RATU IBLIS

RATU IBLIS
Dunia Semesta Tingkat Rendah 14


__ADS_3

Setelah beberapa saat Zier sampai di depan toko black daimon, harimau itu turun dengan sangat berhati hati agar sayapnya tak merubuhkan rumah rumah yang ada di sekitar. Setelah menyentuh tanah Zier menghilangkan kedua sayapnya, Xiao Ziya dan ketiga mafia bersaudara itu turun dari punggung Zier, mereka semua masuk ke dalam toko agar tak menarik perhatian lebih banyak orang.


"Tolong berubahlah dalam wujud kecilmu Zier." ucap Xiao Ziya dengan senyumannya yang cantik, tanpa basa basi Zier langsung berubah menjadi harimau kecil yang lucu dan menggemaskan. Xiao Ziya menggendong Zier lalu membawanya masuk kedalam toko.


Hanz mengambil sebuah kotak yang berisi berbagai macam obat dan peralatan yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka mereka bertiga. Xiao Ziya diam melihat apa yang ketiga bersaudara itu lakukan, jika diobati dengan cara biasa maka luka itu akan sembuh sekitar satu minggu namun jika Xiao Ziya yang mengobati mereka maka dalam waktu satu jam saja luka luka itu sudah hilang dan tak membekas.


"Apakah cara seperti itu efektif untuk menyembuhkan luka kalian?." tanya Xiao Ziya dengan tatapan tanpa ekspresinya.


"Apa nona meminta kami untuk pergi ke rumah sakit?." ucap Kenzo dengan tatapan bingung, ia mengira bahwa saat ini Xiao Ziya sedang cemas dengan kondisi mereka.


"Tidak, pergi ke sana hanya membuang buang uang dan juga waktu." jawab Xiao Ziya yang membuat Kenzo semakin bingung, lalu untuk apa Xiao Ziya bertanya jika tak merasa khawatir.


"Kalian kemarilah." ucap Xiao Ziya tanpa bantahan, Hanz dan dua saudaranya yang lain mendekat tanpa ragu. Xiao Ziya memberikan sebuah pil berwarna biru, satu orang mendapat satu pil.


Hanz, Kenzo, dan Zero menelan pil yang diberikan oleh Xiao Ziya. Tiba tiba saja tubuh mereka terasa sangat dingin semua luka luka yang ada di tubuh mulai mengering secara perlahan. Ketiga saudara itu sangat terkejut dengan keajaiban yang baru saja mereka alami, seorang dokter profesional tak akan bisa melakukan hal seperti ini.


"Obat apa yang nona berikan pada kami? sungguh obat dengan khasiat yang luar biasa." ucap Hanz dengan mata yang bersinar, ia merasa sangat puas dengan kesembuhannya.


"Itu pil khusus yang saya buat untuk menyembuhkan luka ringan. Para kultivator biasa membuat dan memperjual belikan pil seperti itu, namun tak semua kultivator bisa membuatnya hanya seorang aklimis saja." ucap Xiao Ziya yang memberikan sedikit informasi pada ketiga pemuda itu, ia sedikit khawatir jika mereka mengira bahwa semua kultivator itu luar biasa.


"Jadi anda seorang pembuat obat yang sangat hebat." ucap Zero yang merasa senang karna mengenal seorang gadis yang sangat hebat, meski tak bisa memiliki Xiao Ziya namun Zero sudah sangat bersyukur.


"Jaga diri kalian, saya harus pergi karna ada urusan lain." ucap Xiao Ziya yang keluar dari toko black daimon diikuti Zier di belakangnya. Mereka berdua berjalan dengan sangat santai menuju hotel tempat Ratu Min Xunzi tinggal.


Saat dalam perjalanan banyak orang yang melihat ke arah Zier, bagaimana bisa seekor anak harimau berjalan jalan dengan bebas di pusat kota? bukankah seharusnya mereka berada di kebun binatang??. Itulah yang ada di dalam fikiran orang orang saat ini.


