RATU IBLIS

RATU IBLIS
Permaisuri Yuzang Lui


__ADS_3

Karna Xiao Ziya melesat dengan sangga cepat gadis itu hanya memerlukan waktu satu menit untuk sampai di depan gerbang utama Istana Kekaisaran Qiyu, para prajurit penjaga gerbang yang tadinya sedang bersantai sembari menatap ke arah depan untuk mengawasi apakah ada orang yang ingin masuk ke dalam terkejut dengan kedatangan Xiao Ziya secara tiba tiba.


"Nona Ziya? salam hormat kami pada Nona Xiao Ziya." ucap para prajurit itu yang langsung tersadar bahwa gadis di hadapan mereka adalah Xiao Ziya, pemilik dari sebagian wilayah yang ada di Dunia Bawah.


"Terimakasih untuk sambutannya, apakah Kaisar Zue ada di dalam? saya datang untuk bertemu dengannya." tanya Xiao Ziya dengan ramah pada para prajurit penjaga gerbang.


"Saat ini Yang Mulia Kaisar sedang berada di ruang kerjanya, Nona Ziya bisa menemui beliau secara langsung." jawab salah seorang prajurit penjaga gerbang.


Gerbang utama Istana Kekaisaran Qiyu terbuka dengan sangat lebar, para prajurit yang ada di sana membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan pada Nona Xiao Ziya. Dengan senyuman tipis Ziya melewati para prajurit itu kemudian masuk ke dalam istana, setelah beberapa tahun tidak pernah menginjakkan kaki di istana itu kini beberapa sudut ruangan tampak berubah. Xiao Ziya berjalan dengan santai menuju ruang kerja Kaisar Zue hingga ia tak sengaja menabrak seorang wanita berusia antara dua puluh hingga dua puluh lima tahun.


Karna kekuatan fisik yang Ziya miliki wanita itu jatuh tersungkur ke lantai, setelahnya si wanita menatap ke arah Xiao Ziya dengan tatapan sinis.


"Apakah Anda tidak bisa melihat keberadaan saya? lalu apa yang dilakukan gadis muda seperti Anda di Istana Kekaisaran Qiyu." tanya wanita itu dengan tatapan tak suka.


"Maaf karna saya tidak sengaja menabrak Anda tadi, mari saya bantu berdiri." jawab Xiao Ziya sembari mengulurkan tangan untuk membantu wanita itu berdiri akan tetapi tangan Xiao Ziya ditepis dengan sangat kencang oleh si wanita.


"Jauhkan tangan kotor mu itu dariku!." bentak si wanita dengan suara yang cukup kencang hingga mengejutkan Kaisar Zue yang masih berada di dalam ruang kerjanya.


Karna khawatir sesuatu terjadi pada Permaisuri Yuzang Lui akhirnya Kaisar Zue keluar dari ruang kerjanya itu untuk melihat apa yang sedang terjadi, Permaisuri Yuzang Lui adalah istri baru dari Kaisar Yuzang Yanglang karna istri pertamanya telah meninggal. Saat ini sang permaisuri berada di Istana Kekaisaran Qiyu untuk membahas kerja sama antar kekaisaran.


Setelah keluar dari ruang kerjanya Kaisar Zue dikejutkan dengan keberadaan Xiao Ziya, gadis itu sedang menatap tajam ke arah Permaisuri Yuzang Lui. Sepertinya telah terjadi kesalahpahaman diantar mereka berdua dan Kaisar Zue harus ikut campur.


"Apa yang terjadi? mengapa Permaisuri Yuzang Lui jatuh ke lantai seperti ini?." tanya Kaisar Zue dengan ekspresi bingung.


"Gadis itu sengaja mendorong saya hingga terjatuh seperti ini, sepertinya ia merasa tidak suka dengan kehadiran saya di Istana Kekaisaran ini." jawab Permaisuri Yuzang Lui dengan tatapan sedih.


Xiao Ziya memutar bola matanya dengan malas, drama apa lagi yang dilakukan olah wanita itu. Sudah sangat jelas bahwa Xiao Ziya tidak sengaja menabraknya namun ia malah mengadu seperti itu pada Kaisar Zue? apakah Xiao Ziya peduli? oh tentu tidak.


"Apakah itu benar Nona Ziya?. tanya Kaisar Zue untuk memastikan kebenaran dari perkataan Permaisuri Yuzang Lui.


