
Hermione dan Dimas sudah pulang, mereka sudah berada dirumah masing-masing. Hermione masuk kedalam rumah mewah dan megahnya.
"Ratu Hermione" ucap seorang iblis perempuan memeluk Hermione.
"Dela lepas ih" ucap Hermione.
"Gue kangen lo nya malah cuek" ucap Dela melepas pelukannya, Dela adalah teman Hermione juga sama seperti Iliana dan Mona.
"Peluk Drew aja jangan gue" ucap Hermione berjalan kearah yang lain.
"Ihh ogah gue" ucap Dela menyusul.
"Nanti malam juga paling lo minta main sama gue mana minta tambah lagi jangan munafik deh lo" ucap Drew.
"Sialan lo" ucap Dela.
"Aaa kakak cayang" Andre memeluk Hermione.
"Lebay" ucap Julio.
"Serah gue" ucap Andre.
"Lengkap nih kita" ucap Iliana.
"Bagus dong" ucap Mona.
"Lo ada kasih kabar sama Ariel dan Bram?" tanya Evan.
"Gak" jawab Hermione. Pagi hari setelah bercinta dengan Bram 1 minggu yang lalu, Hermione langsung pergi tanpa berpamitan kepada Bram, Bram selalu mencari tau keberadaan Hermione tapi tak ketemu, dia menelpon Hermione tapi tak pernah diangkat.
"Keren" ucap Julio.
***
Malam harinya Hermione dan yang lainnya sedang berkumpul diruang tengah, meja dipenuhi minuman beralkohol, asap vape dan rokok selalu keluar dari mulut mereka. Pakaian yang digunakan Hermione dkk sangat sexy,
"Hallo guys sekarang gue lagi bareng sahabat gue" ucap Julio yang sedang live streaming di ig ponselnya disimpan dimeja supaya semua orang terlihat dikamera.
"Kalian minta live bareng sahabat guekan udah gue turutin nih, sekarang gue dan sahabat gue mau main tod untuk mengurangi kebosanan" ucap Julio.
Mereka lalu duduk melingkar didepan meja.
"Tuh ada yang nanya nama sahabatnya siapa" ucap Mona melihat-lihat.
"Drew orang paling ganteng dan ini Dela pacar gue" Drew merangkul pundak Dela.
"Najis" ucap Dela.
"Wah awas lo ya gue bakal bikin gak bisa jalan" ucap Drew.
"Gue bakal potong duluan tu masa depan lo" ucap Dela.
"Gue Mona" ucap Mona melambaikan tangannya melihat layar ponsel.
"Pacar gue woi awas kalian naksir dia gue hajar" ucap Julio.
"Gue Evan dan ini Ana pacar gue" ucap Evan mengacak rambut Iliana.
"Andre dan ini Dara teman, sahabat, kakak, pacar semuanya ada didiri dia" ucap Andre sambil menatap Hermione. Hermione menghembuskan asap kewajah Andre.
"Jangan natap gue gitu ntar naksir" ucap Hermione.
"Memang udah naksir" ucap Andre.
"Aduh pasangan aneh" ucap Dela.
"Kita mulai aja" ucap Julio.
"Gue yang muter botolnya" ucap Mona memutar botol kosong.
"Yah ke gue" ucap Dela.
"Truth or dare" ucap Mona.
"Truth" jawab Dela. Mona mengambil satu kartu yang tulisannya truth, kartunya sudah diacak dan Mona mengambil kartunya asal.
"Pakaian dalam lo warna apa?" tanya Mona.
"Pertanyaan gak ada akhlak" ucap Dela.
__ADS_1
"Jawab aja kali" ucap Julio.
"Merah" jawab Dela.
"Untung kagak pink" ucap Iliana.
"Lanjut" ucap Evan. Hermione fokus minum dan ngevape.
Mona kembali memutarkan botolnya dan berhenti di Julio.
"Truth" ucap Julio. Mona langsung mengambil kertas dan membacanya.
"Pertanyaan apaan ini" Mona kesal melihat pertanyaannya.
"Sebut aja, aku bakal jawab jujur" ucap Julio.
"Huh, apakah kamu ingin melihatku tanpa busana" ucap Mona membaca pertanyaannya.
"Tentu saja iya, cepet buka semua baju kamu" ucap Julio.
"Anj1ng lo" Mona menjitak kepala Julio.
"Hahaha" mereka semua tertawa. Mereka melanjutkan lagi.
"Dare" ucap Drew saat botolnya mengarah padanya.
"Biar gue yang milih" ucap Dela memilih kartunya.
"Hubungi toko hewan peliharaan dan tanya apakah ada nyamuk yang dijual" ucap Dela menahan tawanya.
"Nyamuk hahah" ucap Julio.
"Hadeh aneh banget" ucap Drew mengambil ponselnya.
"Speaker supaya kita semua denger" ucap Dela.
"Hmm, halo" ucap Drew setelah teleponnya terhubung.
"Iya halo" ucap pemilik toko hewan peliharaan.
