
1 minggu kemudian, Dimas masih belum pulang karena urusannya belum selesai. Setelah kejadian itu Reno dan Hermione belum ketemu kembali. Berita kematian Cindy sudah tersebar, polisi menduga Cindy kecelakaan sampai masuk kedalam jurang.
"Woi si Yoga udah diberesin belum?" tanya Evan.
"Belum" jawab Iliana.
"Lah kenapa Na?" tanya Mona.
"Gue masih nyari waktu yang pas gitu biar gak bikin curiga" ucap Iliana.
"Mau gue bantu gak?" tanya Julio.
"Gue bisa sendiri yang gue pikirin cara bunuh dia gimana" ucap Iliana.
"Kecelakaan" ucap Hermione.
"Nah diakan pakai mobil bisa tuh bikin seolah-olah dia tabrakan atau apa gitu" ucap Andre.
"Kalau udah tabrakan langsung bawa rohnya keneraka" ucap Evan.
"Hmm bisa sih" ucap Iliana.
"Kapan nih?" tanya Mona.
"Besok aja pulang kuliah" ucap Julio.
"Ok gue setuju" ucap Iliana.
----
Yoga keluar dari kampus, masuk kedalam mobil lalu melajukan mobilnya pergi menjauh dari kampus.
"Ini waktunya" ucap Iliana mengikuti Yoga.
"Iliana jangan" ucap Iman yang datang tiba-tiba.
"Mending kamu pergi jangan gangguin aku" ucap Iliana.
"Jangan bunuh dia Iliana dia belum bertobat" ucap Iman.
"Aku tak peduli Iman, ini memang tugasku membawa manusia pendosa keneraka sebelum mereka bertobat" ucap Iliana.
"Lebih baik kamu pergi sebelum aku memanggil ratu Hermione" ucap Iliana.
"Baik aku akan pergi Iliana" ucap Iman langsung menghilang.
"Gangguin aja" ucap Iliana.
Iman selalu berusaha menyadarkan Hermione, adik dan sahabatnya supaya tak menggoda manusia tapi dia tak akan bisa karena tugas iblis memang seperti itu. Iman tak bisa menjadi manusia seperti para iblis, dia hanya bisa membisikkan manusia untuk bertobat dari hal-hal yang dilarang untuk mereka lakukan.
Iliana terus mengikuti Yoga, lalu mata Iliana melihat kearah truk yang melaju dari arah samping. Iliana langsung mendorong mobil Yoga supaya lebih cepat kearah belokan yang ada truk melaju.
"Kenapa ini makin cepat ya" ucap Yoga.
__ADS_1
Tin tin tinnn...
Suara klakson nyaring berbunyi, Yoga refleks melihat kearah samping, tiba-tiba mobilnya berhenti sendiri. Yoga berusaha menghidupkan mobilnya tapi tak bisa-bisa.
Tintintinnnn....
Akhhhhhh
Brakkk
Mobil Yoga berguling-guling, keadaan Yoga pingsan dengan darah yang mengalir dari kepala dan beberapa bagian tubuhnya yang lain. Truk tersebut tak bisa mengerem karena tiba-tiba remnya blong padahal sebelum dipakai sudah dicek terlebih dahulu.
Warga setempat langsung menghampiri area kecelakaan, Iliana langsung menarik roh Yoga dan langsung melemparnya keneraka.
"Selesai" ucap Iliana tersenyum miring.
"Iliana" panggil Beelzebub.
"Ada apa Tuan Beel?" tanya Iliana menunduk.
"Kau sudah membawa suami manusiamu keneraka jadi aku akan memberimu sedikit kekuatan supaya kau semakin mudah membawa manusia pendosa kedalam neraka" ucap Beelzebub, memberikan kekuatan kedalam tubuh Iliana.
"Terima kasih Tuan Beel" ucap Iliana menunduk hormat.
"Kau boleh pergi kembali kebumi cari manusia pendosa sebanyak-banyaknya" ucap Beelzebub.
