
Mue Linzong tiba tiba saja mengamuk, pria tua itu sampai mencekik leher istrinya sendiri. Mue Sanron berteriak meminta tolong dengan suara yang samar samar terdengar, Ziya hanya diam menyaksikan hal apa yang akan Mue Linzong lakukan lagi pada sang istri. Mungkin mereka telah membuat perjanjian dengan sebangsa iblis yang harus menyerahkan jiwa mereka sendiri, dan iblis itu hanya tertarik dengan jiwa Mue Linzong karna memiliki kekuatan diatas Mue Sanron.
"Bisakah Anda membantu mertua saya Nona Ziya." ucap Raja Yongling Zu dengan tatapan penuh harap. Jika keduanya mati saat berada di Wilayah Kerajaan Bintang Timur maka akan muncul perselisihan antara kerajaan tersebut dengan pihak Klan Mue.
"Apapun yang sedang terjadi pada mereka adalah sebuah karma dari perbuatan mereka sendiri." ucap Xiao Ziya dengan tatapan tak peduli, ia tak harus membantu kedua orang yang berniat untuk menyingkirkannya. Jika di mata penduduk Kerajaan Bintang Timur Xiao Ziya adalah gadis yang kejam maka biarlah mereka berasumsi seperti itu.
Mue Linzong terus menganiaya Mue Sanron, pria tua itu menarik narik rambut sang istri hingga mengalami kerontokan yang cukup parah. Mue Sanron terus memanggil nama sang suami berharap jika suaminya akan sadar karna cinta tulus darinya. Melihat usaha dari Mue Sanron membuat Xiao Ziya tertawa geli, saat ini jiwa Mue Linzong sedang tak berada di raganya apapun yang dilakukan oleh wanita tua itu tak akan merubah apapun.
Xiao Ziya terus mengamati perubahan pada tubuh Mue Linzong, selain mata yang berwarna hitam secara keseluruhan termuat pembuluh darah pria tua itu ikut berubah menghitam. Xiao Ziya memiringkan sedikit kepalanya, ia sedang berfikir iblis jenis apa yang sedang masuk ke dalam tubuh pria itu.
"Semua iblis dari alam neraka mengenali siapa junjungan mereka." ucap Xiao Ziya dengan senyuman miring. Mendengar perkataan dari Xiao Ziya membuat Mue Sanron merasa bingung, apakah gadis bernama Xiao Ziya itu memiliki hubungan yang akrab dengan pemimpin alam neraka?.
"Apa yang sedang kau katakan, tak mungkin ada iblis yang dapat masuk kedalam tubuh suci suami saya." ucap Mue Sanron dengan tatapan tajam sembari menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.
Xiao Ziya melihat ke arah para penduduk yang belum mendapat pengobatan, daripada meladeni pasangan suami istri gila itu lebih baik Xiao Ziya membantu para penduduk Kerajaan Bintang Timur yang membutuhkan bantuannya. Xiao Ziya memberikan isyarat agar Raja Yongling Zu dan anak anaknya keluar dari perisai pelindung yang ia buat, Xiao Ziya hanya khawatir jika Mue Linzong tiba tiba menyerang anggota keluarga kerajaan saat ia sedang tak sadar. Dengan patuh Yang Mulia Raja Yongling Zu dan anak anaknya yang berada di ruangan itu keluar dari area perisai pelindung, setelah dirasa aman Xiao Ziya juga ikut keluar dan membiarkan Mue Linzong dan Mue Sanron tetap berada di dalam sana.
"Mengapa Anda meminta kami untuk keluar dari sana?." tanya Putra Mahkota Yunzo Zu dengan tatapan bingung, bukankah lebih aman jika mereka berada di area perisai pelindung yang dibuat oleh Xiao Ziya.
"Jiwa dari Mue Linzong telah pergi dari raganya, saat ini tubuh pria tua itu sedang dimasuki oleh iblis. Saya khawatir ia akan menyerang kalian bila tetap berada di dalam sana." ucap Xiao Ziya secara terang terangan tanpa menutupi apapun dari Anggota Keluarga Kerajaan Bintang Timur.
"Bagaimana Anda yakin bahwa Tuan Mue Linzong sedang dirasuki oleh iblis?." tanya Pangeran Honzi Zu dengan rasa penasaran tinggi, dimata pemuda itu tak ada yang berubah dari penampilan Mue Linzong.
