
Xiao Ziya mendekat ke arah Permaisuri YiYue dan memegang pergelangan tangan sang permaisuri untuk mendeteksi nadinya, sang permaisuri yang tampak pucat itu ternyata sangat kesulitan bernafas sehingga detak jantungnya tak setabil. Setelah itu Xiao Ziya memeriksa anggota tubuh lainnya entah mengapa saat melihat tulisan tulisan aksara kuno yang ada di punggung sang permaisuri membuat Xiao Ziya teringat dengan sihir kutukan yang ada di tubuh Ling Zungze. Walau pola dan tulisannya sangat berbeda namun bisa dipastikan jika Permaisuri Yi Yue terkena kutukan atau mantra hitam.
"Jika saya boleh tau sejak kapan permaisuri seperti ini?." tanya Xiao Ziya yang harus mencari tahu akar dari permasalah jatuh sakitnya Permaisuri Yiyue.
"Istri saya sudah seperti ini semenjak ia mendatangi pesta jamuan minum teh salah satu kediaman jenderal yang ada di wilayah Kerajaan Naga Emas." ucap Raja Yuelin yang sangat cemas dengan kondisi sang istri yang semakin lama semakin memburuk. Ia sangat berharap jika junjungan mudanya dapat menyembuhkan sang istri.
"Tolong antar saya kesana." ucap Xiao Ziya yang merasa curiga dengan keluarga jenderal itu, pasti ada sesuatu yang salah saat pesta minum teh. Sebelum pergi Xiao Ziya membuat kubah pelindung yang akan melindungi permaisuri Yiyue saat mereka tak ada di istana.
Raja Yuenlin mengantar Xiao Ziya ke kediaman Jenderal Naga Binling yang letaknya tak terlalu jauh dari istana Kerajaan Naga Emas. Saat sampai di gerbang masuk, para prajurit yang menjaga kediaman jenderal mempersilahkan mereka untuk masuk.
Dari tatapan para penjaga gerbang masuk saja Xiao Ziya sudah merasakan ada sesuatu yang tak beres di sana. Saat ia memasuki halaman depan kediaman Jenderal Naga Binling Xiao Ziya juga merasakan aura yang sangat jahat.
"Raja Yuenlin, saat mereka bertanya siapa saya, anda hanya perlu menjawan bahwa saya adalah kerabat jauh Ratu Yiyue." ucap Xiao Ziya yang meminta pada Raja Yuelin untuk tak mengungkap identitasnya sebagai junjungan muda.
"Baiklah saya akan menuruti perintah junjungan, ah maksutku nona." ucap Raja Yuelin yang harus memanggil Xiao Ziya dengan sebutan nona agar identitas gadis itu tak terbongkar.
Saat mereka berdua sedang mengobrol tiba tiba ada seorang pria yang berjalan mendekat ke arah mereka berdua. Pria itu adalah Jenderal Binling Xi sang jenderal utama dari Kerajaan Naga Emas.
"Ah mengapa Yang Mulia Raja tak memberi tau saya saat ingin datang berkunjung." ucap Jenderal Binling Xi yang menyambut kedatangan Raja Yuelin dengan ramah namun menatap Xiao Ziya dengan tajam, sedangkan Xiao Ziya tak peduli dengan kelakuan jenderal tak tau diri yang ada di hadapannya.
"Saya hanya sedang mengajak keponakan saya untuk berjalan jalan saja." ucap Raja Yuelin dengan menatap Xiao Ziya dengan ramah.
Mendengar Raja Yuelin memanggil gadis yang ada di sampingnya sebutan keponakan membuat Jenderal Binling Xi langsung menatap Xiao Ziya dengan sangat ramah. Xiao Ziya yang mengetahui hal itu hanya menatapnya dengan jengah, mengapa banyak orang yang suka membuat drama seperti itu. Jika tak ada Raja Yuelin di sana sudah dipastikan kedua bola mata jenderal itu sudah lepas dari tempatnya.
