RATU IBLIS

RATU IBLIS
Perselisihan


__ADS_3

Ning Runhi semakin terpojok karna tak ada yang membelanya, Ning Runhi menundukkan kepalanya karna ia merasa sangat kesal. Dengan tiba tiba Ning Runhi menyerang Xiao Ziya dengan sebuah jurusnya utung saja reflek dari Xiao Ziya sangatlah bagus sehingga ia terhindar dari serangan yang dilayangkan oleh Ning Runhi.


"Wah jadi seperti ini wajah aslimu, kau ingin menyerangku setelah kalah bertaruh hahaha sangat menggelikan." ucap Xiao Ziya yang menertawakan tingkah laku Ning Runhi yang sangat tak bertanggung jawab.


Sebuah sulur berwarna hitam melesat ke arah Ning Runhi, sulur sulur itu melilit tubuh Ning Runhi dengan sangat kecang.


"Apa ini lepaskan aku lepaskan." ucap Ning Runhi yang berusaha untuk melepaskan dirinya dari sulur sulur hitam yang tengah menjeratnya itu.


"Lebih baik kau diam saja, saya tak ingin membuat anda terluka namun akan sangat berbahaya jika kau dibiarkan bebas." ucap Xiao Ziya yang masih menatap dingin ke arah Ning Runhi.


"Kepala akademi tentunya kau mendengar taruhan antara kami berdua lalu bagaimana pendapatmu?." tanya Xiao Ziya yang tak ingin bertele tele lagi karna dia sudah memenangkan taruhan itu maka Ning Runhi harus bersedia untuk melepaa jabatannya sebagai seorang ketua.


Kepala Akademi Merpati nampaknya sangat bingung dengan keputusan apa yang harus ia buat, akhirnya kepala akademi meminta saran dari para petinggi Akademi Merpati yang ada di sana.


Setelah beberapa saat mereka berdiskusi akhirnya kepala akademi memberanikan diri untuk berbicara pada Xiao Ziya.


"Jadi begini nona tak bisakah anda memaafkan apa yang telah dilakukan oleh ketua Ning Runhi." ucap Xi Sunbi yang gemetaran saat mengucapkan hal itu, bagaimana jika ia memancing amarah dari Xiao Ziya.


"Ah kalian ingin saya memaafkannya, namun jika saya yang kalah bertaruh apakah sikap kalian juga akan sama seperti itu." ucap Xiao Ziya yang kini menatap satu persatu para petinggi Akademi Merpati. Mereka yang ditatap oleh Xiao Ziya serasa ingin pingsan.


"Nona mengapa anda menatap kami seperti itu?." tanya Sin Linji yang gemetaran saat ditatap oleh Xiao Ziya.


"Jadi haruskah saya memberinya sebuah kesempatan?." ucap Xiao Ziya yang kini balik pertanya pada kepala akademi dan juga para petinggi Akademi Merpati.


Ning Runhi hanya bisa menyaksikan apa yang sedang terjadi karna jika ia mencoba untuk berbicara dan menyangkal dengan kebohongan lagi maka sulur sulur hitam milik Xiao Ziya akan melilitnya dengan lebih erat lagi.


"Ah iya kami harap nona mau memaafkan ketua keempat." ucap Saoru yang merupakan ketua kelima dari Akademi Merpati.

__ADS_1


Wajar jika Saoru membela Ning Runhi karna pria itu sudah menyukai Ning Runhi sejak lama namun ia tak berani mengungkapkan perasaannya pada Ning Runhi. Mendengar ada yang berani menjawab pertanyaanya membuat Xiao Ziya langsung mengalihkan pandangan ke Saoru.


"Ah ternyata ketua kelima, mengapa anda dengan sangat berani membela Ning Runhi di depan saya? apa anda memiliki perasaan khusus pada wanita ini?." ucap Xiao Ziya yang langsung bisa membaca gelagar dari Saoru yang melirik ke arah Ning Runhi demgan sebuah senyuman tipis di mulutnya.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya membuat Saoru salah tingkah karna baru kali ini ada yang peka dengan apa yang ia rasakan. Ning Runhi yang mendengarnya hanya menatap tajam ke arah Saoru karna ia tak menyukai pria itu.