"Benar saya memang tidak menyukai keberadaan wanita itu di Istana Kekaisaran Qiyu, apakah Anda merasa keberatan Yang Mulia?." tanya Xiao Ziya dengan tatapan tajam dengan mata berwarna merah darah. Kaisar Zue dapat merasakan aura iblis yang keluar dari tubuh Xiao Ziya begitupun dengan Permaisuri Jeyline Yuzang Yanglang yang sedang kesulitan mengontrol nafasnya.


Kaisar Zue kelabakan saat melihat Xiao Ziya marah seperti itu, sang kaisar juga tidak menyangka jika Permaisuri Yuzang Yanglang akan melakukan tindakan bodoh pada seseorang yang belum pernah ia temui sebelumnya. Jika sudah seperti ini maka dapat dipastikan kerjasama antara Kekaisaran Qiyu dengan Kekaisaran Binzo akan gagal.

__ADS_1


"Maaf atas kelancangan tamu saya pada Nona Ziya, saya harap Nona bisa menenangkan diri dan menarik kembali aura milik Anda." ucap Kaisar Zue yang sedang memohon pada Xiao Ziya.


"Siapa wanita itu? mengapa tatapan matanya sangat angkuh. Haruskah saya mencongkel kedua bola matanya terlebih dahulu agar ia berhenti menatap saya seperti itu?." tanya Xiao Ziya sembari melirik ke arah Permaisuri Yuzang Lui.


"Maaf sebelumnya perkenalkan ia adalah Permaisuri Yuzang Lui istri dari Kaisar Yuzang Yanglang yang menempatkan wilayah Kekaisaran Binzo." jelas Kaisar Zue pada Xiao Ziya secara singkat dan jelas.


"Menempati Kekaisaran Binzo? bahkan mereka belum meminta izin pada saya sebelum mengklaim wilayah itu sebagai wilayah kekuasaan mereka. Sepertinya saya harus mengambil wilayah itu kembali dari sampah sampah masyarakat seperti ini." jawab Xiao Ziya dengan kalimat yang sangat tajam hingga membuat Permaisuri Yuzang Lui terdiam mematung dengan mulut sedikit terbuka.


Sang permaisuri sedang bertanya tanya siapa gadis yang ada di hadapannya itu? mengapa perkataannya jauh lebih tinggi dari seorang kaisar?.


"Kami tidak akan menyerahkan wilayah Kekaisaran Binzo pada orang asing seperti Anda. Suami saya telah memimpin di wilayah terbengkalai itu selama satu tahun." ucap Permaisuri Yuzang Lui dengan tegas.


"Jika tidak dapat diambil secara baik baik maka saya akan mengambilnya secara paksa. Urus wanita ini, saya tidak ingin melihatnya lagi di sekitar wilayah Istana Kekaisaran Qiyu. Saya ingin beristirahat terlebih dahulu, jika saya masih melihatnya tidak ada yang menjamin apakah ia masih hidup tau tidak." ucap Xiao Ziya dengan serius pada Kaisar Zue. Niat awal gadis itu datang adalah untuk menemui sang kaisar namun semuanya menjadi kacau, Xiao Ziya berjalan melewati Kaisar Zue dan masuk ke area ruangan ruangan khusus yang ada di istana itu.


Setelah kepergian Xiao Ziya kini Kaisar Zue dan Permaisuri Yuzang Lui dapat bernafas dengan lega, keduanya saling bertatapan satu sama lain.


"Maaf sepertinya kerjasama yang kita bicarakan sebelumnya harus dibatalkan." ucap Kaisar Zue dengan berat hati. Awalnya ia ingin membantu wilayah Kekaisaran Binzo yang sedang mengalami kesulitan pangan dengan mengirim beberapa stok makanan yang ada di kota kecil milik Xiao Ziya yang berada di hutan perbatasan Kekaisaran Qiyu.


"Mengapa Anda membatalkan kontrak kerjasama yang bahkan belum kita lakukan, apakah karna gadis itu?. Memangnya siapa dia? saya belum pernah melihat gadis itu sebelumnya." ucap Permaisuri Yuzang Lui dengan perasaan kesal yang sedang ia tahan dengan sekuat tenaga.