"Mari masuk kedalam, istri dan kedua putri saya sedang menyulam." ucap Jenderal Binling Xi yang mengajak Xiao Ziya dan juga Raja Yuelin untuk masuk kedalam kediamannya.
__ADS_1
Saat memasuki pintu kediaman Jenderal Binling Xi, Xiao Ziya langsung menatap ke arah pintu di dalam pintu itu Xiao Ziya dapat melihat dengan jelas bahwa ada sebuah kertas mantra sihir hitam yang ditanam di sana. Dapat dipastikan seluruh orang yang ada di Kediaman Jenderal Naga Binling adalah orang orang jahat yang memiliki niatan yang tak baik pada keluarga Kerajaan Naga Emas.
"Selamat datang Yang Mulia Raja Yuelin, siapa gadis yang ada di samping anda?." ucap seorang wanita yang dapat dipastikan bahwa ia adalah istri dari sang jenderal. Dan kedua gadis yang ada di belakangnya adalah putri putri jenderal.
"Ini adalah keponakanku, kebetulan sedang berkunjung kesini setelah sekian lama tak bertemu." ucap Raja Yuelin yang memperkenalkan Xiao Ziya sebagai keponakannya.
Namun Keluarga Jenderal Naga Binling tak mungkin percaya begitu saja, karna sangat aneh ketika ada seorang gadis yang nampak biasa biasa saja bisa mengetahui keberadaan Wilayah Kerajaan Naga Hitam yang ada di dimensi lain.
"Jika saya boleh tau kau berasal dari mana nak?." tanya Mungi, istri dari sang jenderal.
Xiao Ziya yang tau bahwa mereka sedang mencurigai identitasnya dan tak mungkin Raja Yuelin yang mengarang tentang idengitas Xiao Ziya akhirnya gadis itu menemukan sebuah ide yang sangat bagus.
"Saya adalah putri dari Raja Zeuz." ucap Xiao Ziya yang tersemyum dengan ramah.
Jika benar keduanya adalah kerajaan yang ada di bawah kepemimpinan Raja Artur yang terpecah akibat peperangan antara Wilayah Kerajaan Neraka dengan Wilayah Dewa pasti mereka akan saling mengenal satu sama lain. Dan pastinya Jenderal Binling Xi juga mengenal Raja Zeuz.
"Bagaimana keadaan Yang Mulia Raja Zeuz sekarang?." tanya Jenderal Binling Xi yang masih ingin memastikan bahwa gadis yang ada di hadapannya bukanlah membual saja.
"Ayahku baik baik saja, kedua kakak laki lakiku juga sangat sibuk berlatih sedangkan aku sedang menjelajahi dunia bawah." ucap Xiao Ziya yang menceritakan apa saya yang sedang dilakukan oleh keluarganya.
"Jika saya tak salah bukanlah semua keluarga kerajaan memiliki token identitas." ucap Mungi yang masih saja tak percaya bahwa gadis yang ada di hadapannya itu adalah putri dari Raja Zeuz yang sangat terkenal itu.
Xiao Ziya menunjukkan sebuah token identitas berwarna hitam dengan lambang keluarga Kerajaan Hitam, di sama juga tertulis nama Xiao Ziya dan juga statusnya sebagai putri dari Raja Zeuz. Saat melihat token itu barulah mereka percaya, sedangkan Raja Yuelin yang mengetahui dengan jelas identitas gadis yang ada di sampingnya itu, siapa yang akan menyangka jika Xiao Ziya sudah mempersiapkan semuanya dengan matang sehingga identitasnya itu tak lagi diragukan.
"Senang bisa bertemu dengan putri dari Raja Zeuz." ucap Jenderal Binling Xi yang semakin ramah pada Xiao Ziya.
__ADS_1
Setelah itu mereka berbincang bincang cukup lama hingga sampai di pembahasan tentang permintaan Jenderal Binling Xi untuk menikahkan salah satu putrinya dengan salah satu pangeran dari Kerajaan Naga Emas.
