
Xiao Cunyu mengajak Xiao Ziya makan di luar bersama dengannya dan kedua kakak laki lakinya, mereka sekeluarga sudah lama tak makan bersama seperti ini. Saat ini Zoe sedang ada di paviliun Xiao Cunyu bersama dengan para pelayan sedangkan Pangeran Xi Sihu sudah berada di kerajaan Xingmen karna pangeran kecil itu sangat merindukan kakak kakaknya yang lain sehingga Xiao Cunyu membiarkannya pergi ke Kerajaan Xingmen bersama dengan Pangeran Xi Mingu yang menjemputnya beberapa hari yang lalu.
Saat ini Xiao Cunyu, Xiao Ziya, Xiao Xun, dan Xiao Yan sudah berada di sebuah restoran yang tak jauh dengan Akademi Kekaisaran Qiyi, restoran itu juga merupakan tempat makan favorit Xiao Ziya ketika ia tak mau berdesak desakan membeli makanan di kantin akademi.
"Akhirnya kita bisa berkumpul lagi seperti ini." ucap Xiao Cunyu yang terlihat begitu sangat bahagia ketika bisa berkumpul dengan anak anaknya lagi.
"Ah iya adik perempuan ku kini semakin dewasa." ucap Xiao Yan yang senang bisa melihat Xiao Ziya baik baik saja setelah melewati masa kritisnya.
"Adik kita sekarang seorang master yang hebat." ucap Xiao Xun yang meledek Xiao Ziya. Meskipun begitu ia juga sangat bangga dengan adiknya.
Xiao Ziya tersenyum senang saat melihat ayah dan kedua kakak laki lakinya selalu ada untuknya. Mungkin saat ia pergi kedunia atas nanti merekalah yang akan paling Xiao Ziya rindukan. Gadis itu ingin tetap berkumpul dengan keluarganya namun ia juga sangat ingin bertemu dengan sang ibu yang wajahnya tak pernah ia lihat sebelumnya.
"Ayah, Yan gege, Xun gege, aku berencana untuk pergi ke dunia atas dan tinggal di sana untuk beberapa saat." ucap Xiao Ziya yang memberitaukan rencananya pada sang ayah dan kedua kakak laki lakinya.
Tentu saja Xiao Cunyu, Xiao Yan, dan Xiao Xun begitu terkejut ketika mendengar gadis cantik yang sangat mereka sayangi itu akan pergi ke dunia atas dan tinggal di sana selama beberapa waktu.
"Apakah kau bersungguh sungguh dengan apa yang kau katakan itu putriku." ucap Xiao Cunyu yang sebenarnya ingin melarang putrinya untuk melakukan hal yang begitu berbahaya seperti itu.
Namun jika ia terlalu melarang sang putri mungkin saja putrinya itu akan kehilangan takdir yang sudah disiapkan untuknya.
"Apa yang ingin kau cari di sana adikku, bukankah di sini sudah ada ayah dan banyak kakak laki laki yang mencingaimu." ucap Xiao Yan yang tak siap bila harus berpisah jauh dengan sang adik. Bagaimanapun walau mereka berbeda ibu, Xiao Ziya tetaplah adik perempuannya.
"Aku harus bertemu dengan ibu." ucap Xiao Ziya yang membuat semua orang menjadi bungkam.
__ADS_1
Xiao Ziya memang memiliki hak untuk bisa bertemu dengan ibunya, namun apakah gadis itu tau dimana ibunya sekarang berada?.
"Apakah kau yakin bisa melakukan hal itu putriku." ucap Xiao Cunyu yang semakin khawatir ketika mengetahui tujuan dari putrinya itu.
"Ayah, aku ingin bertemu dengan ibu." ucap Xiao Ziya yang sudah membulatkan tekadnya untuk bisa pergi ketempat dimana ibunya berada.
Akhirnya Xiao Cunyu dan kedua kakak laki laki Xiao Ziya hanya bisa pasrah atas keinginan gadis itu. Setelah selesai makan siang bersama mereka kembali ke tempat masing masing karna banyak pekerkaan yang harus dilakukan begitupun dengan Xiao Ziya yang ingin pergi ke pasar gelap untuk mencari lebih banyak budak yang bisa ia latih menjadi pasukan khusus.
Saat sampai di pasar gelap seorang pemuda menghampiri Xiao Ziya, pemuda itu adalah Yang Lu yang pernah menjual budak kepada Xiao Ziya.
"Selamat datang nona Ziya, apakah anda ingin membeli sesuatu." ucap Yang Lu, ia menyambut Xiao Ziya dengan baik karna pemuda itu tau gadis yang ada di depannya bukanlah gadis biasa.
