RATU IBLIS

RATU IBLIS
Masalah Baru


__ADS_3

Saat ini Raja Artur sedang berada di penjara alam bawah ia tengah memilih sel penjara mana yang sekiranya tepat untuk pemuda yang kini sedang ia bawa. Saat sedang melihat lihat isi penjara Raja Artur teringat bahwa di alam neraka bawah ada beberapa penjara yang sangat dekat dengan lava panas yang sengaja disiapkan untuk para penjahat dengan kejahatan yang luar biasa. Namun jika difikir fikir lagi kesalahan pemuda yang ia bawa belum sampai begitu parah tapi ini adalah permintaan dari penerusnya jadi Raja Artur akan memasukkan Yue Agze ke penjara itu.


"Siapa kau sebenarnya dan dimana kita sekarang?." ucap Yue Agze yang sudah tersadar dari pengaruh iblis yang sempat masuk kedalam tubuhnya. Sepertinya iblis yang membuat kontrak dengan Yue Agze memutuskan kontrak itu secara sepihak walau sang iblis akan kehilangan setengah dari kekuatan yang ia miliki.


Mungkin iblis itu berfikir sebelum ia terkurung di sel penjara alam neraka bawah lebih baik ia seger pergi karna masa tahanan pemuda yang melakukan kontrak dengannya akan memakan waktu yang lama.


"Selamat datang di penjara neraka, ini adalah tempat tinggalmu sekarang." ucap Raja Artur yang membuka sebuah sel tahanan kemudian melempar tubuh Yue Agze dan mengunci sel tahanan itu lagi. Karna letaknya yang dekat dengan aliran lava panas penjara itu juga terasa sangat panas.


"Mengapa saya ada di sini? apa kesalahan yang saya buat terhadap anda?." tanya Yue Agze yang hanya ingat bahwa ia menganggu kehidupan Xiao Ziya saja bukan pria tampan berambut putih yang ada di depannya itu.


"Kau membuat masalah dengan gadis yang memiliki tempramen yang tak terlalu bagus, terima saja nasib malangmu ini anak muda." ucap Raja Artur yang langsung menghilang dari hadapan Yue Agze hingga membuat pemuda itu merasa kebingungan.


"Sehebat ini kah gadis yang telah saya hianati?." ucap Yue Agze yang mengusap wajahnya dengan kasar ia benar benar menyesali pilihannya di hari lalu tak ada yang ia miliki lagi sekarang bahkan ia harus hidup selamanya di balik sel tahanan yang terasa sangat panas itu.


Dilain sisi Xiao Ziya sedang berada di Istana Kekaisaran Qiyu gadis itu sedang meminta beberapa pelayan istana untuk menyiapkan makanan karna ia sangat lapar, entah mengapa banyak kejadian aneh yang membuat gadis itu tak bisa menikmati makanan dengan baik. Para pelayan yang bertugas di dapur istana sedang sibuk menyiapkan makanan untuk nona mereka, sembari menunggu makanan matang Xiao Ziya memilih untuk pergi ke aula utama dan melihat apa yang sedang Kaisar Yan lakukan di sana.


Saat membuka pintu aula utama Xiao Ziya melihat beberapa orang yang tak ia kenal sedang menghadap pada Kaisar Yan, beberapa gadis yang ada di sana memandanginya dengan sinis entah apa yang sedang mereka lakukan di Istana Kekaisaran milik Xiao Ziya.


"Salam pada Kaisar Yan." ucap Xiao Ziya yang memberikan salam dengan menundukkan kepalanya saja. Melihat ada seorang gadis muda memberikan salam pada seorang kaisar dengan cara seperti itu tentu membuat tamu dari Kaisar Yan merasa kebingungan.


"Salam pada nona Xiao Ziya." ucap Kaisar Yan yang membalas salam dari adiknya.


Xiao Yan meminta pada Xiao Ziya untuk mendekat ke arahnya dan duduk di sebuah kursi yang memang disiapkan untuk Xiao Ziya saat gadis itu ingin ikut dalam acara pertemuan ataupun rapat yang sedang diselenggarakan.


"Maaf kaisar siapa gadis muda yang ada di samping anda?." ucap seorang gadis yang sepertinya seumuran dengan sang kaisar.