"Permisi nak." ucap seorang wanita dengan seragam berwarna coklat, dari logonya saja Xiao Ziya sudah tau bahwa wanita itu salah satu karyawan kebun binatang.


"Ada yang bisa saya bantu?." ucap Xiao Ziya dengan nada ramah, namun jika wanita ini ingin meminta Zier maka Ziya akan memberinya pelajaran.


"Apakah anda pemilik dari harimau kecil ini?." tanya wanita itu dengan senyuman cantik ia ingin mengambil harimau kecil itu.


"Iya, apa anda merasa tak nyaman jika saya berjalan jalan dengan membawa seekor harimau?." tanya Xiao Ziya dengan nada bicara yang mulai tak santai lagi, ia sudah bisa membaca niatan dari wanita itu.


"Anda tak bisa memiliki seekor harimau, jadi saya akan membawanya ke kebun binatang untuk mendapat perawatan." ucap wanita itu dengan sedikit paksaan pada Xiao Ziya. Zier merasa kesal pada wanita itu, memangnya siapa dia hingga ingin mengambilnya dari nona muda yang sudah merawatnya sejak bayi.


"Anda punya mata yang sehat bukan? anda bisa melihat dengan jelas bahwa harimau kecil saya sangat terawat. Dan siapa anda hingga ingin mengambil harimau yang saya rawat dari bayi? Anda kira saya akan peduli jika anda salah satu petugas kebun binatang." ucap Xiao Ziya dengan tatapan tajam.


Wanita itu menggerakkan giginya karna merasa sangat kesal, bisa bisanya gadis kecil itu memarahinya. Wanita itu mendekati Zier dan menggendong dengan paksa, karna tak suka diperlakukan seperti itu oleh orang asing Zierpun mencakarnya hingga menimbulkan luka yang cukup serius di lengan sebelah kiri. Wanita itu merasa kesakitan dan melepaskan harimau itu.


"Binatang anda sangat berbahaya, saya akan membawanya ke kebun binatang apapun caranya." ucap wanita itu dengan suara yang sangat keras hingga menarik perhatian orang orang yang ada di sekitar.


"Datanglah, maka saya akan menghadiahkan kematian." ucap Xiao Ziya dengan tatapan membunuh, karna tak ingin terlalu lama berbicara dengan wanita gila itu Xiao Ziya melanjutkan perjalanan tanpa menggubris teriakan teriakan dari sang wanita.


Zier terus mengikuti Xiao Ziya dari samping, perasaanya sangat marah, kesal, dan ingin membunuh wanita itu saat ini juga. Xiao Ziya meminta pada harimau kesayangannya itu untuk bersabar karna akan datang waktu dimana tak ada seorangpun dari dunia semata tingkat rendah yang berani melakukan hal seperti itu.

__ADS_1


"Apa yang nona rencanakan selanjutnya?." tanya Zier yang penasaran dengan rencana milik Xiao Ziya.


"Saya akan bertemu dengan bibi Min Xunzi, kami akan membahas beberapa hal penting." ucap Xiao Ziya yang sudah tak sabar untuk segera tiba di hotel.


Saat sampai di lantai bawah hotel tersebut Xiao Ziya melihat banyak orang yang sedang berdesak desakan di resepsionis, entah mereka ingin memesan kamar ataupun ada hal lain. Tanpa sengaja Xiao Ziya mendengar perkataan salah satu dari mereka yang mengatakan pemerintah akan mengejar wanita itu dan membunuhnya, karna wanita itu sudah melukai Fenzu Zee dan juga putranya.


Dengan cepat otak Xiao Ziya bekerja, ia tau wanita yang mereka bahas adalah bibinya yaitu Ratu Min Xunzi. Tanpa berlama lama lagi Xiao Ziya naik lift bersama Zier yang sudah ia gendong. Akhirnya Xiao Ziya sampai di depan kamar bibinya, ia mengetuk pintu beberapa kali hingga ada yang membukakan pintu.