"Jangan bermimpi saya tak akan sudi bila bersanding denganmu." ucap Ning Runhi yang membalas perasaan Saoru dengan sangat kasar. Saoru yang mendengar jawaban dari pujaan hatinya hanya bisa menunduk sedih karna ternyata wanita yang ia sukai tak menyukainya.


"Aku telah melakukan banyak hal untukmu, mengapa kau tak pernah melihat kearahku." ucap Saoru yang sangat kecewa mendengar tanggapan dari pujaan hatinya.


Dengan perasaan kesalnya itu Saoru mengambil sebuah belati dari balik jubahnya dan hendak menyerang Ning Runhi yang sedang terlilit sulur milik Xiao Ziya. Ning Runhi yang menyadari nyawanya sedang dalam bahaya hanya bisa pasrah karna ia juga tak bisa menghindar dengan kondisi yang seperti itu. Namun tanpa di duga sulur sulur yang melilit Ning Runhi juga melindunginya dari serangan Saoru.


"Saya tak mengizinkanmu mengincar mangsaku." ucap Xiao Ziya yang tak bisa tinggal diam saat mangsanya akan diambil oleh orang lain.


"Dia telah membuatku kecewa, aku akan memberinya pelajaran." ucap Saoru yang masih saja tak terima ketika perasaan tulusnya ditolak oleh Ning Runhi.


Walaupun apa yang dikatakan Ning Runhi sangatlah kasar namun itu lebih baik daripada Ning Runhi harus berpura pura mencintai pria itu yang tentunya akan membuat kedua belah pihak sama sama terluka.


Ning Runhi menatap ke arah Xiao Ziya sejenak, ia sangat penasaran apa yang ada di dalam otak gadis itu mengapa ia tiba tiba saja membelanya.


"Bukankah kau ingin menghabisi wanita sialan itu mengapa sekarang kau malah membelanya." ucap Saoru yang merasa tak terima karna kini Xiao Ziya tengah membela gadis yang telah melukai hatinya.


Xi Sunbi dan para petinggi yang lain berusaha untuk memisahkan mereka namun Xiao Ziya menghalangi karna menurut gadis itu masalah ini harua diselesaikan sekarang juga agar tak menimbulkan masalah baru di masa depan, akhirnya Xi Sunbi dan para petinggi Akademi Merpati hanya bisa mengawasi mereka agar tak ada pertarungan, sedangkan para murid yang ada di sana diminta untuk kembali ke asrama mereka masing masing.


"Kapan saya mengatakan bahwa saya ingin membunuhnya?." ucap Xiao Ziya yang memang tak pernah mengatakan ingin membunuh Ning Runhi.


"Arrgh kalian sama saja membuatku kesal." ucap Saoru yang kehilangan akal sehatnya, ia merasa perjuangan yang telah ia lakukan selama ini hanya sia sia saja, jika tau akan seperti ini maka ia akan memilih untuk mengubur perasaanya saja.

__ADS_1


"Perasaan bukanlah sesuatu yang bisa kau paksakan, seharusnya kau tak mencintai Ning Runhi terlalu dalam karna mereka yang sudah bersama saja bisa berpisah apalagi kau yang belum memiliki status yang jelas." ucap Xiao Ziya yang mulai menasehati Saoru yang jelas lebih tua daripada dirinya, namun saat di zaman moderen pengalaman dari jiwa Zoya mengenai percintaan sudahlah sangat mendalam.


"Bocah ingusan sepertimu tak akan mengerti apapun." ucap Saoru yang tak ingin dinasehati oleh seorang gadis yang lebih muda daripada dirinya.


Pertarungan antara Xiao Ziya dan juga Saoru tak bisa digindarkan lagi karna Saorulah yang memulai pertarungan itu terlebih dahulu. Pria itu menggunakan dua belati untuk menyerang Xiao Ziya, sedangkan Xiao Ziya mengeluarkan sebuah cambuk dari dalam cincin penguasa mutlaknya. Dua buah belati beradu dengan sebuah cambuk, walau belum lama berlatih seni cambuk namun keterampilan Xiao Ziya sangatlah bagus hingga tubuh Saoru dipenuhi dengan luka luka yang mengeluarkan darah.


Karna sekujur tubuhnya sudah merasakan sakit akhirnya Saoru pingsan di tempat, beberapa petinggi yang melihat hal itu langsung membawa Saoru ke ruang kesehatan.


