
Acaranya selesai, mereka semua yang ada didalam aula bubar untuk pulang karena hari sudah sangat malam.
"Aku pulang sama Fadil ya bang, oh iya aku juga mau nginap dirumah Fadil" ucap Reno.
"Hmm iya hati-hati" ucap Dimas. Reno dan Fadil pergi dari sana terlebih dahulu.
"Kami juga pamit ya" ucap Ariel.
"Iya" balas Hermione. Ariel dkk dan Aroon pergi.
"Kita gimana pulang atau nggak?" tanya Dela.
"Ya pulanglah" jawab Drew.
"Ayo kita pulang" ajak Evan.
"Duluan" ucap Dimas.
"Oh iya Dara aku bawa" ucap Dimas lagi.
"Yasudah kita duluan" ucap Andre, mereka yang iblis lalu menghilang.
"Mau kemana?" tanya Hermione saat ditarik Dimas.
"Jalan-jalan" jawab Dimas.
"Masuk" ucap Dimas saat sudah membuka pintu mobil. Hermione masuk kedalam mobilnya, Dimas berjalan kearah pintu yang disebelahnya lalu masuk kedalam mobil juga.
"Jalan-jalan kemana?" tanya Hermione, Dimas menjalankan mobilnya.
"Hmm pasar malam" jawab Dimas. Hermione tidak bertanya lagi setelah itu.
Hermione dan Dimas akhirnya sampai kepasar malam, mereka turun dari mobil. Hermione melihat pasar malamnya, Dimas menggandeng Hermione lalu berjalan masuk kearea pasar malam.
"Mau naik yang mana?" tanya Dimas.
"Bianglala" jawab Hermione.
"Ayo" Dimas membeli tiket terlebih dahulu setelah itu mereka naik kebiang lalanya. Tak lama kemudian bianglalanya mulai bergerak, Hermione menikmati pemandangan pasar malamnya. Dimas tersenyum melihat Hermione.
Mereka sudah mencoba hampir semua permainan yang ada dipasar malam tersebut.
"Mau beli sesuatu?" tanya Dimas.
"Hmm es krim" jawab Hermione sambil memeluk boneka beruang besar yang didapatkan dari permainan.
"Malam gini makan es krim?" ucap Dimas yang dijawab anggukan dari Hermione.
"Yaudah kamu tunggu dikursi itu aku mau beli dulu, mau rasa apa?" tanya Dimas.
"Coklat" jawab Hermione.
"Ok duduk disana jangan kemana-mana nanti nyasar" ucap Dimas menunjuk kursi yang tak jauh dari tempat mereka berdiri lalu mengacak-acak rambut Hermione.
"Yang ada kamu yang nyasar" ucap Hermione.
"Hehe, aku beli dulu" ucap Dimas mengecup kening Hermione lalu pergi, Hermione berjalan kearah kursinya lalu duduk.
"Lucu banget sih bonekanya" ucap Hermione melihat boneka besar yang dia pegang. Tak lama kemudian Dimas datang dia langsung duduk disebelah Hermione.
"Nih es krimnya" ucap Dimas menyodorkan es krim yang sudah dia beli tadi.
__ADS_1
"Makasih, eh kamu gak beli?" tanya Hermione sambil mengambil es krimnya.
"Nggak, sini bonekanya biar aku pegang" ucap Dimas, Hermione memberikan bonekanya setelah itu dia membuka es krim tersebut.
"Mau?" tanya Hermione melihat Dimas sambil menunjukkan es krimnya.
"Enggak" jawab Dimas sambil menggeleng dan tersenyum.
"Yaudah kalau gak mau" Hermione lalu memakan es krimnya. Dimas melihat Hermione tanpa berkedip sambil memeluk bonekanya. Hermione melihat kearah Dimas sambil mengernyitkan alisnya.
"Kenapa liatin aku kayak gitu?" tanya Hermione.
"Hmm enggak, lanjut aja" Dimas mengalihkan pandangan melihat sekeliling, Hermione memilih melanjutkan memakan es krimnya.
"Dimas" panggil seorang perempuan menghampiri kursi yang diduduki Hermione dan Dimas. Dimas menoleh melihat orangnya, Hermione hanya melirik sebentar tidak peduli.
"Desi" ucap Dimas melihat orangnya, dia lalu berdiri dan menyimpan bonekanya dikursi.
"Lama gak ketemu, aku kangen banget sama kamu" ucap Desi memeluk Dimas, Dimas membalas pelukannya, Hermione melirik sekilas namun tajam dia bersikap bodo amat dengan sekitarnya.
"Awas aja akan aku jadikan santapanku kalau kau berani macam-macam, baru juga ketemu udah meluk Dimas aja" batin Hermione yang tidak terdengar siapa-siapa.