"Kukira siapa yang datang ternyata keponakan kesayangan." ucap Ratu Min Xunzi yang mempersilahkan Xiao Ziya untuk masuk kedalam kamar hotelnya.


"Saya tadi mendengar beberapa orang sedang membicarakan anda." ucap Xiao Ziya dengan jujur, ia juga merasa penasaran apa yang telah bibinya lakukan pada salah satu anak Fenzu Zee.


"Ah masalah itu, aku hanya membekukan salah satu anak dari manusia tak tau diri." ucap Ratu Min Xunzi dengan santai, meski kini ia menjadi buronan dari pemerintah dunia semesta tingkat rendah namun tak ada yang sanggup untuk menangkapnya.


"Ya terkadang mereka yang mencari masalah terlebih dahulu dan ketika kalah mereka mulai menjadi pengecut yang bersembunyi dibalik nama keadilan." ucap Xiao Ziya dengan senyuman miris, entah mengapa di dunia bawah maupun di dunia semesta tingkat rendah ini banyak manusia manusia yang tak bisa menjalankan otak mereka dengan baik.


Setelah pembicaraan yang cukup panjang mereka berdua membuat kesepakatan apa yang harus di lakukan pada dunia semesta tingkat rendah ini, Xiao Ziya akan menjalankan rencananya untuk menguasai dunia ini, dengan begitu pemerintahan akan bungkam dan tak berani melakukan apapun pada mereka berdua. Hari sudah mulai larut, Xiao Ziya berpamitan pada bibinya, ia ingin kembali ke apartemen untuk beristirahat.


"Hati hati di jalan sayang, jika ada yang menganggu mu, pukul saja mereka hingga tewas." ucap Ratu Min Xunzi penuh dengan semangat, entah mengapa ajaran sang ratu sedikit mengerikan.


"Bibi tak perlu cemas saya bisa menebas kepala mereka." ucap Xiao Ziya dengan senyuman yang lebar, Xiao Ziya menggendong Zier kemudian loncat dari jendela kamar hotel sang bibi.


Meski kamar Ratu Min Xunzi tak berada di lantai paling atas, namun orang akan mengalami cidera serius jika menirukan adegan yang dilakukan oleh Xiao Ziya. Padahal pihak hotel telah menyediakan fasilitas berupa pintu kamar, lift, tangga, dan pintu keluar mengapa gadis bernama Xiao Ziya itu tak pulang menggunakan jalan yang normal.


"Sungguh menyenangkan bisa lompat, dan mendarat dengan selamat." ucap Xiao Ziya tanpa rasa takut sedikitpun, seorang pemuda yang ada di samping Xiao Ziya hanya bisa melamun ia masih tak percaya jika gadis yang ada di hadapannya itu baru terjun dari lantai tiga hotel.


"Apa yang ingin anda pesan?." ucap salah seorang pelayan restoran yang menghampiri Xiao Ziya. Ia memberikan buku berisi menu menu makanan yang dijual di restoran itu.


"Saya ingin satu porsi sup iga, dua porsi steak daging saus lada hitam, dua porsi bakso sapi, dua porsi ikan gurame bakar, dua jus mangga, satu botol air mineral." ucap Xiao Ziya yang mengatakan semua makanan yang ingin ia makan malam ini. Pelayan itu mencatat semua pesanan Xiao Ziya dan meminta gadis itu serta harimau kecilnya untuk menunggu sebentar.


"Nona juga memesankan makanan untuk saya?." ucap Zier dengan tatapan penuh harap, ia sudah lama tak menyantap makan makanan lezat.


"Tentu saja bukankah kau sangat suka makanan manusia." ucap Xiao Ziya tanpa ragu. Mendengar jawaban dari nona mudanya membuat Zier merasa sangat senang. Beberapa pengunjung lain merasa terhibur dengan kehadiran Zier di sana, karna harimau itu sangat lucu dan juga ramah.


