RATU IBLIS

RATU IBLIS
Niat Ling Anhi


__ADS_3

Xiao Cunyu dan kedua putranya semakin merasa curiga pada Ling Anhi, rencana apa yang sedang ia siapkan untuk mereka bertiga. Tanpa di duga ada ratusan kultivator yang keluar dari dalam paviliun Ling Anhi mereka semua mengepung Xiao Cunyu, Xiao Xun, dan Xiao Yan.


"Saya dengar nona Ziya sudah pergi dari akademi beberapa hari, bukankah ini saat yang bagus untuk menghabisi kalian?." ucap Ling Anhi yang sepertinya memanfaatkan kepergian Xiao Ziya yang entah pergi kemana.


Xiao Cunyu dan kedua putranya itu akhirnya mengerti bahwa pengajuan lamaran pertunangan hanyalah sebuah umpan agar mereka bertiga pergi ke Klan Ling. Setelah mereka sampai di sana mereka harus berhadapan dengan ratusan kultivator di ranah petarung senior.


"Jadi saat ingin menyerang kami bertiga kalian harus menunggu putri tercinta kami untuk pergi?." tanya Xiao Cunyu yang tak mengerti karna mereka memang tak memiliki masalah dengan Klan Ling.


"Apa yang kalian inginkan dari kami?." tanya Xiao Yan yang tentu saja tak terima ketika diperlakukan seperti itu.


"Bukankah kalian berhasil mengambil alih kekaisaran? jadi kami ingin melakukan hal yang sama." ucap Ling Anhi yang ternyata ingin merebut tahta Kekaisaran Qiyu dari Klan Xiao.


Aron saat ini yang sedang mengawasi apa yang sedang terjadi merasa sangat panik karna ayah dan kedua kakak laki laki dari Xiao Ziya sedang dalam masalah dengab segera pemuda itu melesat pergi ke Klan Xiao. Kali ini Aron langsung masuk ke dalam aula Klan Xiao Yang kebetulan sedang ramai.


"Salam hormat saya pada pemimpin dan para ketua klan, maaf atas kelancangan saya." ucap Aron yang langsung mengucapkan hormat dan juga permintaan maaf karna sudah masuk aula utama Klan Xiao tanpa izin.


"Siapa anda dan mengapa anda bisa masuk ke sini?." tanya Xiao Ciyun yang memilih untuk memaafkan ketidak sopanan yang dilakukan oleh pemuda yang ada di hadapannya itu.


"Saya orang suruhan dari nona Xiao Ziya, dan selama nona pergi saya di utus untuk menjaga keluarganya. Hari ini saya mengawasi Tuan Xiao Cunyu dan kedua putranya yang sedang ada di Klan Ling, mereka bertiga sedang dalam masalah karna dikepung oleh ratusan kultivator di ranah jenderal." ucap Aron yang menyampaikan apa yang ia lihat.


Xiao Ciyun dan para ketua dari Klan Xiao sangat terkejut saat mendengar jika saat ini Ketua ke lima dan kedua putranya sedang dijebak oleh pemimpin Klan Ling.


"Trimakasih atas informasinya anak muda, saya dan ketua yang lain akan pergi ke sana sekarang." ucap Xiao Ciyun yang langsung pergi ke Klan Ling.


Aron kira jumlah ketua Klan Xiao akan sangat kurang ketika harus melawan ratusan kultivator ranah jenderal sehingga pemuda itu melesat menuju Akademi Kekaisaran Qiyu, ia langsung sampai di depan ruangan kerja Ling An.


Aron mengetuk pintu beberapa kali hingga Ling An mempersilahkannya untuk masuk kedalam.


"Salam hormat saya pada ketua akademi. Saya datang untuk menyampaikan berita penting." ucap Aron yang memberikan salam terlebih dahulu pada Ling An.


"Silahkan kau sampaikan berita penting yang kau bawa." ucap Ling An yang sudah mengenal Aron karna sempat bertemu beberapa kali.


"Ketua Klan Ling sedang membuat masalah dengan Tuan Xiao Cunyu dan kedua putranya. Saya tau anda juga berasal dari Klan Ling namun anda dari keluarga utama sedangkan mereka adalah keluarga cabang." ucap Aron yang memang nemiliki banyak sekali informasi penting mengenai orang orang yang dekat dengan Xiao Ziya.


"Apa yang Ling Anhi lakukan pada ayah nona Ziya dan kedua kakaknya itu?." tanya Ling An yang tak ingin bertele tele karna Akademi Kekaisaran Qiyu akan selalu siap untuk membantu apapun yang menyangkut master mereka.