Permaisuri Yuzang Lui menunjukkan ekspresi yang sangat aneh, wanita itu berjalan mundur beberapa langkah seolah oleh ia ingin pergi dari sana namun tiba tiba saja Permaisuri Yuzang Lui melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arah Xiao Ziya yang sudah cukup jauh darinya sekarang. Permaisuri Yuzang Lui mengeluarkan sebuah pedang dari balik bajunya kemudian ia mengarahkan pedang itu pada Xiao Ziya yang sedang berjalan dengan santai. Kaisar Yuzang Yanglang membelalakkan matanya, ia berlari dengan secepat tenaga untuk menyusul wanita gila itu.


"Hentikan Permaisuri!!." triak Kaisar Zue dengan suara yang cukup kencang. Beberapa pelayan istana yang sedang bertugas melihat ke arah yang sama, mereka mematung saat mengetahui Permaisuri Yuzang Lui ingin menusuk Xiao Ziya dari belakang.


Tepat sebelum pedang milik Permaisuri Yuzang Lui mengenai punggung Xiao Ziya, muncul puluhan sulur hitam yang melilit tubuh wanita itu hingga tak bisa bergerak lagi. Beberapa saat setelahnya Xiao Ziya membalikkan badan dengan penampilan lima puluh persen dalam mode iblis, Ziya mengeluarkan senyuman yang mengerikan. Para pelayan yang awalnya sangat khawatir kini merasa tenang dan melanjutkan tugas mereka masing masing sedangkan Kaisar Zue berhenti tepat beberapa langkah di belakang Permaisuri Yuzang Lui, sang kaisar tertegun melihat penampilan Xiao Ziya yang berubah drastis.


"Tidak mudah untuk membunuh saya, Anda berfikir terlalu dangkal Permaisuri Yuzang Lui. Saya tau apa yang ingin Anda dapatkan ketika berhasil membunuh saya namun semuanya menjadi sia sia. Bukankah begitu?." tanya Nona Muda Xiao Ziya.


"Argh sialan lepaskan saya, benda menjijikan apa ini." ucap Permaisuri Yuzang Lui, ia tak tahan dengan rasa sakit saat sulur berwarna hitam itu melilit tubuhnya dengan kencang.


"Hust nikmati saja rasa sakit itu, sebaiknya Anda mempersiapkan diri sebelum kehancuran menghampiri keluarga Anda. Ah iya saya lupa mengatakan sesuatu, saya sudan bertemu dengan Kaisar Yuzang Yanglang dan kedua pangeran saat berada di wilayah Kerajaan Daun Perak, mereka bertiga memiliki sifat yang sama persis dengan Anda." ucap Xiao Ziya.


Permaisuri Yuzang Lui mengabaikan perkataan Xiao Ziya, wanita itu fokus mencari cara untuk melepaskan lilitan sulur itu dari tubuhnya. Kobaran api muncul dari tubuh Permaisuri Yuzang Lui, ia berusaha membakar sulur hitam milik Xiao Ziya menggunkan sihir api miliknya. Sang permaisuri mengonsumsi energi dalam jumlah yang cukup besar akan tetapi api miliknya tidak sanggup menyentuh sulur hitam itu.

__ADS_1


"Api Ada terlalu lemah." komentar Xiao Ziya dengan tatapan tajam dan senyuman mengejek.


"Lepaskan!?!." bentak Permaisuri Yuzang Lui dengan emosi yang meluap luap. Api milik wanita itu semakin membesar dan hampir saja membakar Istana Kekaisaran Qiyu, untung saja Kaisar Zue segera membuat dinding pembatas di sekitar area itu untuk mencegah api menyebar kemana mana.


"Anda lihat sendiri bukan Kaisar Zue, wanita ini sudah gila hingga berniat untuk membakar istana." ucap Xiao Ziya sembari menatap ke arah Kaisar Zue.


"Anda benar Nona Ziya." jawab Kaisar Zue yang setuju dengan pernyataan gadis itu.


"Saya yang akan menghukumnya sendiri, Anda bisa kembali ke ruangan Anda sekarang." ucap Xiao Ziya sembari berjalan menuju kamarnya, sedangkan Permaisuri Yuzang Lui terseret oleh sulur hitam itu.


Kaisar Zue menatap punggung Xiao Ziya yang semakin menjauh, ia rasa telah melewatkan sesuatu. Setelah berfikir cukup lama akhirnya Kaisar Zue ingat, ia belum menanyakan ada keperluan apa hingga Xiao Ziya datang mencarinya.