Xiao Ziya meminta Pangeran Honzi Zu untuk mendekat ke arahnya, gadis itu mengusap kelopak mata sang pangeran dengan telapak tangannya setelah selesai melakukan hal itu Xiao Ziya meminta Pangeran Honzi Zu untuk membuka mata. Dalam sekejap sang pangeran dapat melihat perbedaan pada beberapa anggota tubuh Mue Linzong, ternyata apa yang dikatakan oleh adik tirinya sebuah kebenaran. Tak semua perubahan dari kutukan perjanjian iblis akan dilihat oleh semua orang, terkadang iblis dengan tingkat yang lebih tinggi dapat menyamarkan hal itu.
"Apa yang kau lihat Pangeran Honzi Zu?." tanya Putri Beiling Zu yang merasa penasaran namun tak ingin melihatnya secara langsung karna merasa takut.
"Mata dan pembuluh darah Tuan Mue Linzong berbuah warna menjadi hitam pekat, ada sebuah simbol aneh di keningnya." ucap Pangeran Honzi Zu dengan badan merinding.
"Saya akan melanjutkan pengobatan yang sempat tertunda." ucap Xiao Ziya pada para penduduk Kerajaan Bintang Timur yang masih setia menunggunya. Xiao Ziya kira mereka akan merasa takut dan memberi jarak agar tak terlalu dekat dengannya karna telah melakukan hal hal yang kejam, ternyata para penduduk bersikap seperti sebelumnya seolah olah mereka tak mempermasalahkan apa yang telah Xiao Ziya lakukan.
Mue Sanron terus mendapatkan pukulan dari sang suami, entah apa lagi yang harus ia lakukan agar membuat suaminya itu tersadar. Mue Sanron melihat ke arah Xiao Ziya yang sedang bersantai mengobati para penduduk, wanita tua itu yakin bahwa gadis itu satu satunya orang yang dapat mengembalikan kesadaran dari sang suami.
Di sisi lain saat ini Raja Artur sedang berada di penjara alam neraka untuk melihat bagaimana kondisi tawanan di sana, ia sangat puas dengan penjagaan serta penyiksaan yang dilakukan oleh prajurit iblis serta beberapa iblis tingkat tinggi yang sedang bertugas. Raja Artur melihat ada beberapa tawanan yang masuk ke dalam penjara alam neraka karna membuat masalah dengan Xiao Ziya, beberapa orang diantara mereka telah mati dan menjadi tengkorak. Raja Artur sangat berharap tak ada manusia manusia bodoh yang menyianyiakan nyawa mereka dengan mencari masalah yang melibatkan Xiao Ziya.
__ADS_1
"Argh hentikan, ampuni saya tolong ampuni saya." jerit salah seorang tahanan yang sedang mendapat hukuman pancung. Di alam neraka ini tak ada yang bisa mati tanpa izin dari Raja Artur maupun Xiao Ziya, misalnya seorang manusia ataupun iblis yang sedang mendapatkan hukuman pancung setelah kepala mereka lepas dari badan dalam beberapa detik setelahnya akan menyatu lagi.
"Katakan pada gadis yang telah memasukkan saya ke tempat terkutuk ini, ketika saya bebas maka saya akan membalas dendam." ucap pria itu dengan tatapan penuh kebencian yang ia berikan untuk Xiao Ziya.
Raja Artur tersenyum dingin, memangnya siapa yang akan membebaskannya dari penjara alam neraka ini? tak ada manusia ataupun dewa yang boleh ikut campur dalam masalah internal di alam neraka. Raja Artur pergi meninggalkan tahanan itu, ia tak ingin mendengar suara teriakan yang hanya menyakiti telinga saja.
"Salam hormat saya pada Yang Mulia Raja Artur." ucap salah seorang jenderal iblis yang menghadap pada Raja Artur.
"Saya terima salam mu." balas Raja Artur dengan tatapan datar.
"Saya ingin melaporkan bawah Iblis Nanzi sedang masuk kedalam tubuh seorang manusia, sepertinya ada yang membuat kontrak dengannya." ucap Jenderal Neraka tersebut dengan tatapan cemas. Iblis Nanzi salah satu iblis tingkat tinggi, ia dikenal sangat kejam pada para manusia yang telah membuat kontrak ataupun perjanjian dengannya. Ada ribuan jiwa yang telah mati di tangan Iblis Nanzi, meskipun begitu Iblis Nanzi dikenal sangat menghormati siapapun yang memiliki posisi tinggi di alam neraka.