"Hehe iya" ucap Dimas melepaskan pelukannya perlahan dia melirik Hermione yang diam saja lalu melihat Desi.
"Kabar kamu gimana?" tanya Desi.
"Baik, kalau kamu?" balas Dimas bertanya juga.
"Baik juga, apalagi ditambah bisa ketemu kamu setelah lama gak ketemu makin baik" ucap Desi.
"Ohh" balas Dimas.
"Eh dia siapa kamu?" tanya Desi.
"Temen" jawab Hermione lalu berdiri setelah membuang es krimnya yang belum habis dan mengelap bibirnya. Dimas langsung melihat kearah Hermione.
"Ohh, kenalin gue Desi sahabat kecil Dimas" ucap Desi mengulurkan tangannya, Hermione menerima uluran tersebut.
"Dara" ucap Hermione.
"Oh yaudah Mas gue pulang dulu udah malam banget nih" ucap Hermione melihat jam tangannya mengambil bonekanya lalu menepuk pundak Dimas dan ingin melangkah pergi.
"Etss tunggu" Dimas memegang tangan Hermione.
"Bilang apa tadi? Gue, sejak kapan kamu bilang kata gue saat ngomong sama aku" ucap Dimas.
"Terus kita datang kesini bareng ditambah aku yang ngajak kamu, masa sekarang pulangnya pisah" ucap Dimas.
"Dan tadi kamu bilang apa? Temen, aku temen kamu" Dimas menunjuk dirinya lalu Hermione.
"Iya kitakan memang temen" ucap Hermione menekan setiap katanya sambil tersenyum.
"Yaudah gue cabut dulu, lo mending bareng sama sahabat kecil lo untuk ngobatin rasa rindu kalian karena lama gak ketemu" ucap Hermione lagi.
"Bye" ucap Hermione melambaikan tangannya lalu pergi, Dimas bengong dengan sikap Hermione yang berubah.
"Temen" ucap Dimas pelan.
"Kamu kenapa?" tanya Desi menepuk pundak Dimas.
"Emm nggak apa-apa, eh aku juga mau pulang" ucap Dimas.
__ADS_1
"Kan kita baru ketemu Dimas" ucap Desi.
"Nanti aja ya kita ketemu lagi sekarang aku harus pergi bye" Dimas langsung pergi menyusul Hermione.
"Pokoknya aku harus dapetin Dimas dari dulu aku udah suka dengan dia dan aku harus bisa dapetin dia" ucap Desi melihat punggung Dimas yang menjauh.
"Dara, Dara kamu kenapa sih?" ucap Dimas saat sudah sejajar dengan Hermione.
"Nggak" jawab Hermione cuek.
"Sayang" panggil Dimas tapi Hermione tidak menjawab.
"Sayang" panggil Dimas lagi tapi tetap tidak ada jawaban.
"Dara sayang" panggil Dimas sekali lagi tapi masih belum dapat jawaban, Dimas menarik tangan Hermione ketempat yang sepi.
"Dimas apaan sih" ucap Hermione melepaskan genggaman Dimas setelah sampai ditempat sepi.
"Kamu cemburu?" tanya Dimas menatap mata Hermione.
"Nggak" jawab Hermione datar.
"Yakin gak cemburu sama aku?" goda Dimas.
"Nggak" jawab Hermione.
"Bohong keliatan kali dari mata sama cara bicara kamu yang beda" ucap Dimas tersenyum.
"Geer" ucap Hermione.
"Kenyataannya kamu cemburu sama aku" ucap Dimas.
"Nggak" ucap Hermione.
"Cemburu" ucap Dimas.
"Nggak" ucap Hermione.
"Yakin? Yaudah aku mau sama dia aja" ucap Dimas ingin pergi.
"Ehh enak aja kagak bisa lo pergi sama dia kalau berani gue hajar lo ya" Hermione memegang tangan Dimas.
"Tuhkan keliatan cemburu" ucap Dimas melihat Hermione, Hermione cemberut.
"Gengsinya tinggi hehe" ucap Dimas mencubit pipi Hermione.
"Taulah males" ucap Hermione.
"Cemburu itu tanda cinta, makasih udah cemburu dan cinta sama aku" ucap Dimas.
"Serah, aku mau pulang" ucap Hermione.
"Ayo aku anter" ucap Dimas.
"Kan aku bisa ngilang" ucap Hermione.
"Masa kamu mau tinggalin aku disini gak boleh dong, ayo aku anter" ucap Dimas menggandeng Hermione.
"Kamu cemburu masih sempat ya ngambil bonekanya biasa kalau orang cemburu langsung pergi aja gitu" ucap Dimas tersenyum.
"Akukan bukan orang" ucap Hermione.
__ADS_1
"Eh iyayah hehe" ucap Dimas.
Bersambung...