
Ariel pergi dari sekolah dengan kecepatan penuh menuju rumah pribadinya. Setelah sampai dia langsung masuk kedalam kamar tanpa mempedulikan pelayan dirumahnya. Ariel menutup pintu kamar kasar lalu melempar tas kesembarang arah, dia lalu membuka baju sekolahnya dan membanting tubuhnya diranjang.
"Akhhhhh" teriak Ariel, untung saja kamarnya kedap suara.
"Gak mungkin kak Dara pacaran sama bang Dimas" ucap Ariel.
"Gak pokoknya gak boleh" ucap Ariel.
"Kak Dara milik aku hanya milik aku" teriak Ariel.
"Gak ada yang boleh milikin kak Dara selain aku" ucap Ariel.
"Kak Dara milik Ariel" ucap Ariel lalu beranjak dari ranjang dan melempar semua barang yang ada didalam kamarnya.
.......
Reno langsung masuk kedalam kamarnya setelah sampai kerumah, Dimas pergi lagi untuk mencari rumah dan villa takutnya nanti dibutuhkan untuk tumbalnya Hermione.
"Kak Dara bener pacar bang Dimas atau gak ya" ucap Reno bertanya-tanya.
"Tadi mereka pelukan terus bang Dimas bilang i love you dan dijawab i love you too oleh kak Dara" ucap Reno.
"Apa kak Dara gak ada perasaan sama aku" ucap Reno melihat langit-langit kamarnya.
"Aku bahkan udah tidurin kak Dara masa kak Dara sama sekali gak ada naruh rasa sedikit pun ke aku" ucap Reno.
"Mau gimana lagi, perasaan gak bisa diatur" ucap Reno.
"Apa bang Dimas tau kalau aku pernah tidur dengan kak Dara, kalau sampai tau gimana jadinya ya" ucap Reno.
"Aku harus tutupin itu semua, tapi kalau misal bang Dimas nikah sama kak Dara terus tau kalau kak Dara udah nggak gimana" ucap Reno langsung mengubah posisinya jadi duduk.
"Eh tapi waktu itu Andre" ucap Reno mengingat pada saat Hermione, Andre dan yang lainnya mabuk.
"Berarti bang Dimas terima kak Dara walaupun udah nggak" ucap Reno sedikit lega walaupun hatinya sakit.
***
Hermione dan Dimas pergi menggunakan mobil milik Dimas, sekarang mereka sedang diperjalanan. Wujud Hermione masih menjadi Dara.
__ADS_1
"Udah dapat rumah sama villanya?" tanya Hermione.
"Udah kok, sisa uangnya dibank" jawab Dimas.
"Ohhh" balas Hermione.
"Mau cari mangsa lagi biar aku cari orang yang bagus?" tanya Hermione.
"Eh gak nanti aja masih banyak uang yang kamu kasih" ucap Dimas, Hermione hanya tersenyum mendengar itu.
.........
Setelah berjam-jam akhirnya mereka sampai kerumah Hermione dikota a. Gerbang terbuka sendiri mobil milik Dimas masuk kehalaman rumah besar milik Hermione. Hermione keluar dari mobil dengan wujud Hera, Dimas ikut keluar lalu menghampiri Hermione. Hermione merasa ada anak buah Bram disekitar sana.
"Ada anak buah Bram" bisik Hermione.
Dimas langsung mencium bibir Hermione gerbang masih terbuka, Hermione membalas ciuman Dimas lengannya dia kalungkan keleher Dimas. Anak buah Bram yang sedari bersembunyi memvideokan kejadian itu untuk diperlihatkan kepada Bram.
Dimas mengangkat tubuh Hermione, kaki Hermione melingkar dipinggang Dimas. Dimas berjalan kearah pintu masuk tanpa melepaskan ciumannya. Gerbang tertutup perlahan dengan sendirinya siapa lagi yang melakukan itu jika bukan Hermione.
Salah satu anak buah Bram langsung pergi dari sana untuk memberikan informasi penting tersebut. Hermione dan Dimas sudah masuk kedalam rumahnya.
"Biarin aja, biar dia gosong" ucap Dimas.
"Kita lanjut yang tadi" ucap Dimas lagi.
"Emang kamu gak capek?" tanya Hermione.
"Capek aku hilang" jawab Dimas berjalan kearah sofa ruang tengah.
"Ntar aja malam kasian kamunya" ucap Hermione.
"Lebih kasian kalau adik aku dibiarin bangun gak ditidurin dulu" ucap Dimas.
"Sekali aja" ucap Hermione.
"Lebih juga aku siap" ucap Dimas mulai membuka kancing baju Hermione dan Hermione melakukan hal yang sama kepada Dimas.
..........
__ADS_1
"Kau pergi" perintah Bram tegas.
"Sa saya permisi tuan" anak buah itu langsung pergi karena takut.
"Akhhh Dimas kau kurang ajar berani sekali mencium wanitaku" ucap Bram.
"Walaupun dia tunanganmu tapi aku tak akan membiarkannya" ucap Bram.
"Video ini akan aku perlihatkan kewarga yang tinggal dikomplek itu dan menyuruh mereka mendatangi rumah Hera supaya mereka malu, dan setelah itu aku akan membawa Hera pergi" ucap Bram.
Bram menelpon anak buahnya supaya memperlihatkan video itu kewarga yang tinggal dikomplek itu.
"Ihhh ternyata kelakuannya kayak gitu ya lebih baik kita usir aja dari sini bikin malu aja"
"Bener banget, mungkin yang punya rumah jarang pulang karena selalu nginep dirumah pacarnya itu"
"Anak muda jaman sekarang sukanya zina"
"Dosa aja dikumpul sholat gak pernah"
"Malam ini kita datangin aja rumahnya"
"Iya mumpung ada disini orangnya"
"Pasti nanti malam mereka ngelakuin itu"
"Kita pergokin aja kalau ketauan memang iya nikahib langsung mereka dari pada buat zina"
"Setuju banget sekalian langsung bawa penghulu malam ini biar langsung nikah"
"Iya mau mereka gak ngelakuin juga tetap aja mereka tinggal serumah, bukan muhrim tinggal serumah"
"Nanti malam kita kumpul disini aja"
"Iya"
Bergitulah omongan para warga dikomplek itu setelah melihat video Dimas yang mencium Hermione. Saat warga berkata seperti itu anak buah Bram sudah pergi.
Bersambung....
__ADS_1