"Maaf atas ketidak nyamanan yang telah terjadi." ucap Xi Sunbi yang meminta maaf pada Xiao Ziya karna salah satu petinggi di akademinya telah berulah.


"Saya tetap ingin gelar ketua dilepas dari Ning Runhi." ucap Xiao Ziya yang tetap teguh dalam pendiriannya, itu juga merupakan hukuman untuk Ning Runhi.


Ning Runhi saat ini tak merasa keberatan jika harus melepas jabatannya sebagai ketua keempat Akademi Merpati. Namun Ning Runhi meminta pada kepala akademi agar ia menjadi murid di Akademi Merpati.


Kepala akademi melihat ke arah Xiao Ziya dan Xiao Ziya menganggukkan kepalanya yang berarti ia menyutujui keinginan dari Ning Runhi.


Akhirnya masalah hari itu selesai dengan baik mereka kembali ke tempat masing masing, sedangkan Xiao Ziya memilih untuk kembali ke paviliunnya untuk beristirahat.


Sedangkan saat ini di kerajaan neraka Raja Artur sedang mencari tau tentang cahaya putih yang berhasil menembus ke wilayah neraka. Raja Artur ingin tau siapa yang dipilih menjadi dewa abadi karna seorang dewa abadi hanya akan muncul setelah dewa abadi yang sebelumnya mati namun saat ini di wilayah dewa masih ada seorang dewa abadi lalu mengapa ada fenomena seperti itu lagi bahkan cahayanya lebih dasyat dari seorang dewa abadi.


"Ini sangat aneh mengapa cahaya itu muncul sekarang, apakah ada seseorang yang akan menjadi dewa abadi lagi atau seseorang yang bisa menjalankan takdirnya sendiri?." ucap Raja Artur yang segera pergi ke dunia bawah untuk mencari siapa orang yang telah mendapat berkah dari sang pencipta alam semesta.


Tempat pertama yang Raja Artur datangi adalah paviliun milik Xiao Ziya yang ada di Akademi Kekaisaran Qiyu karna manusia dari dunia bawah yang mungkin mendapatkan cahaya putih itu hanyalah penerusnya saja. Namu saat sampai di sana Raja Artur tak menemukan keberadaan dari Xiao Ziya sehingga ia langsung pergi mencari Xiao Ziya ke berbagai tempat yang ada di Wilayah Kekaisaran Qiyu hasilnya tetap saja nihil.


"Gadis itu selalu datang dan pergi sesuka hatinya, entah sifatnya itu menurun dari siapa." ucap Raja Artur yang tak sadar bahwa ia juga memiliki sikap yang sama dengan Xiao Ziya yaitu datang dan pergi seaukanya.


Karna tak bisa menemukan Xiao Ziya di seluruh Wilayah Kekaisaran Qiyu akhirnya Raja Artur meninggalkan sebuah surat di atas tempat tidur Xiao Ziya yang ada di Akademi Kekaisaran Qiyu. Setelah meletakkan surat itu Raja Artur kembali ke istananya karna berkas berkas yang harus ia tanda tangani sangatlah banyak apalagi banyak manusia yang mati akhir akhir ini. Ketika alam dewa tak menerima mereka, nirawana tak menerima mereka, dan neraka juga tak menerima mereka maka jiwa jiwa itu akan dileburkan dan tak akan pernah berreingkarnasi lagi, namun Xiao Ziya membuat peraturan yang baru ia akan menyeleksi jiwa jiwa manusia yang tak diterima oleh tiga lapisan alam mereka yang masih layak untuk diselamatkan akan di lahirkan kembali ke dunia dengan identitas baru mereka.

__ADS_1


Karna kebijakan baru yang di buat oleh pemimpin muda itu kini Raja Artur sangat sibuk hingga ia tak memiliki waktu untuk berjalan jalan, namun itu lebih baik daripada Raja Artur hanya bersantai dan tak memiliki pekerjaan apapun.


Hai hai semuanya gimana kabar kalian semoga baik baik aja ya, makasih udah suport aku sejauh ini. Jangan lupa follow buat yang belum follow aku, vote yang masih punya tiket vote, gift hadiah apapun, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share, tips juga. Like sepuluh kali game ganti ganti bajuku ya guys.


__ADS_2