Kaisar Yan menatap ke arah Xiao Ziya kemudian mengangkat sebelah alisnya, sepertinya ada sesuatu yang ingin kaisar sampaikan pada Xiao Ziya. Karna gadis itu sangat peka akhirnya Xiao Ziya mendekatkan telinganya ke arah sang kakak laki laki.


"Mereka dari Sekte Harimau Putih ingin mengirim lamaran pada gegemu ini." bisik Kaisar Yan pada Xiao Ziya dengan nada yang pelan agar tak terdengar oleh para tamunya yang sepertinya sedang penasaran dengan Xiao Ziya.


"Apa gege akan menerima lamaran itu?." balas Xiao Ziya yang juga membisikkan nya pada telinga Xiao Yan.


"Tidak, karna gadis itu tak secantik adikku." bisik Xiao Yan lagi pada Xiao Ziya.


Xiao Ziya melihat sebentar ke arah tamu kakak laki lakinya itu, Sekte Harimau Putih adalah nama sekte yang belum pernah ia dengar sebelumnya sangat aneh jika mereka tiba tiba memberikan lamaran pernikahan pada kakak laki lakinya yang merupakam seorang kaisar, pasti ada niat di balik lamaran itu.


"Perkenalkan saya Xiao Ziya tunangan dari Kaisar Yan." ucap Xiao Ziya yang memperkenalkan dirinya sebagai tunangan kakak laki lakinya sendiri, sepertinya gadis itu sedang merencanakan sesuatu.

__ADS_1


Kaisar Yan cukup terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh sang adik, namun ia tak akan protes karna Kaisar Yan yakin Xiao Ziya sudah memikirkannya secara matang matang. Para tamu yang ada di aula menatap ke arah Xiao Ziya dengan tatapan tak percaya karna menurut informasi yang mereka dapatkan Kaisar Yan belum memiliki seorang kekasih ataupun tunangan.


"Non jangan bercanda dengan kami." ucap seorang gadis bernama Yin Xinli ia adalah ketua kelima dari Sekte Harimau Putih.


"Saya tau kaisar belum memiliki tunangan." ucap seorang gadis yang seumuran dengan Kaisar Yan, gadis itu adalah Yung Sangrang pemimpin dari Sekte Harimau Putih ia juga yang mengajukan lamaran pada Kaisar Yan.


"Maaf nona Sangrang namun gadis yang ada di samping saya adalah gadis yang sangat saya cintai." ucap Xiao Yan, ia memang sangat mencintai Xiao Ziya sebagai adiknya.


Yung Sangrang menatap tajam ke arah Xiao Ziya sepertinya gadis itu tak terima dengan apa yang dikatakan oleh Kaisar Yan tatapan matanya seolah olah mengatakan bahwa yang seharusnya menjadi tunangan Kaisar Yan adalah dirinya. Melihat ekspresi Yung Sangrang membuat Xiao Ziya merasa sangat puas gadis itu menunjukkan senyum meledeknya.


"Apa yang orang luar seperti anda ketahui? bukankah banyak yang menjual informasi palsu di luar sana." ucap Xiao Ziya dengan sebuah senyuman meledek yang sangat natural. Yung Sangrang meremas telapak tangannya dengan kuat ia sedang berusaha untuk bersabar agar tak menghantam gadis menyebalkan itu di depan sang kaisar.


"Kami mohon Kaisar Yan mempertimbangkan lamaran yang diajukan oleh pemimpin kami karna akan banyak keuntungan yang akan anda dapatkan." ucap salah seorang pemuda yang ada dalam rombongan Sekte Harimau Putih. Ia sedang menyakinkan Kaisar Yan agar menerima lamaran dari pemimpinnya.


"Namun saya hanya ingin menikahi satu wanita saja dalam hidup saya ini." ucap Kaisar Yan yang mengutarakan keinginannya bahwa ia hanya ingin menikah dengan satu wanita walau posisinya sebagai kaisar memungkinkan Xiao Yan untuk memiliki banyak selir yang siap untuk melayaninya.


Anggota Sekte Hariamau Putih saling bertatapan satu sama lain, mereka seperti sedang mendiskusikan sesuatu dalam batin. Xiao Ziya akan melihat apa yang orang orang sekte asing itu akan lakukan padanya atau bagaimana cara mereka memenangkan permainan ini.


