memanggilnya tentu saja Raja Zeus mempersilahkan Xiao Ziya untuk masuk kedalam.


"Salam hormat saya ada Raja Zeus." ucap Xiao Ziya sambil menundukkan kepalanya.


"Saya trima salammu putriku." ucap Raja Zeus yang merasa senang karna pagi ini putrinya datang untuk menemuinya.


"Kemarin malam saya berkunjung ke Kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi dan di sana terdapat dua orang pria yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo, setelah menyelidiki lebih jauh ternyata Yue Zunlong lah yang membantu kedua pria itu untuk masuk ke wilayah Kerajaan Hitam. Mereka datang kesini untuk merencanakan pembunuhan pada saya." ucap Xiao Ziya yang melaporkan kejadian semalam pada Raja Zeus karna ayah angkatnya itu juga perlu tau apa saja yang terjadi di wilayah kekuasaanya.


"Ah ternyata informasi yang diberikan oleh prajurit tadi pagi mengenai dua orang pria yang mencurigakan memang benar adanya." ucap Raja Zeus yang akhirnya mengerti, untung saja ia tak sembarangan bertindak dan menyalahkan Yue Agze dalam masalah ini.


"Jadi saya ingin membunuh mereka." ucap Xiao Ziya yang sudah berniat untuk membunuh kedua pria yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo karna mereka akan membuat kekacauan di lain hari jika tak dimusnahkan.

__ADS_1


"Baiklah jika itu keinginanmu, kau bisa membunuh kedua orang yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo itu sedangkan ayah dan para prajurit akan menangkap Yue Zunlong sekeluarga." ucap Raja Zeus yang menyetujui keinginan putrinya itu.


Raja Zeus dan Xiao Ziya pergi bersama beberapa prajurit untuk pergi menuju Kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi, dengan langkah yang cepat mereka sampai di depan kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi beberapa penjaga gerbang merasa terkejut dengan kedatangan Yang Mulia Raja Zeus yang mendadak.


"Salam hormat kami pada Yang Mulia Raja Zeus, ada keperluan apa anda datang kesini." ucap salah seorang penjaga gerbang masuk kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi.


"Saya ingin menemui Yue Zunlong karna ada beberapa hal yang ingin saya katakan." ucap Raja Zeus yang membuat sebuah alasan agar mereka diperbolehkan untuk masuk kedalam.


Para prajurit penjaga gerbang masuk Kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi tampak ragu ragu karna sebelumnya Yue Zunlong memberikan perintah agar tak membukakan gerbang untuk siapapun. Karna tak kunjung mendapat persetujuan dari para penjaga gerbang masuk kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi, Xiao Ziyapun bertindak dengan mengikat mereka menggunakan sulur hitam miliknya. Setelah penjaga gerbang terikat dan tak bisa melakukan apapun Xiao Ziya langsung menendang gerbang masuk kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi hingga gerbang itu terbuka lebar.


"Mari kita masuk kedalam." ucap Raja Zeus yang memerintahkan pada para prajurit untuk masuk kedalam, sedangkan Xiao Ziya melesat kedalam menuju sisi lain kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi.


Xiao Ziya sampai di bagian belakang kediaman Keluarga Bangsawan Yue di sana kedua pria yang berasal dari Aliansi Hitam Wunzo sedang berusaha untuk kabur setelah mendengar kegaduhan di depan pintu gerbang. Namun sangat disayangkan rencana mereka untuk melarikan diripun gagal karna Xiao Ziya merasakan aura mereka yang semakin menjauh dari kediaman.


"Bukankah kalian datang jauh jauh ke Wilayah Kerajaan Hitam untuk mencari saya? mengapa saat sudah datang kalian malah pergi begitu saja?." tanya Xiao Ziya pada kedua pria itu yang tak menengok kebelakang dan terus berusaha untuk kabur. Namun beberapa sulur hitam muncul dan menjerat kedua tangan dan kaki kedua pria itu.


"Lepaskan kami apa yang ingin kau lakukan, bukankah seharusnya kau sudah mati." ucap Wingzo yang awalnya mengira bahwa Xiao Ziya telah dibunuh oleh kedua anggota elit yang datang bersama dengan mereka.


Jika kedua ketua datang dan masuk dengan bantuan Yue Zunlong, kedua anggota elit Aliansi Hitam Wunzo datang dengan menyamar sebagai pedagang dari luar wilayah Kerajaan Hitam. Setelah mengikat kedua pria itu menggunakan sulur sulur hitam miliknya Xiao Ziya berjalan mendekati mereka berdua.


"Humm sepertinya kalian memiliki posisi yang lebih tinggi dari anggota elit." ucap Xiao Ziya yang dapat merasakan aura yang lebih besar dari kedua pria yang ia bunuh sebelumnya.


"Tentu saja, kami berdua adalah ketua dari Aliansi Hitam Wunzo. Sebaiknya kau melepaskan kami sebelum pemimpin turun tangan." ucap Xu Linhi yang berusaha menakut nakuti Xiao Ziya agar gadis itu mau membebaskan mereka berdua.


Bukannya takut Xiao Ziya malah tertawa karna ia sangat menantikan kedatangan pemimpin Aliansi Hitam Wunzo datang, karna ia ingin melihat bagaimana wajah dari pemimpin aliansi.


"Baiklah jika dengan membunuh kalian berdua pemimpin Aliansi Hitam Wunzo akan datang mencari saya maka saya akan melakukannya." ucap Xiao Ziya yang tersenyum dengan senang kemudian gadis itu mengambil sebuah cambuk dari dalam cincin semestanya kemudian mencambuk tubuh kedua pria itu.


Cetar cetar cetar


Suara cambukan yang terdengar sangat keras. Kedua pria itu berteriak kesakitan saat mendapatkan cambukan dari Xiao Ziya.


"Tolong lepaskan kami berdua." ucap Wingzo yang memohon pada Xiao Ziya untuk segera dilepaskan.


"Ah kalian ingin dilepaskan begitu saja? oh tentu tidak bisa." ucap Xiao Ziya yang tetap mencambuki tubuh kedua pria itu.


Sedangkan Raja Zeus saat ini sudah berada di dalam kediaman Keluarga Bangsawan Yue Funzi, Yue Zunlong dan anggota keluarga Yue Funzi yang lain sedang berhadapan dengan Raja Zeus. Mereka merasa kebingungan mengapa tiba tiba Raja Zeus datang kesini apakah ia sudah mengetahui tentang kedua anggota Aliansi Hitam Wunzo yang mereka sembunyikan.


"Salam hormat kami pada Yang Mulia Raja Zeus." ucap Yue Zunlong dan beberapa anggota keluarga Yue Zunlong yang lain sembari membungkukkan badannya.


"Saya terima salam kalian semua." ucap Raja Zeus dengan raut wajah yang serius. Yue Zunlong sedikit merasa takut karna sang raja menatapnya dengan tatapan tajam.

__ADS_1


Hai hai semua athor yang kece ini balik lagi gimana kabar kalian semoga selalu diberi kesehatan ya guys amiin. Jangan lupa follow buat yang belum follow, vote yang masih punya tiket vote, gift hadiah apapun, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share juga ya.


__ADS_2