"Mereka memanfaatkan kepergian nona Xiao Ziya untuk menyerang ayah dan kedua saudara kali kalinya. Kini mereka tengah dikepung oleh ratusan kultivator ranah jenderal." ucap Aron yang langsung mengatakan apa yang sedang terjadi.


Dengan segera Ling An meminta Aron untuk kembali ke Klan Ling untuk mengawasi pergerakan mereka sedangkan Ling An segera pergi ke lapangan utama dan mengumpulkan semua murid.


Saat ini lapangan utama Akademi Kekaisaran Qiyu sudah dipenuhi oleh ribuan murid, mereka langsung sigap datang ketika alaram darurat berbunyi.


"Selamat siang semuanya, saya sengaja mengumpulkan kalian semua di sini karna hari ini saudara kalian yaitu Xiao Xun sedang dalam masalah. Saat ini Tuan Xiao Cunyu dan kedua putranya sedang dihadang oleh ratusan kultivator ranah jenderal. Saat ini mereka ada di Klan Ling cabang, jadi siapapun yang bersedia membantu ikutlah dengan saya." ucap Ling An yang langsung mengatakan apa tujuannya mengumpulkan banyak sekali murid Akademi Kekaisaran Qiyu.


Ada sekitar lima ratus murid Akademi Kekaisaran Qiyu yang bersedia untuk membantu. Tanpa basa basi lagi Ling An mengajak mereka untuk pergi ke Klan Ling cabang.


Saat ini di Klan Ling sendiri kondisinya sedang sangat panas karna Xiao Cunyu, Xiao Xun, dan Xiao Yan sedang diserang oleh beberapa orang kultivator. Mereka bertiga cukup kuat untuk melawan kultivator ranah jenderal namun jika jumlahnya ada ratusan itu akan sangat berbeda.

__ADS_1


"Hahaha gadis itu pasti akan senang karna saat ia kembali yang ia lihat adalah mayat dari ayah dan kedua kakak laki lakinya." ucap Ling Anhi yang sedang menonton pertarungan mereka.


Tak berapa lama para ketua Klan Xiao dan beberapa murid Klan Xiao datang untuk membantu. Kedatangan mereka tentu saja tak pernah di duga oleh Ling Anhi.


"Argh sialan dari mana mereka tau bahwa ketua kelima dan kedua putranya ada di sini." ucap Ling Anhi yang merasa ratusan kultivatornya itu akan kewalahan jika melawan para ketua Klan Xiao.


"Kami datang untuk membantumu." ucap Xiao Yuza yang langsung berada di samping Xiao Cunyu. Kini mereka menyerang bersamaan.


Sedangkan ketua yang lain membantu Xiao Yan dan Xiao Xun, para murid Klan Xiao juga sedang sibuk menyerang beberapa kultivator. Namun Ling An sudah menyiapkan lebih banyak kultivator lagi karna ia juga merancang rencana kedua jika rencana pertamanya gagal. Ada seribu kultivator tingkat jenderal yang entah keluar dari mana.


Orang orang dari Akademi Kekaisaran Qiyu akhirnya datang untuk membantu mereka. Ling An sangat tak menyangka jika kakak laki lakinya yaitu Ling Anhi memiliki sifat yang sangat buruk seperti ini, ia sangat berani memanfaatkan kondisi saat nona Xiao Ziya sedang tak ada di Wilayah Kekaisaran Qiyu.


"Beraninya kau ingin menghancurkan keluarga dari master Akademi Kekaisaran Qiyu." ucap Ling An yang tak terima dengan apa yang dilakukan oleh kakak laki lakinya itu.


Walau Ling An dan Ling Anhi adalah saudara kembar namun mereka tak sedarah karna sebelum ayah dan ibunya meninggal mereka memberitau bahwa Ling Anhi bukanlah putra kandung mereka, mereka menemukan seorang bayi yang ditinggal di hutan belantara, karna kedua orang tua Ling An saat itu belum memiliki anak akhirnya mereka mengangkat bayi itu sebagai anak mereka. Selang beberapa tahun kemudian akhirnya mereka memiliki anak kandung yaitu Ling An.


Saat mengetahui bahwa ia bukanlah putra kandung dari orang tua Ling An saat itulah Ling Anhi memusuhi adiknya itu karna ia memang tak terima dengan kenyataan yang sangat pait. Saat kedua orang tua angkatnya meninggalpun Ling Anhi tak pernah datang untuk sekedar melihat jasad kedua orang tua angkatnya itu.


"Ah ternyata adik tercintaku datang." ucap Ling Anhi dengan senyuman mengerikan yang ia tunjukkan.