"Apa yang gadis itu berikan pada anda hingga anda menjadikannya tunangan anda kaisar?." tanya Yin Xinli yang sedang mempertanyakan apa yang bisa seorang Xiao Ziya berikan hingga sang kaisar menjadikannya tunangan.


"Dia yang memberikan kekaisaran ini pada saya." jawab Kaisar Yan dengan jujur karna tahta Kekaisaran Qiyu adalah pemberian dari Xiao Ziya.


Gadis bernama Yin Xinli itu seketika terdiam setelah mendapat jawaban atas pertanyaan yang ia ajukan, ia tak menyangka bahwa Kekaisran Qiyu yang sangat luas dengan istana yang megah ini adalah pemberian dari gadis muda yang duduk di samping Kaisar Yan. Dan dari sorot mata Kaisar Yan ia tau tak ada kebohongan sedikitpun di sana.


"Namun jika anda menerima pemimpin kami maka anda akan mendapat kekuatan pasukan yang sangat besar." ucap pemuda bernama Dranzo yang masih ingin menjelaskan apa saja yang akan didapatkan oleh kaisar jika menerima lamaran dari gadis bernama Yung Sangrang.


Xiao Ziya memutar bola matanya dengan malas keuntungan apa yang akan didapatkan oleh kakaknya jawaban nya sudah jelas tak ada keuntungan yang akan didapatkan lagipula Xiao Ziya tak suka dengan gadis bernama Yung Sangrang itu.


"Apa itu sepadan dengan wilayah Kekaisaran Qiyu yang telah saya berikan?." tanya Xiao Ziya dengan senyuman sinisnya.


"Sepertinya itu tidak sepadan." jawab Kaisar Yan.


Mendengar jawaban dari Kaisar Yan membuat orang orang dari Sekte Harimau Putih semakin geram akhirnya mereka memilih untuk pamit terlebih dahulu dan kembali ke penginapan yang mereka pesan. Setelah para kelompok Sekte Harimau Putih pergi Xiao Ziya dan Kaisar Yan tertawa dengan sangat keras bagaimana bisa orang orang itu percaya bahwa Xiao Ziya dan Kisar Yan adalah sepasang tunangan padahal jarak umur mereka cukup jauh ditambah lagi wajah mereka memiliki kemiripan.


"Mungkin setelah mereka tau saya adalah adik gege, mereka akan marah." ucap Xiao Ziya dengan tawa pelan yang samar samar masih terdengar.


"Jika mereka marah padamu maka gege akan mengusir mereka, lagipula lamaran yang mendadak sangatlah mencurigakan. Sekte Harimau Putih adalah sebuah sekte yang belum pernah gege dengar namanya." ucap Kaisar Yan yanh sangat curiga dengan orang orang dari Sekte Harimau Putih, dimana letak sekte mereka itu mengapa namanya sangat tidak familiar.

__ADS_1


"Biar saya yang mencari informasinya, namun sebelum itu saya pamit untuk makan." ucap Xiao Ziya yang langsung pergi dari aula utama dan berlari menuju dapur untuk melihat apakah makananya sudah matang ataukah belum. Kaisar Yan hanya menggelengkan kepalanya pelan saat melihat tingkah adik perempuannya yang sangat lucu.


Setelah sampai di dapur makanan telah siap tinggal disajikan di ruang makan, namun Xiao Ziya meminta para pelayan untuk meletekkan makanannya di dapur saja karna gadis itu sudah sangat kelaparan dan tak ingin pindah ketempat lain hanya untuk menyantap makanan. Para pelayan mengikuti keinginan Xiao Ziya, saat ini gadis itu sedang makan dengan sangat lahap seperti orang yang sudah tidak makan selama tiga hari aja.


"Pelan pelan saja nona tak akan ada yang mengambil makanan itu dari anda." ucap beberapa pelayan dapur yang mengingatkan Xiao Ziya untuk makan dengan pelan karna mereka takut gadis itu akan tersedak.