"Sudahlah lebih baik saya menanyakan hal itu pagi nanti." batin Kaisar Zue. Sang kaisar berjalan menuju ruang kerja dan melanjutkan beberapa pekerjaan yang masih tertunda.


Saat ini Xiao Ziya sudah berada di dalam kamar utama Istana Kekaisaran Qiyu, sedari awal kamar itu memang miliknya sehingga Kaisar Zue menempati kamar lain dengan luas yang hampir sama. Saat ini hanya ada dirinya dan Permaisuri Yuzang Lui saja, mereka berdua saling menatap tajam satu sama lain. Permaisuri Yuzang Lui sangat ingin menghabisi nyawa Xiao Ziya setelah apa yang gadis itu lakukan padanya.


"Penduduk Kekaisaran Binzo sangat menghormati suami saya dan mereka telah menganggap suami saya sebagai pemimpinnya, jika sesuatu terjadi pada suami saya maka seluruh penduduk Kekaisaran Binzo akan membenci Anda." ucap Permaisuri Yuzang Lui dengan senyuman miring yang terlihat menyebabkan.


"Anda fikir saya peduli dengan hal semacam itu, memangnya berapa besar kontribusi Kaisar baru pada wilayah Kekaisaran Binzo?. Apakah Anda lupa kejadian beberapa tahun yang lalu? para penduduk hanya diam saat kaisar sebelumnya dilengserkan dari tahta." jawab Xiao Ziya dengan santai bahkan gadis itu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


"Banyak yang telah kami lakukan untuk penduduk Kekaisaran Binzo, sedangkan Anda sendiri sibuk dengan urusan pribadi dan berpergian jauh. Selama Anda tidak ada banyak hal yang menimpa wilayah itu terutama krisis makanan pokok, kami anggota Klan Yuzang dengan senang hati membantu penduduk Kekaisaran Binzo agar mereka bisa bertahan hidup." ucap Permaisuri Yuzang Lui yang sedang membanggakan Klan Yuzang dihadapan Xiao Ziya.


"Ya saya tau kalian hanya mencari muka agar diterima oleh penduduk Kekaisaran Binzo. Sungguh malang nasib orang orang polos itu, mereka telah ditipu oleh kalian semua." jawab Xiao Ziya sembari memejamkan matanya, ia tak ingin melihat ke arah Permaisuri Yuzang Lui yang sangat merusak pemandangan itu.


"Anda pasti merasa tersaingi dengan keberadaan kami, bagaimanapun juga wilayah Kekaisaran Binzo kini telah menjadi milik Klan Yuzang." ucap Permaisuri Yuzang Lui yang tak berhenti mengatakan hal hal tidak berguna. Karna merasa kesal akhirnya Xiao Ziya mengencangkan lilitan sulur hitamnya hingga terdengar suara tulang yang patah.


"Semakin banyak Anda berbicara maka semakin cepat juga tubuh Anda hancur." ucap Xiao Ziya, gadis itu tiba tiba membuka mata dan menatap kesal ke arah Permaisuri Yuzang Lui. Cahaya berwarna merah yang keluar dari matanya membuat tubuh sang permaisuri gemetaran.


Setelah suasana kembali menjadi tenang Xiao Ziya kembali memejamkan matanya, gadis itu ingin beristirahat sejenak sebelum pagi tiba dan banyak hal yang harus ia lakukan salah satunya pergi ke Klan Xiao dan wilayah Kekaisaran Binzo. Tubuh permaisuri Yuzang Lui terasa sangat lemas sekaligus sakit, sepertinya beberapa tulang rusuk wanita itu patah saat Xiao Ziya mengencangkan lilitan sulur hitamnya tadi.


"Argh bagaimana bisa ada gadis berhati iblis di dunia ini." batin Permaisuri Yuzang Lui agar tidak di dengar oleh Xiao Ziya.


"Tentu saja ada, buktinya saya hidup di dunia ini." jawab Xiao Ziya dalam kondisi ia sedang tertidur.

__ADS_1


Hai hai semua author balik lagi nih, gimana kabar kalian semoga sehat selalu ya. Jangan lupa follow buat yang belum, vote karna wajib, gift hadiah apapun makasih banget, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share juga ya guys.


__ADS_2