
Besok harinya Hermione sedang berdiri diteras rambutnya dia ikat kuncir kuda, Hermione sedang menikmati hembusan angin pagi yang sangat segar. Hermione menggunakan kaos hitam dengan celana jeans panjang berwarna putih.
Hermione lalu pindah duduk dikursi yang ada diteras, dia menghirup minuman beralkohol yang sudah dituang kegelas setelah itu dia simpan gelasnya lalu dia mengambil vape miliknya.
"Astaga gue lupa ngasih tau tu orang" batin Hermione. Hermione menhembuskan asap vapenya, dia lalu mengambil ponsel tapi dia simpan lagi.
"Bodoamatlah" batin Hermione.
"Woi mikirin apa?" Andre mengejutkan Hermione, dia duduk disebelah Hermione.
"Nggak" jawab Hermione.
"Terserah deh" ucap Andre mengambil gelas yang berisi minuman beralkohol lalu meminumnya setelah itu dia simpan kemeja lagi.
Andre menyimpan kepalanya dibahu Hermione, Hermione lalu mengusap rambut Andre lembut, mata mereka berdua melihat pemandangan pantai dengan banyak orang yang berlalu lalang.
"I love you" ucap Andre.
"I love you too" balas Hermione, Andre melingkarkan sebelah lengannya dipinggang Hermione dan lengan lainnya mengusap pipi Hermione, Andre menengadahkan kepalanya melihat Hermione.
"Kenapa hmm?" tanya Hermione melihat Andre yang ada dibahunya dia memegang tangan Andre yang ada dipipi dirinya.
"Nggak" jawab Andre.
"Kayak bocah banget" ucap Hermione tersenyum.
"Biarin" balas Andre mengecup pipi Hermione lalu menyimpan kepalanya kembali dibahu Hermione. Andre menjadi sangat manja dengan Hermione.
Reno yang tadi ingin keluar tak sengaja melihat Hermione dan Andre berbalik arah kembali masuk kedalam villa.
"Sungguh pemandangan yang menyakitkan mata" batin Reno.
Malam harinya...
Hermione berjalan keluar dari kamar menggunakan baju kaos dan celana pendek sambil membawa gitar ditangannya. Rambut panjang indahnya dia urai.
"Kakak mau kemana?" tanya Reno yang tak sengaja melihat Hermione.
"Keluar" jawab Hermione.
"Ohhh" balas Reno, Hermione langsung pergi keluar dari villa.
Hermione duduk dikursi santai tempat dia dan Andre waktu pertama datang ke Bali. Dia menyimpan tas gitarnya kekursi yang ada disebelahnya, dia bersandar sambil memangku gitar matanya tertuju kearah laut yang luas itu. Banyak orang yang sedang menikmati pemandangan malam dipantai.
Andre keluar dari kamarnya dan berjalan turun tangga, yang lain sedang berkumpul disofa ruang tengah.
"Kak Dara mana?" tanya Andre.
"Tadi keluar sambil bawa gitar" jawab Reno.
"Lo kayak perangko dan Dara kayak amplopnya gak bisa dipisahkan" ucap Evan.
"Kalau dipisah kasian tukang posnya nyariin" ucap Andre berjalan kearah pintu.
Andre membuka pintunya, angin berhembus membuat rambut Andre bergoyang-goyang.
...Perlahan belenggu menyiksaku oh... ...
Andre mendengar suara Hermione yang baru bernyanyi, dia langsung berlari menghampiri Hermione. Suara gitar terdengar samar didalam villa.
"Dara nyanyi nih" ucap Dela.
"Kuy liat tuh Andre aja langsung lari" ucap Drew.
"Ayo cepet" Iliana langsung berdiri dan berjalan keluar.
"Ikut gak? Kalau gak mau yaudah" ucap Julio lalu pergi.
"Ikut" jawab mereka, mereka semua lalu keluar villa dan berjalan pelan mendekati Hermione dan Andre.
Andre sudah duduk dikursi sebelah Hermione sambil menatap Hermione, Hermione berpindah duduk menghadap Andre, dia masih memainkan gitarnya.
...Di mana kau taruh hatimu? ...
...*nyanyi Andre....
...Di manakah letak cinta itu?...
..."Nyanyi Hermione....
Orang yang sedang menikmati pemandangan langsung memvideokan Hermione dan Andre.
...Dara berhenti menyiksaku...
...*Nyanyi Andre....
__ADS_1
...Dengarlah suara pikiranku oh......
...*Nyanyi Hermione....
...Di mana kau taruh hatimu?...
...Di manakah letak cinta itu?...
...*Nyanyi Hermione dan Andre....
...Di mana kau taruh hatimu?...
...*Nyanyi Hermione....
...Di mana Dara, di mana, di mana?...
...*Nyanyi Andre. ...
...Di mana?...
...*Nyanyi Hermione dengan suara tingginya. ...
Orang yang belum pernah mendengar Hermione bernyanyi kagum, kaget dan lain-lain.
"Baru tau aku kalau mereka bisa nyanyi" ucap Fadil pelan.
"Keren" ucap Reno dan Ariel dkk.
