
Hermione sudah dipindahkan keruang rawat vvip, sekarang hanya tersisa Dimas disana menemaninya karena yang lain disuruh beristirahat.
"Tuan Bram menelpon terus" ucap Dimas menatap Hermione kesal.
"Terus apa hubungannya dengan aku?" tanya Hermione.
"Dia menelponmu" ucap Dimas.
"Kamu cemburu ya?" goda Hermione.
"Tidak untuk apa aku cemburu" ucap Dimas pura-pura cuek.
"Bilang saja kamu cemburu" bisik Hermione tepat ditelinga Dimas, Dimas langsung memeluk Hermione.
"Ya aku cemburu puas kamu" ucap Dimas.
"Sebenarnya kurang sih, tapi yasudahlah" Hermione membalas pelukan Dimas.
"Foto yok" ucap Dimas melepaskan pelukannya.
"Tapi wujud Hera jangan Dara, abis itu fotonya diposting ke ig" ucap Dimas lagi.
"Aku coba dulu bisa gak berubah" ucap Hermione menutup matanya, tiba-tiba keluar asap berwarna merah dari tubuh Hermione tak lama itu asapnya memudar dan wujud Hermione berubah menjadi Hera.
"Wih keren" ucap Dimas, Hermione hanya tersenyum.
Dimas mulai berfoto ria bersama Hermione, setelah itu dia memilih fotonya untuk diposting keinstagram. Setelah selesai semuanya dia menyimpan ponsel keatas meja.
"Aku mau nanya, alat yang nempel ditubuh kamu itu berfungsi gak buat kamu maksudnya bikin tubuh kamu sehat atau apa gitu?" ucap Dimas.
"Gak sih sebenarnya, cuman nyembuhin luka luarnya aja. Luka akukan luka yang disebabkan pertarungan gaib jadi gak mempan dengan alat ginian" ucap Hermione yang sudah berubah jadi Dara.
"Terus kamu bisa sadar ini gimana?" tanya Dimas penasaran.
"Berkat Andre sama yang lain mereka selalu kasih energi manusia keaku supaya aku bisa sadar dan tenaga aku bertambah walaupun cuman sedikit" jawab Hermione.
"Ohh jadi setiap mereka masuk keruangan kamu terus keluarnya dengan wajah pucat karena ini" Dimas mengangguk paham.
"Iya, ini juga tenaga aku belum pulih baru setengah aja" ucap Hermione.
"Emang energi apa yang dibutuhkan kamu supaya tenaga kamu pulih?" tanya Dimas.
"Energi manusia" jawab Hermione.
"Yaudah ambil aja energi aku" ucap Dimas.
"Gak bisa" ucap Hermione.
"Kenapa akukan manusia, ambil aja aku gak apa-apa" ucap Dimas.
"Kalau mau ngambil energi manusia harus berhubungan badan dulu" ucap Hermione.
"Ayo kalau gitu" ucap Dimas.
"Kemana?" tanya Hermione.
"Berhubungan disini" jawab Dimas.
"Jangan aneh deh" ucap Hermione.
"Gak aneh aku bener" ucap Dimas.
"Nggak mau" ucap Hermione.
"Biar kamu cepet sembuh" ucap Dimas.
__ADS_1
"Cium aja jangan lebih" ucap Hermione.
"Dengan senang hati" Dimas langsung mencium seluruh wajah Hermione dan yang terakhir adalah bibir.
Dimas memainkan lidahnya didalam mulut Hermione, tangannya masuk kedalam baju yang digunakan Hermione. Hermione menjentikkan jarinya, pintu kamar rawatnya terkunci sendiri.
"Aku mau lebih dari ciuman" ucap Dimas berbisik.
"Karena alatnya gak mempan buat kamu jadi mending dilepas aja" Dimas melepaskan alat yang menempel ditubuh Hermione.
Dimas membaringkan Hermione lalu dia merangkak naik keatas tubuh Hermione.
"Boleh ya aku merasakan kamu saat menjadi Dara bukan Hera" ucap Dimas, Hermione hanya mengangguk pelan. Dimas mulai menjalankan aksinya disana, untungnya kamar itu kedap suara.
***
Saat hampir mencapai puncaknya tiba-tiba ada suara ketukan pintu.
"Ahh mengganggu saja" ucap Dimas masih melanjutkannya.
Tok...
...Tok......
^^^Tok...^^^
"Ah aku mau kel~uar tak jadi gara-gara itu" ucap Dimas. Hermione langsung membalikkan posisinya dan mulai bermain memimpin permainannya.