"Dimana lokasi Iblis Nanzi berada?." tanya Raja Artur dengan sorot mata dingin, ia sudah mempunyai banyak tugas yang harus diselesaikan jangan sampai Iblis Nanzi membuat masalah besar nantinya.
"Menurut laporan yang saya terima saat ini Iblis Nanzi sedang berada di dalam tubuh seorang pria pertama Mue Linzong, saya juga menemukan titik lokasinya berada di Kerajaan Bintang Timur yang ada di Wilayah Dunia Manusia Abadi." ucap Jenderal Neraka itu, ia harap Raja Artur dapat mengatasi masalah mengenai Iblis Nanzi terlebih dahulu sebelum masalah yang lain.
Raja Artur terdiam sejenak, ia ingat bahwa saat ini Xiao Ziya sedang berada di Istana Kerajaan Bintang Timur. Raja Artur juga sangat tau bahwa gadis itu sangat peka terhadap hal hal yang terjadi di sekitarnya, jika sampai Xiao Ziya membiarkan iblis menelan jiwa seorang manusia artinya manusia itu sudah melakukan perjanjian untuk mengusik ataupun menghabisi Xiao Ziya.
"Tenanglah karna junjungan muda kalian ada di sana, saya yakin manusia itu melakukan perjanjian dengan Iblis Nanzi untuk mengalahkan Xiao Ziya. Meskipun Iblis Nanzi dikenal sangat jahat, ia adalah iblis yang patuh terhadap aturan yang ada." jawab Raja Artur dengan sangat santai. Pria itu pamit karna ia harus kembali ke Istana Kerajaan Neraka untuk melakukan banyak hal.
"Hentikan, lepaskan suami saya lepaskan!." jerit Mue Sanron dengan frustasi, ia tak menyangka perjanjiannya dengan iblis akan membawa petaka sejauh ini.
"Ini adalah bayaran atas ketamakan kalian." ucap Mue Linzong pada istrinya dengan suara yang sangat jauh berbeda.
Xiao Ziya mendengar percakapan antara Mue Sanron dengan iblis yang sedang merasuki tubuh Mue Linzong, mendengar perubahan suara dari Mue Linzong membuat Xiao Ziya ingat dengan salah satu nama iblis yang pernah Raja Artur kenalkan padanya dulu. Xiao Ziya tersenyum miring, ternyata Mue Linzong dan Mue Sanron ingin menghabisi nyawanya dengan menggunakan Iblis Nanzi sungguh dua orang yang sangat naif.
"Nanzi." ucap Xiao Ziya secara spontan dan membuat Mue Linzong langsung melihat ke arahnya.
"Kau tau namaku?." tanya iblis yang sedang merasuki tubuh Mue Linzong, kini wajah Mue Linzong menunjukkan ekspresi bingung.
Iblis Nanzi belum pernah bertemu dengan Xiao Ziya secara langsung, di alam neraka ada dua iblis dengan nama Iblis Nanzi. Xiao Ziya menatap ke arah wajah Mue Linzong untuk memastikan apakan Iblis Nanzi kali ini adalah Iblis Nanzi yang sempat diceritakan oleh Raja Artur sebelumnya ataukah bukan.
"Anda tak mengenali saya?." tanya Xiao Ziya dengan senyuman miring.
__ADS_1
Iblis Nanzi sangat terkejut merasakan aura penguasa alam neraka berada di dalam tubuh gadis muda itu, Iblis Nanzi ingat dengan seorang gadis dari ras manusia yang diangkat oleh Raja Artur untuk menjadi penerusnya. Selama ini Iblis Nanzi yang ini hanya pernah mendengar namanya saja tanpa mengetahui bagaimana wujud dan wajah dari gadis itu, dengan segera Iblis Nanzi yang berada di dalam tubuh Mue Linzong menggerakkan tubuh pria itu untuk bersujud di hadapan Xiao Ziya meski jarak mereka cukup jauh.
"Maafkan hamba yang kurang sopan ini, saya Iblis Nanzi memberikan salam hormat pada junjungan muda." ucap Iblis Nanzi dengan sangat sopan, melihat semua itu membuat Mue Sanron ingin pingsan si tempat. Apa lagi yang telah ia lihat ini? seberapa banyak rahasia mengejutkan yang dimiliki oleh Xiao Ziya hingga iblis sekuat itu tunduk padanya.
"Berdirilah, saya tak suka disembah seperti itu. Jika bertemu saya lain kali cukup membungkuk saja." ucap Xiao Ziya dengan nada tenang, ia tak marah pada Iblis Nanzi karna ini pertemuan pertama mereka.