Pesanan Xiao Ziya belum datang namun sudah muncul beberapa orang yang sedang mencarinya untuk menangkap Zier, mereka adalah badan pengawas satwa liar yang ada di kota setempat, Xiao Ziya menatap dengan tajam kearah orang orang itu entah mengapa mereka mengklaim bahwa Zier harus dimasukkan dalam kebun binatang padahal Xiao Ziya bukanlah bagian dari penduduk dunia semesta tingkat rendah.


"Selamat malam nak." ucap seorang pria dengan tubuh tegap dan suara yang tegas. Ia melihat ke arah Zier kemudian tersenyum tipis seperti ada maksud tersembunyi dibalik senyuman itu.


"Selamat malam." jawab Ziya dengan ekspresi datar.


"Kami adalah anggota badan pengawas satwa liar ingin menangkap harimau milik anda." ucap pria itu dengan sangat percaya diri, tak mungkin seorang gadis muda yang datang sendirian ke sebuah restoran mampu melawan mereka semua.


"Ah anda ingin menangkap harimau saya? namun saya tak akan pernah membiarkan hal itu terjadi." ucap Xiao Ziya dengan santai tanpa ada rasa takut sedikitpun.


"Kami harap anda dapat mematuhi aturan yang ada di sini." ucap pria itu lagi.

__ADS_1


"Namun saya bukan bagian dari dunia ini, untuk apa saya peduli dengan kalian?." ucap Xiao Ziya yang cukup membuat mereka terkejut.


"Walaupun begitu sebagai wisatawan anda harus mematuhi peraturan." ucap seorang pemuda yang mengingatkan Xiao Ziya untuk mematuhi setiap aturan yang ada meski ia adalah orang luar.


"Saya bukan wisatawan dan saya tak tertarik berwisata di tempat seperti ini, saya mendapat undangan khusus dari pemerintah pusat. Jika saya tak datang artinya saya telah meremehkan mereka bukan?." ucap Xiao Ziya yang membuat mereka semakin bingung. Seorang gadis yang belum memasuki usia lima belas tahun sudah memiliki pikiran yang sangat kritis.


"Harimau anda akan menganggu pengunjung yang ada di restoran." ucap sang pria, ia sedang mencari alasan lain agar bisa membawa harimau kecil itu pergi. Jika ia menjualnya pada seorang pecinta hewan maka ia akan mendapat banyak keuntungan.


"Bukankah kalian bisa melihat sendiri sebelum kalian datang semua orang tampak baik baik saja. Dan yang mengganggu mereka adalah kedatangan orang orang aneh seperti kalian ini." ucap Xiao Ziya yang sedang beradu argumen. Beberapa pengunjung menyetujui perkataan Xiao Ziya karna harimau yang gadis itu bawa sangat lucu dan juga ramah, Zier juga sempat melambaikan tangan pada beberapa pengunjung.


"Anak kecil sepertimu tau apa tentang peraturan yang ada di sini." teriak pria itu yang merasa jengkel pada Xiao Ziya karna terus menjawab dan membalas perkataanya.


"Saya tau bahwa kalian itu orang orang munafik." ucap Xiao Ziya, ia memejamkan matanya sebentar tiba tiba dari dinding restoran muncul sulur sulur hitam milik Xiao Ziya yang terus merambat mendekat ke arah orang orang dari badan pengawas satwa liar, sulur sulur hitam itu melilit tubuh mereka hingga kesulitan bernafas.


"Bukankah sudah saya katakan bahwa saya bukan bagian dari dunia ini, saya bisa membunuh kalian kapanpun saya mau." ucap Xiao Ziya yang sudah merasa sangat kesal mengapa banyak sekali orang orang dari dunia semesta tingkat rendah yang suka mencari masalah dengannya.


"Pemimpin pasti akan menangkap mu jika kau melakukan hal itu." ucap seorang pemuda dari kelompok tersebut.


