
Hermione dan Dimas berjalan masuk kedalam sebuah hotel yang sudah dihias. Para tamu undangan melihat kecantikan Hermione tanpa berkedip.
"Kamu terlalu cantik sampai para tamu melihatmu tanpa berkedip" bisik Dimas.
"Kalau aku tak cantik kamu pasti tak tau denganku" ucap Hermione ikut berbisik.
"Bisa aja kamu itu" ucap Dimas.
"Wah Dimas ini pasanganmu?" tanya Bram.
"Iya pak kenalkan dia Hera tunangan saya" ucap Dimas.
"Hera" Hermione bersalaman dengan Bram.
"Bram" ucap Bram terpesona dengan kecantikan Hermione.
"Kaya, pelit, tamak, lelaki hidung belang, cocok nih dineraka, kau memang terlihat tampan tuan Bram tapi sayangnya kau murahan, melihat cewek cantik sedikit saja langsung kau tiduri" batin Hermione.
"Kasian sekali istrinya" batin Hermione.
"Ehem" Dimas pura-pura batuk karena tangan mereka belum dilepaskan.
"Eh maaf" ucap Bram.
"Hmm" Hermione hanya berdehem.
"Silahkan dinikmati hidangannya" ucap Bram.
"Iya" ucap Dimas.
Acara demi acara berlanjut, sekarang adalah acara berdansa bersama pasangan masing-masing. Hermione berdansa dengan Dimas, mereka seperti sangat hebat melakukannya membuat para tamu kagum.
"Pasangan yang serasi"
"Idaman banget"
"Cowoknya ganteng ceweknya cantik cocok banget"
"Gak kebayang kalau punya anak pasti lucu semua tuh"
Itu perkataan para tamu yang didengar oleh Hermione dan Dimas.
"Kamu cantik banget sayang" ucap Dimas pelan.
"Kamu juga ganteng banget" ucap Hermione. Dimas semakin mendekatkan wajahnya kewajah Hermione.
"Jangan disini banyak orang" ucap Hermione.
"Yaudah ayo kekamar mumpung dihotel nih" ucap Dimas.
"Acaranya belum selesai" ucap Hermione.
"Berarti kalau sudah selesai boleh" ucap Dimas.
"Kayaknya pak Bram tertarik dengan kamu" ucap Dimas.
"Biarin aja" ucap Hermione.
__ADS_1
"Tapi aku denger-denger dia suka nidurin cewek yang menurut dia bagus kayak kamu" ucap Dimas.
"Biarin aja nanti biar aku bunuh tu orang" ucap Hermione.
"Aku gak mau kamu sampai tidur sama lelaki kayak dia" ucap Dimas.
"Kenapa?" tanya Hermione.
"Kamu itu istri aku" ucap Dimas.
"Tapi kalau aku gak gitu tenaga aku lemah" ucap Hermione.
"Hmm iya juga kamukan beda dari aku" ucap Dimas.
"Terus kamu mau tidur sama diam" ucap Dimas.
"Ntahlah kalau dia duluan yang mulai mau gimana lagi" ucap Hermione.
"Tapi sebelum kamu tidur sama dia kamu harus sama aku dulu" ucap Dimas.
"Iya" ucap Hermione.
"Kalau bisa kamu gak boleh main sama lelaki lain" ucap Dimas.
"Kamu juga akan main bersama wanita lain jika aku membutuhkan tumbal, setelah aku membunuh wanita yang kau tiduri kamu akan mendapatkan uang dan emas" ucap Hermione.
"Iya deh iya" ucap Dimas pasrah.
.......
Acara sudah selesai, Dimas menggendong Hermione lalu masuk kedalam lift. Didalam lift hanya ada mereka berdua. Dimas mencium bibir Hermione dengan keadaan Dimas masih menggendong Hermione.
"Mengganggu ya maaf" ucap Bram.
"Eh ki kita yang seharusnya gak melakukan hal itu" ucap Dimas, dia keluar dari dalam lift sambil menggendong Hermione tanpa menurunkannya.
"Ciuman seperti itu sudah biasa kali dilakukan oleh pasangan muda seperti kalian" ucap Bram.
"Hehehe iya yah, yasudah kami permisi dulu" ucap Dimas.
"Iya" jawab Bram lalu masuk kedalam lift.
Dimas berjalan menjauh dari arah lift menuju kekamar yang dia pesan, Hermione memeluk Dimas matanya terus melihat Bram.
"Sepertinya dia iri" bisik Hermione.
"Ya pastilah" ucap Dimas menatap mata Hermione begitu pun Hermione.