Suasana di Klan Ling sangatlah kacau, mereka yang sedang berusaha membantu Xiao Cunyu dan kedua kakak laki lakinya itu terlihat kalah jumlah.


Saat ini Xiao Ziya yang sedang berada di Akademi Merpati merasa sangat tak nyaman, ia khawatir jika ada hal buruk yang sedang terjadi. Akhirnya Xiao Ziya bersila di atas tempat tidurnya dan berusaha untuk bertelepati dengan Aron. Jangkauan telepati seseorang tergantung seberapa kuat mereka, semakin kuat seseorang semakin jauh pula jangkauan telepatinya.


Aron yang saat ini sedang mengawasi dan membantu pertarungan itu dari jauh sangat terkejut saat mendapatkan telepati dari nonanya.


"Ayah dan kedua kakak anda sedang dalam masalah karna dijebak oleh Ling Anhi, kini ada sekitar seribu delapan ratus kultivator ranah jenderal yang sedang mengepung mereka, ada para ketua Klan Xiao dan beberapa murid klan serta beberapa murid Akademi Kekaisaran Qiyu yang sedang membantu ayah dan kakak laki laki anda namun mereka kalah jumlah." ucap Aron di dalam batinnya.


Xiao Ziya sangat bingung apa yang harus ia lakukan, jika ia harus melakukan teleportasi akan membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk mengumpulkan energi Qi dalam jumlah besar karna jumlah energi Qi yang ada di Akademi Merpati sangatlah tipis.


"Apakah kau masih memiliki kembang api yang kuberikan beberapa waktu lalu?." ucap Xiao Ziya yang berharap Aron masih memilikinya.


"Iya nona, saya masih memilikinya." ucap Aron yang membuat Xiao Ziya merasa lega.


Xiao Ziya meminta Aron untuk menyalakan kembang api itu. Akhirnya Aron menuruti apa yang diperintahkan oleh nonanya, Aron dengan segera menyalakan kembang api itu dilangit yang sangat panas dan terik terdengar tiga kali suara ledakan kembang api.


Pasukan khusus milik Xiao Ziya dan pasukan iblis milik Xiao Ziya yang masih berada di kota kecil yang ada di hutan dekat perbatasan Wilayah Kekaisaran Qiyu. Para pasukan milik Xiao Ziya segera berkumpul.


"Signal darurat milik nona muda sudah dibunyikan tandanya ada hal buruk yang sedang terjadi segera bentuk lima ribu pasukan." ucap salah satu jenderal iblis yang mengambil alih pasukan milik Xiao Ziya karna nonanya sedang tak ada disana. Lima ribu lima ratus lima pasukan milik Xiao Ziya siap untuk berangkat ke Kekaisaran Qiyu. Mereka berjalan beriringan hingga sampai di gerbang masuk Wilayah Kekaisaran Qiyu. Beberapa prajurit kekaisaran menghentikan mereka.


"Siapa kalian dan mengapa datang sengan Zirah berwarna biru dan hitam seperti itu?." tanya salah seorang prajurit penjaga gerbang masuk wilayah Kekaisaran.


"Kami adalah pasukan milik nona Xiao Ziya, kami datang karna mendengar ledakan di langit dengan warna hitam sebanyak tiga kali." ucap salah satu jenderal iblis milik Xiao Ziya.


Para prajurit yang sedang menjaga wilayah perbatasan dan juga gerbang masuk Wilayah Kekaisaran Qiyu tampak saling pandang satu sama lain. Dari tampilan pasukan yang ada di hadapan mereka sangat meyakinkan jika mereka adalah pasukan milik Xiao Ziya namun para prajurit penjaga wilayah perbatasan tetaplah harus waspada.


Karna merasa prajurit kekaisaran tak bisa mempercayai dengan mudah akhirnya pasukan milik Xiao Ziya menunjukkan token identitas milik mereka barulah para prajurit kekaisaran mempersilahkan mereka untuk masuk. Tanpa basa basi lagi lima ribu lima ratus lima pasukan Xiao Ziya pergi menuju Klan Ling, karna signal itu menyala tetap di atas Klan Ling.

__ADS_1


Ling Anhi yang sempat mendengar ledakan kembang api di siang hari tak merasa curiga sama sekali karna ia mengira itu hanyalah kembang api biasa yang dinyalakan oleh anak anak di sekitar Klan Ling.


Terlihat saat ini para ketua dari Klan Xiao sudah kewalahan dengan para kultivator tingkat jenderal yang terus menerus menyerang mereka tanpa ada jeda.