"Ya jika hal itu terjadi kita akan melakukan peperangan. Ini bukan hal sulit bagi saya." ucap Xiao Ziya dengan sangat berani, ia sudah cukup muak dengan semua hal yang terjadi di sini.


Sulur sulur itu semakin mengencang tiba tiba saja tubuh mereka semua menghilang entah kemana bersama hilangnya sulur sulur milik Xiao Ziya. Semua pengunjung restoran hanya bisa diam tanpa berkata apapun karna mereka tak ingin memperkeruh suasana. Tak lama kemudian pesanan Xiao Ziya datang, gadis itu memakannya dengan ekspresi ceria seperti tak terjadi apapun sebelumnya.


"Bukankah gadis itu sangat kejam?." bisik salah satu pengunjung pada temannya.


"Jangan mengatakan hal seperti itu, kita tak pernah tau siapa yang salah dalam hal ini." ucap sang teman yang memberikan nasehat. Karna jika dilihat dari harimau kecil yang ada di samping gadis itu, kemungkinan besar sang gadis sudah merawatnya sejak ia masih bayi sehingga memiliki hubungan yang sangat erat.


"Apakah kau membelanya? dia itu sangat berbahaya." ucap si pengunjung yang tetap melihat dengan tatapan sinis, untung saja Xiao Ziya sedang tak ingin meladeni perkataanya.


"Kau tak akan mengerti karna tak berada di posisi gadis itu." ucap pengunjung lain yang memiliki pendapat berbeda terhadap Xiao Ziya. Ia merasakan karisma yang sangat luar biasa dari Ziya.


Setengah jam berlalu dengan sangat cepat, Xiao Ziya dan Zier sudah selesai menyantap makanan mereka ia memanggil pelayan untuk membayar semua makanan dan mengganti rugi beberapa kerusakan yang terjadi di restoran.


"Uang ini terlalu banyak nona." ucap pelayan itu yang merasa bingung karna makanan Xiao Ziya hanya senilai satu juta enam ratus lima puluh dua rupiah saja namun gadis itu membayar dengan nominal seratus juta.


"Ini yang ganti rugi untuk beberapa kerusakan yang terjadi, maaf karna saya tak bisa mengendalikan emosi dengan baik saat orang lain ingin mengambil hal hal berharga dalam hidup saya." ucap Xiao Ziya dengan sepenuh hati. Pelayan itu berterimakasih karna Xiao Ziya sangat bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan. Tadinya beberapa pelayan akan mengumpulkan iuran untuk memperbaiki kerusakan karna mereka takut jika harus menagih ganti rugi pada Xiao Ziya.


"Jika uangnya kurang anda bisa menemui saya di lantai paling atas apartemen." ucap Xiao Ziya yang langsung menggendong Zier dan naik sebuah lift untuk sampai di kamarnya.


"Sudah ku katakan dia berbeda dari apa yang kau fikirkan." ucap seorang pelanggan pada temannya.


Di tempat lain tepatnya alam neraka, Raja Artur mendapatkan kabar bahwa sulur sulur milik penerusnya datang dengan membawa beberapa orang pria dan pemuda. Raja Artur sempat berfikir mengapa gadis itu mengirim mereka semua ke penjara neraka? apakah mereka telah melakukan hal fatal yang menyinggung Xiao Ziya.


"Gadis itu memang sangat tegas dalam beberapa hal, namun mengapa orang orang ini berasal dari dunia semesta tingkat bawah? apakah saat ini gadis nakal sedang ada di sana?." ucap Raja Artur penuh tanda tanya, lagipula untuk apa Xiao Ziya mendatangi tempat seperti itu? apakah ada misi yang ingin ia lakukan.


"Gadis itu membuatku khawatir." ucap Raja Artur dengan menghela nafas panjang.

__ADS_1


Hai hai semua akhirnya author update lagi nih gimana kabar kalian semoga baik baik aja ya guys. Jangan lupa follow buat yang belum, vote karna wajib ya guys, gift hadiah apapun aku berterima banget, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share juga ya guys.


__ADS_2