"Hamba permisi Tuan Beel" ucap Iliana lalu menghilang dari sana setelah Beelzebub menyetujuinya.
Dimas sedang bertemu dengan seseorang, orang itu mengajak untuk kerja sama membangun restoran diluar negeri.
"Gimana tuan Dimas" tanya orang itu.
"Jangan panggil tuan saya masih muda panggil nama aja" ucap Dimas.
"Hmm baik, kamu bisa panggil saya apa aja bapak, tuan, mas seenak kamu aja" ucap orangnya.
"Saya panggil bapak Bram saja" ucap Dimas.
"Ok" ucap orang itu yang bernama Bram.
"Jadi gimana apa kamu setuju untuk bekerja sama dengan saya dan membuka cabang restoran di Singapura?" tanya Bram. Umur Bram sekitar 30 tahun lebih.
"Iya saya setuju" ucap Dimas.
"Apa kamu mempunyai pasangan, malam ini saya mengadakan acara ulang tahun pernikahan apa kamu bisa datang?" ucap Bram.
"Saya usahakan datang bersama pasangan saya pak" ucap Dimas.
"Saya akan tunggu kehadiran kamu dan pasangan kamu Dimas" ucap Bram.
"Iya pak, terima kasih sudah mengundang saya" ucap Dimas.
"Iya" balas Bram.
__ADS_1
......
Yoga dibawa kerumah sakit untuk diperiksa. Tak ada satupun keluarga Yoga tau tentang hal ini karena keluarga Yoga berada didesa. Saat mengetahui Yoga sudah tak bisa diselamatkan, tubuh Yoga dibawa kekamar mayat, pihak rumah sakit mencari tau keluarga yang bisa dihubungi.
Mereka menemukan nomor yang bertulis ibu dikontak ponsel Yoga, mereka langsung mengabari tentang hal itu dan keluarga Yoga menyuruh membawa Yoga kedesa untuk dimakamkan.
Ibu Yoga yang mendengar kabar itu langsung pingsan, ayah Yoga berusaha tegar. Ayah Yoga menyuruh orang yang biasa menggali kubur untuk menggalikan kuburan untuk Yoga.
Hampir semua penghuni desa sana datang kerumah orang tua Yoga, mereka menunggu mayat Yoga dibawa kerumah Yoga.
Setelah mayat Yoga datang, mereka memandikan tubuh Yoga, mensholatinya lalu dibawa kepemakaman.
......
Dimas sudah pulang keapartemen setelah berbincang-bincang dengan Bram sebentar.
"Hera" panggil Dimas.
"Hera" panggil Dimas lagi.
"Iya" jawab Hermione yang tiba-tiba sudah duduk disofa sebelah Dimas dengan wujud Hera.
"Ih ngagetin aja" ucap Dimas.
"Kamu tuh manggil aku makanya aku langsunh datang" ucap Hermione.
"Jangan langsung muncul kayak gitu dong mirip setan aja kamu tuh" ucap Dimas.
"Bukan setan sih tapi iblis" ucap Hermione.
"Lah iyayah lupa kalau kamu sejenis itu" ucap Dimas.
"Manggil aku pasti mau ngajak keacaranya Bram kan" ucap Hermione.
"Tau dari mana kamu?" tanya Dimas.
"Ya taulah Hera" ucap Hera.
"Gimana kamu mau gak, kamu sibuk gak, urusan kamu dialam kamu udah selesai?" tanya Dimas.
"Ok aku ikut walaupun urusan aku belum selesai tapi kalau sama kamu gak masalah" ucap Hermione.
"Makasih mau ikut" ucap Dimas.
"Sama-sama" jawab Hermione.
"Reno gimana disana bikin masalah gak? Aku selalu nelpon dia tapi dia bilang gak ada takutnya dia bohong" tanya Dimas.
"Dia sama sekali gak bikin masalah" ucap Hermione.
"Bagus deh" ucap Dimas.
Bersambung....
__ADS_1