"Saya mau nanya apakah ditoko bapak ada nyamuk yang dijual?" ucap Drew, yang lain hanya menahan tawanya mereka menunggu sambil meminum minumannya.
"Hah nyamuk?" pemilik toko itu heran.
"Puas kalian?" Drew menghisap vapenya.
"Banget" jawab mereka.
"Lanjut" ucap Drew. Mereka melanjutkan lagi.
"Dare" ucap Andre.
"Cium pasangan kamu selama mungkin" ucap Mona.
"Mudah itu mah" Andre menyimpan gelas lalu melihat Hermione yang ada disampingnya.
"Ngapa lo liatin gue, emang gue pasangan lo?" tanya Hermione.
"Iya" jawab Andre memiringkan kepalanya sambil mendekat.
"Jangan mendekat karena saya sudah mandi" ucap Hermione.
"Takut kebablasan dia Dre" ucap Evan.
"Biarin kebablasan juga" ucap Andre langsung melahap bibir Hermione dan menahan tengkuk Hermione.
"Wow" Drew melihat kearah Dela.
"Ngapain lo liatin gue mau gue tampol lo" ucap Dela.
"Yaelah lo lagi pms yang ngegas mulu ntar masuk selokan baru tau rasa" ucap Drew.
"Kita liat berapa menit mereka tahan" ucap Julio melihat jam tangannya.
Andre memindahkan posisi Hermione menjadi diatas pangkuannya tanpa melepas ciumannya.
"Wah semakin seru ini" ucap Evan.
"Kita cuman liatin gitu" ucap Julio.
__ADS_1
"Para betinanya aja diem-diem bae" ucap Drew melihat layar ponsel.
Beberapa menit berlalu...
"Udah 5 menit lebih masih belum lepas" ucap Julio.
"Udah Dre" ucap Iliana, Andre melepaskan ciumannya.
"Gangguin aja" ucap Andre.
"Eh ntar lanjut lagi" ucap Andre melihat Hermione.
"Pala lo" Hermione menjitak kepala Andre, Andre menahan tubuh Hermione supaya tak beranjak dari pangkuannya.
"Gue mau duduk" ucap Hermione.
"Kan ini juga kamu duduk" ucap Andre.
"Sereh lo deh" ucap Hermione.
"Serah Jubaedah" ucap Dela.
"Lanjut" ucap Evan.
"Lah malah gue yaudah dare" ucap Evan.
"Ini paling aneh sih" ucap Mona melihat tantangannya.
"Telpon penjual bakso dan tanya ada jual testpack gak" ucap Mona.
"Anak tk aja tau kalau tukang bakso itu jualannya pembalut" ucap Evan.
"Jual baksolah bego, lama-lama lo makin oon ya" ucap Iliana menjitak kepala Evan.
"Haduh pusing gue" ucap Evan mengambil ponselnya.
"Halo kang" sapa Evan saat telponnya telah terhubung tak lupa dia menekan tombol speaker.
"Iya den Evan kenapa malam-malam telpon?" tanya penjual bakso langganan Evan dan yang lainnya.
"Kang mau nanya ada jual testpack gak?" tanya Evan.
"Aden bercanda aja masa tukang bakso jual testpack" ucap penjual bakso.
"Ya kali aja kang" ucap Evan.
"Eh kok aden tanya testpack aden ngehamilin non Ana?" tanya penjual bakso.
"Astaga kang jangan fitnah gak baik, udahlah ya kang Evan matiin dulu ngantuk mau tidur" ucap Evan mematikan telpon.
"Lanjut" ucap Evan, yang lain menahan tawanya.
Mereka selesai bermain sekarang mereka hanya asik minum, ngerokok dan ngevape. Live masih menyala keadaan mereka setengah sadar ntah itu akting atau benaran.
Hermione dan Andre berciuman mesra, Evan dan Julio sedang ribut, Drew dan Dela sama dengan Hermione dan Andre mereka sedang berciuman. Iliana dan Mona lanjut minum.
"Gak ada akhlak semuanya ya" ucap Iliana melihat mereka sibuk sendiri. Mona menarik baju Iliana.
"Apaan sih?" Iliana menghempaskan tangan Mona.
"Mau liat aja besar punya siapa" ucap Mona senyum.
"Eh ini minuman gue" ucap Julio.
"Minuman gue woi" ucap Evan.
"Gue yang nyimpen disini malah lo ambil" ucap Julio.
"Serah lo deh gue ambil lagi aja" usai Evan.
Yang nonton live sudah sangat sedikit karena jam menunjukkan pukul 1 malam mereka harus bangun pagi karena harus sekolah. Ariel dkk, Dimas, Reno, Fadil dan Sarah menonton livenya.
"Itu kak Dara ciuman sama Andre" ucap Dani yang menginap dirumah Ariel bersama Sani.
"Berarti kak Dara selama ini ada bareng Andre" ucap Sani.
"Gue sih masih gak tau masalahnya apa" ucap Dani.
"Samalah" ucap Sani.
__ADS_1
"Kenapa sakit ya liat kak Dara sama yang lain" batin Ariel.
Bersambung...