"Ah ternyata Tuan Yang Lu, saya ingin mencari dua ribu budak laki laki dan limaratus budak perempuan apakah Tuan Yang Lu mempunyai budak sebanyak itu?." ucap Xiao Ziya yang membutuhkan budak dalam jumlah yang sangat besar karna untuk membentuk pasukan khusus ia membutuhkan orang yang sangat banyak.
"Nona muda ikut saya, saya akan membawa nona ke ruang tunggu khusus." ucap Yang Lu, pemuda itu membawa Xiao Ziya kesebuah tempat yang sangat mewah yang ada di pasar gelap itu. Saat Yang Lu dan Xiao Ziya masuk kedalam ruangan khusus itu banyak mata yang menatap mereka dengan tatapan aneh.
Mengapa bisa ada gadis belasan tahun yang datang ke ruang vip, ruang vip yang ia datangi adalah untuk para pelanggan yang membeli barang dengan jumlah fantastis. Tiba tiba seorang pria paruh baya memghampiri mereka berdua.
"Yang Lu, mengapa kau membawa gadis ini ke ruang vip?." tanya pria itu yang kini menatap Xiao Ziya dengan tajam dengan maksut ingin menyelidiki gadis yang baru pertama ia lihat.
"Maaf ketua, nona muda ini ingin membeli dua ribu budak pria dan lima ratus budak wanita." ucap Yang Lu yang membuat pria yang ia panggil dengan sebutan ketua itu terkejut bukan main, seorang gadis yang nampak biasa itu ingin membeli budak dalam jumlah yang sangat banyak.
"Dengan apa nona akan membayar semua itu?." tanya Mu Linze nama pria dari pemilik pasar gelap yang dipanggil ketua oleh Yang Lu.
__ADS_1
Xiao Ziya mengeluarkan dua senjata tingkat misteri, ia menunjukkannya pada Mu Linze, tentu saja pria itu kesulitan bernafas ketika melihat sebuah pedang dan belati dengan tingkatan yang begitu tinggi. Selama Mu Linze hidup di dunia bawah ia belum pernah melihat senjata sehabat itu lalu gadis yang ada di depannya itu dengan mudahnya menukar senjata yang sangat berharga dengan ribuan budak? apa gadis itu sedang bercanda atau memang gadis itu tak tau senjata yang ia miliki ada di tingkat misteri.
"Nona muda benar benar ingin menukarnya dengan dua senjata ini? apa nona tak akan menyesal nantinya?." tanya Mu Linze yang sangat tertarik dengan pedang yang Xiao Ziya tawarkan sebagai bahan pertukaran.
"Saya memiliki banyak sekali senjata seperti ini jadi tidak masalah hanya dengan menukarnya dua buah saja." ucap Xiao Ziya tanpa beban.
Tanpa gadis itu sadari perkataanya membuat beberapa orang yang ada di sana sedang menatapnya dengan tajam. Mungkin mereka berniat untuk menculik Xiao Ziya dan mengambil semua harta yang Xiao Ziya miliki.
"Turunkan pandangan kalian." triak Xiao Ziya menggunakan aura membunuh yang ia miliki sehingga orang orang yang menatapnya tadi langsung ketakutan begitupun dengan Mu Linze dan Yang Lu.
"Untung saja kita bersikap sopan padanya." ucap Mu Linze yang berbisik pada Yang Lu.
Siapa yang akan menyangka gadis dengan pakaian aneh itu adalah seorang kultivator hebat dengan tingkatan yang sangat tinggi.
"Baiklah nona Ziya tunggu saja di sini, saya dan Yang Lu akan menyiapkan semua budak yang nona pesan." ucap Mu Linze dan Yang Lu yang langaung pergi dari ruang vip untuk menyiapkan duaribu limaratus budak yang Xiao Ziya beli.
Xiao Ziya duduk di salah satu kursi kosong yang letaknya ada di pojok ruangan ia tak ingin berbaur dengan siapapun yang ada di sana walau mereka sangat ingin mendekati Xiao Ziya.
"Siapa gadis itu sebenarnya?." tanya salah satu orang yang menempati ruang vip yang tertarik dengan identitas Xiao Ziya.
"Entahlah aku juga belum pernah melihatnya." ucap pengunjung yang lain.
Semua orang yang ada ri ruang vip pasar gelap sedang membicarakan Xiao Ziya yang rela menukar dua senjata tingkat misteri dengan dua ribu lima ratus budak yang harganya tak sebanding dengan dua senjata tingkat misteri itu.
__ADS_1
Hai hai semua alhamdulillah aku masih bisa update walau tangan sama jariku lagi sakit, jangan lupa follow buat yang belum follow, vote hadiah apapun yang belum vote, gift hadiah apapun, like like like, komen buat ninggalin jejak, rate bintang lima, share ke temen temen kalian, tips. Jangan lupa like sepuluh kali game ganti ganti bajuku yang di profil.