Xiao Ziya memakan makanannya tetap dengan lahap tanpa mendengar apa yang dikatakan oleh pelayan dapur, memang tak ada yang berani mengambil makanan yang sedang ia santap namun gadis itu tak memiliki banyak waktu luang yang akan memberinya kesempatan makan dengan santai. Setelah selesai makan Xiao Ziya mengucapkan trimakasih pada pelayan dapur yang telah menyajikan makanan lezat untuknya setelah itu ia pergi keluar dari Istana Kerajaan Qiyu. Saat ini Xiao Ziya sedang berkeliling di sekitar pasar yang ada di dekat Istana Kekaisaran Qiyu, dipasar itu juga terdapat beberapa penginapan yang cukup terkenal mungkin salah satu dari penginapan itu adalah tempt tinggal anggota Sekte Harimau Putih.


"Saya merasakan aura mereka ada di sekitar sini." ucap Xiao Ziya yang melihat ke arah sebuah penginapan yang tak jauh dari tempatnya berdiri.


Setelah menemunakan dimana anggota Sekte Harimau Putih tinggal Xiao Ziya menyembunyikan aura miliknya dan masuk kedalam penginapan mengginakan topi jerami yang ia beli beberapa waktu yang lalu. Xiao Ziya bertanya pada pemilik penginapan apakah masih ada kamar kosong taukah tidak, sangat disayangkan tak ada lagi kamar kosong dipenginapan itu karna kemarin ada ratusan orang asing yang datang dan memesan kamar secara terpisah.


"Ah ternyata begitu, kalau boleh tau siapa orang asing yang anda maksut?." tanya Xiao Ziya yang ingin memastikan bahwa mereka adalah orang orang dari Sekte Harimau Putih.


"Saat saya bertanya mereka hanya menjawab mereka adalah pengelana." ucap pemilik penginapan itu yang sepertinya juga merasa cemas saat penginapan miliknya dipenuhi oleh orang orang asing yang tak jelas identitasnya.


"Baiklah saya pamit paman." ucap Xiao Ziya yang ingin pergi, sebelum gadis itu pergi ia melihat Yung Sangrang turun dari lantai dua bersama beberapa orang yang wajahnya tak ia lihat saat di aula istana Kekaisaran Qiyu tadi.


"Sepertinya mereka merencankan hal besar." ucap Xiao Ziya yang akan menyelidiki beberapa penginapan lain apkah mereka juga dipenuhi oleh pengunjung asing yang mengaku pengelana juga ataukah tidak.


Dengan cepat Xiao Ziya pergi kesemua penginapan yang keberadaannya dekat dengan Istana Kekaisaran Qiyu setelah mengunjungi semua penginapan itu Xiao Ziya langsung pergi ke Klan Xiao ia akan memberitukan hal ini pada para ketua klan. Setelah sampai di Klan Xiao, Xiao Ziya langsung pergi ke ruang kerja para ketua klan.


Tok tok tok


Xiao Ziya mengetuk pintu ruang kerja para ketua Klan Xiao, setelah mendapatkan izin masuk Xiao Ziya langsung masuk kedalam.


"Ada apa nona muda mengapa raut wajah anda sepertinya tidak baik?." tanya Xiao Ciyun yang ingin memastikan apakah keponakannya baik baik saja atau tidak.


"Kita perlu membatalkan acara ulang tahun saya." ucap Xiao Ziya dengan nada bicara yang serius. Mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya membuat para ketua Klan Xiao langsung mendekati gadis itu.


"Ada apa putriku mengapa tiba tiba kau ingin membatalkannya?." tanya Xiao Cunyu yang khawatir jika ada sesuatu hal buruk yang terjadi pada putrinya itu.


"Ada hal yang lebih penting dari pesta ulang tahun saya, sepertinya sebuah sekte asing sedang mencoba untuk merebut wilayah Kekaisaran Qiyu dari tangan Klan Xiao. Kita perlu membuat perencanaan yang matang untuk menggagalkan apa yang telah mereka rencanakan." ucap Xiao Ziya yang memilih untuk menyisihkan kepentingan pribadinya untuk masalah kekaisaran yang lebih serius. Para ketua Klan Xiao setuju dengan saran yang diberikan oleh Xiao Ziya, salah satu dari mereka akan pergi ke akademi untuk membatalkan perjanjian yang telah dibuat.


Hai hai semuanya author balik lagi nih gimana kabar kalian semoga sehat terus ya, jangan lupa follow buat yang belum. Vote ya guys itu wajib, i


gift hadiah apapun makasih banget, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate, share juga.

__ADS_1


__ADS_2