Pintu lift tertutup dengan Bram yang ada didalamnya.
"Sepertinya tubuh wanita itu sangat nikmat" ucap Bram.
"Aku harus bisa merasakan tubuhnya, kalau memang sangat nikmat aku akan menjadikannya pemuas nafsuku" ucap Bram.
.......
Dimas melempar tubuh Hermione keranjang, dia langsung membuka kancing kemeja miliknya lalu melemparnya. Hermione langsung pindah menjadi posisi duduk.
Dimas berjongkok dihadapan Hermione, dia membuka tali pakaian yang digunakan Hermione. Setelah itu dia membuka resleting yang ada dibelakang pakaian Hermione lalu menurunkan sedikit demi sedikit pakaian Hermione.
__ADS_1
.........
Hermione keluar dari kamar hotel, Dimas sudah tertidur pulas didalam kamar. Hermione berjalan masuk kedalam lift ternyata Bram juga ikut masuk kedalam lift.
"Eh kita ketemu lagi, kamu mau kemana Nona Hera?" tanya Bram.
"Aku ingin mengambil ponselku yang ketinggalan dimobil" jawab Hermione.
"Ohhh" balas Bram, pintu lift tertutup. Bram langsung menghampit Hermione.
"Ini aku" ucap Bram.
"Andre" ucap Hermione.
"Ya aku masuk kedalam tubuh Bram" ucap Andre yang berada ditubuh Bram.
"Mau apa dek?" tanya Hermione.
"Mau apa lagi kalau bukan main dengan kakak" ucap Andre.
"Tapi kamu jangan didalam tubuhnya, nanti dia akan bingung karena tak merasakan sesuatu" ucap Hermione.
"Tenang nanti dia akan merasakannya" ucap Andre. Pintu lift terbuka mereka berdua keluar dari lift.
"Kita main dikamar atau dimobil?" tanya Andre.
"Terserah" jawab Hermione.
"Mobil aja deh, tapi maaf nih aku mainnya pasti akan agak berbeda karena Bram akan merasakannya jadi aku akan bermain seperti memp3rkosa kakak" ucap Andre, Hermione mencubit pinggang Bram tapi yang akan merasakan sakitnya Andre karena dia berada ditubuh Bram.
"Awh kakak jangan cubit-cubit kayak gitu" Andre cemberut.
"Dikamar aja deh jangan di mobil sempit" ucap Andre. Andre melihat kanan kiri tak ada siapa-siapa mereka berdua langsung menghilang dan muncul didalam kamar hotel.
"Sekarang dia akan merasakannya jadi jangan panggil aku Andre" ucap Andre.
Andre langsung mendorong tubuh Hermione kedinding, mencium bibir Hermione sambil merobek pakaian yang digunakan Hermione tersisa tangtop crop berwarna hitam dan hot pants yang digunakan Hermione. Hermione mendorong Andre, Andre langsung memegang tangan Hermione dan menahannya.
"Kenapa aku seperti dikendalikan orang" batin Bram.
Andre mengaitkan kedua kaki Hermione dipinggang Bram, tubuh mereka menempel sama sekali tak ada jarak. Andre memegang paha dan punggung Hermione untuk menahan tubuh Hermione lalu menggerak-gerakkan tubuh Hermione keatas dan kebawah.
"Belum apa-apa aja udah enak" batin Bram.
"Setelah ini kakak ikut denganku, karena aku mau melanjutkannya lagi dengan tubuh aku sendiri tanpa menggunakan tubuh orang lain" batin Andre.
"Baiklah" batin Hermione.
Andre turun mencium leher Hermione, membuat Hermione mengeluarkan suara yang sangat menggoda.
"Uhh suaramu" ucap Andre yang ada didalam tubuh Bram.
Andre menurunkan tubuh Hermione, mengambil kain hitam yang ada dimeja lalu membalikkan badan Hermione dan menutup mata Hermione lalu memeluk tubuh Hermione dari belakang.
"Permainannya akan aku pimpin jadi kau nikmati saja" ucap Andre. Dia mengusap perut Hermione lalu naik masuk kedalam tangtop crop Hermione. Andre mengangkat kaki Hermione lalu melangkah kearah ranjang. Andre menjatuhkan tubuh mereka berdua lebih tepatnya tubuh Hermione dan Bram.
Andre melakukan pemanasan terlebih dahulu, setelah puas Andre masuk keintinya, didalam pertarungan tersebut kadang-kadang Andre memberikan kesempatan Bram untuk bermain sebentar setelah itu diambil alih lagi olehnya.
Bersambung...
__ADS_1