"Apa yang harus kita lakukan, mereka sangatlah banyak." ucap Xiao Xiling yang sudah kewalahan karna energinya sudah terkuras sangat banyak.


"Bantuan dari Akademi Kekaisaran Qitu sepertinya tak cukup." ucap Xiao Yuza yang sediki khawatir jika sesuatu yang tak diinginkan terjadi pada mereka.


Mereka hanya bisa bertahan semampu mereka saja, mengharapkan Xiao Ziya yang tiba tiba datang adalah ketidak mungkinan karna mereka juga tak tau kemana gadis itu pergi.


Tiba tiba saja tanah di Klan Ling bergetar suara hentakan kaki yang keras membuat pertarungan mereka sedikit teralihkan.


Braaak


Suara gerbang utama dan tempok Klan Ling dirubuhkan dengan paksa. Terlihat ribuan orang tengah menatap tajam kearah para kultivator tahap jenderal yang sedang menyerang orang orang yang dekat dengan mereka.


"Siapa kalian mengapa kalian ikut campur dalam urusanku dengan Klan Xiao." ucap Ling Anhi yang tak terima karna tiba tiba ada banyak orang berzirah biru yang datang mengganggu kesenangannya.


"Kami adalah pasukan milik nona Ziya, kami datang untuk membantu. Siapapun yang ada di pihak nona silahkan mundur terlebih dahulu, trimakasih telah menolong keluarga nona kami. Kini giliran kami yang membantu nona Ziya." ucap salah satu pemuda yang tergabung dalam pasukan khusus milik Xiao Ziya.


Akhirnya orang orang dari Klan Xiao dan Akademi Kekaisaran Qiyu menepi dari tempat pertarungan, mereka menuruti apa yang dikatakan oleh pemuda tadi.


"Serang dan luluh lantahkan tempat ini." ucap salah satu jenderal iblis yang meminpin pasukan.


Lima ribu lima ratus lima pasukan Xiao Ziya menyerang para kultivator tingkat jenderal yang menyebalkan itu. Kini keadaan sudah berbalik para pasukan milik Xiao Ziya dapat membereskan para kultivator itu dalam waktu yang singkat karna mereka dilengkapi dengan zirah dan juga senjata tingkat tinggi.


Ling Anhi yang melihat para kultivator yang ia bayar mati mengenaskan ditangan ribuan orang yang menyebut mereka sebagai pasukan milik Xiao Ziya.


"Arghhh mengapa walau tak ada di sini gadis itu selalu menggagalkan rencanaku." ucap Ling Anhi yang merasa sangat kesal karna semua rencananya gagal begitu saja.


Siapa yang akan menduga bahwa gadis yang entah berada di mana itu memiliki pasukan yang sangat kuat yang siap untuk membantu orang orang terdekatnya kapanpun.


Seorang jenderal iblis datang menghampiri Ling Anhi setelah pria itu berteriak menyebut junjungannya. Jenderal itu tau jika pria itulah dalang yang ada di balik kekacauan yang terjadi.


Sebuah pedang menembus jantung Ling Anhi tanpa pria itu sadari.


"Junjunganku akan sangat menjaga siapapun yang menyayanginya, jadi jangan pernah berharap kau bisa menghancurkan keluarga junjungan muda kami." ucap jenderal iblis itu yang mengucapkan beberapa kata sebelim mencabut pedangnya.


Hari itu juga Klan Ling cabang yang ada di Wilayah Kekaisaran Qiyu hancur karna pasukan milik Xiao Ziya. Para ketua Klan Xiao dan juga murid murid dari Akademi Kekaisaran tak mengetahui bahwa Xiao Ziya memiliki persiapan yang sangat matang sebelum gadis itu pergi jauh meninggalkan Wilayah Kekaisaran Qiyu.


"Ternyata putriku sangatlah perhatian walau ia tak ada di sini." ucap Xiao Cunyu yang merasa senang karna ia dan semua orang yang ada di sana baik baik saja, tak ada yang terluka serius.


Akhirnya mereka membubarkan diri dan kembali ke tempat masing masing begitupun dengan pasukan milik Xiao Ziya, mereka sangat bangga terutama pasukan khusus milik Xiao Ziya karna ini pertama kalinya mereka turun langsung dalam pertarungan.


Semenjak menjadi bawahan dari Xiao Ziya hidup mereka sangatlah terjamin, peningkatan kultivasi mereka juga sangat pesat.


Hai hai semua author kembali lagi nih. Jangan lupa follow yang belum follow, vote buat yang masih punya tiket vote, gift hadiah apapun, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share ke temen temen kalian, tips buat yang punya koin

__ADS_1


__ADS_2