Diluar ruangan ternyata adalah Reno, dia mengetuk pintu sedari tadi tapi tak ada jawaban dari dalam.
"Ini kenapa lagi pintunya malah dikunci" ucap Reno sambil terus mengetuk pintunya. Setelah beberapa menit mengetuk pintu, akhirnya dibuka juga oleh Dimas.
"Ngapa sih bang pakai dikunci segala?" Reno berjalan masuk kedalam.
"Gak apa-apa sih" jawab Dimas menutup kembali pintunya.
"Gimana keadaan kakak?" tanya Reno duduk dikursi sebelah ranjang.
"Baik" jawab Hermione duduk bersandar.
"Bagus deh, kakak juga udah gak pucat lagi" ucap Reno sambil tersenyum.
"Berkat suami gantengnya" batin Dimas, Hermione hanya melirik sekilas.
"Woi kak si Bram nelpon terus" ucap Andre tiba-tiba muncul.
"Kalau ketemu udah gue buang dia" ucapnya lagi melempar ponsel Hermione yang berbunyi kesofa.
"Biarin aja dek" ucap Hermione.
"Ghosting nih ceritanya" ucap Dimas.
"Apaan sih Mas" ucap Hermione.
"Susah ya kalau orang cantik banyak yang naksir" ucap Dimas duduk disofa sebelah Andre.
"Cemburu lo?" tanya Hermione.
"Nggak" jawab Dimas.
"Kasian deh lagi enak eh digangguin adiknya" bisik Andre kepada Dimas.
"Diem lo biawak" ucap Dimas.
"Nyenyenye" ucap Andre mengejek.
__ADS_1
***
Bram melihat postingan Dimas, fotonya terlihat Hermione terbaring dengan alat yang menempel dihidung dan punggung tangannya, kepala Hermione diperban. Hermione berpose menjulurkan lidahnya sambil menunjukkan jari kelingking dan telunjuknya 🤘🏼sedangkan Dimas hanya tersenyum melihat kamera dengan pipi yang dia tempelkan kepipi Hermione.
'Setelah satu minggu aku menunggu kamu sadar akhirnya sadar juga dari koma, semoga cepat sembuh baby aku menyayangimu' caption postingannya.
"Hera sakit apa?"
"Apa ini sebabnya dia menghilang dan tak memberikan kabar, sudah lebih 2 minggu dia tak memberikan kabar"
"Aku sangat mengkhawatirkanmu sayang"
"Hera kamu dimana sayang"
"Angkat telponku sayang aku kangen"
Ucapan itu selalu keluar dari mulut Bram. Ntah mengapa dia sangat cemas kepada Hermione.
"Aku harap kau cepat sembuh dan cepat kembali kesini supaya aku bisa menghukummu" ucap Bram.
***
"Pulang ya" ucap Hermione.
"Gak" jawab Andre, Dimas, Reno, Evan, Julio, Drew, Iliana, Mona, Dela, Fadil, dan Ariel dkk serempak.
"Bosen disini terus" ucap Hermione.
"Nunggu udah sembuh baru boleh pulang" ucap Reno.
"Udah sembuh ini" ucap Hermione.
"Belum" ucap Reno.
"Andre" panggil Hermione sambil menatap Andre seperti memohon.
"Gak mempan kak" ucap Andre cuek.
"Yaudah aku minta sama Evan aja" ucap Hermione.
"Eh jangan, nanti aku tanya dokter boleh gak kakak pulang" ucap Andre cepat.
"Gak mau sama kamu" ucap Hermione.
"Mau sama siapa kak?" tanya Andre, Hermione hanya diam saja.
"Mampus lo" ucap Evan.
"Nanti gue tanya ke dokternya Dara boleh pulang gak" ucap Drew.
"Terbaik deh, makasih" ucap Hermione tersenyum.
"Sama-sama" jawab Drew mengacak-acak rambut Hermione.
"Huh sabar" ucap Andre pelan sambil mengusap dadanya.
"Untung ceweknya bukan tipe cemburuan" ucap Julio.
"Udah kebal" ucap Dela.
"Sabar sayang ujian dapat fakboy ya gini" ucap Drew merangkul pinggang Dela.
"Ngaku juga akhirnya" ucap Dela.
"Jadi menurut kamu aku fakboy?" tanya Drew.
__ADS_1
"Yaiyalah" jawab Dela. Mereka yang ada didalam ruangan tertawa kecuali Drew.
Bersambung....