"Bagaimana dengan permintaan saya waktu itu." ucap Sang Jenderal Binling Xi yang menanyakan tentang lamarannya pada salah seorang pangeran.
"Maafkan saya jenderal putra putra saya tak ada yang tertarik dengan putri anda." ucap Raja Yuelin yang meminta maaf pada sang jenderal karna tak ada salah seorangpun dari putranya yang mau menikah dengan putri jenderal.
"Ah ternyata begitu, sekarang bagaimana kondisi permaisuri Yiyue." ucap sang jenderal yang mulai mengalihkan pembicaraan mereka.
"Istri saya saat ini sedang kritis saya sangat kebingungan karna tak ada yang bisa menyembuhkan istri saya." ucap Raja Yuelin yang tampak sangat sedih, ia ingin jika istrinya segera sembuh.
"Nikahkan salah satu putra anda dengan putri saya maka permaisuri akan sembuh." ucap Jenderal Binling Xi yang sangat percaya diri salah seorang pangeran menikahi putrinya maka sang permaisuri akan sembuh.
Xiao Ziya yang tadinya hanya diam saja kini mulai curiga dengan topik pembicaraan yang diarahkan oleh Jenderal Binling Xi. Karna sudah merasa sangat panas dan tak tahan dengan drama murahan yang mereka tampilkan pada Xiao Ziya akhirnya gadis itu pergi ke pintu masuk kediaman Keluarga Jenderal Naga Binling. Xiao Ziya menendang pintu itu dengan sangat keras hingga pintunya terlepas.
Jenderal Binling Xi, Raja Yuelin, dan juga Mungi terkejut saat mendengar suara hantaman yang keras, saat mereka berlari ke arah suara di sana nampak Xiao Ziya yang sedang berdiri di depan pintu masuk Kediaman Jenderal Naga Binling dan yang membuat mereka terkejut lagi adalah pintu yang lepas dari tempatnya.
"Apa yang kau lakukan pada pintu rumahku." triak Jenderal Binling Xi yang tampak sangat marah.
"Ya ya ya hentikan drama busuk kalian, saya sudah sangat muak melihatnya." ucap Xiao Ziya yang tersenyum sinis. Gadis itu berjalan kearah pintu yang terlepas itu kemudian menghancurkannya, di sana ada sebuah kertas mantra yang berisi tulisan kuno. Tulisan kuno itu mirip dengan penggalan kalimat mantra kutukan yang ada di tubuh Permaisuri Yiyue.
"Hentikan, mengapa kau sangat berani di kediamanku." ucap Jenderal Binling Xi yang semakin marah pada Xiao Ziya.
"Diamlah dasar manusia rendahan, hanya karna ingin salah satu putrimu menikah dengan pangeran kalian sampai tega membuat permaisuri menderita. Kalian kira saya bodoh dan tak bisa melihat kertas yang merupakan jimat kuno ini." ucap Xiao Ziya yang sangat marah saat salah satu pengikut setia dari Raja Artur yang berarti pengikutnya juga itu disakiti oleh orang lain.
"Jadi ini asalan nona muda mengajak saya kesini." ucap Raja Yuelin yang baru mengerti maksut dari junjungan mudanya yang memintanya untuk pergi ke kediaman Jenderal Naga Binling. Ternyata keluarga jenderallah yang bertanggung jawab atas jatuh sakitnya sang permaisuri.
__ADS_1
**Hai hai semuanya aku update lagi nih, gimana kabar kalian semoga kalian sehat selalu ya Amiin, makasih udah suport aku selama ini maaf kalau aku banyak kekurangan karna aku juga manusia biasa yang bisa capek, bisa ga mood juga sama kaya kalian.
Jangan lupa follow aku ya yang belum follow, vote juga yang masih punya tiket vote, gift hadiah apapun bunga juga boleh, like like like, jangan lupa komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share, dan tips**.