Dengan segera Iblis Nanzi bangkit agar tak menyinggung perasaan junjungan mudanya itu. Iblis Nanzi meminta maaf pada Xiao Ziya karna telah menyetujui perjanjian yang diminta oleh sepasang suami istri ini untuk menghabisi nyawa Xiao Ziya bagaimanapun caranya. Iblis Nanzi juga tak mengerti mengapa tadi tiba tiba kekuatan yang ada di dalam dirinya menolak untuk melakukan serangan pada gadis yang sedang berada di dalam perisai bersama dua manusia yang telah terikat janji dengannya. Akhirnya Iblis Nanzi mengerti, kutukannya aktif karena orang yang ditargetkan oleh pasangan suami istri itu memiliki posisi yang penting di alam neraka.
"Untuk apa mereka berdua membuat perjanjian dengan mu?." tanya Xiao Ziya yang ingin penjelasan dari Iblis Nanzi.
"Mereka ingin saya mengambil nyawa Anda, maaf karna saya sangat ceroboh dan tak mengenali Anda dari awal." ucap Iblis Nanzi yang merasa bahwa ia telah melakukan dosa besar karna berani mengincar nyawa junjungan mudanya sendiri.
"Wajar karna kau belum pernah melihatku sebelumya, hanya kali ini saja saya memberikanmu kesempatan untuk menebus dosa." ucap Xiao Ziya dengan tatapan serius.
Semua penduduk Kerajaan Bintang Timur dan anggota keluarga kerajaan yang ada di sana hanya bisa menyaksikan serta mendengar percakapan diantara mereka saja, banyak yang tak percaya bahwa gadis secantik Xiao Ziya adalah pemimpin dari alam neraka. Bukankah alam neraka adalah tempat yang memiliki suhu tinggi dan mengerikan.
"Apa yang harus saya lakukan untuk menebus dosa saya ini?." tanya Iblis Nanzi dengan tulus pada junjungan mudanya.
"Kembalikan jiwa pria ini namun ambil setengah dari kesadaran yang ia miliki." ucap Xiao Ziya dengan senyuman puas, ini hukuman yang harus diterima oleh Mue Linzong dan Mue Sanron karna ingin menghabisi nyawa Xiao Ziya.
Mue Sanron menunjukkan ekspresi yang sulit untuk diartikan, sepertinya wanita itu tak terima dengan apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya. Jika setengah kesadaran milik sang suami diambil oleh iblis itu maka suaminya akan bertindak sebagai orang bodoh ataupun orang gila.
"Kau tak bisa melakukan hal seperti itu pada suami saya!!." bentak Mue Sanron yang berlari ke arah Xiao Ziya dan ingin menyerang gadis itu, sangat disayangkan ia tak bisa keluar dari perisai pelindung itu.
"Ahahaha selamat menikmati hukuman kalian." ucap Xiao Ziya yang kembali mengobati beberapa penduduk dan menghiraukan umpatan dari Mue Sanron.
Iblis Nanzi benar benar mengembalikan jiwa milik Mue Linzong dan mengambil setengah kesadaran dari pria itu, setelah selesai Iblis Nanzi langsung kembali ke alam neraka dan melaporkan apa saja yang baru saja ia lakukan dan meminta hukuman tambahan pada Raja Artur. Mue Linzong sadar kembali, namun ada yang aneh dari pria tua itu ia melihat ke arah sang istri dengan tatapan seperti orang idiot.
"Apa yang terjadi padamu suamiku." ucap Mue Sanron dengan tubuh yang terasa lemas, wanita itu tersungkur di lantai dan menangis untuk meratapi nasibnya yang sangat buruk.
"Ini hanya hukuman ringan saja." ucap Xiao Ziya dengan suara pelan agar tak bisa di dengar oleh siapapun kecuali penduduk yang sedang ia obati.
**Hai semuanya author mau curhat, jadi satu bulan yang lalu ada author dari platform lain yang ngajak kenalan dan nanyain ig aku apa. Tadinya dia kayak baik banget dan responsnya cepet tapi pas tau followers ig aku dikit dia langsung jutek gitu. Emang sebegitu pentingkah follower ig biar di hormati sama author lain. Kalian ada yang mau bantu author kah? yang bersedia silahkan Follow ig Author: pusparini682.
__ADS_1
Jangan lupa follow buat yang belum, vote karna wajib, gift hadiah apapun, like like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share juga ya**.