Andre melepas jaketnya lalu memasangkannya kepada Hermione tanpa memasukkan lengan jaketnya kelengan Hermione. Andre menetap mata Hermione lekat-lekat dan dibalas juga oleh Hermione.
...Apa yang ku katakan bukan satu ungkapan...
...*Nyanyi Hermione....
...Tak akan kau mengerti...
...*Nyanyi Andre....
...Tak pernah kau sadari walau...
...*Nyanyi Hermione....
...Seribu kata-kata...
...*Nyanyi Andre. ...
...*Nyanyi Hermione....
...Tak akan kau mengerti...
...*Nyanyi Andre. ...
...Tak pernah kau sadari...
...Di mana kau taruh hatimu?...
...*Nyanyi Hermione....
...Di mana kau simpan cinta itu?...
...*Nyanyi Andre. ...
...Di mana kau taruh hatimu?...
...Di mana kau simpan cinta itu?...
...*Nyanyi Hermione dan Andre....
Orang-orang bertepuk tangan saat mereka berdua selesai bernyanyi, Hermione dan Andre melihat sekeliling ternyata sudah banyak orang disitu.
"Pas banget lagunya, Dara berhenti menyiksaku, nah ini orangkan namanya Dara" ucap Julio menunjuk Hermione.
"Eh iya baru nyadar gue" ucap Iliana. Hermione dan Andre saling tatap mereka juga baru menyadari hal itu.
"Your voice is so beautiful"
"Bagus sekali suaranya"
"Wah sangat merdu"
"Prianya ganteng perempuannya cantik mana merdu banget suaranya, pasangan yang cocok"
"Wah pasangan yang romantis"
"Bagus nih jadi penyanyi"
__ADS_1
Banyak omongan orang yang mengagumi Hermione dan Andre.
"Udah jangan tatapan terus" Evan mengusap wajah Hermione dan Andre karena mereka masih saja bertatapan.
"Aaa ganggu aja lo" ucap Andre.
Hermione menyimpan gitarnya lalu berdiri diikuti Andre. Hermione tersenyum sambil mengangguk melihat orang-orang yang melihat mereka itu seperti menyapa orang-orangnya. Semua orang itu membalas senyuman Hermione.
"Dara" panggil seorang pria saat melihat Hermione tersenyum. Hermione menoleh melihat prianya diikuti para temannya.
"Kenapa gak ngabarin?" tanya pria itu mendekati Hermione.
"Sakti" ucap Hermione melihat pria itu.
"Iya" balas pria itu bernama Sakti sambil tersenyum.
"Eh lo yang dulu ngelahangin gue pas mau mukul Darakan" ucap Drew menunjuk Saktip.
"Iya ini gue" ucap Sakti.
"Sok jago lo" ucap Drew.
"Beraninya sama cewek" ucap Sakti.
"Hei walaupun dia cewek kekuatannya lebih kuat dari pada cowok, cobain aja lo, gue udah sering kerumah sakit gara-gara dia" ucap Drew.
"Makanya jangan mukulin gue" ucap Hermione.
"Iya iya, kan sekarang gue udah jadi sahabat lo lagi" ucap Drew.
Andre menarik Hermione supaya mendekati tubuhnya dia merangkul pinggang Hermione, matanya menatap Sakti tajam.
"Lo kenapa liatin gue kayak gitu?" tanya Sakti.
"Lo yang kenapa liatin kakak gue kayak gitu?" balas Andre.
"Diakan istri gaib gue" batin Sakti.
"Anj1ng gue lupa kalau dia suami manusia gue sebelum Dimas" teriak Hermione didalam hati. Para sahabat iblis yang mendengar batin Hermione kaget dan langsung melihat kearah Hermione, Hermione lupa menutup suara batinnya jadi terdengar oleh mereka kecuali Dimas.
"Kebanyakan mangsa sih" batin Dela.
"Pagar aja wajah Hermione biar gak diliatin" ucap Sakti.
"Enak aja lo nyuruh gue" ucap Andre.
"Oh jadi ini teman baru kamu Ra" ucap Sakti melihat Dimas, Reno, Fadil, Ariel dkk, dan Sarah dkk.
"Mungkin, eh kalian siapa sih" ucap Hermione bercanda.
"Bagus Ra udah ada yang baru jadi pura-pura lupa" ucap Dimas.
"Kita udara, ada tapi tak terlihat" ucap Reno.
"Kita bukan siapa-siapa cuman butiran debu" ucap Ariel.
"Eh santai dong" ucap Hermione.
"Iya mereka temen aku" ucap Hermione melihat kearah Sakti.
"Ohhh kenalin gue Sakti" ucap Sakti.
"Sarah" ucap Sarah manja.
"Wawa" ucap Wawa.
"Santi" ucap Santi.
"Sani" ucap Sani.
"Dani" ucap Dani.
"Ariel" ucap Ariel cuek.
"Fadil" ucap Fadil.
"Reno" ucap Reno ketus.
"Dimas" ucap Dimas datar.
"Udah kenalkan lo sama kita atau mau dikenalin lagi" ucap Julio.
"Nggak perlu sumpah" ucap Sakti.
"Kirain" ucap Julio.
__ADS_1
Bersambung...